Showing posts with label PELATIHAN. Show all posts
Showing posts with label PELATIHAN. Show all posts

Saturday, 11 October 2025

Resume Webinar Media Pembelajaran

 

PERKEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN


Ada banyak jenis media dapat digunakan untuk pembelajaran,yaitu:

a.       Media audio

§  Rekaman

§  Kaset

§  radio

b.      Media visual

§  Buku

§  Modul

§  Lks

§  maket

c.       Media presentasi

§  Powerpoint

§  prezi

d.      Animasi

§  Animasi flash

§  Video animasi

e.      Media berbasis android

§  Komik digital

§  Aplikasi android

§  Buku digital

f.        e-learning

§  edmodo

§  schoology

§  googleclassroom

§  LMS,WA

§  Telegram

Melihat kondisi bahwa sebagian besar pengguna android adalah usia13-17 tahun maka dapat dimanfaatkan keadaan tersebut untuk proses pembelajaran. Guru harus mencari media yang hemat kuota bagi siswa namun semua bisa menggunakannya.

Ada beberapa aplikasi yang dapat dimafaatkan guru untuk digunakan dalamaplikasi digital,misalnya:

§  Apps Geyser

§  Appypie

§  Mit app inventor

§  Smart apps creator

§  Powerpoint

Beberapa langkah yang harus dilakukan guru ketika akan memanfaatkan aplikasi  android:

1.       Membuat konten

Ø  Menentukan topik pembelajaran

Ø  Menentukan materi

Ø  Menyiapkan gambar

Ø  Menyiapkan video

Ø  Menyiapkan soal evaluasi

2.       Membuat use case diagram aplikasi (kerangka/menu untuk ditampilkan)

3.       Membuat activity diagram aplikasi (alur proses jalannya aplikasi)

Thursday, 8 May 2025

Belajar Public Speaking

Sumber: Dreamtime.com


Apa itu public speaking? Public Speaking adalah Public speaking adalah seni dan praktik berbicara di depan umum dengan tujuan untuk menyampaikan informasi, menghibur, membujuk, atau menginspirasi audiens. Ini melibatkan kemampuan untuk menyampaikan pesan secara efektif dan menarik melalui komunikasi verbal dan nonverbal.

Untuk menguasai ilmu public speaking, ada beberapa hal yang diperlukan:

 1. Penguasaan Materi: Memahami dan menguasai topik yang akan dibawakan adalah fondasi utama. Ini termasuk melakukan riset yang mendalam, menyusun materi secara logis, dan memiliki pemahaman yang kuat tentang poin-poin utama yang ingin disampaikan.

 2. Latihan dan Persiapan: Latihan berulang kali sangat penting untuk membangun kepercayaan diri dan kelancaran dalam menyampaikan materi. Persiapan meliputi pembuatan catatan atau outline, berlatih di depan cermin atau teman, dan mengantisipasi pertanyaan dari audiens.

 3. Teknik Vokal: Mengembangkan teknik vokal yang baik meliputi artikulasi yang jelas, intonasi yang bervariasi untuk menjaga perhatian audiens, volume suara yang sesuai dengan ukuran ruangan, dan kecepatan bicara yang tepat.

 4. Bahasa Tubuh: Komunikasi nonverbal memegang peranan penting. Postur tubuh yang tegak dan terbuka, kontak mata dengan audiens, gestur yang alami dan mendukung pesan verbal, serta ekspresi wajah yang sesuai dengan materi akan meningkatkan efektivitas penyampaian.

 6. Pengenalan Audiens: Memahami siapa audiens Anda (latar belakang, minat, tingkat pengetahuan) akan membantu Anda menyesuaikan gaya bahasa, contoh, dan pendekatan penyampaian agar lebih relevan dan menarik bagi mereka.

 7. Kepercayaan Diri: Rasa percaya diri sangat penting untuk mengatasi rasa gugup dan menyampaikan pesan dengan meyakinkan. Kepercayaan diri dapat dibangun melalui persiapan yang matang dan pengalaman berbicara di depan umum.

