Sunday, 31 January 2021

Pentigraf: Bertepuk HP Ketemu




 Bertepuk HP Ketemu

Membatasi penggunaan gawai pada anak memang susah-susah gampang. Mereka mengeskplor semuanya lewat HP sekarang. Termasuk penyampaian pembelajaran sekolahnya. Harus pintar-pintar orang tua membatasi penggunaanya gawai tanpa terkesan mengekang keinginannya. Mereka generasi Z yang sangat gampang beradaptasi dengan gawai. Bahkan menjadi bagian  yang tak terpisahkan dari kehidupan mereka.

Itu pula yang saya lakukan bersama suami kepada anak kami yang masih belajar di kelas 2 SD. Membatasi penggunaan gawai hanya pada saat pembelajaran saja. Selain itu tidak diperbolehkan kecuali pada saat hari libur. anak diberi sedikit kelonggaran untuk menggunakan gawai. Tapi ternyata sifat anak-anaknya muncul. Ia akan merajuk meminta pinjaman HP lebih lama dari yang kami tentukan. Ia akan gunakan biasanya untuk menonton video di Tik tok atau di Youtube. 

Kami tentu saja tidak begitu saja mengizinkan. Kami berusaha untuk menyembunyikan HP kami di saat tidak kami gunakan. Tempat-tempat tertentu ternyata sudah dihapal anak. Ketika ia mencarinya. Pasti ketemu. Kami jadi bertanya-tanya. Dari mana ia tahu tempat kami menyimpan HPnya ya? "Silahkan Mama simpan di mana saja, aku pasti menemukannya," katanya dengan senyum kemenangan. Aku pun jadi semakin penasaran. Maka benar hari itu saya sembunyikan HP tanpa sepengetahuannya. Ketika ia pulang dan meminta pinjaman HP, saya tidak menunjukkannya. "Prok- prok- prok." Tangannya bertepuk tiga kali. Tiba-tiba ada suara kucing dari tempat HP yang saya sembunyikan. Dengan segera ia menuju ke sana dan menemukan HP yang kusembunyikan. "Tuh kan bisa ketemu," katanya sambil membawa HP tersebut. Ternyata tanpa sepengetahuan kami, HP sudah dipasangnya dengan aplikasi untuk menemukan HP, Clap to Find. Duh ketinggalan satu langkah di belakang lagi!

Saturday, 30 January 2021

NO IDEA

 


Malam ini tidak ada ide yang akan dituliskan. Laptop rusak. Akhirnya harus menggunakan milik sekolah untuk sementara. Beberapa tugas yang harus diselesaikan harus dihandle dengan ini. Tetapi ternyata lebih asyik menggunakan laptop ini. Meskipun kecil karena saya biasa menggunakan laptop ukuran besar membuat seditikit tidak nyaman. Perlu sedikit penyesuaian. 

Laptop ini lebih kecil tetapi kerjanya lebih cepat. Tidak ada huruf yang mengalami kendala. Sehingga dapat mengetik kata dengan lebih cepat. pada laptop sendiri ada kendala di huruf dan spasi. Jadi sering terjadi typo ketika mengetik. Berbanding terbalik dengan ide yang ada di pikiran. Buntu, tidak ada ide. 

Hanya menuliskan apa yang sejak dirasakan saja. Hari ini mendapatkan berita meninggalnya salah seorang lulusan MTs kami karena sakit types. Rasanya kaget dan kehilangan bersama-sama menguasai rasa. Ada sedih, haru, tetapi juga kesadaran bahwa kematian memang tidak melihat umur. 

Dia baru saja lulus tahun lalu. Kami mengenalnya sebagai anak yang sopan dan ceria. Namanya unik sehingga aku terkesan dan mudah mengingat wajahnya. Tak terasa ya ketika kejadian seperti ini baru menyadari bahwa semua bisa saja teradi kapan saja. Tanpa melihat apa, siapa, umur dan jenis kelamin. Semua betul-betul rahasia. 

Pada hari ini juga ada pelepasa Kepala madrasah dan Kepala Perpustakaan. Ada sedih tetapi mungkin karena situasi sedang PKKM maka keadaan dan pelaksanaaan acara tidak sesahdu biasanya. Tetapi ikut bersyukur bahwa semua mengakhiri jabatan dengan husnul khotimah. Tidak ada beban yang ditinggalkan meskipun ada program-program yang belum terselesaikan.

