Showing posts with label OUR SOCIETY. Show all posts
Showing posts with label OUR SOCIETY. Show all posts

Sunday, 9 August 2026

Hadiah Kecil untuk Ibu di Hari Kemerdekaan

 Hadiah Kecil untuk Ibu di Hari Kemerdekaan

Pagi itu, suasana kampung terasa berbeda. Bendera Merah Putih berkibar di hampir setiap rumah. Umbul-umbul berwarna merah dan putih menghiasi jalan, sementara suara musik perjuangan terdengar dari pengeras suara di balai desa. Hari itu, seluruh warga sedang merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Di antara anak-anak yang sudah berkumpul sejak pagi, ada seorang anak bernama Raka. Ia mengenakan kaus merah dan celana pendek putih. Wajahnya tampak bersemangat. Bukan hanya karena ia ingin mengikuti berbagai perlombaan, tetapi karena ia memiliki sebuah rencana kecil yang sudah dipikirkannya sejak beberapa hari sebelumnya.

Raka ingin memenangkan hadiah sebanyak mungkin.

Bukan untuk dirinya sendiri.

Ia ingin memberikan hadiah-hadiah itu kepada ibunya.

Ibunya, Bu Sari, adalah seorang perempuan sederhana yang setiap hari bekerja keras mengurus rumah. Sejak pagi, ibunya sudah menyiapkan sarapan, mencuci pakaian, membersihkan rumah, dan membantu ayahnya berjualan makanan kecil. Raka sering melihat ibunya kelelahan, tetapi hampir tidak pernah mendengar ibunya mengeluh.

Beberapa hari sebelumnya, Raka pernah mendengar ibunya berkata kepada ayahnya bahwa ia ingin membeli sebuah selendang baru. Selendang lama milik ibunya sudah mulai kusam dan beberapa bagian kainnya sudah menipis. Namun, keinginan itu akhirnya hanya menjadi cerita karena uang yang ada harus digunakan untuk kebutuhan sekolah Raka dan adiknya.

Sejak saat itu, Raka diam-diam memiliki sebuah keinginan.

Kalau ia mendapatkan hadiah dari lomba, hadiah itu akan diberikan kepada Ibu.

Perlombaan pertama yang diikutinya adalah lomba memasukkan pensil ke dalam botol. Tangannya sempat gemetar karena gugup. Beberapa kali pensilnya hampir masuk, tetapi jatuh lagi. Anak-anak lain tertawa dan bersorak. Raka tidak menyerah.

Akhirnya, pada percobaan terakhir, pensil itu berhasil masuk tepat ke dalam botol.

"Raka menang!" teriak panitia.

Raka mendapatkan sebuah bingkisan kecil berisi alat tulis dan makanan ringan.

Ia tersenyum lebar. Bingkisan itu segera disimpan dengan hati-hati ke dalam tasnya.

"Ini untuk Ibu," gumamnya dalam hati.

Lomba berikutnya adalah makan kerupuk. Raka berdiri di antara peserta lain. Kerupuk yang tergantung di depannya bergoyang-goyang tertiup angin. Ia berusaha menggigitnya tanpa menggunakan tangan.

Teman-temannya tertawa melihat wajah Raka yang belepotan remah kerupuk. Namun Raka terus berusaha. Sedikit demi sedikit kerupuk itu habis.

Sekali lagi, Raka menjadi pemenang.

Hadiah berupa sebuah kotak makanan diberikan kepadanya.

Raka memandangi hadiah itu sebentar. Ia teringat ibunya yang setiap hari menyiapkan bekal dan makanan untuknya.

"Semoga Ibu suka," pikirnya.

Hari semakin siang. Perlombaan demi perlombaan terus berlangsung. Raka mengikuti lomba balap kelereng, estafet karet, dan memindahkan bola dengan sendok. Tidak semuanya berhasil ia menangkan. Beberapa kali ia kalah dan harus melihat teman-temannya menerima hadiah.

Namun, Raka tidak kecewa terlalu lama.

Ia tetap tersenyum dan kembali mencoba pada perlombaan berikutnya.

Dalam lomba balap kelereng, ia berhasil menjadi juara kedua. Hadiahnya berupa sebuah tanaman kecil dalam pot.

Raka memandang tanaman itu dengan mata berbinar.

Ia langsung membayangkan ibunya menaruh tanaman tersebut di depan rumah.

"Ibu pasti senang melihat bunga ini setiap pagi," pikirnya.

Menjelang sore, tibalah perlombaan terakhir, yaitu memasukkan bola ke dalam keranjang. Raka sudah lelah. Bajunya basah oleh keringat dan rambutnya berantakan. Tetapi ketika melihat hadiah utama berupa sebuah selendang cantik yang menjadi hadiah untuk pemenang, semangatnya kembali muncul.

Ia teringat pada ibunya.

Selendang lama.

Keinginan membeli selendang baru.

Dan wajah ibunya ketika harus mengurungkan keinginannya.

Raka menarik napas dalam-dalam.

Ia melempar bola.

Sekali.

Tidak masuk.

Ia mencoba lagi.

Masih meleset.

Pada lemparan terakhir, Raka memejamkan mata sejenak, kemudian melempar bola dengan seluruh tenaga yang tersisa.

Pluk!

Bola masuk tepat ke dalam keranjang.

"Raka menang!"

Suara tepuk tangan langsung memenuhi halaman.

Raka mendapatkan selendang tersebut. Ia memegangnya erat-erat. Untuk pertama kalinya hari itu, matanya terlihat berkaca-kaca.

Bukan karena lelah.

Ia membayangkan wajah ibunya ketika menerima hadiah itu.

Sore hari, setelah seluruh perlombaan selesai, Raka berjalan pulang dengan tas yang terasa lebih berat daripada biasanya. Di dalamnya ada berbagai hadiah yang diperolehnya sepanjang hari.

Sesampainya di rumah, ia melihat ibunya sedang duduk di teras sambil melipat pakaian.

"Ibu..." panggil Raka.

Bu Sari menoleh.

"Kenapa, Nak? Kok kelihatannya capek sekali?"

Raka tidak menjawab. Ia justru membuka tasnya dan mengeluarkan satu per satu hadiah yang diperolehnya.

"Ini buat Ibu."

Bu Sari terdiam.

Raka mengeluarkan alat tulis, makanan ringan, kotak makanan, tanaman kecil, dan akhirnya sebuah selendang.

"Yang ini juga buat Ibu."

Bu Sari memandangi selendang itu. Matanya mulai berkaca-kaca.

"Raka menang semua ini?"

Raka menggeleng.

"Enggak semuanya, Bu. Ada yang Raka menang, ada yang tidak."

"Lalu kenapa semua diberikan kepada Ibu?"

Raka tersenyum kecil.

"Karena Raka ingin Ibu punya hadiah."

Bu Sari memeluk anaknya.

Pelukan itu terasa hangat dan panjang. Tidak ada kata-kata yang mampu menjelaskan perasaan seorang ibu ketika mengetahui bahwa anaknya mengingat dirinya di tengah kegembiraan dan permainan.

Raka mungkin masih kecil. Ia belum mampu membeli sesuatu dengan uang hasil kerjanya sendiri. Ia juga belum mampu membalas semua pengorbanan ibunya.

Tetapi hari itu, ia telah memberikan sesuatu yang jauh lebih berharga daripada hadiah-hadiah perlombaan.

Ia memberikan perhatian.

Ia memberikan kasih sayang.

Dan ia menunjukkan bahwa di balik keceriaan perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, ada sebuah kemerdekaan kecil yang sedang tumbuh di dalam hatinya: kemerdekaan untuk mencintai dan membahagiakan orang yang paling ia sayangi.