8. Kemampuan Berinteraksi: Mampu berinteraksi dengan audiens, seperti mengajukan pertanyaan, merespons umpan balik, atau menggunakan humor (jika sesuai), dapat membuat presentasi lebih hidup dan menarik.

 9. Penggunaan Alat Bantu Visual: Jika relevan, penggunaan alat bantu visual seperti slide presentasi dapat membantu memperjelas pesan dan menjaga perhatian audiens. Namun, penggunaannya harus efektif dan tidak mengalihkan perhatian dari pembicara.

 10. Kemampuan Mengatasi Kegugupan: Mengembangkan strategi untuk mengatasi rasa gugup, seperti teknik pernapasan dalam, visualisasi positif, atau fokus pada pesan yang ingin disampaikan, akan membantu Anda tampil lebih tenang dan terkontrol.

 11. Evaluasi dan Pembelajaran: Setelah setiap kesempatan berbicara, penting untuk melakukan evaluasi diri atau menerima umpan balik dari orang lain untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Proses pembelajaran yang berkelanjutan akan membantu Anda menjadi public speaker yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Menguasai public speaking adalah sebuah proses yang membutuhkan waktu dan latihan yang konsisten. Dengan fokus pada pengembangan keterampilan-keterampilan di atas, Anda dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk berbicara di depan umum secara efektif dan percaya diri.

Berikut salah satu materi yang penulis ambil dari Instagram. 

Selamat mempraktekkan. Semoga bermanfaat. 

Tuesday, 15 October 2024

Webinar PGRI Purbalingga Tahun 2024



Pada Selasa, 15 Oktober 2024 PGRI Purbalingga mengadakan webinar yang dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB. Webinar ini diadakan sebagai salah satu kegiatan dalam rangka mengisi dan menyambut Hari Guru Nasional tahun 2024.

Webinar ini mengambil tema "Guru Transformatif sebagai Agen Perubahan Karakter Bangsa" dengan pembicara utama Bapak Dr.Nur Khoiri, M.T, M.Pd. Dalam sambutan Kepala Dinas Pendidikan Purbalingga yang diwakili oleh Ketua PGRI Kabupaten Purbalingga, Bapak Joko Sumarno, M.Pd menyatakan bahwa dalam dunia pendidikan perubahan adalah sebuah keniscayaan. 

Guru sebagai anggota PGRI hendaknya menjadi pribadi yang berperan untuk mengubah diri, mengubah orang lain dan lingkungan. Guru harus senantiasa menyesuaikan dengan perubahan yang ada (adaptif), selalu belajar dan mengikuti perkembangan terbaru. PGRI menjadi sarana untuk mengembangkan karier dan menguatkan solidaritas tetapi juga dituntut untuk kreatif, profesional dan kompeten.

Komunitas Belajar (Kombel ) dan Guru Penggerak menjadi cara untuk guru mengembangkan dan meningkatkan kreativitas, keprofesionalan dan kompetensi guru. 


Pada kegiatan inti webinar disampaikan oleh Dr. Nur Khoiri, S.Pd, M.T, M.Pd

Tujuan inti dari kegiatan webinar ini adalah terjadinya perubahan paradigma dan cara berpikir guru terhadap perubahan yang terjadi pada dunia pendidikan. Paradigma baru dalam dunia pendidikan adalah perubahan mendasar dalam cara kita memandang, memahami, dan melaksanakan proses belajar mengajar. Perubahan ini didorong oleh berbagai faktor, seperti perkembangan teknologi, globalisasi, dan tuntutan dunia kerja yang semakin kompleks. abad milenial ini menuntut segala sesuatu berjalan cepat mudah dan efisien.

Dunia pendidikan 

Dunia siswa kita hari ini (Siapapun adalah guru dan di manapun adalah tempat belajar).

Bumi ini terus berubah maka perlu adaptif.  