Ada satu acara yang bentrok hari ini ketika pelepasan tadi. Saya harus merelakan acara webinar tanpan mengikuti secara tuntas karena bentrok dengan acara. Syukurnya Omjay masih memberikan rekaman ulang yang bisa dilihat kembali di waktu yang lain. Terima kasih Omjay dan panitia webinar.

Maaf jika tulisan sama sekali tidak runtut atau enak dibaca. Saya hanya mencoba menulis agar tetap terus menulis setiap hari. Semoga beerapa peristiwa hari dapat menjadi hal yang bisa tulis di sini. Sama sekali tidak tahu mau menulis apa. Asal saja. Semua yang terjadi hari ini ku ceritakan dan ditulisakan di sini. 


Kembali
Purbalingga, 30 Januari 2021

Ada yang Hilang
Apakah itu ku tak tahu
Tiba-tiba saja menjadi kosong
Kopong 

Coba cari di balik peristiwa hari ini
Kepergian, perpisahan dan pelepasan
Menjadi rangkaian agenda 
Mengharukan dan mengikhlaskan
Apa yang yang selama ini bersama
Selama ini satu nahkoda

Bila tiba saatnya
Tak ada yang bisa 
Mengundurkannya
Mencegahnya 
Memajukannya
Terlalu rahasia
Hanya Dia pemegang kuncinya

Friday, 29 January 2021

Descriptive Text: Apa saja yang Dideskripsikan?




Ketika kita bicara tentang teks deskriptif tentu kita harus memberikan secara dtail apa yang tampak dari yang kita gambarkan sehingga orang yang membaca atau mendengarnya bisa membayangkan dan mendespriksan secara tepat.

Masih ingat apa itu penertian teks deskriptif? Tepat sekali.Teks deskriptif adalah Secara umum, teks deskripsi berisi informasi berbentuk kalimat deskripsi, yaitu kalimat yang berisi gambaran objek atau benda yang dideskripsikan, bisa berupa orang, hewat atau benda. Gambaran objek atau benda bisa berupa lokasi, suasana, ukuran, warna, rasa atau sifat-sifat fisik yang lain.

Lalu apa saja yang perlu diambarkan ketika kita mendeskripsikan orang? Nah kita simak pemaparan berikut ini.
1. Menceritakan identitas pribadi, usia, status dan pekerjaan
2. Memberikan deskripsi fisik.
3. Menggunakan kata sifat (adjectives) 

Untuk mendapatkan informasi tentang bentuk fisik kita menggunakan pertanyaan :
a. Pertanyaan menggunakan What + does/do + S + like? digunakan untuk menanyakan bentuk fisik/appearance.

b. Sedangkan pertanyaan What is/are she like? digunakan untuk menanyakan selain bentuk fisik juga karakter.
Contoh:
1. What is Anton like? He is tall and diligent.
2. What does Tina like? Tina is beautiful and slim.


Berikut ini adalah contoh descriptive text untuk describing people/ mendeskripsikan orang.

1. She’s a beautiful singer. She isn’t very tall and she has blonde hair. She was born in Colombia and currently she’s married with/to a footballer. SHAKIRA

2. He’s a famous football player. He plays for Real Madrid. He’s from Portugal. He’s good-looking. He has short hair and he played for Manchester United. Who is he? CRISTIANO RONALDO.

Thursday, 28 January 2021

Terbang Bebas: Masih Sekadar Impian

 

# Kamis Menulis

Pada Kamis menulis ini kita  diberikan tema bebas. Ada kebingungan kembali. Maksudnya boleh menulis apa saja atau menuliskan tema kata bebas. Saya lebih suka yang menuliskan kata bebas dalam tulisan saya. Karena kalau tulisan bebas barangkali sudah terwadahi pada Blogwalking Senin.

Berbicara tentang kata bebas, saya tidak terlepas dari animasi burung di blog ini. Mengapa animasi ini yang dipilih? Alih-alih untuk membuat blog lebih bervariasi, burung terbang itu melambangkan kebebasan. Bebas untuk mengeksplor, bebas untuk menulis, bebas untuk berpendapat, bebas untuk berimajinasi.