Di teras rumah, selendang baru itu kemudian dikenakan Bu Sari.

Raka tersenyum melihat ibunya.

"Bagus, Bu."

Bu Sari mengusap kepala anaknya.

"Terima kasih, Nak. Hadiah ini akan Ibu simpan baik-baik."

Raka menggeleng.

"Jangan disimpan, Bu. Dipakai saja."

Keduanya tertawa.

Di kejauhan, bendera Merah Putih masih berkibar diterpa angin sore. Hari kemerdekaan hampir berakhir, tetapi bagi Raka, hari itu meninggalkan sebuah kenangan yang akan selalu ia ingat.

Ia belajar bahwa menjadi pemenang bukan hanya tentang mendapatkan hadiah.

Menjadi pemenang adalah ketika kebahagiaan yang diperoleh dapat dibagikan kepada orang yang dicintai.


Kemeriahan HUT ke ke-81 RI di RT 02 RW 02

Hari Ulang Tahun ke 81 Republik Indonesia mulai dirayakan di seluruh pelosok tanah air.  Persiapan dilakukan sejak malam 1 Agustus mulai bergeliat.  Jalan-jalan dihiasi bendera merah putih dan layur kemerdekaan.  

Hal tersebut juga dilakukan di RT 02 RW 02 Desa Selaganggeng kecamatan Mrebet kabupaten Purbalingga di mana saya tinggal.  Malam 1 Agustus Jalan-jalan di wilayah rt tersebut dicat putih dan dipasangi bendera di sisi kanan kiri jalan sehingga memunculkan kemeriahan sekaligus semangat kemerdekaan.  

Adapun agenda yang akan dilaksanakan adalah pelaksanaan layur dan bendera merah putih,  pelaksanaan jalan sehat dan pelaksanaan lomba-lomba baik untuk anak, bapak-bapak atau ibu.  Dan  puncak acara adalah nanti malam 17 Agustus di mana  seluruh warga rt 02 rw 02 akan berkumpul di depan masjid at Taqwa untuk acara tasyakuran. 







Saturday, 28 March 2026

Silaturahmi Keluarga Besar MTsN 1 Purbalingga













Silaturahmi Keluarga Besar MTsN 1 Purbalingga  dilaksanakan pada :

Hari, tanggal: Sabtu, 28 Maret 2026

Waktu: 08.00 WIB

Tempat: Indoor MTsN 1 Purbalingga 

Acara silaturahmi Keluarga Besar MTsN 1 Purbalingga :

1. Pembukaan 

2. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Benazir Quds

3. Ikrar silaturahmi oleh Komite madrasah 

4. Ikrar silaturahmi guru dan pegawai oleh Pak Suchufam, S.H.I

5. Ikrar silaturahmi oleh kepala MTsN 1  Purbalingga oleh Bapak Syarif Hidayat,  S.Ag, M.Pd.I

5. Tauziyah Inti Silaturahmi oleh Kyai Mashudi dari pondok pesantren Al Musyafiyah, Karanganyar 

Pergantian kepemimpinan merupakan bentuk perubahan yang lebih  baik. Kuncinya adalah menjaga hubungan silaturahmi antar pimpinan 

Membentuk madrasah yang makmur,  berprestasi dan berakhlakul Karimah 

Yang ingin bahagia maka bahagiakanlah orang lain dimulai dari pasangan kita masing-masing, anak-anak kita, orang tua kita. Tali silaturahmi biasanya terbentuk karena adanya kesamaan:

Kesamaan nasab

Kesamaan profesi 

Kesamaan domisili 

Kesamaan kepentingan 

Silaturahmi akan rusak jika  hal-hal berikut kepada yang lain:

1. Berprasangka buruk/su'udzon 

2. Saling mendholimi

3. Saling  mencela/hasad 


Bumi ini akan diwariskan kepada orang-orang yang sholeh dan sholehah yang memiliki  modal ilmu agama yang kuat,  ilmu yang,  amalnya baik dan menjaga sifat malu

Akal ---hancur karena   

Agama---hancur karena hasut 

Amal sholeh --- hancur karena menggunjing 

Malu --- hancur karena tamak/rakus

Kebiasaan baginda Nabi Muhammad SAW:

1. Tiada hari tanpa istighfar. Minimal 1000x dalam sehari meskipun beliau maksum . Allah akan memberikan kesenangan dan kebahagiaan. 

2. Tiada hari tanpa tilawatil quran.  Istikomah membaca Al-Qur’an.  Minimal 1 katamu 6 bulan,  minimal 4 halaman perhari 

3. Tiada hari tanpa shalat malam.  

4. Tiada hari tanpa shalat dhuha. 

5. Tiada hari tanpa shalat jamaah. 

6. Tiada hari tanpa sedekah. Kedermawanan adalah kunci kebahagiaan 

7. Tiada hari tanpa dzikir kepada Allah swt.  Yang terbaik adalah dzikir Laaillaha illallah. 

Wednesday, 25 March 2026

Silaturahmi Keluarga 1447 H Bani Mbah Arjamunadi

 


Kegiatan /acara halal bihalal idul fitri Bani mbah Arjamunadi (ki Dipawirya & ni Jariyah)sebagai berikut:
Hari, tanggal: Ahad,  2 syawal 1447 H/22 Maret 2026
Waktu: Jam 13.00 s.d selesai 
Tempat: rumah pak Gofur /ibu Rianti (ibu Yatin)
Pembicara:  Ustadz Prasetiyo    
         
NB: iuran yg telah di sepakati tahun lalu Rp 150000 per kepala keluarga. Mohon hadir tepat waktu.

Bilbirri wa syurur, Wajahnya berseri,  gembira,  bertaubat dan silaturahmi. 

Tanda-tanda orang yang masuk ahli surga:

1. Orang yang menyambung tali silaturahmi yang sudah terputus. Menyambubgkan iman kepada Allah.  Dan menyambung dan takut pada azab nya Allah swt

2. Orang yang memberi pada orang yang tidak memberi.

3. Orang yang memaafkan orang yang pernah mendhalimi mereka.  ziarah pada tetangga/ziarah kubur. 

Tanda-tanda ahli neraka:

Rebutan warisan 

Barangsiapa yang berziarah kuburnya dan dibacakan surat yasin maka ia mendapatkan pahala sejumlah huruf dalam surat tersebut.

Keseruan dan kebersamaan halal bihalal keluarga Bani Mbah Arjamunadi dapat dilihat secara lengkap di sini. 

https://vt.tiktok.com/ZSutcngKQ/

Saturday, 24 January 2026

Persiapan Saat Angin Besar Melanda

 Sudah dua hari ini beberapa wilayah di Purbalingga dilanda angin besar. Tidak hanya menerbangkan atap, tetapi juga menumbangkan pepohonan sehingga suasana mencekam terjadi.  Namun demikian,  selain tetap waspada kita harus juga tetap mempersiapkan diri. 

Saat angin besar/angin kencang melanda, yang paling penting adalah keselamatan diri dan lingkungan. Berikut panduan yang bisa dilakukan sebelum, saat, dan setelah angin besar terjadi.

🌬️ Sebelum Angin Besar

Persiapan itu kunci

  • 🔧 Periksa dan perkuat atap, genteng, antena, serta papan reklame.
  • 🌳 Pangkas dahan pohon yang rapuh atau terlalu dekat dengan rumah.
  • 🪟 Tutup dan kunci jendela serta pintu dengan baik.
  • 📦 Amankan barang di luar rumah (pot, jemuran, spanduk).
  • 🔦 Siapkan perlengkapan darurat: senter, baterai, P3K, air minum, dan HP penuh baterai.
  • 📢 Pantau info cuaca dari BMKG atau sumber resmi.