Tidak tergantung waktu, jarak, geografi dan bahasa. 

Dunia global, dengan platform teknologi komunikasi dan informasi.

guru yang hebat adalah guru yang mau berubah dan beradaptasi. Jika guru tidak beradaptasi maka guru akan ditinggalkan. Anak tidak membutuhkan museum 9pendidikan yang berorientasi pada masa lalu) tapi anak membutuhkan lukisan masa depan (pendidikan yang berorientasi pada masa yang akan datang).

Ciri-ciri paradigma baru dalam pendidikan:

  • Berpusat pada siswa: Pembelajaran lebih fokus pada kebutuhan dan minat siswa, serta mendorong mereka untuk aktif dalam proses belajar.
  • Pembelajaran aktif: Siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat dalam kegiatan yang merangsang pemikiran kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah.
  • Pemanfaatan teknologi: Teknologi digunakan sebagai alat untuk memperkaya pembelajaran, meningkatkan akses, dan memfasilitasi kolaborasi.
  • Pembelajaran sepanjang hayat: Pendidikan tidak hanya terbatas pada ruang kelas, tetapi berlangsung sepanjang hayat dan melibatkan berbagai sumber belajar.
  • Keterampilan abad 21: Pendidikan lebih menekankan pada pengembangan keterampilan abad 21, seperti komunikasi (communicative), kolaborasi (collaboration), berpikir kritis (critical thinking), kreativitas (creativity), karakter (characters) dan kewarganegaraan/kemasyarakatan (citizenship)

Contoh Perubahan Paradigma:

  • Peran guru: Dari pengajar yang otoriter menjadi fasilitator pembelajaran.
  • Metode pembelajaran: Dari ceramah menjadi diskusi, proyek, dan pembelajaran berbasis masalah.
  • Penilaian: Dari penilaian berbasis hafalan menjadi penilaian autentik yang mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi.
  • Ruang kelas: Dari ruang kelas tradisional menjadi ruang belajar yang fleksibel dan kolaboratif.

Ada 3 pilihan implementasi kurikulum secara mandiri yaitu : 

mandiri belajar

mandiri berubah

mandiri berbagi

Kerja keras guru adalah memberikan muatan karakteristik pada kurikulum. Yang dilakukan adalah:

1. Pengembangan soft skills dan karakter

2. Fokus pada materi esensial

3. Pembelajar yang fleksibel

Pendidikan karakter meliputi:

1. Integritas                                        6. Keberanian

2. Kejujuran                                         7. Kepedulian

3. Keberimbangan                                8. Disiplin diri

4. Kegigihan                                        9. Tanggungjawab

5. Saling menghargai                            10. Cinta tanah air

Guru sebagai agen perubahan (agent of change) mengubah paradigma guru masa lalu dan guru transpormatif

Guru masa lalu                      Versus                  Guru Transformasi

1. Mencari jawaban                                1. Membiarkan anak mencari jawaban

2. Memberi jawaban                               2. Memberi pertanyaan

3. Memahami materi pelajaran                3. Memahami keuniukan anak

4. Meminta anak menghafal                    4. Meminta ank berkreasi

5. Berkomunikasi langsung                     5. Menggunakan media sosial

6. Memahami literasi buku                      6. Memahami literasi digital

7. Mendorong anak berkompetisi             7. Mendorong anak berkolaborasi


Tantangan dalam Menerapkan Paradigma Baru:

  • Perubahan mindset: Guru dan tenaga kependidikan perlu mengubah cara berpikir dan bekerja.
  • Infrastruktur: Tidak semua sekolah memiliki fasilitas dan teknologi yang memadai.
  • Kurikulum: Kurikulum yang ada mungkin belum sepenuhnya mendukung pembelajaran aktif.

Paradigma baru dalam pendidikan adalah suatu keniscayaan. Dengan terus beradaptasi dan berinovasi, kita dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih relevan, efektif, dan mampu menghasilkan generasi yang siap menghadapi masa depan.

