Showing posts with label DARI TEMAN. Show all posts
Showing posts with label DARI TEMAN. Show all posts

Thursday, 1 January 2026

Indahnya Persahabatan Karena Allah di Sosial Media

 Bismillah


Ketika persahabatan bukan sekedar hobi atau hiburan, 

tapi niatnya untuk mencari ridho Allah. Setiap pagi, siang, petang, hingga malam, kita saling mengingatkan dalam kebaikan...

Membagikan firman Allah yang menyejukkan hati, menyampaikan hadits Nabi yang penuh hikmah, dan menyebarkan nasihat para ulama yang menggugah jiwa...

Kita saling mendoakan dalam diam, 

meski tak pernah bertatap muka.

Bahkan, dalam setiap ketikan komentar, kita titipkan doa untuk sahabat yang belum pernah kita jumpa.


Kita saling mendukung untuk terus berjalan di jalan yang lurus, menguatkan langkah agar tak lelah dalam taat, dan mengingatkan agar tak terlena oleh dunia.

Beginilah indahnya Ukhuwah karena Allah...

Tak peduli jarak yang memisahkan, 

hati kita tetap terikat dalam iman.


Semoga persahabatan ini menjadi sebab turunnya keberkahan, serta menjadi saksi di hari akhir bahwa kita pernah saling mencintai karena-Nya.

" Tidaklah beriman seseorang diantara kalian sehingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri .. [HR. Bukhari]

Semoga kita senantiasa istiqamah dalam menjadikan Media sosial sebagai sarana untuk mendekat kepada Allah..

Sunday, 14 December 2025

Ilham yang Menjadi Inspirasi Fans Matsa

Beberapa hari lalu menerima kabar yang sangat menggembirakan dari alumni MTs Negeri 1 Purbalingga. Salah satu siswa alumninya berpartisipasi dalam kejuaraan internasional.  Dia adalah Muhammad Ilham. 



Saturday, 20 April 2024

Tanda-tanda Kebaikan

Bismillahirrahmanirrahim 

TANDA-TANDA KEBAIKAN

Tidak sedikit orang yang mengira, bahwa ketika bertambah jumlah hartanya dan keturunannya adalah pertanda kebaikan untuknya, padahal hal itu belum tentu.


Karena ketika kita membaca dan menelaah, Al-Qur'anul karim, maupun Al-hadits an-nabawiah ash shohihah, niscaya tidak akan kita temukan sepotong pun ayat dan hadits yang memuji dan menyanjung dunia.


" Namun kebaikan yang SEJATI adalah semakin bertambah kuantitas dan kualitas ilmu, akhlak, ibadah, syukur dan istighfar kepada Allah Dzul Jalali wal Ikram. "


Sahabat Mulia Abu Darda radiyallahu anhu menuturkan :


*«ليس الخير أن يَكْثُر مالك وولدك، ولكنَّ الخير أن يَعْظُم حِلْمُك، ويَكْثُر علمك، وأن تنادي النَّاس في عبادة الله، فإذا أحسنت حمدت الله، وإذا أسأت استغفرت الله»*


Kebaikan itu bukan dengan semakin bertambahnya harta dan putra-putrimu,


Namun kebaikan adalah :

1. Engkau semakin santun,

2. Bertambah ilmu,

3. Menyeru manusia agar beribadah kepada Allah,

4. Jika berbuat baik, engkau memuji Allah, dan jika berbuat jelek, engkau memohon ampunan Allah "

( Tarikh Dimasyq : 47/158 )


Thursday, 18 April 2024

AIR #26 Ketika Engkau Merasa Lelah dalam Kebaikan

 KETIKA ENGKAU MERASA LELAH DALAM KEBAIKAN

Oleh : Aris Ahmad Jaya


Teruslah berbuat baik meski engkau merasa lelah. Karena sesungguhnya lelahmu akan hilang, sedangkan pahalanya akan terus mengalir.


Sahabatku…

Tetaplah berbuat baik, di manapun, kapanpun dan dalam kondisi apapun.

Sesungguhnya lelah dan keringat peluh yang keluar darimu, akan menambah nilai bahagiamu di hadapan Allah suatu hari ketika mulut dikunci, tangan berbicara dan kaki menjadi saksi.


Teruslah berbuat baik, walau tak satu pun orang yang mengakui atau melihat kebaikanmu.

Karena Allah tidak membutuhkan pengakuan dari makhluk atas kebaikan yang telah engkau lakukan.


Teruslah berbuat baik, walau tidak ada orang yang berterima kasih atas usahamu. 

Karena Allah Maha Tahu bagaimana cara memberikan pembalasan dengan cara yang terbaik atas keikhlasan yang engkau lakukan.


Teruslah berbuat baik, walau terkadang engkau belum merasakan hasil dari kebaikan yang engkau tanam di dunia ini, karena Allah menjanjikan Syurga sebagai balasannya.


Percayalah... Allah tidak pernah mengkhianati hamba-Nya.

Allah tidak pernah salah mencatat dan suatu hari nanti Allah akan membalasmu dengan balasan terbaik.

Allah Pemberi Karunia terbaik bagi hamba-Nya yang hanya senantiasa bersandar kepada-Nya.


Tetaplah berbuat baik, karena kebaikan-kebaikan itulah yang menjadikanmu dikenang, walau dirimu tak lagi berada di dunia ini.


Tetaplah berbuat baik, karena proses kebaikan itulah yang bisa engkau wariskan untuk dilanjutkan generasi setelahmu.


💌 Selalu ada pesan cinta yang dititipkan Allah kepada para pejuang kebaikan, walaupun jalan yang ditempuh penuh aral dan rintangan.

AIR #27 Ketika Kegagalan Masa Lalu Selalu Menghantuimu

 KETIKA KEGAGALAN MASA LALU SELALU MENGHANTUIMU

Oleh: Aris Ahmad Jaya


Saya dan Anda tidak pernah gagal, sebab yang gagal adalah peristiwanya.

Seorang gadis yang menggoreng tempe lalu gosong, maka yang gosong adalah tempenya bukan gadisnya.


Sahabatku…

Ketika Anda mencoba dan mengalami kegagalan, itu jauh lebih baik daripada Anda takut mencoba dan tidak pernah gagal.

Ketika Anda mencoba hal yang baru dan gagal, maka sesungguhnya Anda mendapatkan pengalaman baru untuk tidak mengalami kegagalan yang sama ketika Anda melakukan aktivitas berikutnya.