⚠️ Saat Angin Besar Terjadi

Utamakan keselamatan

  • 🏠 Tetap berada di dalam rumah dan jauhi jendela.
  • 🚗 Jangan berteduh di bawah pohon, baliho, atau tiang listrik.
  • 🏃 Jika di luar, cari bangunan kokoh untuk berlindung.
  • 🔌 Matikan listrik sementara bila ada risiko korsleting.
  • 👶 Awasi anak-anak dan lansia dengan ekstra hati-hati.

✅ Setelah Angin Besar Berlalu

Waspada bahaya lanjutan

  • 👀 Periksa kondisi rumah: atap, kabel listrik, dan pohon tumbang.
  • 🚫 Jangan menyentuh kabel listrik yang putus atau menjuntai.
  • 🧹 Bersihkan lingkungan bersama warga bila aman.
  • 📞 Laporkan kerusakan serius ke RT/RW atau pihak berwenang.
  • ❤️ Bantu tetangga yang terdampak, terutama yang membutuhkan.

🌱 Tips Tambahan untuk Lingkungan

  • Lakukan kerja bakti rutin memangkas pohon.
  • Tanam pohon yang akarnya kuat (bukan mudah tumbang).
  • Buat jalur komunikasi darurat di tingkat RT/RW.

Friday, 19 September 2025

Pengalaman adalah Guru Terbaik

Setiap pengalaman yang kita jalani, baik itu sukses atau gagal, sangat penting untuk membentuk rasa percaya diri dan kenyamanan dalam beraktivitas. Kedua hal ini saling berkaitan dan memengaruhi bagaimana kita berinteraksi dengan dunia di sekitar kita.


Setiap kali kita mencoba sesuatu yang baru, kita melatih diri kita untuk keluar dari zona nyaman. Pengalaman ini bisa sesederhana mencoba resep masakan baru, bertransaksi di rumah sakit,  mengurus BPJS,  mengurus pajak, melakukan transaksi online atau serumit memulai bisnis. Dan ternyata seberapa pun sederhana suatu pengalaman ia akan semakin bagaimana membentuk kepercayaan diri.

 * Belajar dari Kesalahan: Tidak semua pengalaman berakhir sukses, dan itu adalah hal yang wajar. Justru, dari kegagalan kita belajar untuk beradaptasi, mencari solusi, dan bangkit kembali. Pengalaman ini mengajarkan kita bahwa kegagalan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses belajar.

 * Meningkatkan Kemampuan Diri: Semakin sering kita melakukan sesuatu, semakin terampil kita. Keterampilan yang meningkat ini secara langsung memengaruhi kepercayaan diri kita. Ketika kita tahu bahwa kita mampu, kita tidak akan ragu untuk mengambil tantangan yang lebih besar.

 * Mengembangkan Ketahanan Mental: Pengalaman, terutama yang sulit, melatih kita untuk lebih tangguh secara mental. Kita belajar untuk tidak mudah menyerah dan terus maju meskipun menghadapi rintangan. Ketahanan mental ini adalah fondasi yang kuat untuk membangun kepercayaan diri.


Kepercayaan diri yang sudah terbentuk akan membawa kita pada perasaan nyaman dalam beraktivitas. Ketika kita nyaman, kita bisa:

 * Berinteraksi dengan Lebih Baik: Rasa nyaman memungkinkan kita untuk berinteraksi dengan orang lain tanpa cemas atau merasa terintimidasi. Kita bisa menjadi diri sendiri dan mengekspresikan pendapat dengan lebih leluasa.

 * Lebih Fokus pada Tujuan: Ketika kita nyaman dengan apa yang kita lakukan, kita bisa lebih fokus pada tujuan, bukan pada ketakutan akan kegagalan atau penilaian orang lain. Ini membuat kita lebih produktif dan efektif.

 * Menikmati Proses: Kenyamanan memungkinkan kita untuk menikmati setiap proses, bukan hanya hasilnya. Kita bisa menghargai setiap langkah kecil dan merasa puas dengan usaha yang telah kita curahkan.

Singkatnya, pengalaman adalah guru terbaik yang mengajarkan kita untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan merasa nyaman dalam setiap aktivitas. Tanpa pengalaman, kepercayaan diri dan kenyamanan ini sulit untuk tumbuh. Jadi, jangan pernah takut untuk mencoba hal baru, karena setiap pengalaman—baik atau buruk—adalah investasi berharga untuk diri kita di masa depan.


Monday, 8 September 2025

Rasulullah Tidak Mau Menshalatkan Pelaku Korupsi

 ONE DAY ONE HADITS

Senin, 8 September 2025 / 15 Rabiulawal 1447



عن زيد لن خالد الوجهات رضي الله عنه قال،

 أَنَّ رَجُلًا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ ﷺ تُوُفِّيَ يَوْمَ خَيْبَرَ، فَذَكَرُوا ذَٰلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ ﷺ، فَقَالَ: صَلُّوا عَلَى صَاحِبِكُمْ. فَتَغَيَّرَتْ وُجُوهُ النَّاسِ لِذٰلِكَ، فَقَالَ: إِنَّ صَاحِبَكُمْ غَلَّ فِي سَبِيلِ اللَّهِ. فَفَتَّشْنَا مَتَاعَهُ فَوَجَدْنَا فِيْهِ خَرَزًا مِنْ خَرَزِ يَهُودَ، مَا يَسْوِي دِرْهَمَيْنِ.


Dari Zaid bin Khalid al-Juhani radhiyallahu ‘anhu:

"Seorang sahabat Nabi shalallahu alahi wa salam wafat pada hari (perang) Khaibar, lalu hal itu diberitahukan kepada Rasulullah shalallahu alaihi wa salam.

Maka beliau bersabda:

'Shalatkanlah jenazah teman kalian!'

Wajah para sahabat pun berubah (keheranan/kecewa karena biasanya Rasulullah yang memimpin shalat jenazah).

Lalu beliau bersabda:

'Sesungguhnya teman kalian telah berkhianat di jalan Allah (ghulul).'

Kami pun memeriksa barang-barangnya, dan ternyata kami menemukan manik-manik milik Yahudi, yang nilainya tidak lebih dari dua dirham." HR. Abu Dawud (2713), Ahmad (16316), dan dinilai hasan oleh Syaikh Al-Albani


Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:


1- Rasulullah shalallahu alaihi wa salam tidak mau menshalatkan jenazah pelaku korupsi

2- Beliau tidak melarang orang lain menyalatkannya (“Shalatkanlah oleh kalian teman kalian”), tapi beliau sendiri enggan menjadi imam sebagai bentuk peringatan keras.

3- Nilainya sangat kecil, tapi tetap dianggap dosa besar

Manik-manik hanya seharga dua dirham (kira-kira uang receh zaman sekarang).

Tapi Rasulullah shalallahu alaihi wa salam tetap menganggap itu ghulul yang sangat serius.

4- Tujuan Rasulullah shalallahu alaihi wa salam menolak, pendidikan moral

Untuk memberi pelajaran keras kepada umat agar tidak main-main dengan amanah.

5- Ini juga menunjukkan bahwa Islam tidak menilai amal hanya dari besarnya bentuk luar, tapi dari kejujuran dan niat yang benar.

6- Jangan meremehkan pengambilan harta yang bukan hak kita, meski kecil.

Termasuk hal-hal seperti,

memakai fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi, memotong uang kas secara diam-diam, menyelewengkan anggaran bantuan


Tema hadist yang berkaitan dengan Al Qur'an:


- Al-Qur'an sangat keras dalam melarang ghulul (pengkhianatan, korupsi, penyelewengan amanah).

Baik yang bernilai besar maupun kecil, semua akan dibawa ke akhirat dan diperhitungkan.

Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam sendiri tidak mau menshalatkan pelaku ghulul, sebagai bentuk sanksi moral dan peringatan keras.


 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ


“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul, dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.”

(Al-Anfal: 27)

Thursday, 4 September 2025

Ucapan Dapat Menghancurkan Seseorang



Sarkasme dalam bahasa Indonesia termasuk gaya bahasa (majas). Gaya bahasa adalah penggunaan kata kiasan dan perbandingan yang tepat untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran dengan maksud tertentu. Sarkasme adalah majas yang menggunakan kata-kata pedas sehingga menyakiti hati orang lain. Misalnya, dengan ucapan kata yang membodoh-bodohkan atau menolol-nololkan orang lain._



Karena orang yang disakiti tidak terima, mereka melakukan perlawanan. Misalnya melakukan tindakan kriminal dengan melakukan penjarahan atau penggerudukan terhadap orang berucap sarkasme tadi. Akhirnya, ucapan sarkasme tersebut berujung pada hancurnya karier seseorang yang mengucapkannya.


Kadang orang sering salah memilih kata dalam percakapan atau ucapan. Kesalahan tersebut, misalnya, mengumpat, berkata kotor, berucap yang menyakiti orang, atau memberi julukan yang merendahkan hingga bisa menghancurkan kredibilitas atau karier seseorang.


Berkata kotor, merendahkan orang lain, mencaci maki, ucapan yang menyakiti orang, atau mengumpat adalah perbuatan yang dilarang. Semua itu tidak hanya merugikan orang lain, tetapi bisa merugikan orang yang berucap.


Sering, kita tidak sadar bahwa apa yang kita ucapkan akan berpengaruh terhadap hidup dan kehidupan kita, termasuk dalam hal karier atau pekerjaan. Sebuah kata dan kalimat yang sering kita ucapkan justru dapat menjadi bumerang dalam perjalanan karier kita. 


🌺 KENAPA karier seseorang bisa hancur akibat ucapan kata-kata? Sebab, ucapan kata-kata bisa lebih tajam daripada pedang dan bisa menikam seseorang. 


🌺BAHKAN, ucapan kata-kata bisa lebih dahsyat daripada bom. Ucapan Kata-kata pun bisa menghancurkan apa saja, termasuk jabatan yang sedang demban oleh seseorang.


🌺 DALAM hal ini, kita diingatkan oleh Nabi Muhammad (Rasulullah) SAW agar selalu berkata baik. Atau, kita diam saja jika tidak bisa menahan ucapan kata-kata yang mengarah pada keburukan. *_"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya berkata baik atau diam.”_* (H.R. Bukhari dan Muslim).


Sunday, 31 August 2025

Korupsi

 ONE DAY ONE HADITS

Ahad, 31 Agustus 2025 / 7 Rabiulawal 1447


Korupsi Adalah Sebuah Penghianatan 


عن عَدِيّ بن عَميْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: سمعت رَسُول الله صلى الله عليه وسلم يقول: ((مَنِ اسْتَعْمَلْنَاهُ مِنْكُمْ عَلَى عَمَل، فَكَتَمَنَا مِخْيَطًا فَمَا فَوْقَهُ، كَانَ غُلُولًا يَأتِي به يَومَ القِيَامَةِ)) فَقَامَ إليه رَجُلٌ أسْوَدُ مِنَ الأنْصَارِ، كَأنِّي أنْظُرُ إِلَيْهِ، فَقَالَ: يَا رَسُول الله، اقْبَلْ عَنِّي عَمَلَكَ، قَالَ: ((وَمَا لَكَ؟)) قَالَ: سَمِعْتكَ تَقُولُ كَذَا وكَذَا، قَالَ: ((وَأَنَا أقُولُه الآنَ: مَنِ اسْتَعْمَلْنَاهُ عَلَى عَمَلٍ فَلْيَجِئْ بقَليله وَكَثيره، فَمَا أُوتِيَ مِنْهُ أخَذَ، وَمَا نُهِيَ عَنْهُ انْتَهَى)). رواه مسلم.


Dari   Adi   bin   Amirah   r.a.,   katanya: "Saya   mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:


"Barangsiapa yang kita pergunakan di antara engkau semua sebagai petugas atas sesuatu pekerjaan, kemudian menyembunyikan dari kita sebuah jarum, apalagi yang lebih besar dari jarum itu, maka hal itu adalah sebagai pengkhianatan yang akan dibawanya sendiri pada hari kiamat." Kemudian ada seorang lelaki berkulit hitam dari kaum Anshar berdiri, seolah-olah saya pernah melihat padanya, lalu ia berkata: "Ya Rasulullah terimalah kembali tugas yang Tuan serahkan itu daripadaku - maksudnya ia mohon dihentikan sebab takut akan berbuat serong sebagai petugas. Rasulullah s.a.w. bertanya: "Mengapa engkau?" Ia menjawab: "Saya mendengar Tuan bersabda demikian, demikian - yakni sabda di atas itu." Beliau s.a.w. lalu bersabda pula: "Saya berkata sekarang: "Barangsiapa yang kami pergunakan sebagai petugas dari engkau semua untuk melaksanakan sesuatu pekerjaan, maka hendaklah datang kepada kami dengan membawa hasil sedikit atau hasil banyak - kalau sebenarnya dapat banyak. Jadi apa-apa yang diberikan padanya, ambillah itu dan apa-apa yang dilarang, janganlah diambil." (Riwayat Muslim)


Pelajaran yang terdapat di dalam hadist:


1- Penggelapan harta atau istilah pada zaman kita sekarang ini disebut korupsi, menilik Hadis di atas adalah sangat besar dosanya bagi seorang pegawai yang diberi amanat dan kepercayaan untuk memimpin dan melayani ummat, sekalipun yang digelapkan itu hanya sebuah jarum saja, apalagi kalau lebih besar nilainya.

2- Oleh sebab itu Hadis di atas adalah suatu ancaman yang sangat keras serta peringatan yang tegas agar seseorang pegawai itu jangan berbuat pengkhianatan terhadap hak milik negara.

3- Dalam Hadis itu pula dijelaskan bahwa, seseorang yang memangku suatu jabatan, baik yang tingkat tinggi, sedang atau rendah, apabila merasa tidak sanggup memenuhi tugas yang dipertanggungjawabkan kepadanya, wajiblah meminta berhenti sebagaimana yang dilakukan oleh seorang Anshar yang berkulit hitam, yang dengan terang-terangan memberikan kepada Nabi s.a.w. agar diterima kembali tugas yang diserahkan padanya.


Tema hadist yang berkaitan dengan Al qur'an :


1- Penggelapan harta suatu yang diharamkan di dalam syariat, bahkan termasuk dosa besar, Allah Swt berfirman:


وَلا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالإثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ 


“Dan janganlah kamu memakan harta sebagian dari kamu dengan jalan yang batil, dan janganlah kamu membawa urusan harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda orang lain dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui. (QS. Al-Baqoroh: 188).