Tuesday, 24 September 2024

Beragam AI untuk Guru

https://quillbot.com/

 https://www.ref-n-write.com/paraphrasing-tool/

https://quillbot.com/

https://www.liveworksheets.com/

typeset.io

LESSON PLAN: 

Chatgpt

Magickpen

Bing

Bard

Gemini

QUIZ:

quizizz


APERSEPSI:

Padlet

jamboard

chatbox

Padlet

Gemini Bard

Jasper

Bing AI

Youcom


quizizz

Mgic

MGMP Bahasa Inggris: Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran

 Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah

Oleh Eka Novianti, M.Pd

Tujuan Pelatihan :

1. memahami pentingnya AI

Efficiently and Productivity

Improved data analyisis

Personalization

Solving complex problems menganalisisis perubahan iklim, kemiskinan

2. Jenis-jenis

Contoh penggunaan Gemini untuk 

Tentu, saya bantu buatkan lesson plan dan LKPD untuk materi simple past tense. Berikut contohnya:

Lesson Plan: Simple Past Tense

Tujuan:

 * Siswa dapat membentuk kalimat dalam simple past tense.

 * Siswa dapat menggunakan simple past tense untuk menceritakan peristiwa di masa lalu.

Materi:

 * Pengertian simple past tense.

 * Penggunaan kata kerja dalam simple past tense (regular dan irregular verbs).

 * Struktur kalimat simple past tense (affirmative, negative, interrogative).

Metode:

 * Penjelasan singkat tentang simple past tense.

 * Contoh-contoh kalimat dalam simple past tense.

 * Latihan soal (individu dan kelompok) menggunakan LKPD.

 * Diskusi kelas.

Media:

 * Whiteboard/papan tulis

 * Spidol

 * LKPD

 * Kartu kata kerja (regular dan irregular)

Langkah-langkah:

 * Apersepsi: Guru mengajukan pertanyaan tentang kegiatan yang dilakukan siswa kemarin.

 * Penyampaian materi: Guru menjelaskan pengertian simple past tense, penggunaan kata kerja, dan struktur kalimat.

 * Pemberian contoh: Guru memberikan contoh kalimat dalam simple past tense yang bervariasi.

 * Pemberian tugas: Siswa mengerjakan LKPD secara individu atau berkelompok.

 * Diskusi: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membahas jawaban LKPD.

 * Penutup: Guru memberikan kesimpulan dan mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari.

LKPD: Simple Past Tense

Petunjuk:

 * Lengkapilah kalimat-kalimat di bawah ini dengan bentuk simple past tense dari kata kerja dalam kurung!

 * Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan kalimat lengkap dalam simple past tense!

Contoh Kalimat:

 * I (go) to school yesterday.

 * She (eat) an apple for breakfast.

Pertanyaan:

 * What did you do last weekend?

 * Where did you go on vacation?

 * Who did you meet yesterday?

Tambahan:

 * Untuk siswa yang lebih maju: Guru dapat memberikan tugas membuat cerita pendek menggunakan simple past tense.

 * Untuk siswa yang kesulitan: Guru dapat memberikan bantuan tambahan berupa petunjuk atau contoh kalimat yang lebih sederhana.

Catatan:

 * LKPD ini dapat disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa.

 * Guru dapat menambahkan variasi soal, seperti mengurutkan kata menjadi kalimat atau melengkapi dialog.

 * Gunakan gambar atau video untuk memperjelas materi.

Tips:

 * Buat suasana belajar yang menyenangkan.

 * Libatkan siswa secara aktif dalam kegiatan belajar.

 * Berikan umpan balik yang positif kepada siswa.

# Live Quiz: Simple Present Tense for Class 9

Permanfaatan magickpen.com (AI Magickpen) untuk pembuatan kuis

## Quiz Instructions

- Read each question carefully.

- Choose the correct answer from the options provided.

- After answering, refer to the explanation to deepen your understanding of the simple present tense.