Selama yang Anda lakukan adalah hal baik yang berada di jalan Allah, maka kegagalan-kegagalan yang Anda lakukan adalah sebuah proses temuan-temuan baru yang Anda sumbangkan kepada generasi berikutnya, sehingga mereka tidak perlu mengalami kegagalan yang sama sebagaimana yang Anda lakukan.


Betapa banyak hari ini kita merasakan hasil dari proses penyempurnaan kegagalan-kegagalan pendahulu kita di masa lalu dan kita rasakan manfaatnya sekarang.


Karenanya satu kata untuk Anda: MULAILAH HAL-HAL yang selama ini Anda tunda karena ketakutan Anda mencoba hal-hal baru dalam kehidupan Anda.


PERLUASLAH PERAN KONTRUBUSI Anda dengan meningkatkan KEBERANIAN ANDA mengambil peran baik.

Jangan takut kritikan dan evaluasi. Karena kritikan dan evaluasi itu adalah pupuk hebat yang memperkuat dan membesarkan pohon kesuksesan Anda.


Ketahuilah….

Saya dan Anda tidak pernah gagal, sebab yang gagal adalah peristiwanya.

Seorang gadis yang menggoreng tempe lalu gosong, maka yang gosong adalah tempenya bukan gadisnya.


💌 Selalu ada pesan cinta yang dititipkan Allah kepada orang-orang yang berani mencoba hal-hal baik dalam kehidupannya.

AIR #29 Ketika Kesuksesan, Kebahagiaan dan Kemuliaanmu Terhalangi

KETIKA KESUKSESAN, KEBAHAGIAAN DAN KEMULIAANMU TERHALANGI

Oleh Aris Ahmad Jaya


Tugas Anda bukanlah mencari kesuksesan, kebahagiaan dan kemuliaan.

Tugas Anda adalah mencari dan menemukan penghalang di dalam diri Anda yang menghalangi kesuksesan, kebahagiaan dan kemuliaan itu untuk masuk.

Sahabatku…

Temukanlah segera penghalang-penghalang hebat yang selama ini menjadikan tertundanya dirimu untuk sukses, bahagia dan mulia.

Di antara penghalang itu adalah ketidakmampuan Anda untuk berSyukur, berSabar dan berBagi.

👉 Tanpa syukur, Anda akan melupakan proses perjalanan Anda.

Semua Anda anggap karena peran Anda semata, bahkan lupa pada peran orang-orang yang dikirimkan Allah membersamai Anda, bisa jadi dia orangtua Anda, guru Anda atau sahabat Anda.

Itulah mengapa banyak orang yang kesepian justru ketika dia berada dalam keramaian.

👉 Tanpa sabar, Anda tidak akan mampu menikmati proses perjalanan hidup.

Karena semua rumus kebahagiaan senantiasa menguji kesabaran.

Coba Anda lihat dan rasakan, adakah kebahagiaan yang tidak diawali proses kesabaran?

Maka nikmatilah proses perjalanan Anda dengan kesabaran.

👉 Tanpa berbagi, Anda bagaikan pohon tanpa buah yang bisa dinikmati.

👉 Tanpa empati, keberadaan Anda tidak pernah menggenapi.


Bahagia dengan bersyukur.

Sukses dengan bersabar.

Mulia dengan berbagi.

Tahukah Anda? sesungguhnya semua komponen kesuksesan, kebahagiaan dan kemuliaan ada pada diri kita. Tugas kita adalah memberikan komponen itu jalan keluarnya.

Selama penghalang kesuksesan, kebahagiaan dan kemuliaan Anda pertahankan masih ada dalam diri Anda, tentu kebahagiaan, kesuksesan dan kemuliaan juga ikut tertahan dan tidak akan pernah hadir dalam kehidupan.

Karenanya, sumbatan-sumbatan itu perlu Anda hancurkan dengan melatih kesyukuran dalam kondisi apapun, bersabar dalam menghadapi ujian serta kesiapan berbagi dengan memudahkan urusan orang lain.

💌 Selalu ada pesan cinta yang dititipkan Allah kepada orang-orang yang senantiasa mau bersyukur, bersabar dan berbagi.

Monday, 8 April 2024

AIR #28 Melepaskan Masalah Hati Tanpa Rasa Sakit


28 Ramadhan 1445 H/Senin, 04 April 2024 


"MELEPASKAN MASALAH HATI TANPA RASA SAKIT"

Bersama: Bapak Aris Ahmad Jaya-ABCo (Founder, Owner PT. ABCo Grup, Motivator Nasional & Trainer Nasional bersertifikat BNSP)


✍️ Resume: Bunda Lili Marliyuana-ABCo


Syarat pertama untuk melepaskan masalah adalah menerima

Keberterimaan ini sangat terkait dengan keluasan kapasitas seseorang


"... Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya…" (Qs. Al Baqarah: 286)


Hati² dengan masa lalu karena masa lalu akan menjadi masa depan

Masa lalu dapat diubah dengan cara melakukan perbaikan² hari ini karena hari ini akan menjadi masa lalu esok hari


Setiap peristiwa dalam kehidupan kita menciptakan memori 


*Masa lalu punya peran untuk menghadirkan rasa dan emosi*


Memori itu punya tanda/anchor

Titik² yang ketika kita hadir di titik itu maka memori itu hadir kembali


Inner child tidak selalu berarti negatif


Inner child terbagi 2:

1. Adaptive inner child

2. Maladaptive inner child (luka pengasuhan)


Dr. Robert Resnick (Pakar Psikoterapi di Los Angeles) 

*ERO PRINCIPLE: E+R=O*

I do not control events

I do control MY RESPONSE


- 85% CES (Chronic Emotional Stress) 

- 5% Lifestyle

- 5% Nutrition

- 5% Toxins  


Akar utama dari keluhan sakit fisik, dipicu dari keluhan psikis yaitu emosi yang sudah menjadi sampah, dan bahkan bangkai

Sama halnya dgn luka fisik, luka batin pun dapat diobatin, dipulihkan, dirawat


Penyebab Luka Batin

1. Mindset yang tidak benar (sumber masalah adalah orang lain x)

2. Merasa terzolimi (ketidakmampuan utk move on sehingga menguras energi)

3. Trauma atas masa lalu

4. Khawatir atas masa depan 

5. Jauh dari Allah SWT (logika berpikirnya terlalu dominan dan tanpa melibatkan Allah)


MANAJEMEN UMUM MENGELOLA EMOSI

1. Hadirkan satu masalah dominan yang tidak membuat hidup tidak nyaman (merasakan kembali ketidaknyamanan tsb, hadirkan secara utuh)

2. Terima masalah itu

3. Komunikasi dengan diri sendiri (sebut nama Anda/nama kecil/nama akrab). Hadirkan diri Anda di masa kecil Anda itu Hadirkan sisi welas kasih Anda dan ungkapkan kepadanya


Ujian dan masalah yang menjadikan kita butuh Allah dan membuat kita punya alasan atau upaya lebih


"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri..." (Qs. Ar Rad: 11)

Untuk lengkap materi dapat dilihat di link berikut.

https://www.youtube.com/live/oi-J8UU6YhY?si=PIodi3LdKIy2cQZW

Sunday, 7 April 2024

Ketika Kegagalan Masa Lalu Selalu Menghantui

 

KETIKA KEGAGALAN MASA LALU SELALU MENGHANTUIMU

_Aris Ahmad Jaya_


Saya dan Anda tidak pernah gagal, sebab yang gagal adalah peristiwanya.