2- Hadist di atas menunjukkan bahwa uang yang diambilnya tersebut sebagai penggelapan harta adalah ghulul dan hukumnya haram, sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala :


وَمَنْ يَغْلُلْ يَأْتِ بِمَا غَلَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ


“Barangsiapa yang berkhianat dalam urusan rampasan perang itu, maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatkannya itu “[ Ali Imran :161]

Wednesday, 20 August 2025

Hasil Lomba-lomba TPQ Hamka

Sumber gambar: Dokpri 


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh 

Pengumuman untuk adik-adik mengaji hari ini akan diumumkan hasil lomba adzan,  mewarnai dan hafalan surat. Silahkan  untuk hadir pada pengajian ba'da maghrib seperti biasanya.  Terima kasih.🙏

Adzan: 

Kelas 5-SMP:

1. Hildan

2. Hasan 

Kelas tk- 4 SD:

1. Al Fatih 

2. Kenzo

Mewarnai:

Kelas 5-smp:

1. Osi

2. Elang 

Kelas tk-4 SD:

1. Yovi

2. Yuga 

Hafalan

Kelas 5-SMP

1. Dira

2. Aqila

Kelas tk-4 SD

1. Almira 

2. Fakih

Saturday, 16 August 2025

Malam Tasyakuran Kemerdekaan Indonesia ke-80

 




☘️ *INFORMASI JUARA LOMBA* ☘️


🧕 PEMENANG IBU-IBU🧕 

🎨 *Lomba Nyunggu Tampah* 🎨

Juara 🥇: Bu Elin

Juara 🥈: Bu Arinah


🤹‍♀️ *Lomba Melempar Balon Memakai Baju* 🤹‍♀️

Juara 🥇: Bu Siswati

Juara 🥈: Bu Febi


🪇 *Lomba Memeras Spon* 🪇

Juara 🥇: Bu Elin

Juara 🥈: Bu Siswati


🎉 *Lomba Estafet Hanger* 🎉

Juara 🥇: Bu Feri dan Bu Ade

Juara 🥈: Bu Arinah dan Bu Giarti


👧 PEMENANG BAPAK 👦

Lomba Melempar Balon Memakai Baju* 🤹‍♀️

Juara 🥇: Bp. MISNO

Juara 🥈: Bp. Sinur

🚴‍♀️ *Lomba Memukul Paku 

Juara 🥇: Bp. Wildan 

Juara 🥈: Mas Detra


PEMENANG LOMBA ANAK 👦

🚴‍♀️ *Lomba Sepeda Santai🚴‍♂️*


Juara 🥇: Tiar


Juara 🥈: Rafa

🎈 *Lomba Memakai baju lempar balon* 🎈

Juara 🥇: Tiar

Juara 🥈: Danar


🎨 *Lomba memeras spon*🎨

Juara 🥇: Kafa

Juara 🥈: Hasan


Selamat bagi pemenang.. terima kasih atas partisipasinya semuanya 🥳🥳

Hukum Memungut Pajak

 ONE DAY ONE HADITS

Sabtu, 16 Agustus 2025 / 22 Safar 1447



   عن عبد الرحمن  بن شماسة، قال: سمعت عقيبة بن عامر يقول: سمعت رسول الله صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ يقول: "لا يد خل الجنة صاحب مكس". قال أبو محمد: يعني عشارا. (رواه  ابى داود: ٢٩٣٧، الدارمي-١٦٦٨)


Dari Abdurrahman bin Syumasah, ia berkata:

"Aku mendengar ‘Uqbah bin ‘Amir berkata: Aku mendengar Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

'Tidak akan masuk surga orang yang mengambil pajak.'

Abu Muhammad berkata: Yang dimaksud dengan muks adalah pemungut pajak' yang zalim.

(HR. Abu Dawud no. 2937, ad-Darimi no. 1668)


Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:


1- Salah satu bentuk kedhaliman dalam masalah harta keharaman yang dipandang syari’at Islam adalah mengambil upeti/pajak dari harta kaum muslimin.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda :


إن صاحب المكس في النار


“Sesungguhnya penarik pajak masuk neraka” [Diriwayatkan oleh Ahmad 4/109 dari hadits Ruwaifi’ bin Tsaabit radliyallaahu ‘anhu; Al-Arna’uth berkata : Hasan lighairihi].


لا يدخل الجنة صاحب مكس


“Tidak akan masuk surga penarik pajak” [Diriwayatkan oleh Ahmad 4/143 & 150, Abu Dawud no. 2937, Ad-Daarimiy 1/330, dan Al-Haakim 1/404; Al-Arna’uth berkata : Hasan lighairihi].


Bahkan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menyandingkan dosa penarik pajak ini dengan dosa pelaku zina :


مهلا يا خالد، فوالذي نفسي بيده ! لقد تابت توبة لو تابها صاحب مكس لغفر له


“Berhati-hatilah wahai Khaalid, demi (Allah) yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh ia telah bertaubat dengan satu taubat yang seandainya penarik pajak bertaubat, niscaya ia akan diampuni” [Diriwayatkan oleh Muslim no. 1695 dan Ahmad 5/348].

2- Dalam sabda beliau tersebut memberikan satu pengertian dosa para penarik pajak lebih besar daripada dosa pelaku zina, karena beliau membandingkan dosa zina dengan sesuatu yang besar/lebih besar agar Mu’adz tidak mencela orang yang telah bertaubat dari perbuatan zina.

3- An-Nawawiy rahimahullah berkata saat mengomentari hadits di atas :


أن المكس من أقبح المعاصي والذنوب الموبقات وذلك لكثرة مطالبات الناس له


“Bahwasannya penarik pajak termasuk kemaksiatan yang sangat jelek dan dosa-dosa yang membinasakan. Hal itu dikarenakan banyaknya manusia yang kelak akan menuntutnya” [Syarh Shahih Muslim].

4- Oleh karena itu, tidak selayaknya bagi kaum muslimin yang shaalih untuk bekerja sebagai penarik pungutan pajak dan segala sesuatu yang berkaitan dengannya.

5- Lajnah Daimah pernah menjelaskan ketika ditanya tentang hukum bekerja di bank ribawi, di kantor bea cukai dan di kantor pajak:

“Jika anda bekerja di kantor pajak dengan tujuan menghilangkan kezaliman atas kaum muslimin atau menguranginya semaksimal yang bisa anda lakukan maka apa yang anda lakukan adalah baik. Sedangkan orang yang kerja di tempat ini dengan pamrih gaji, dapat pekerjaan, menerapkan UU perpajakan atau tujuan semisal maka orang tersebut termasuk orang yang melakukan tindakan kezaliman dan pemungut pajak. Siapa saja yang mengambil hak orang lain secara zalim maka amal kebajikannya akan diambil pada hari Kiamat sesuai dengan kadar kezaliman yang dia lakukan.”


Tema hadist yang berkaitan dengan Al Qur'an:


- Islam telah mengharamkan segala bentuk kedhaliman dengan memakan harta orang lain tanpa hak. Allah ta’ala berfirman :


وَلاَ تَأْكُلُواْ أَمْوَالَكُم بَيْنَكُم بِالْبَاطِلِ


“Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil” [QS. Al-Baqarah : 188]

Wednesday, 13 August 2025

Judol VS Akal Sehat


Jika ada orang yang terlanjur terjebak dalam dunia hitam perjudian, khususnya pada permainan konvensional seperti kartu atau sabung ayam, setidaknya mereka masih bisa menyaksikan langsung proses permainan secara fisik. Ada kartunya, ada ayamnya. Permainannya nyata, sehingga kalaupun ada kecurangan, batasnya masih terlihat.  


Tapi judi online?


Ini sama sekali berbeda.

Mesin yang dihadapi di dunia maya itu sepenuhnya dikendalikan oleh algoritma dan rumus yang disusun sedemikian rupa agar menguntungkan bandar. Kita tidak bisa melihat cara kerjanya, tidak bisa memeriksa “jeroannya”. Mustahil ada bandar yang membuat sistemnya benar-benar jujur dan adil.


Bagaimana Mesin Judi Online Bekerja?

1. Anda Diberi Kemenangan Awal

o Awalnya, mesin akan membuat Anda menang. Anda senang, tergoda, dan berpikir, _"Wah, mudah sekali dapat uang!".

o Anda mulai menaikkan taruhan.