### Question 1

**Which of the following sentences is in the simple present tense?**

A) She will go to the market.  

B) He plays soccer every Saturday.  

C) They were watching a movie.  

D) I am studying for my exams.


**Correct Answer:** B) He plays soccer every Saturday.  

**Explanation:** The simple present tense is used to describe habitual actions or routines. In this case, "plays" indicates a recurring action that happens every Saturday.


---


### Question 2

**Choose the correct form of the verb to complete the sentence: "My brother _______ (to like) chocolate."**


A) like  

B) likes  

C) liking  

D) liked


**Correct Answer:** B) likes  

**Explanation:** In the simple present tense, the third-person singular (he, she, it) requires an "s" at the end of the verb. Therefore, "like" becomes "likes" when referring to "my brother."


---


### Question 3

**Which of the following sentences correctly uses the simple present tense?**


A) They goes to school every day.  

B) She don't like coffee.  

C) I eat breakfast at 7 AM.  

D) He is reading a book.


**Correct Answer:** C) I eat breakfast at 7 AM.  

**Explanation:** This sentence correctly uses the simple present tense to express a routine or habitual action. The other options contain errors related to subject-verb agreement and the use of negative forms.


---


### Question 4

**What is the negative form of the sentence: "He plays the guitar"?**


A) He don't play the guitar.  

B) He does not plays the guitar.  

C) He does not play the guitar.  

D) He not plays the guitar.


**Correct Answer:** C) He does not play the guitar.  

**Explanation:** The correct negative form in the simple present tense for third-person singular subjects (he, she, it) uses "does not" (or "doesn't") followed by the base form of the verb. Hence, "play" remains unchanged.


---


### Question 5

**Identify the error in this sentence: "She go to the gym every day."**


A) "She" is incorrect.  

B) "go" should be "goes."  

C) "to" is incorrect.  

D) "every day" should be "everyday."


**Correct Answer:** B) "go" should be "goes."  

**Explanation:** In the simple present tense, the verb must agree with the subject. For the third-person singular "she," the correct form is "goes" instead of "go."


---


### Question 6

**Choose the correct sentence that uses the simple present tense to express a general truth.**

A) The sun rises in the east.  

B) She is going to the store.  

C) They were happy yesterday.  

D) I will finish my



Thursday, 4 April 2024

Renungan untuk ASN

Apakah ASN kita sudah Profesional?


Fokus pada kelemahan, meremehkan kesalahan-kesalahan kecil yang berulang, kurang disiplin waktu, abai dan tidak bisa mengenali dalam menemukan potensi diri. Hal ini sering terjadi di saat seorang Pegawai ASN melaksanakan dan diamanahkan tugas.


Amanat UU Nomor 5/2014 tentang ASN, profesi pegawai ASN harus mempunyai kemampuan untuk bertindak secara profesional. 


Berdasarkan hasil pengukuran CAT untuk Indeks Profesionalitas dan Moderasi Beragama yang dilakukan serentak pada 27 Desember 2022 dengan peserta 214.307 pegawai. Pada pengukuran profesionalisme

didapatkan bahwa hampir 50% pegawai masih membutuhkan pembinaan terkait profesionalisme. 


Sepertinya betul kita harus belajar dari seorang Petani. 

Petani selalu disiplin waktu, sungguh-sungguh dalam kerjanya dan pantang menyerah ketika ada halangan atau cobaan. Karena petani bekerja dari hati sebagai panggilan jiwa.

Saya sampaikan ini saat menyampaikan materi Diklat di BDK Semarang @bdksemarang (03/04). 

 

Ini PR kita bersama, Balitbang Diklat akan terus berkomitmen membina para ASN Kemenag untuk lebih profesional lagi agar layanan terhadap umat betul-betul dirasakan kebermanfaatannya.