Seorang gadis yang menggoreng tempe lalu gosong, maka yang gosong adalah tempenya bukan gadisnya.


Sahabatku…

Ketika Anda mencoba dan mengalami kegagalan, itu jauh lebih baik daripada Anda takut mencoba dan tidak pernah gagal.

Ketika Anda mencoba hal yang baru dan gagal, maka sesungguhnya Anda mendapatkan pengalaman baru untuk tidak mengalami kegagalan yang sama ketika Anda melakukan aktivitas berikutnya.


Selama yang Anda lakukan adalah hal baik yang berada di jalan Allah, maka kegagalan-kegagalan yang Anda lakukan adalah sebuah proses temuan-temuan baru yang Anda sumbangkan kepada generasi berikutnya, sehingga mereka tidak perlu mengalami kegagalan yang sama sebagaimana yang Anda lakukan.


Betapa banyak hari ini kita merasakan hasil dari proses penyempurnaan kegagalan-kegagalan pendahulu kita di masa lalu dan kita rasakan manfaatnya sekarang.


Karenanya satu kata untuk Anda: MULAILAH HAL-HAL yang selama ini Anda tunda karena ketakutan Anda mencoba hal-hal baru dalam kehidupan Anda.


PERLUASLAH PERAN KONTRUBUSI Anda dengan meningkatkan KEBERANIAN ANDA mengambil peran baik.

Jangan takut kritikan dan evaluasi. Karena kritikan dan evaluasi itu adalah pupuk hebat yang memperkuat dan membesarkan pohon kesuksesan Anda.


Ketahuilah….

Saya dan Anda tidak pernah gagal, sebab yang gagal adalah peristiwanya.

Seorang gadis yang menggoreng tempe lalu gosong, maka yang gosong adalah tempenya bukan gadisnya.


💌 Selalu ada pesan cinta yang dititipkan Allah kepada orang-orang yang berani mencoba hal-hal baik dalam kehidupannya.



Friday, 5 April 2024

AIR #22 Ketika Kurang Menikmati Proses Kehidupan


KETIKA ANDA KURANG MENIKMATI PROSES KEHIDUPAN

_Aris Ahmad Jaya_


Keajaiban tidak terjadi ketika Anda melakukan usaha ini atau itu dalam kehidupan Anda.

Namun keajaiban terjadi manakala Anda bahagia dan ikhlas saat melakukan proses dalam mengerjakan usaha tersebut.


Sahabatku…

Ketika harapan kebahagiaan Anda ada pada hasil akhir, maka bisa jadi Anda akan menghalalkan semua cara untuk hasil yang Anda idamkan.

Maka terciduklah para koruptor yang menghalalkan kecurangannya, pembohong demi tujuan akhirnya, pengkhianat demi keuntungan pribadinya.


Nikmatilah dan bahagiakanlah diri Anda menikmati proses menuju hasil. Sesungguhnya tugas Anda adalah melakukan usaha yang terbaik dan hasil akhir adalah Hak Allah. Dan Allah tidak pernah mengkhianati hambaNya.


Memang tidak semua proses menyenangkan untuk dijalani, namun anehnya semua orang sukses lebih suka bercerita tentang proses perjalanan yang penuh aral dan duri sampai terhantarkannya mereka menjadi sosok sukses saat ini.

Proses perjalanan tidak selalu mulus dan lancar, namun karena proses itulah seseorang menjadi kuat dan memiliki sejarah yang layak dicontoh dan dihargai.


Tahukah Anda? ternyata prasyarat utama kesuksesan adalah ketika Anda diberikan masalah atau ujian yang harus Anda selesaikan.

Karenanya nikmatilah proses perjalanan penyelesaian ujiannya, maka bonusnya adalah kenaikan kelas Anda yang lebih tinggi.


Wariskanlah kepada anak Anda dan generasi setelah Anda, pengalaman Anda tentang proses bagaimana Anda mengatasi permasalahan Anda. Bukan sekedar medali dan prestasi akhir yang pernah Anda peroleh.


Ajarkan bagaimana mereka memancing dan bukan sekedar bagaimana menikmati ikannya.


💌 _Selalu ada pesan cinta yang dititipkan Allah kepada hambaNya yang senantiasa bahagia dalam menjalani proses penyelesaian masalah dan ujian hidupnya.._



AIR #21 Ketika Dirimu Masih Menghamburkan Waktu

 KETIKA DIRIMU MASIH MENGHAMBURKAN WAKTU

Oleh Aris Ahmad Jaya


Waktu akan terasa lambat bagi mereka yang menunggu, terlalu panjang bagi yang gelisah, dan terlalu pendek bagi yang bahagia. Namun... waktu adalah keabadian bagi yang mereka mampu berbagi.


Sahabatku…

Pernahkah Anda gusar karena waktu terasa sedemikian terbatas di akhir-akhir pekerjaan?

Atau... merasa stress karena durasi waktu terasa kurang dibanding pekerjaan yang menggunung?


Kalau kita boleh jujur, semua itu disebabkan lebih sering karena manajemen waktu yang kacau, terlalu santai Anda di awal proses pengerjaan dikarenakan merasa masih cukup waktu dari _deadline_ yang ditetapkan dan kagetnya Anda di akhir pengerjaan karena belum tuntasnya tugas dari target pencapaian.


Tahukah Anda?

Betapa banyak orang pintar namun gagal dikarenakan abai atas waktu.

Betapa banyak taubat yang terlambat karena merasa masih muda dan seolah kematian terasa masih jauh.

Betapa banyak orang sakit dikarenakan abai atas ketepatan waktu makan karena merasa masih sanggup menahan lapar.