2. Kekalahan Bertubi-tubi

o Setelah itu, mesin akan membuat Anda kalah terus-menerus sampai hampir menyerah.

o Tiba-tiba, Anda menang lagi—jumlahnya cukup besar. Anda kembali bersemangat dan menaikkan taruhan.


3. Jebakan Terakhir: Penyedotan Uang Habis-habisan

o Taruhan Anda melonjak dari Rp.5.000, menjadi Rp.50.000, lalu Rp.500.000, bahkan Rp.5 juta.

o Uang yang sempat Anda menangkan perlahan habis.

o Anda mulai panik, menjual harta, menguras tabungan, berhutang, bahkan terpikir untuk melakukan tindak kejahatan.


Sadarilah…


Mesin itu bukan teman Anda. Ia diciptakan untuk memastikan bandar selalu menang. Tidak ada ceritanya bandar sengaja merugi.


Gunakan logika sederhana: kalau bandar membuat Anda menang terus, apa mereka bisa bertahan? Tidak, kan?


Tolong, berpikir jernih. Jangan biarkan diri Anda dikalahkan oleh sistem yang memang dirancang untuk membuat Anda kalah.


Gunakan akal sehat. Jika hewan saja bisa belajar dari pengalaman, mengapa manusia tidak?


Berhentilah sekarang dari segala bentuk perjudian, sebelum semuanya terlambat…


(Diadaptasi dari artikel berjudul “Kalian Tidak Akan Pernah Menang Main Judol”).


Repost: Ustadz Abdullah Zein 


Sunday, 3 August 2025

Cara Merawat Cinta


Cinta itu ibarat mata air yang selalu mengalirkan kesegaran kepada jiwa yang dahaga. Oleh karena itu, agar cinta selalu terjaga kesuciannya, tumbuh dan berkembang secara baik, hendaknya seseorang mengetahui cara merawatnya. Bagaimana cara merawat cinta? Yuk kita simak yang di bawah ini!


Pertautan hati antara dua insan, pasangan berbeda jenis kelamin yang dilandasi cinta karena Allah dan diikat dengan pernikahan merupakan ikatan yang lebih kuat daripada sekadar ikatan persaudaraan. 


Dua pasangan yang hatinya dipertautkan itu bisa hidup serumah, sekamar, bahkan satu ranjang. Terlebih lagi jika dalam proses awalnya pertautan tadi  dirajut dengan menggunakan kalimat Allah. Maka, orientasinya tidak hanya kehidupan dunia, tetapi juga kehidupan akhirat.


Sejatinya, cinta  itu merupakan perasaan jiwa, getaran hati, pancaran naluri, dan terpautnya hati orang yang mencintai pada pihak yang dicintainya. Semangat  cinta itu selalu  menggelora dengan wajah yang selalu menampilkan keceriaan.


Cinta bisa membuat dua insan bersatu, tetapi  dua orang tersebut tetap individu yang memiliki perbedaan. Karena perbedaan tersebut, maka cinta perlu dirawat. 


Ada beberapa cara  merawat cinta. Di antaranya adalah seperti yang di bawah ini. 


1️⃣ Meluruskan niat. Agar cinta berbuah ibadah, sucikan niat dalam bercinta karena Allah  semata. "Segala amal itu tergantung niatnya dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrahnya itu karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dinikahinya,  maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya.” (Muttafaq alaih).


2️⃣ Mencintai secara proporsional.  Nabi Muhammad SAW berpesan, “Cintailah kekasihmu sekadarnya saja, karena boleh jadi suatu hari nanti dia akan menjadi sesuatu yang engkau benci; dan bencilah sesuatu yang tidak engkau sukai sekadarnya saja, karena boleh jadi suatu hari nanti dia akan menjadi sesuatu yang engkau cintai.” (H.R. Bukhari).


3️⃣ Memberitahukan rasa cinta. Nabi Muhammad SAW bersabda (yang artinya), “Jika seseorang mencintai saudaranya hendaklah memberitahukan kepadanya bahwa ia mencintainya.”  (H.R. Abu Dawud dan Tirmidzi).


4️⃣ Kunjungan cinta. Agar tanaman cinta bertambah subur, hendaklah saling mengunjungi. Nabi Muhammad (Rasulullah) SAW bersabda (yang artinya), “Berkunjung secara berkala maka cinta pun akan bertambah.” (H.R. Baihaqi). 


5️⃣ Mengokohkan cinta dengan doa. Nabi Muhammad SAW mengajarkan doa, “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon anugerah cinta-Mu, dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu, serta usaha yang dapat mengantarkan aku kepada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu sesuatu yang paling aku senangi.”  (H.R. Ahmad).

Dengan demikian, jika cinta terawat dengan baik, kesucian cinta kita akan tetap terjaga. Akhirnya,  kita terbebas dari kungkungan cinta yang menyengsarakan.  


Wednesday, 25 June 2025

Ukhuwah dan Hak-hak Muslim

 ONE DAY ONE HADITS

Senin, 23 Juni 2025 / 27 Dzulhijah 1446


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : لاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَنَاجَشُوا وَلاَ تَبَاغَضُوا وَلاَ تَدَابَرُوا وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُوْنُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَاناً . الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يَخْذُلُهُ وَلاَ يَكْذِبُهُ وَلاَ يَحْقِرُهُ . التَّقْوَى هَهُنَا –وَيُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ – بِحَسَبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ، كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ [رواه مسلم]


Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata : Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. . Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, (dia) tidak menzaliminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya. Taqwa itu disini (seraya menunjuk dadanya sebanyak tiga kali-). Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim . Setiap muslim atas muslim yang lain; haram darahnya, hartanya dan kehormatannya “ (Riwayat Muslim)


Pelajaran yang terdapat dalam hadits:


1. Larangan untuk saling dengki .

2. Larangan untuk berbuat keji dan menipu dalam urusan jual beli.

3. Diharamkan untuk memutuskan hubungan terhadap muslim. Sebaliknya harus dijaga persaudaraan dan hak-haknya karena Allah ta’ala.

4. Islam bukan hanya aqidah dan ibadah saja, tetapi juga didalamnya terdapat urusan akhlak dan muamalah.

5. Hati merupakan sumber rasa takut kepada Allah ta’ala.

6. Taqwa merupakan barometer keutamaan dan timbangan seseorang.

7. Islam memerangi semua akhlak tercela karena hal tersebut berpengaruh negatif dalam masyarakat Islam.


Tema hadits yang berkaitan dengan Al-Quran:

1. Menciptakan pergaulan yang baik dan harmonis : 


إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ


Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.

 [Surat Al-Hujraat : 10]


2. Realisasi ukhuwah Islamiyah :


وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ أُولَٰئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

[Surat At-Tawba : 71]


3. Barometer kehidupan; Taqwa : 


يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ


Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

[Surat Al-Hujraat : 13]


4. Dihormatinya hak dan martabat seorang muslim: 


ذَٰلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ حُرُمَاتِ اللَّهِ فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ عِنْدَ رَبِّهِ ۗ وَأُحِلَّتْ لَكُمُ الْأَنْعَامُ إِلَّا مَا يُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ ۖ فَاجْتَنِبُوا الرِّجْسَ مِنَ الْأَوْثَانِ وَاجْتَنِبُوا قَوْلَ الزُّورِ

Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Tuhannya. Dan telah dihalalkan bagi kamu semua binatang ternak, terkecuali yang diterangkan kepadamu keharamannya, maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta.