Lihat selengkapnya di sini 

https://www.instagram.com/reel/C5ViuSrpDgU/?igsh=MWpwZmtzODR1ZGdoeA==

Saturday, 27 January 2024

Best Practice

 A. Definisi

Best Practice atau “Praktik Terbaik” merupakan dari keberhasilan seorang guru / kamad dalam melaksanakan tugas, termasuk dalam mengatasi berbagai masalah di madrasahnya; atau keberhasilan seorang pengawas dalam melaksanakan tugas kepengawasannya di madrasah binaannya

B. Indikator Best Practice
1. Mampu mengembangkan cara baru dan inovatif dalam memecahkan suatu masalah dalam pendidikan khususnya pembelajaran;
2. Membawa sebuah perubahan/ perbedaan sehingga sering dikatakan hasilnya luar biasa (outstanding result);
3. Mampu mengatasi persoalan tertentu secara berkelanjutan (keberhasilan lestari) atau dampak dan manfaatnya berkelanjutan/ tidak sesaat;
4. mampu menjadi model dan memberi inspirasi dalam membuat kebijakan (pejabat) serta inspiratif.
5. Cara dan metoda yang dilakukan dan atau digunakan bersifat ekonomis dan efisien.

C. Best Practice dengan Metode  STAR
Situasi :  Kondisi yang menjadi latar belakang masalah
Tantangan: Tantangan yang muncul untuk mencapai tujuan best practice
Aksi : Langkah-Langkah yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut, strategi yang dilakukan, bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat
Refleksi Hasil: Langkah-Langkah yang dilakukan untuk menghadapi      tantangan tersebut, strategi yang dilakukan, bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat


D. Sistematika Best Practice

1. Bagian Awal terdiri atas
Halaman Judul;
Lembaran Persetujuan;
Kata Pengantar;
Daftar Isi,
Abstrak atau ringkasan,
Daftar Tabel, Daftar Gambar, Daftar Lampiran

2. Bagian Isi, terdiri atas:
Umumnya terdiri dari beberapa bab yakni:
Bab Pendahuluan, menjelaskan tentang Latar Belakang Masalah, Perumusan Masalah, Tujian, dan Manfaat
Bab Kajian / Tinjauan Pustaka, mengaitkan dan
menjelaskan best practice dengan teori yang ada.
Bab Pembahasan Masalah, mendeskripsikan data-data yang ada (bagi guru di madrasahnya, bagi pengawas di wilayah binaannya). Yang sangat perlu disajikan pada bab ini adalah kejelasan ide atau gagasan asli si penulis yang terkait dengan upaya pemecahan masalah.
Bab Kesimpulan dan Rekomendasi, menjawab rumusan masalah

3. Bagian Penunjang, terdieir atas:
Daftar pustaka dan lampiran-lampiran tentang data yang dipakai untuk menunjang tinjauan/laporan best practice.



Friday, 29 September 2023

Terapi Mengelola Stress



🗓️ Ahad malam Senin, 24 September 2023 

⏰ 19.45-22.30 WIB 


bersama: 

- Bapak *Aris Ahmad Jaya* (Mr. Sugesti Indonesia, Trainer Nasional Bersertifikasi BNSP, Founder & Owner ABCo Grup, Grand Master TBE) dan,


- Bunda *Lili Marliyuana* (Trainer Nasional, Senior Terapis & Direktur ABCo Therapy Center) 

RESUME oleh Bunda Lili Marliyuana-ABCo Therapy


_Bismillahirrahmanirrahim_


Setiap orang pasti memiliki sampah emosi (kebencian, ketidaknyamanan, kemarahan, merasa dikhianati, direndahkan, dibohongi) karena setiap mereka berinteraksi baik di dalam rumah maupun di luar lingkungan rumah.


Akar utama dari keluhan sakit fisik, dipicu dari keluhan psikis yaitu emosi yang sudah menjadi sampah, dan bahkan bangkai. Anehnya, emosi negatif itu tidak nyaman tapi mengapa banyak dari kita yang abai, tidak mau dan tidak mampu untuk melepaskannya?