Memang  burung terbang yang saya pilih sebagai animasi blog mewakili mimpi saya. Terbang adalah mimpi saya. Sepertinya asyik ya jadi seekor burung. Bebas terbang  ke mana saja. Tidak terkekang. Dan seterusnya. Tetapi apakah demikian?

Dulu saya berpikir dan membayangkan naik pesawat barangkali sama dengan menjadi seekor burung ya? Tetapi ternyata tidak. Meskipun berada di ketinggian. Ia tidak bisa terbang bebas. Ia harus mengikuti aturan yang disediakan oleh operator satelit. Tidak bisa terbang bebas. Semaunya pilot. Apalagi semaunya penumpang. Jika ini terjadi tentu saja kekacauan penerbangan bisa terjadi. 

Menurut saya yang mendekati seekor burung adalah olahraga gantole. Meskipun belum merasakan tetapi feeling yang dirasakan mirip. Berada di ketinggian. Merasakan hembusan angin yang kencang. Menikmati pemandangan di bawah dengan leluasa. 

Siapa yang sudah pernah menikmati olahraga ini, boleh menambahkan referensi. Barangkali bisa berbagi bagaimana rasanya. Apakah seperti yang saya bayangkan? Bebas terbang seperti burung? Ditunggu ceritanya karena saya baru bisa bermimpi. Belum pernah mewujudkan di alam nyata. Salam literasi.Berkreasi sembari menikmati burung terbang bebas di blog ini.








Wednesday, 27 January 2021

Pengubahan Kalimat Aktif ke Kalimat Pasif

 


Good morning everyone. 

Kita akan bahas beberapa kalimat yang harus kita ubah dahulu. Seperti yang disampaikan pada materi sebelumnya. Sepertinya kita masih bingung ya? Perhatikan terlebih dahulu pola kalimat yang digunakan dalam kalimat aktifnya. Nah ini yang harus kita ketahui dulusebelelum mengubah kalimat ke pasif.

Lihatlah pola tenses berikut ini.

Pola kalimat simple present tense

Pola kalimat past continous tense

Pola kalimat present continous tense


Pola kalimat past simple past tense

Sekarang perhatikan perubahan kalimat aktif ke passive voice pada tabel berikut ini ya? Fokus dulu pada pola kalimat/tense present tense, present continous tense, simple past tense dan past continuous tense dulu.



contoh:

Andi speaks English fluently. (Kalimat ini menggunakan simple present tense) Dari mana kita tahu kalimat ini adalah simple present tense? Betul dari kata kerja speaks (V1+s)

maka pengubahan ke dalam kalimat pasifnya adalah sebagai berikut:


Catatan :

subyek pada kaliamt aktif menjadi obyek tidak lansung (agent) pada kalimat pasif

obyek pada kalimat aktif menjadi subjek di kalimat pasif

kata kerja ditentukan dari tense yang digunakan pada kalimat aktif (dengan melihat pola tabel di atas)

Contoh: 

1. Andi speaks English fluently.  (Merupakan kaliamt simple present tense/speaks adalah V1+s)

maka menjadi:

English is spoken fluenly by Andi.


2. They watched the film last night.(Merupakan kalimat simple past/watched adalah V2)

menjadi : 

The film was watched by them last night.

Perubahan subjek keobyek:

Subjek                             Objek

I                                        me

He                                    him

She                                    her

It                                        it

They                                   them

We                                    us

You                                    you

Demikian semoga semakin memperjelas pengubahan dari kalimat aktif ke kalimat pasif.  Selamat mencoba.


Referensi :Diambil dari berbagai sumber


Monday, 25 January 2021

Passive Voice

 


Assalamu'alaikum wr wb. Good morning everyone.

Hari ini kita akan mempraktekkan menulis kalimat pasif/Passive voice yang sudah kita pelajari pada pertemuan sebelumnya ya? 

Saya coba mengingatkan kembali pelajaran tentang passive voice. 