Dan betapa banyak yang akhirnya putus asa dan hilang harapan karena merasa sudah uzur dan lewat masa produktif karena menyia-nyiakan masa muda sebelumnya.


⏰ WAKTU BAGAIKAN PEDANG

Ketika Anda tidak memangkasnya, maka Anda yang akan dipangkas oleh pedang tersebut.

Anda dapat membeli jam tangan, jam dinding, namun Anda tidak bisa membeli waktu.


Berapa pun banyaknya uang yang Anda miliki, tidak akan pernah mampu mengembalikan waktu 🥺

Setiap kita punya waktu yang sama 24 Jam, namun tidak semua kita mampu memanfaatkan waktu dengan kualitas yang terbaik.


Sahabatku...

Waktumu sedemikian berharga

Dia terbatas.

Dia tidak dapat dibeli.

Dia tidak dapat disimpan.

Dia tidak mungkin ditambah.

Dan dia tidak mungkin kembali.


💌 _Selalu ada pesan cinta yang dititipkan Allah kepada hambaNya yang mampu memanfaatkan waktu dengan penuh tanggung jawab._



AIR #20 Ketika Emosi Susah Terkendalikan

 

KETIKA EMOSI SUSAH TERKENDALIKAN OLEH DIRI ANDA

Aris Ahmad Jaya


Hidup terdiri dari 10% apa yang terjadi padamu dan 90% bagaimana kau meresponnya,


Sahabatku...

Apa yang terjadi pada Anda, sesungguhnya di luar kendali Anda. Namun bagaimana Anda meresponnya adalah hak Anda.

Betapa banyak masalah sederhana menjadi sedemikian rumit dikarenakan respon berlebihan dan kurang bijak.


Namun sebaliknya, betapa banyak masalah yang cukup berat menjadi sederhana dan terpecahkan karena respon bijak yang sedemikian cerdas.


Respon berlebih dan kurang bijak atas masalah, biasanya sangat terkait dengan kedewasaan emosi dan spiritual yang kurang.

Sebaliknya... respon bijak dan cerdas atas masalah, sangat terkait dengan kedewasaan emosi dan spiritual yang matang.


Kematangan emosi dan kedewasaan spiritual biasanya ditopang oleh:


✅ Kemauan yang baik untuk senantiasa belajar dari permasalahan-permasalahan masa lalu sehingga lebih bijak menghadapi masa depan.


✅ Kemauan dievaluasi, bahkan siap dikritik oleh pihak lain atas aktivitas kerja yang kita lakukan sebagai proses perbaikan aktivitas berikutnya.


✅ Kesiapan diberikan tanggung jawab lebih yang senantiasa keluar dari zona nyaman, sehingga kecerdasan emosi dan mental lebih bertumbuh dan berikutnya menjadi sosok yang bijak dalam merespon peristiwa-peristiwa.


Sahabatku…

Ketika di sekolah dan di kampus Anda belajar terlebih dahulu baru diuji kemudian, namun...ketika di masyarakat Anda akan diuji terlebih dahulu dan baru belajar kemudian.


Di sinilah dibutuhkan kemauan untuk terus belajar, kelapangan hati ketika memperoleh kritik dan masukan, serta kebesaran jiwa kita manakala kenyataan yang kita peroleh tidak selalu sesuai harapan yang kita inginkan.


💌 _Selalu ada pesan cinta yang dititipkan Allah kepada hambaNya melalui ujian hidup yang harus diresponnya._


Sunday, 31 March 2024

AIR #19 Ketika Kebahagiaan Terasa Menjauh


KETIKA KEBAHAGIAAN TERASA MENJAUH

 Oleh: Aris Ahmad Jaya


Simbol dari kekayaan itu mendapatkan, sedangkan simbol dari kebahagiaan itu memberikan.


Sahabatku...

Tahukah Anda apa perbedaan antara Sukses, Bahagia dan Mulia?

Awalnya saya susah untuk membedakannya. Sekarang... Alhamdulillah telah menemukan kunci pemahamannya.


Sukses adalah ketika Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan.

Bahagia adalah ketika Anda mampu menikmati apa yang Anda dapatkan.


Mulia adalah ketika Anda mampu berbagi kesuksesan dan kebahagiaan yang Anda rasakan kepada sesama tanpa pernah merasa kehilangan.


Orang sukses ~belum tentu bahagia~ ketika dia tidak mampu menikmati apa yang dia dapatkan.

Orang bahagia ~belum tentu mulia~ ketika dia tidak mampu berbagi dan memberikan manfaat bagi orang lain atas apa yang dia rasakan.

Jangan menunggu sukses dan bahagia untuk mulia. Dengan mampu berbagi, Anda akan mendapatkan Sukses Bahagia dan Mulia sekaligus. Buktikanlah!!!


Anda dikenang bukan karena menerima, namun…Anda dikenang justru karena Anda memberi.


Betapa banyak orang yang seolah kaya, namun sebenarnya miskin, karena dia pelit membelanjakan hartanya untuk kemaslahatan sesama yang membutuhkan.

Betapa banyak orang yang seolah kaya, namun miskin Ketika meninggal dunia, dikarenakan jarang berbagi dan berkorban untuk fakir miskin dan anak yatim yang ada di sekitarnya.


Sesungguhnya kekayaan yang sebenarnya bukanlah yang kita wariskan, namun kekayaan yang kita titipkan pada bantuan yatim, fakir dan pembangunan fasilitas umum yang bermanfaat bagi kemaslahatan ummat.


💌 _Selalu ada pesan cinta yang dititipkan Allah kepada hambaNya yang mampu dan mau berbagi kebahagiaan bagi sesamanya._




Monday, 25 March 2024

AIR #4: Ketika Orang Lain Senantiasa Menghambatmu

Oleh: Aris Ahmad Jaya


"Orang-orang yang menguji kesabaran Anda sesungguhnya adalah berkah. Tanpa mereka, Anda tidak akan bisa berlatih sabar. (Nouman Ali Khan)


Sahabatku...

Kita tidak bisa dan tidak akan bisa membuat semua orang sepakat dan sepaham dengan kita. Pasti selalu ada orang yang berbeda pendapat, menentang atau bahkan menghambat perjalanan kehidupan Anda.


Sadarilah... "kekuatan dan ketabahan jiwamu saat ini adalah hasil dari tempaan masalah dan ujian panjang yang berhasil engkau lalui dari hari ke hari sampai saat ini.


Dan semua itu bukan semata hasil dari perjalanan mulus tanpa aral dan rintangan.