2 PINTU MASUKNYA EMOSI POSITIF ATAU NEGATIF


1. Mata

Sumber sampah emosi bisa berasal dari apa yang kita lihat. Apa yang kita lihat pun menyumbang ketidaknyamanan, kebencian, perkelahian. Demikian juga dengan apa yang kita dengar melalui telinga.


2. Telinga

akan diarahkan kemanakah pendengaran kita? Sebagaimana mata, telinga pun dapat menjadi pintu masuknya emosi negatif atau positif. Apa yang Anda dengar akan masuk ke otak dan otak akan menerjemahkannya ke tangan Anda.


Apa yang dilihat, didengar dan dirasakan, bisa menjadi kenyataan .

Hari ini banyak orang yang belum sakit, tapi sudah dititipi sakit


Ternyata hidup itu 10% adalah APA yang terjadi pada Anda dan 90% BAGAIMANA Anda meresponnya.


Dr. Robert Resnick (Pakar Psikoterapi di Los Angeles)


ERO PRINCIPLE: E+R=O

"I do not control events. I do control MY RESPONSE"


💡Ingat TEORI KAPASITAS


RUMUS FISIKA:

P = F/A


P: pressure (tekanan)

F: force (gaya hidup)

A: area (kemampuan, kapasitas)


Mengapakah tekanan besar? STRESS? 

STRESS: terlalu besar gaya dibanding kemampuan/kapasitas dirinya 

Besar pasak daripada tiang


Karena pressure nya tinggi, sedangkan kapasitasnya terlalu kecil, akibat gaya hidup yang terlalu besar.


Kalau wadah Anda masih gelas, kok ingin tidak asin walau pun air di dalam gelasnya banyak, tetap saja asin karena wadahnya tidak diganti. Asin ini dianalogikan sebagai masalah/tekanan hidup


Agar tekanan kecil, maka kecilkan gaya, perbesar kapasitas

GARAM-AIR-GELAS

atau

GARAM-AIR-BASKOM

yang membedakan gelas & baskom adalah KAPASITAS


Webinar malam ini adalah kita belajar memperbesar kapasitas sehingga tidak oleng sebagaimana truk yang kelebihan beban muatan. Belajar ilmu terapi adalah belajar mengganti wadah/kapasitas


Maka... mari perbesar kapasitas kita!!!


2 PILIHAN MEMPERBESAR KAPASITAS

⏩ Minimalkan tekanan hidup dengan mengecilkan gaya

⏩ Minimalkan tekanan hidup dengan memperbesar wadah


_"Kepanikan adalah setengah penyakit_

_Ketenangan adalah setengah obat dan,_

_Kesabaran adalah langkah awal kesembuhan"_ (Ibnu Sina)


PEMICU UTAMA SAKIT ADALAH:

- 85% CES (Chronic Emotional Stress)

- 5% Lifestyle

- 5% Nutrition

- 5% Toxins

Kita tidak bisa mengubah peristiwa, namun Allah memberikan kita akal untuk mampu mengubah respon kita atas peristiwa.


CRAFT, TEKNIK MENGANULIR EMOSI NEGATIF

1. CANCEL

kemampuan Anda untuk menyaring hal mana yang berhak masuk ke dalam diri Anda.

2. REPLACE

ubah fokus ke hal baik, bahkan mampu mendoakan orang² yang mungkin menzalimi Anda

3. AFIRMASI

mengungkapkan kalimat-kalimat positif, setiap hal adalah baik. 

_Saya sehat_

_Saya bersyukur_

_Saya bahagia_

_Saya beruntung_

_Hari ke hari saya semakin sehat, semakin syukur dan semakin bahagia_

_Masyaa Allah...