[Surat Al-Hajj : 30]

Tuesday, 3 June 2025

Larangan Bagi yang Berkurban Menjual Hasil Qurban

 Sumber: ONE DAY ONE HADITS

Senin, 2 Juni 2025 / 6 Dzulhijah 1446


عن أبى سعيد ، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :

وَلاَ تَبِيعُوا لُحُومَ الْهَدْىِ وَالأَضَاحِىِّ فَكُلُوا وَتَصَدَّقُوا وَاسْتَمْتِعُوا بِجُلُودِهَا وَلاَ تَبِيعُوهَا


Dari Abu Sa’id, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Janganlah menjual hewan hasil sembelihan hadyu dan sembelian udh-hiyah (qurban).Tetapi makanlah, bershodaqohlah, dan gunakanlah kulitnya untuk bersenang-senang, namun jangan kamu menjualnya.” Hadits ini adalah hadits yang dho’if (lemah).[HR. Ahmad no. 16256, 4/15.]


Pelajaran yang terdapat didalam dalam hadist :

1- Tidak tepatlah praktek sebagian kaum muslimin ketika melakukan ibadah yang satu ini dengan menjual hasil qurban bagi yang berkorban, termasuk yang sering terjadi adalah menjual kulit. Bahkan untuk menjual kulit terdapat hadits khusus yang melarangnya. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


مَنْ بَاعَ جِلْدَ أُضْحِيَّتِهِ فَلاَ أُضْحِيَّةَ لَهُ

“Barangsiapa menjual kulit hasil sembelihan qurban, maka tidak ada qurban baginya.”( HR. Al Hakim. Beliau mengatakan bahwa hadits ini shahih. Adz Dzahabi mengatakan bahwa dalam hadits ini terdapat Ibnu ‘Ayas yang didho’ifkan oleh Abu Daud). Maksudnya, ibadah qurbannya tidak ada nilainya.

2- Larangan menjual hasil sembelihan qurban adalah pendapat Imam Asy Syafi’i dan Imam Ahmad. Imam Asy Syafi’i mengatakan, “Binatang qurban termasuk nusuk (hewan yang disembelih untuk mendekatkan diri pada Allah). Hasil sembelihannya boleh dimakan, boleh diberikan kepada orang lain dan boleh disimpan. Aku tidak menjual sesuatu dari hasil sembelihan qurban (seperti daging atau kulitnya, pen).

3- Walaupun hadits di atas dho’if, menjual hasil sembelihan qurban tetap terlarang. Alasannya, qurban dipersembahkan sebagai bentuk taqorrub pada Allah yaitu mendekatkan diri pada-Nya sehingga tidak boleh diperjualbelikan.


Tema hadist yang berkaitan dengan al quran :

- Lebih baik menshadaqahkan seluruh dagingnya kecuali sesuap atau dua suap yang ia makan,karena itu sunnah.

Semua kriteria diatas merupakan satu isyarat bahwa dalam persoalan qurban, yang diutamakan adalah banyaknya daging, sebab inilah yang menjadi tujuan utama dari qurban itu sendiri, yaitu amal sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.


Allah berfirman:

وَلَنْ يَنَالَ اللهَ لُحُوْمُهَا وَلاَ دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ 

التَّقْوَى مِنْكُمْ 


‘Tidak akan sampai pada Allah daging dan darah dari hewan qurban tersebut,namun yang akan sampai padaNya adalah taqwa dari kalian semua’.(Al Hajj : 37)

Tuesday, 27 May 2025

HASIL SIDANG ISBAT PENETAPAN TANGGAL 1 DZULHIJJAH 1446 H

 بِسْــــــــــــــــــــــم اللّهِ


1 Dzulhijjah 1446H Jatuh Hari

Rabu 28 Mei 2025 dan Hari Raya Idul Adha

10 Dzulhijjah Jatuh hari Jumat 6 Juni 2025

Pemerintah Republik Indonesia, melalui sidang isbat yang diadakan Kementerian Agama RI menetapkan tanggal 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada hari Rabu yang bertepatan dengan tanggal 28 Mei 2025 M.


Maka 10 Dzulhijjah/ Hari raya Idhuladha jatuh pada hari Jum'at 6 Juni 2025

1 Dzulhijjah 1446H Jatuh Hari

Rabu 28 Mei 2025 dan Hari Raya Idul Adha

10 Dzulhijjah Jatuh hari Jumat 6 Juni 2025

Thursday, 8 May 2025

Belajar Public Speaking

Sumber: Dreamtime.com


Apa itu public speaking? Public Speaking adalah Public speaking adalah seni dan praktik berbicara di depan umum dengan tujuan untuk menyampaikan informasi, menghibur, membujuk, atau menginspirasi audiens. Ini melibatkan kemampuan untuk menyampaikan pesan secara efektif dan menarik melalui komunikasi verbal dan nonverbal.

Untuk menguasai ilmu public speaking, ada beberapa hal yang diperlukan:

 1. Penguasaan Materi: Memahami dan menguasai topik yang akan dibawakan adalah fondasi utama. Ini termasuk melakukan riset yang mendalam, menyusun materi secara logis, dan memiliki pemahaman yang kuat tentang poin-poin utama yang ingin disampaikan.

 2. Latihan dan Persiapan: Latihan berulang kali sangat penting untuk membangun kepercayaan diri dan kelancaran dalam menyampaikan materi. Persiapan meliputi pembuatan catatan atau outline, berlatih di depan cermin atau teman, dan mengantisipasi pertanyaan dari audiens.

 3. Teknik Vokal: Mengembangkan teknik vokal yang baik meliputi artikulasi yang jelas, intonasi yang bervariasi untuk menjaga perhatian audiens, volume suara yang sesuai dengan ukuran ruangan, dan kecepatan bicara yang tepat.

 4. Bahasa Tubuh: Komunikasi nonverbal memegang peranan penting. Postur tubuh yang tegak dan terbuka, kontak mata dengan audiens, gestur yang alami dan mendukung pesan verbal, serta ekspresi wajah yang sesuai dengan materi akan meningkatkan efektivitas penyampaian.

 6. Pengenalan Audiens: Memahami siapa audiens Anda (latar belakang, minat, tingkat pengetahuan) akan membantu Anda menyesuaikan gaya bahasa, contoh, dan pendekatan penyampaian agar lebih relevan dan menarik bagi mereka.

 7. Kepercayaan Diri: Rasa percaya diri sangat penting untuk mengatasi rasa gugup dan menyampaikan pesan dengan meyakinkan. Kepercayaan diri dapat dibangun melalui persiapan yang matang dan pengalaman berbicara di depan umum.

8. Kemampuan Berinteraksi: Mampu berinteraksi dengan audiens, seperti mengajukan pertanyaan, merespons umpan balik, atau menggunakan humor (jika sesuai), dapat membuat presentasi lebih hidup dan menarik.

 9. Penggunaan Alat Bantu Visual: Jika relevan, penggunaan alat bantu visual seperti slide presentasi dapat membantu memperjelas pesan dan menjaga perhatian audiens. Namun, penggunaannya harus efektif dan tidak mengalihkan perhatian dari pembicara.

 10. Kemampuan Mengatasi Kegugupan: Mengembangkan strategi untuk mengatasi rasa gugup, seperti teknik pernapasan dalam, visualisasi positif, atau fokus pada pesan yang ingin disampaikan, akan membantu Anda tampil lebih tenang dan terkontrol.

 11. Evaluasi dan Pembelajaran: Setelah setiap kesempatan berbicara, penting untuk melakukan evaluasi diri atau menerima umpan balik dari orang lain untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Proses pembelajaran yang berkelanjutan akan membantu Anda menjadi public speaker yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Menguasai public speaking adalah sebuah proses yang membutuhkan waktu dan latihan yang konsisten. Dengan fokus pada pengembangan keterampilan-keterampilan di atas, Anda dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk berbicara di depan umum secara efektif dan percaya diri.