Ketahuilah, Allah SWT memiliki cara hebat untuk memperbesar derajat kecerdasan dan derajat kepantasanmu untuk bahagia dengan dikirimkannya kepadamu orang-orang yang tidak sependapat denganmu, atau bahkan mereka selalu berusaha menambah beban sakitmu dengan cara yang terkadang pedih dan menyakitkan.


Sesungguhnya Allah menurunkan pesan cintaNya kepadamu bahwa amanah yang kau emban di masa depan membutuhkan kekuatan yang lebih besar dari kondisimu saat ini. 

Karenanya, Allah mengirimkan latihan-latihan kesabaran agar engkau mampu benar-benar sabar di saat kesabaran itu benar-benar sedang engkau butuhkan.


Bersabarlah… tetaplah sabar menghadapi orang-orang yang menghambatmu, mendengkimu, atau bahkan memfitnahmu. Mereka hadir atas izin Allah untukmu.


Selama yang engkau lakukan saat ini ada di jalan kebenaran, ada di jalan Allah SWT dan RosulNya, 

maka tetap berjalanlah. Insyaa Allah di tengah jalan, engkau akan bertemu jalan yang menjadikan dirimu kuat dan mampu menghadapi ujian dari setiap amanah yang diberikan Allah kepadamu.


Sesungguhnya pemain bola pun berlatih bertahun-tahun dan berulang-ulang untuk sebuah pertandingan yang hanya 2 x 45 menit.


Sehingga saat pertandingan 2 x 45 menit itulah terlihat hasil dari latihan-latihan sebelumnya: apakah bersungguh-sungguh selama berlatih atau bermalas-malasan hanya sekadarnya.


Sesungguhnya hasil tidak akan mengkhianati proses.


💌 Selalu ada pesan cinta yang diberikan oleh Allah melalui kehadiran sosok yang menghambatmu yang  senantiasa berusaha menguji seberapa kuat kesabaranmu




AIR #12: Ketika Kekhilafanmu Di Masa Lalu Mengganggumu

 

Oleh: Aris Ahmad Jaya


Ketahuilah sesungguhnya masa depan Anda ada di masa lalu.


Sahabatku…

Betapa banyak sebagian dari kita yang galau atas kegelapan masa lalu. Dan bahkan sebagian lagi harus mempertanggungjawabkan aktivitas yang terjadi di masa lalunya dengan ketidaknyamanan-ketidaknyamanan yang harus ditanggung hari ini.


Sebagian mereka di jeruji penjara, mengasuh anak yang tidak jelas bapaknya, kecanduan karena konsumsi narkoba di masa mudanya, atau sebagian yang lain menderita karena perlakuan yang tidak baik oleh lingkungannya, bahkan oleh saudaranya sendiri 🥺


Memang harus kita sadari bahwa sebagian besar peristiwa yang kita rasakan hari ini baik kebahagiaan atau kesusahan adalah bagian dari konsekuensi-konsekuensi benih perbuatan yang kita lakukan di masa lalu.


Sesungguhnya konsekuensi kebaikan adalah berbuah kebaikan dan keburukan akan berbuah ketidaknyamanan. Hati-hatilah dengan masa lalu yang Anda lakukan! Karena buah konsekuensinya akan kita rasakan hari ini.


Namun apakah kita bisa mengubah masa lalu?. Jawabannya adalah BISA!!


Caranya??

Perbaikilah masa lalu Anda dengan melakukan kebaikan-kebaikan hari ini, karena sesungguhnya hari ini pun akan menjadi masalah lalu besok pagi.


Segeralah lakukan kebaikan-kebaikan hari ini, niscaya Anda akan membuat masa lalu yang baru dan indah.


Percayalah setiap orang memiliki masa lalu. Namun setiap orang juga berhak memiliki masa depan.


💌 Selalu ada pesan cinta dari Allah atas setiap masa lalu yang Anda lakukan, bahkan sesuram apa pun masa lalu itu.




AIR #13: Ketika Kita Mudah Tersakiti


Aris Ahmad Jaya


Dirimu adalah pemain yang berhak memutuskan pola permainan dalam kehidupanmu, sedangkan orang lain adalah penonton yang hanya berhak bersorak, memuji, memaki atau sekedar mengusulkan gagasan atas permainanmu.


Sahabatku...

Anda pasti juga pernah bahagia, tersenyum, atau bahkan tertawa senang sebagai respon nyaman atas kejadian dan perlakuan positif atas diri Anda dari sekitar Anda. 


Namun...

Anda juga pasti pernah merasa direndahkan dan bahkan sakit hati karena kata-kata atau sikap seseorang pada diri Anda.


Bahkan Anda terpancing mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas sebagai respon balik atas perlakuan pihak ketiga yang melampaui batas nalar Anda?


Tahukah Anda?

Atas izin dan kehendak Allah SWT sebenarnya diri Andalah yang terakhir memutuskan apakah Anda mau marah, diam, sedih, teriak, atau bahkan tertawa, tersenyum atas apapun yang terjadi di sekitar Anda.


Karena tidak seorangpun yang mampu memaksa respon apa yang harus Anda pilih atas peristiwa yang terjadi pada diri Anda. 


Tidak seorangpun yang berhak merampas kebahagiaan Anda, manakala Anda lebih cerdas merespon dengan bijak atas perlakuan apa pun yang terjadi di sekitar Anda.


Anda tidak akan pernah bisa mengatur peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekitar Anda. Namun Anda mampu mengatur dan mengelola respon diri Anda atas apa pun peristiwa yang terjadi di sekitar Anda.


Anda pun tidak akan pernah bisa memuaskan dan membahagiakan semua orang. Sebagaimana sebuah gol yang terjadi di sebuah final sepak bola di waktu yang sama: ada yang sedih 🥺, namun ada juga yang bahagia 😍 tergantung dia mendukung siapa. 


💌 _Selalu ada pesan cinta dari Allah atas perlakuan kurang nyaman dari orang di sekitarmu.


AIR #14: Ketika Kita Masih Berat untuk Melayani


Oleh: Aris Ahmad Jaya


Rahasia kebahagiaan itu adalah melayani bukan dilayani

Ubahlah “Di” dalam kehidupan Anda menjadi “Me”, maka kebahagiaan justru membersamai.


Sahabatku...

Selama Anda ingin dilayani, ingin diberi, dihargai, didengarkan, diperhatikan, dihormati, di…, di….dan di… maka Anda akan capek dan lelah. Karena tidak semua orang mau melakukan itu untuk Anda.