Contoh:
  • [Active Voice] She read a book in the library. (Dia membaca buku di perpustakaan)
  • [Passive Voice] The book is read by her in the library. (Buku dibaca olehnya di perpustakaan)
  • [Active Voice] My parents buy a new car this morning. (Orang tuaku membeli mobil baru pagi ini)
  • [Passive Voice] The new car is bought by my parents this morning. (Mobil baru dibeli orang tuaku pagi ini)
  • [Active Voice] Gembul eat fried rice in the moring. (Gembul makan nasi goreng pagi ini)
  • [Passive Voice] Fried rice is ate by gembul in the morning. (Nasi goreng dimakan Gembul pagi ini)
  • [Active Voice] I ride a bike when she run next to me. (Aku mengendarai sepeda saat dia berlari di sebelahku)
  • [Passive Voice] The bike is rode by me when she run next to me. (Sepeda dikendarai olehku saat dia berlari di sebelahku)
Exercise: 
A. Translate the sentences of passive voice into Indonesian. (Terjemahakan kalimat pasif berikut ke dalam Bahasa Indonesia)
1. His computer was stolen.
2. My room is cleaned by me every day.
3. The ball is kicked by her very hard.
4. My mother was called by me last night.
5. Two hamburgers were eaten by her at a time.

B. Ubahlah kalimat aktif berikut menjadi kalimat pasif:
1. Mrs. Rina speaks English everyday.
2. Agus is writing a book.
3. They play football every afternoon.
4. Cinderella cleaned the house diligently.
5. I am listening to music in my bedroom.

Diambil dari berbagai sumber.

Sunday, 24 January 2021

Pendidikan: Menyalakan Rasa INgin Tahu




“Education is not the filling of a pail, but the lighting of a fire” – William Butler Yeats

Pendidikan sesungguhnya bukanlah sekadar mengisi (ember) pengetahuan ke kepala siswa, tapi seharusnya juga menyalakan api rasa ingin tahu dan semangat belajar mereka.

Membaca kata-kata di atas saya sebagai guru terhenyak. Wah iya ya sampai saat ini pikiran saya biasanya hanya fokus kepada memberi pengetahuan yang saya ketahui untuk diketahui oleh siswa. Barangkali itu yang menyebabkan siswa tidak tertarik untuk belajar dengan kita? Mudah merasa bosan?

Kita seringkali mengeluh kok anak-anak tidak merespon materi yang kita sampaikan ya? Mereka cuek. Merasa tidak membutuhkan. Jangan-jangan benar mereka merasa tidak membutuhkan itu. Tidak penting bagi mereka. Nah sebenarnya siapa yang salah?

Kita sebagai guru kurang menyelami kebutuhan anak dari sudut pandang mereka. Yang kita tahu anak-anak memerlukan ini untuk mengerjakan dan menyelesaikan sebuah penilaian. Sehingga selalu kita berikan materi yang menurut kita dibutuhkan oleh anak. Padahala anak merasa tidak membutuhkan. Menjadi tidak klik kan?

Kita menganggap siswa adalah sebuah ember kosong yang perlu diisi. Padahal tidak demikian. Mereka sudah mempunyai pengalaman yang mereka bawa dari sebelum ke sekolah. Entah itu dari keluarga, dari lingkungan bermain atau mungkin juga dari media sosial. Jika kita mengabaikan pengalaman mereka dalam pembelajaran kita maka yakinlah mereka tidak merasa tertarik dengan pelajaran kita. Karena tidak nyambung dengan yang mereka bawa di otak dan pikiran mereka.

Bagaimana mengobarkan keingintahuan siswa? Kaitkan pengalaman siswa dengan materi yang kita ajarkan. Gali sedalam mungkin pengalaman-pengalaman yang sudah dimiliki siswa. Bisa dilakukan lewat pertanyaan, lewat cerita, atau juga lewat pendapat siswa tentang suatu hal. Biarlah mereka juga mencari sebanyak mungkin hal yang terkait dengan materi yang sedang disampaikan. Bisa bermacam-macam sumber dan bentuknya.

JIka anak-anak sudah terbangkitkan rasa ingin tahunya maka pembelajaran akan berlangsung secara aktif. Guru hanya mendampingi dan menjadi fasilitator pembelajaran. Siswa sudah bisa berjalan dan melaksanakan pembelajaran secara mandiri. Inilah yang sekarang sangat diperlukan. Untuk mengobarkan rasa keingintahuan siswa pada masa BDR.