Berikut salah satu materi yang penulis ambil dari Instagram. 

Selamat mempraktekkan. Semoga bermanfaat. 

Thursday, 1 May 2025

Al -Ghuroba : Orang yang Beruntung

 ONE DAY ONE HADITS

Rabu, 30 April 2025 / 2 Dzulqo'dah 1446


عن أبي هريرة رضي الله عنه قال؟ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:

“بَدَأَ الإِسْلاَمُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ”،قيل:ومن الغرباء يا رسول الله؟ قال : ((الذين يصلحون عند فسادالناس))و فى رواية قيل: إنه سئل عن الغرباء قال:(( الذين يحيون ما أمات الناس من سنتى))


Dari Abu Ghurairoh radhiAlloohu anhu berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:

“Islam muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana munculnya. Karena itu, beruntunglah orang-orang yang ‘asing’.”Dikatakan: Siap al-ghuroba ya rasulullah? Beliau bersabda: ((Yaitu orang-orang yang mengadakan perbaikan tatkala manusia telah rusak)). Dan pada riwayat lain dikatakan: Beliau ditanya tentang al-ghuroba, beliau bersabda: ((Yaitu orang-orang yang menghidup-hidupkan sunahku tatkala orang-orang telah mematikannya)) (HR Muslim).


Pelajaran yang terdapat dalam hadist:

1- Akan ada zaman ketika melaksanakan tuntunan menjadi tontonan. Akan ada masa tatkala menunaikan keta’atan kepada Allah ‘Azza wa Jalla dianggap sebagai keanehan. Akan ada saat manakala bersungguh-sungguh dalam memenuhi kewajiban agama dipandang sebagai perilaku berlebihan dan bahkan melampaui batas. Akan datang suatu masa saat berpegang teguh kepada dienul Islam ini dianggap radikal, ketidakwarasan. Mereka asing di mata manusia, dan manusiapun mengasingkannya. Tetapi mereka adalah sebaik-baik manusia….


وعن عبد الله بن عمرو بن العاص قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ذات يوم ونحن عنده: طوبى للغرباء. فقيل: من الغرباء يا رسول الله؟ قال: أناس صالحون في أناس سوء كثير. من يعصيهم أكثر ممن يطيعهم. رواه أحمد وصححه الألباني، 


Dari Abdullah bin Amr ibnul As berkata: Pada suatu hari kami  bersama rasulullah saw beliau bersabda: Beruntung orang yang asing. Rasulullah saw ditanya, siapa itu orang yang asing? Beliau menjawab: Orang-orang yang shaleh ditengah orang-orang yang jelek. Orang-orang yang berbuat maksiat lebih banyak dari pada yang ta'at. Hr Ahmad dan dishahihkan oleh al-Bani

2- Jika telah tiba masanya, yang bersungguh-sungguh melaksanakan agama ini dianggap aneh. Amalan mereka tampak asing. Mereka melaksanakan amal shalih dan ‘ibadah berdasarkan tuntunan shahih dari Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam, tapi manusia mengingkari. Orang-orang yang dianggap asing dan terasingkan itu sesungguhnya justru orang yang shalih di tengah-tengah kerusakan yang menimpa ummat.

3- Masa ketika petunjuk yang terang dari nash (Al-Qur’an & Sunnah) diabaikan. Nash diambil bukan untuk dalil, tapi untuk pembenaran. Inilah masa ketika orang banyak yang beramal berdasarkan perkataan-perkataan orang yang pandai bicara, meski nyata bertentangan dengan nash. Inilah masa ketika berpegang teguh pada sunnah justru dianggap meninggalkan sunnah. Mereka dicerca dan tersisih. Kebenaran bagai bara api.


“يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِمْ عَلَى دِينِهِ كَالقَابِضِ عَلَى الجَمْرِ”


“Akan datang kepada manusia masa (ketika) orang yang bersabar menjalankan agamanya di antara mereka seperti memegang bara api.” (HR. Tirmidzi).

4- Orang-orang yang istiqomah dalam ketaatan menjalankan agamanya itulah yang beruntung. Tetap berada diatas sunah, walupun sudah merajalela bid'ah.


Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:


1- Orang yang beruntung:


الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ طُوبَىٰ لَهُمْ وَحُسْنُ مَآبٍ


Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.

[Surat Ar-Rad : 29]


2- Allooh SWT akan selalu melindungi orang shaleh.


إِنَّ وَلِيِّيَ اللَّهُ الَّذِي نَزَّلَ الْكِتَابَ ۖ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّالِحِينَ


Sesungguhnya pelindungku ialah Yang telah menurunkan Al Kitab (Al Quran) dan Dia melindungi orang-orang yang saleh.

[Surat Al-Araf : 196].

Saturday, 26 April 2025

Boikot Produk Israel

DAFTAR 121 ITEM PRODUK lSRAEL SERUAN UNTUK DI BOIKOT


Fastfood:

1.McDonalds

2.Kfc

3.Pizza hut

4.Burger king

5.Starbucks

6.Subway


Sabun/sampo/detergen/odol :

7.Rinso

8.Molto

9.Pepsodent

10.Close up

11.Sensodyne

12.Oral-b

13.Pantene

14.Sunsilk

15.Lifeboy

16.Lux

17.Vanish

18.Johnsons

19.Cif

20. Fairy

21. Colgate

22. Listerine

23. Head& shoulder


Coklat dan Cemilan (snack) :

24. Kitkat

25. Magnum

26. Oreo

27. Danone

28. Lays

29. Kraft

30. Pringles

31. Biskuat

32. Twix

33. Mars

34. Doritos

35. Cheetos

36. Milo

37. Pringles

38. Lays

39. M&Ms

40.Cornflaks


Teh Kemasan :

41.Sariwangi

42.Lipton

43.Nestea


Penyedap :

44. Royco

45. Knoor

46. Maggi


Minuman :

47. Aqua

48. Vit

49.Coca-cola

50. Pepsi

51. Fanta

52. Sprite

53. Nestle

54. Nescafe

55.Starbucks

56. 2 Tang


Susu / keju / sereal :

57. Dancow

58. Koko krunch

59. Nestle

60.Nesquick

61. Kraft

62. Kellog's


Produk Kecantikan :

63. Garnier

64. Loreal

65. Nivea

66. Ponds

67. Vaseline

68.The bodyshop

69. Loreal

70. Victorias secret

71. Clean & clear

72.Maybeline

73.Estelauder

75. Revlon


Brand pakaian/sepatu :

76. Puma

77. Nike

78. Adidas

79. Calvin klein

80. Levis

81. Chanel

82. Gucci

83. H&m

84. GAP

85. Marks & spencer

86. Monster

87. Boss

88. Hugo

89.Timberland

90.Giorgioarmani

91. AIA

92. II

93. Convers All star

94. DKNY

95. Lancome

96. Tommy Hilfiger

97. Champion

98. Reebook


Deodoran :

99. Rexona

100. Dove


Pengharum :

101. Glade


Tontonan :

102. Disney

103. Pictures

104. National geogrhapic

105. 20 Fox

106. CNN


Mal / supermarket :

107. Carefour

108. 7eleven


Kesehatan :

109. Vicks

110. Scott


Popok / pembalut:

111.Pampers

112. Kotex


Saus /kecap :

113. Heinz

114. Bango

115. Abc


Brand:

116. Danone

117. Unilever

118. Nokia

119.Mottorola

120. Ford

121.Chevrolet


Share utk kepedulian kita sesama umat Islam.


Tips Rumah Rapi dan Nyaman Dihuni

Agar rumah tidak mudah berantakan, kuncinya bukan memiliki rumah yang besar atau banyak tempat penyimpanan, tetapi setiap barang mempunyai t...