Coba ubahlah “DI” menjadi “ME" sehingga menjadi Melayani, Memberi, Menghargai, Mendengarkan, Memperhatikan, Menghormati. Karenanya Anda akan mendapatkan hal serupa bahkan lebih.


Dengan MELAYANI sesungguhnya Anda sedang DILAYANI. Dengan MEMBERI sesungguhnya Anda sedang MENERIMA.


Dengan ME (pro aktif melakukan sesuatu untuk melayani), maka Anda sedang DI (memperoleh kebahagiaan dan kenyamanan).


Mengapakah para pensiunan terkadang sering sakit, padahal semestinya memiliki waktu banyak untuk beristirahat?

Jawabannya adalah karena sebagian mereka tidak memiliki kesempatan untuk melayani, untuk berkontribusi, untuk bermanfaat sebagaimana sebelumnya.


Sesungguhnya energi dan kebahagiaan berada pada aktivitas melayani. Dengan melayani kita bersosialisasi, dengan melayani kita merasa bermakna dan mampu berkontribusi.


💌 _Selalu ada pesan cinta dari Allah melalui orang-orang yang engkau layani dan engkau ringankan urusannya._



Monday, 10 April 2023

Curhat Terbaik


Siapakah orangnya di dunia ini yang tidak mengalami kesulitan dan kesedihan?


Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Allah ciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan, ada kebahagiaan, ada kesedihan, ada kesulitan, ada kemudahan dan demikian seterusnya. Dunia yang fana ini adalah tempat kita diuji dengan segala keadaan yang ada, untuk mengetahui sejauh mana tingkat kesabaran kita kepada Allah Ta’a.


Ada suatu kalimat yang patut kita renungkan yang diucapkan oleh Nabi Ya’qub ‘Alahis Salam, ketika beliau diuji berpisah dengan salah seorang anaknya yaitu Yusuf alahi salam. Keadaan ini membuat beliau bersedih yang sangat dalam, tetapi beliau bersikap sabar dan mengadukan kesedihanya kepada Rabb semesta alam dengan ucapan sebagaimana yang tertulis dalam Al-Qur’an 


ِ “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.”

 (Q.S.Yusuf 12:86). 


Inilah suatu sikap kepasrahan total kepada Allah Ta’ala dengan mengadu, dan berkeluh-kesah hanya kepada-Nya


Jika keluh kesah di lakukan kepada sesama makhluk maka akan berpotensi kepada hal-hal yang negatif, bahkan semakin dibuka aib. 


Berakibat kurangnya percaya diri, kurangnya keimanan dan ketaqwaan, karena ia hanya melakukan keluh kesahnya kepada sesama makhluk, sementara yang menciptakan keluh kesah itu adalah Allah, 


Jadi hanya kepada Allah sajalah tempat untuk mengadukan segala kesusahan hati, keresahan hati, kegundahan hati dan lain sebagainya yang menyangkut tentang hati dan perasaan yang sebagai sumber timbulnya rasa keluh dan kesah ini.


Kita wujudkan hanya untuk berkeluh-kesah, mengiba dan merendahkan diri dihadapan Sang Maha Rahman dan Rahim pada waktu-waktu yang penting, diantaranya pada sepertiga malam terakhir, karena di waktu tersebut sangat mustajab kita berdoa. 


Ketika kita mengadukan doa-doa terhadap berbagai problematika yang kita hadapi, niscaya Allah akan menolong dan menjawab doa-doa kita.


Wallahu a'lam bish-shawab.


Salam Rezeki Berlimpah 

Anaz Almansour 

Founder Rezeki Healing 


Saturday, 4 February 2023

Gudeg Tombo Kangen

Pada hari Rabu kemarin ada bingkisan yang tergeletak di meja. Sebuah bingkisan dengan kemasan unik menggunakan besek. Saya mengira adalah getuk goreng Sokaraja Banyumas. Ternyata bukan. 

Bingkisan tersebut adalah paket nasi gudeg dari Bu Sesa, panggilan Ibu Maresesa Ulfa Nurikasari atas ungkapan rasa syukur beliau masih diberikan kesehatan dan keselamatan setelah beberapa bulan terakhir mengalami sakit. 


Paket gudeg kering Purwokerto 



Friday, 9 September 2022

Menulis Novel Biografi


Pada malam ini terlewatkan acara sharing bersama Grup WA Forsen Books. Alhamdulillah, kegiatan dilaksanakan melalui WA sehingga dapat menyimak dan mengutip ilmunya untuk disimpan di sini.

Kesempatan sharing kali ini mengambil tema Tips dan Trik Menulis Novel Biografi dengan narasumber Indah Sari Abidin. Beliau adalah penulis buku "Usman, Sang Perintis".

Ketika kita berbicara tentang menulis novel biografi sepertinya berat dan perlu kajian yang mendalam ya? Wah, sebuah tantangan. Nah, di kesempatan ini kita coba mendapatkan pandangan yang berbeda langsung dari penulis novel biografi. Yuk kita simak materinya ya?

Dan pada prinsipnya, menulis novel biografi secara penulisan tidak jauh berbeda dengan menulis novel fiksi pada umumnya.

Selain itu, dalam proses penulisan sebuah novel biografi, persentase menulisnya hanya sekitar 30 persen saja. 

70 persen lainnya adalah kerja keras penulis untuk mencari, menelusuri, dan mendapatkan sumber cerita yang orisinil dan valid, sehingga penulis dapat mendalami jiwa dan karakter tokoh yang akan ditulisnya. 

Jadi, pekerjaan 70 persen itulah yang akan kita bahas di sini.

Langkah awal yang harus dilakukan seorang penulis, saat hendak menulis novel biografi adalah, menentukan tokohnya. Siapa tokoh yang tepat untuk dituliskan?

Di Indonesia, istilah biografi itu memang masih terdengar sakral dan menegangkan. Kebanyakan orang menganggap, seseorang yang kisahnya pantas dibukukan dalam sebuah novel biografi adalah tokoh tokoh besar yang memiliki pengaruh dan jasa bagi bangsa dan negara. Atau seorang selebriti yang terkenal dan memiliki jutaan penggemar. Atau tokoh masyarakat yang senantiasa menginspirasi dan menjalani hidup tanpa cela. 

Padahal siapapun dapat menuliskan kisah hidupnya. Meskipun ia bukan tokoh besar, bukan selebriti, dan bukan seseorang yang bebas dosa. Seseorang yang menuliskan kisah hidupnya bukan sebuah perilaku narsis atau kepedean. 