Nah pertanyaannya sudahkah kita menjadi guru yang menyalakan api keingintahuan siswa-siswa kita? Atau kita termasuk guru yang hanya mengisi sebuah ember kosong. Sehingga kemudian menjadi penuh dan luber? Anda sendiri yang tahu jawabannya. Selamat berkarya. Belajar. Belajar dan Belajar.

Saturday, 23 January 2021

Cara Pengisian Laporan Pajak

 


"Orang bijak taat pajak"

Masih ingat slogan tersebut? Ya slogan tersebut booming ketika bersinggungan dengan pembayaran pajak. Meskipun sekarang tidak segetol dulu, tetapi sloanitu masih melekat di hati kita.

Setiap tahun kita diminta untuk melaporkan pajak kita. Sekarang sudah tidak ribet lagi karena bisa dilakukan secara online. Tetapi pengubahan itu pun belum maksimal terutama di tempat saya bekerja. Masih ada kesan tidak mau mencoba mengisi sendiri. Lebih suka dikerjakan oleh orang lain. Padahalmenurut saya hanya beberapamenit saja, bisa selesai.

Masih ada yang takut salah mengisi. Ada yang mengatakan ribet. Ada yang beralasan bingung dan lain sebagainya. Akhirnya lebih menyerahkan kepada orang lain. Kata mereka kalau ada yang gampang mengapa pilih yang susah? Apakah susah menerjakan dan mengisi formulir perpajakan?

Nah kali ini saya akan mencoba untuk menuliskan langkah-langkah pengisian pembayaran pajak. Mudah-mudahan biamengingatkan diri sendiri karena ketika SPPT datang kita sedikit bingung. Alasannya karena mengerjakan hanya 1 tahun sekali jadi proses sering lupa. Mudah-mudahan ini jadi catatan yang bisa dibuka kapanpun dibutuhkan. Selamat mencoba.

Langkah-langkah mengisi SPPT:

1. Masuklah ke alamat http://djponline.go.id

2. Masukkan username dan password. Untuk username menggunakan nomor NPWP dan password dibuat sendiri. Maka mohon untuk dicatat sehingga tidak lupa ketika akan masuk kembali.

3. Setelah kita berhasil masuk maka kita diberi tampilan beberapa menu.Pilihlah /klik laporan di barisan menu.

4. Akan ada beberapa pertanyaan yang harus dilengkapi/dijawab sebagai proses pelaporan. Adayang berupa yes /no question, ada juga yang melengkapi. Di antaranya yaitu:

a.Penghasilan luar negeri

b. Penghasilan di luar pajak

c. Harta 

d. Piutang

e. Utang

f.

5. Setelah semua terisi dan pelaporan nihil maka kita tinggal mengirimkannya.

6.Selanjutnya akan ada balasan dari DJPonline berkaitan dengan kode yang harus diisikan sebelum pelaporan. 

Simple Present Tense

 


Assalamu'alaikum wr wb. Good morning everyone. How's your life? 

Hari ini kita akan melanjutkan materi descriptive texts ya? Kalau pada materi sebelumnya dinyatakan bahwa teks deskriptif, satu cirinya adalah menggunakan simple present tense. Makakita akan bahas lebih lanjut tentang present tense. Karena ini penting dalam pembentukan kalimat yang digunakan dalam teks descriptif.

Apa itu simple present tense? Kapan kita menggunakannya? Nah kita simak materi berikut ini ya?

A. Pengertian 

Simple present tense adalah tenses yang digunakan ketika suatu kejadian sedang berlangsung saat ini atau kejadian yang berlangsung berulang kali (kebiasaan). Tenses ini merupakan tenses yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris.

B. Pola Kalimat Present Tense

Ada 2 pola kalimat yang digunakan yaitu:

a. Pola kalimat dengan to be/nominal

Bentuk

Subyek

verb

+

I

am

Indonesian

You, we, they

are

Indonesian

He, she, it

is

Indonesian

-

I

am

not

old.

You, we, they

are

not

old.

He, she, it

is

not

old.

?

Am

I

late?

Are

you, we, they

late?