Di luar negeri, Atas nama kebebasan berpendapat, menulis biografi bukan sesuatu yang sakral. Sehingga seorang Madonna bisa menerbitkan 20 buku biografi, ditengah begitu banyak skandal dalam hidupnya.  

Seorang pemadam kebakaran bisa membuat biografi hidupnya, meskipun dia bukan tokoh besar atau public figure yang dikenal banyak orang. 

Sebuah novel biografi, bukan hanya sekadar menangkap dan menuliskan jalan sukses tokohnya. Namun, bagaimana perjalanan hidup seseorang yang berliku dapat menginspirasi dan mencerahkan para pembacanya.

Pandangan "tegang" terhadap biografi ini yang membuat perkembangan novel biografi menjadi sempit dan seolah terbatas. Padahal, jika dikelola dengan baik, market novel biografi ini bisa semeriah market novel fiksi lainnya. Bahkan mungkin lebih.

Tugas penulis untuk mengubah pandangan serta asumsi masyarakat yang keliru terhadap novel biografi. Sehingga novel novel biografi dapat sejajar baik secara kualitas dan kuantitas dengan novel lainnya di pasaran. Sehingga siapapun tidak merasa sungkan untuk menerbitkan kisah hidupnya dalam bentuk novel. 

Apalagi saat ini ada forsenbook, sebuah penerbit yang konsisten menerbitkan naskah naskah baik, dan menyediakan kemudahan bagi siapapun untuk menerbitkan bukunya dengan terjangkau.

Menurut Bu'Nde, demikian panggilan Bu Indah, ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk menulis sebuah novel biografi.

1. Pilih alur waktu yang paling tepat dan bisa dikuasai oleh penulis. Penulis dapat menuliskannya dengan time line linier atau alur maju (diawali sejak tokoh kecil, tumbuh remaja, dewasa , hingga masa tua)

Atau dengan alur flash back. (Biasanya diawali dengan masa kini, dan flashback pada kenangan masa lalu)

2. Berangkat dari sebuah peristiwa yang menjadi 'hilight' dalam kehidupan tokoh. Bisa dari peristiwa yang sangat menyenangkan, atau peristiwa yang sangat melukai. 

3. Memasukan sesuatu yang khusus pada setiap babnya.

Aspek yang perlu diperhatikan dalam mengumpulkan data dan informasi :

1. Aspek psikologis.

Sejak awal seorang penulis harus peka, dan mampu memahami, mengapa tokoh ini ingin membuat buku. Penulis juga harus dapat menguasai medan wawancara. Sehingga klien tau, bahwa dalam pekerjaan ini, penulis adalah leadernya. Hal ini penting agar dalam proses menggali informasi memunculkan kejujuran yang tulus antar kedua belah pihak.

2. Aspek teknis.

Sebaiknya penulis sudah bisa membaca peta kehidupan sang tokoh sejak awal. Sehingga saat wawacara berlangsung, penulis tidak datang dengan kepala kosong.

3. Aspek juridis

Semua data dan informasi yang didapatkan, harus tervalidasi. Jangan sampai data yang didapat bukan hasil dari rekaan dan kurang akurat.

Berikut beberapa pertanyaan yang muncul pada sesi pertanyaan di kegiatan malam ini.

1. Mau nanya waktu proses kreatif nulis novel Usman, siapa saja yg dijadikan narsum? Apakah melibatkan teman2 alm? Atau istilahnya berapa lapis keluarga yg dijadikan narsum? 

2. Gimana cara BuNde membuat highligh cerita, agar tidak ke mana2 mengingat cerita2 yg didapat bisa jadi banyak atau sebaliknya malah minim? (Dari Dian Onasis)

Jawaban:

Terimakasih unii.


Saat menulis novel Usman kemarin, 'jujurly' saya dapat banyak kemudahan. 

Karena sebelum novel ini dibuat, biografi dan perjalanan hidup Usman sudah terlebih dulu terbit. Ditulis oleh Bapak dan Om saya. 

Namun saya tetap melakukan wawancara untuk dapat menangkap 'rasa' yang hanya bisa saya dapatkan saat mendengar langsung tutur dan gestur dari narasumber. Yang saya wawancara kebetulan anak anak dan murid murid Usman. Karena rekan segenerasinya sudah berpulang semua. 

Saya membuat timeline, uni. Jadi saya menulis timeline sepanjang dinding (yang kebetulan ditempelin whiteboard) berisi tahun dan perostiwa peristiwa yang terjadi di tahun tsb.


Many thx to kak @⁨Wini Afiati⁩ yang udah ngusulin cara ini buat menguraikan isi kepala yg kusut dipenuhi banyak peristiwa dari data. 🙏🏻

2. Pertanyaan saya, untuk menuliskan novel biografi itu apakah semua tokoh yang terlibat, tempat dan semuanya harus asli sesuai fakta? (Zoe)

Jawaban:

Semua yang dituliskan harus berdasarkan data. Namun, dalam penulisan novel, kita juga butuh alur cerita yang berliku, sementara dalam jalan hidup, kadang ada part yang memang tidak ada datanya. Di sini penulis bisa melakukan improvisasi, tanpa menghilangkan esensi cerita aslinya.

Dalam novel biografi yg saya tulis. Ada tokoh antagonis yang kerap mengacau di kampung kami. Tokoh ini saya ganti dengan tokoh fiktif, dan jenis kekacauan yang dibuatnya pun berbeda. Hal ini untuk menjaga aib ybs dan menjaga hati keluarganya. Karena hingga kini anak keturunannya masih ada.

3. BuNde, memasukkan sesuatu yang khusus dalam tiap bab itu maksudnya seperti apa? Bagaimana memilih yang khusus itu di antara yang umum-umum dari data yang kita dapatkan?(Silvya)

Jawaban:

Jadi begini, seorang penulis harus bisa memastikan, bahwa naskah yang ia tuliskan bukan sekadar perluasan dari CV si tokoh. 

Namun, tulisan yang ia dapatkan dari pengumpulan informasi dan wawancara, harus ia sajikan dalam bentuk yang khas, sehingga lekat dalam ingatan pembaca.

 Untuk itu penulis harus sangat jeli saat melakukan wawancara. Sehingga yang diceritakan oleh tokoh bukan melulu tentang kebaikan dan kesuksesannya. Penulis juga harus bisa mengulik kelemahan dan kekurangan si tokoh. Bukan untuk mempermalukan. Namun untuk dijadikan pelajaran. Sebuah kesalahan yang diungkapkan dalam penyajian yang bijaksana, dapat menjadi cermin yang jujur buat pembaca.