Is

he, she, it

late?


b. Pola kalimat dengan verbs



Catatan: 
Bentuk spelling kata kerja pada orang ketiga (She, He, It), tergantung dari akhiran kata kerja (verb) tersebut.
1. Untuk kata kerja yang berakhiran -O, -CH, -SH, -X, atau -Z, tambahkan -ES.
  • go – goes
  • catch – catches
  • wash – washes
  • kiss – kisses
  • box – boxes
  • fix – fixes
2. Untuk kata kerja (Verb) yang berakhiran konsonan + Y, hilangkan Y, dan tambahkan -IES.
  • carry – carries
  • study – studies
  • worry – worries
  • marry – marries
3. Sedangkan, untuk kata kerja yang berakhiran vokal + Y, cukup tambahkan -S.
  • play – plays
  • say – says
  • enjoy – enjoys
Jadi secara ringkas bisa dibuat ringkasan sebagai berikut: 

C. Penggunaan Simple Present Tense
  • Dipergunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang menjadi kebiasaan (habitual action).
Contoh:

1. They go to school every day. (Mereka pergi ke sekolah setiap hari).
2. He goes to the office at 6 o’clock. (Dia pergi ke kantor pada jam 6).

  • Dipergunakan untuk menyatakan suatu kebenaran umum (general truth).
Contoh: 
1. The sun sets in the west (Matahari terbenam di sebelah barat)
2. The earth is around. (Bumi (adalah) bulat).

D. Ciri kalimat Simple Present tense
Adanya penggunaaan kata keterangan seperti berikut :
every day = setiap hari
every Sunday = setiap hari Minggu
every month = setiap bulan
every year = setiap tahun
every week = setiap minggu/pekan
always = selalu
usually = biasanya
often = sering
sometimes = kadang-kadang
seldom = jarang
never = tidak pernah

Masih ingat materi  ini di semester sebelumnya. Silahkan cek kembali jawaban soalnya. Apakah ada kekeliruan. Yang masih ragu-ragu bisa ditanyakan. Ok see you. Jangan lupa 5M ya. Salam sehat selalu.


Friday, 22 January 2021

Descriptive Text for Class 7 Sem 2


 Assalamu'alaikum wr wb. Good morning everyone.

Hari ini kita akan belajar tentang Descriptive Text. Masih ingat materi perkenalan kalian kepada teman-teman semua? Itu adalah salah satu contoh jenis Descriptive Text. 

Apa itu Descriptive text? Ayo kita belajar itu hari ini. Sebelumnya kita akan fokus ke descriptive text untuk manusia ya?

Teks deskripsi merupakan teks yang menggambarkan atau memaparkan suatu objek secara jelas dan terperinci. Jadi, pembaca seolah-olah merasakan apa yang ditulis atau dideskripsikan penulis. Isi dalam teks deskripsi menggambarkan objek secara konkret.

A. Pengertian
Descriptive Text adalah salah satu jenis text dalam Bahasa Inggris yang menggambarkan dengan jelas sifat-sifat yang melekat pada sesuatu, baik itu manusia, hewan, tumbuhan mau pun benda mati. Tujuan dari teks ini adalah memberikan informasi dengan jelas mengenai objek yang digambarkan kepada pembaca.

B. Ciri-ciri Teks Descriptif
1. Menggunakan simple present tense.
2. Menggunakan banyakkata sifat/adjectives.
3. Menggunakan kata kerja penghubung.

C. Generic Structure of Descriptive Text.

1. Identification

Bagian ini, terletak pada paragraf pertama, tujuannya adalah untuk mengidentifikasi suatu objek yang ingin dideskripsikan. Indentification berfungsi untuk memperkenalkan kepada pembaca tentang objek yang akan kita jelaskan, sebelum kita memberitahu tentang lebih rinci mengenai objek tersebut pada paragraf selanjutnya.

2. Description

Bagian ini, terletak pada paragraf kedua dan seterusnya, berisi tentang sifat-sifat yang melekat pada sesuatu yang sudah kamu kenalkan pada pembaca pada paragraf pertama.

D. Contoh teks descriptif

My Name is Lizzie

Hi,my name is Lizzie and my surname is Brown. I’m ten years old and I’m American.
I live in 27 Lincoln Street in New York. It is a big city in the USA.
I’m tall and thin. I’ve got long brown hair, black eyes, a small nose and a big mouth.
I’ m wearing a yellow blouse, an orange skirt, pink socks and blue trainers. Today I’ve got two nice bunches with two yellow ribbons in my hair.
I’m good-temperate , polite and happy. My favorite food is pizza and my favorite drink is coke.
I like cats very much. I can play tennis, but I can’t play basketball.

Claudia

Hi, I am Vivian. Today I want to tell about my best friend, Claudia.
Claudia is special. I like her spontaneous nature.

She is young, exuberant, and lively; she is slim and active.
She often wears colorful clothes. Do you see her picture? She wears a green shirt and her favorite jeans.
She has a creative mind: students love her passionate outlook on life.






Thursday, 21 January 2021

#Kamis Menulis : KBBI_ lose

 



Tantangan Kamis menulis hari ini adalah menulis kata lose. Mendengar kata lose dalam bahasa Inggris mungkin sudah biasa ya? Tapi lose dalam Bahasa Indonesia ? Apa artinya ya?

Andai tidak ditekankan tentang penggunaan Bahasa Indonesia barangkali saya tulis dengan kata Bahasa Inggris. Akrab saya dengan kata tersebut. Dalam bahasa Inggris lose /lu:z/ memiliki arti kkt. kehilangan kalah dalam (a sport event); menjadi; hilang ) dan kki kalah.Tetapi dalam Bahasa Indonesia menjadi makhluk asing di otak dan pikiran. Mewakili apakah kata lose itu? 

Untungnya pada awal Kamis menulis dijelaskan kata ini dari kamus KBBI. KBBI menyatakan kata lose itu lose/lo·se/ n kelas yang tertinggi atau terbaik (dalam gedung bioskop dan sebagainya). Berbanding terbalik dengan Bahasa Inggris. Jadi tambah bingung dan sulit menerapkannya. 

Ternyata dalam mesin pencarian pun tidak dikenal kata ini. Nah saya jadi penasaran kata apa saja si yang jarang digunakan. Saya jadi teringat waktu masih belajar tatap muka. Misalnya kata gawai. Siswa bertanya ketika itu sedang mengerjakan soal. “Bu gawai itu apa?” terus terang saat itu saya asing dengan kata tersebut walupun akhirnya saya menjawab ya semacam hp. Saya menebak artinya bukan karena tahu tetapi karena membaca konteks kalimatnya dan topik apa yang sedang dibicarakan. Kita lebih sering menggunakan kata gagdet daripada gawai dalam sehari-hari. 

Berikut beberapa kata Indonesia yang jarang digunakan dan lebih banyak mengunakan bahasa asing:

Indonesia

Kata yang lebih sering digunakan

Gawai

gadget

Salindia

slide

Mangkus

efektif

Sangkil

efisien

Selampai

tisu

daring

online

Luring

offline

Swafoto

Selfie

Buhul

Ikatan

Lajnah

Panitia

Bena

Menarik/ Ombak/banjir

Kenes

Lincah, genit

Candala

rasa rendah diri, tidak pede

Ketaksaan

Ambiguitas

Teyan

Donasi, amal

Genta

Lonceng besar

Suryakanta

Kaca pembesar

Swakarya

DIY (do it yourself/karya hasil sendiri)

Hastakarya

Kerajinan tangan

Nirmala

Tanpa cacat atau cela, bersih tak bernoda

Sawala

Debat


Berapa kata-kata baku itu yang sering kita pakai dalam keseharian kita? Yuk kita mulai menggunakannya. Biar tidak menyangka kata-kata itu adalah bahasa asing. Kini harus menulis kata lose dalam kalimat. Saya hanya mencoba karena terus terang ini adalah kata yang masih asing di telinga saya. Saya mencoba membuatnya dengan konteks saja. Mohon koreksinya jika kalimat yang saya buat tidak sesuai dengan maksud dan makna kata lose. Mencoba mempraktekkan saja supaya tidak terlupa. 

1. Karena mendapatkan tiket undian di sebuah kuis, Pak Gatot dapat menyaksikan pertandingan sepak bola Indonesia-Malaysia di lose pertama GBK. 

2. Tidak mudah untuk mencapai lose di kelasnya, tetapi dengan kerja keras ia bisa mencapainya juga. 

3. Betapa enaknya bisa menikmati penerbangan di lose pertama. Semua dilayani secara maksimal. 

4. Setelah berjibaku dalam pertandingan lari, Ruwiyati akhirnya mampu mengalahkan lawan-lawannya dan menduduki lose pertama.