4. Mbak saya mau tanya, gimana kira2 mencari info ke tokoh yang mau kita buat biografinya tapi dia udah uzur...aku terinpirasi banget dengan nenek suami yang pemurah banget sampe panjang umurnya, sekarang sudah lebih dari 100tahun umur ya.

Jawaban:

Jika tokohnya masih bisa melakukan komunikasi, langsung saja ajak ngobrol. Tapi mungkin mengingat usia yang sudah sepuh, waktunya dibatasi tidak terlalu lama setiap sesinya. 


Dalam kondisi klien sehat. Idealnya wawancara dilakukan tidak lebih dari dua jam. Di samping melelahkan. Jika sudah lebih dari dua jam, biasanya konten pembicaraan juga biasanya sudah keluar konteks, ngelantur, dan si tokoh juga gak ngeh lagi, apa yang layak ia sampaikan pada penulis. 

Hal ini akan menyulitkan penulis dalam meramu cerita. Karena terlalu banyak hal yang off the record. Jika sudah tidak bisa berkomunikasi efektif. Kita bisa lakukan wawancara dengan orang terdekatnya.


5. Malam kak, saya izin bertanya. Setelah baca aspek psikologis yang kakak uraikan. Daftar pertanyaan seperti apa yang kakak susun untuk wawancara, seberapa banyak? (Fitri Rahayu)

Jadi kita musti siapin alat perekam ya kak agar bisa di putar ulang?

Jawaban:

Saya sebetulnya tidak menuliskan daftar pertanyaan khusus dalam wawancara.

Tapi saya menuliskan poin yang harus saya gali saat wawancara. 

Kenapa saya tidak membuat daftar tanya, karena narsum yang saya datangi semuanya sudah sepuh. Masih aktif dan tektok dalam komunikasi, namun, lebih senang melayani obrolan daripada menjawab pertanyaan. 

Tapi saya sering memberi pertanyaan semacam :

"Apa peristiwa yang paling berat dan menyakitkan dalam hidup bapak?"

Aspek psikologis kadang lebih bisa kita gali dengan pengamatan. 

Gestur narsum saat bicara, getar suaranya saat bercerita, tarikan napasnya, sorot mata, itu semua adalah ekspresi jiwa yang bisa kita tangkap. Sehingga kita dapat merasakan apa yang bergolak dalam hatinya saat pwristiwa yang ia crritakan berlangsung. 

Begitu kita putar ulang rekaman. Kita bisa langsung menuliskan segala rasa, emosi, dan, gejolak yang ada dalam dada si tokoh kala itu.

Kita bisa terinspirasi pertanyaan yg akan kita ajukan saat sesi wawancara ya, BuNde

Jadi kayak pertanyaan on the spot.Pertanyaan pertanyaan akan mengalir sendiri saat 'obrolan' berlangsung.

 Itu kalo buat saya sih terpake banget. Karena kan ga semua wawancara kita buat transkripnya yaa. Meski idealnya begitu. 

Pas mendengar ulang pembicaraan. Kebayang lagi emosi dan perasaan yang terlihat dari si tokoh.

6. BuNde, kan tadi disebutkan kalau sebelum BuNde, Bapak dan Om sudah juga menuliskan tentang Engkong Usman, apakah kemudian BuNde 'menyesuaikan' entah apa yaa ... gaya atau isi di buku BuNde dengan gaya penulisan Bapak atau Om? Jadi saat orang membaca ketiga buku tentang Engkong ini, apakah orang akan mengatakan 'Oh iya memang Engkong Usman itu begini ini, bener seperti yang dituliskan di ketiga buku ini'? atau kedua buku itu malah jadi tantangan untuk membuat buku BuNde berbeda dari yang sebelum2nya? (Astrid Ivo)

Jawaban:

Iya, Bapak dan Om sebelumnya sudah menuliskan buku biografi engkong usman. 

Saya tentu saja menyesuaikan konten dari kedua buku tersebut. Terutama untuk kejadian dan peristiwa yang terjadi. 

Kalo untuk gaya penulisan, sepertinya sangat berbeda. Kedua buku sebelumnya juga gaya penulisannya sudah berbeda. Iyah. Saya merujuk pada runutan peristiwa dari dua buku tsb. Agar urutannya sama dan sejalan.


7. Lalu, kisah yg mana yg sangat mengena BuNde, yg dituliskan di buku Usman ini? (Widyana Abdullah)

Jawaban:

Kalo buat aku, kisah yang paling berkesan adalah kisah dipecatnya Usman secara tiba tiba dari madrasah.

Semacam blessing disguise gitu dalam perjalanan hidupnya.

Di satu sisi beliau mendapat perlakuan penghinaan. Namun, di sisi lain, ternyata Alloh memang hendak membuat beliau lebih banyak.belajar.

Friday, 29 July 2022

Kegiatan Gashuku di Golaga, Purbalingga



Pertama mendengar nama kegiatan ini terasa asing. Memang karena istilah ini diambil dari bahasa Jepang. Gashuku. Tujuan kegiatan Gashuku adalah latihan bersama, saling mengenal dengan karateka lain. Jadi acara sifatnya kebersamaan. Gashuku bukan adu fisik seperti saat seleksi lomba. Gashuku dibuat berkesan dan menyenangkan.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 30 Juli 2022. Momen ini menjadi penting karena menjadi prasyarat untuk dapat mengikuti ujian naik tingkat berikutnya.


INFORMASI GASHUKU

Sabtu, 30 Juli 2022

Titik Kumpul di GK 06.30

10 menit toleransi

_Sambil menunggu bus datang materi Mars INKAI._

Jam Pulang dari GOLAGA. 15.00 WIB 


Akomodasi yang di sediakan :

1. Transpot Bus

2. Tiket Masuk

3. Makan siang + Minum

4. Gashuku / Latihan bersama


Pakaian: Tegi, di pakai dr rumah.

Bagi yang berkerudung wajib warna Gelap / Hitam, tidak pakai perhiasan.


Himbauan :

1. Tidur dan bangun lebih awal

2. Mandi & Wajib Sarapan

3. Bawa Masker

4. Bawa Cemilan karna hanya di sediakan makan siang

5. Bawa air minum tambahan

ECA (Extra Curricula Activities)

  Sumber gambar: Labbaikudidadu Wisdom Matric School Sumber gambar: The Catalyst Ekstrakurikuler (atau sering disebut ECA — Extra-Curricula...