Ketika ada orang yang berkata jelek, kasar, langsung ucapkan: "Ya Allah, ini mengurangi dosaku"

Ketika ada orang yang membicarakan, langsung ucapkan: "Hmmmm.... pahalanya pindah kepadaku"


4. FOCUS

fokus pada kebaikan, kebahagiaan, kesyukuran.Apa yang kita fokuskan itu berkolerasi dengan peristiwa² berikutnya


5. TRAINING

latihan terus menerus, belajar, praktik²


https://www.youtube.com/watch?v=1hev64naTNg


_Info lebih lanjut, hubungi: nomor: 0811-1613-673 *(ABCo Therapy Center)

Saturday, 26 August 2023

Kegiatan PKB Blockgrant Tahun 2023




Purbalingga _Setelah melewati serangkaian kegiatan persiapan baik secara langsung maupun tidak langsung, pengajuan proposal kegiatan, persetujuan hingga sampai pada lolosnya 12 Pokja sebagai daftar penerima bantuan blockgrant. 

Kedua belas Pokja tersebut adalah:

Pokja 004 Bahasa Indonesia

Pokja 005 Bahasa Indonesia

Pokja 012 Bahasa Indonesia

Pokja 005 Bahasa Inggris

Pokja 008 Bahasa Inggris

Pokja 012 Bahasa Inggris

Pokja 001 IPA

Pokja 002 IPA

Pokja 003 IPA

Pokja 0010 matematika

Pokja 007 matematika

Pokja 011 matematika 

Wednesday, 26 July 2023

Kelas Digital

"Kelas digital" merupakan istilah yang merujuk pada penggunaan teknologi digital dalam konteks pembelajaran dan pendidikan. Konsep ini mencakup berbagai aspek, termasuk penggunaan perangkat teknologi seperti komputer, tablet, smartphone, serta akses ke internet, untuk mendukung dan meningkatkan proses pembelajaran.

Beberapa contoh implementasi kelas digital meliputi:

Penggunaan perangkat lunak dan aplikasi pendidikan: Guru dapat menggunakan perangkat lunak khusus, aplikasi, atau platform pembelajaran daring untuk menyajikan materi pelajaran, memberikan tugas, dan menguji kemajuan siswa.

Pembelajaran jarak jauh (online learning): Kelas digital dapat memungkinkan siswa untuk belajar dari jarak jauh, sehingga mereka tidak perlu berada di lokasi fisik yang sama dengan guru. Interaksi antara guru dan siswa dapat terjadi melalui video konferensi atau platform pembelajaran daring.

Materi pembelajaran digital: Buku teks dan materi pembelajaran lainnya dapat diakses dalam format digital, memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri menggunakan perangkat elektronik.

Penggunaan media interaktif: Guru dapat menggunakan media interaktif seperti video, animasi, dan simulasi untuk mengajarkan konsep-konsep tertentu dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa.

Penggunaan alat evaluasi berbasis digital: Ujian, tugas, dan kuis dapat diakses dan dikerjakan secara online, dengan hasilnya secara otomatis dinilai oleh sistem.

Kolaborasi dan komunikasi: Siswa dapat berkolaborasi dengan rekan sekelas melalui platform online, memfasilitasi pembelajaran kooperatif dan diskusi.

Pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru: Guru juga dapat mengikuti pelatihan dan kursus daring untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam menggunakan teknologi digital dalam pembelajaran.

Kelas digital menawarkan berbagai keuntungan, termasuk fleksibilitas dalam belajar, akses ke beragam sumber daya dan informasi, serta potensi untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa. Namun, juga penting untuk memastikan bahwa setiap implementasi teknologi pendidikan memperhitungkan tantangan seperti aksesibilitas, keamanan data, dan ketersediaan infrastruktur teknologi yang memadai.

Kelas digital menawarkan berbagai manfaat dan keuntungan, baik bagi siswa, guru, maupun institusi pendidikan secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari kelas digital:

Aksesibilitas: Dengan kelas digital, siswa dapat mengakses materi pembelajaran dari mana saja dengan perangkat yang terhubung ke internet. Ini memberi kesempatan bagi siswa yang tinggal di daerah terpencil atau yang memiliki keterbatasan mobilitas untuk tetap mendapatkan pendidikan.

Fleksibilitas waktu dan tempat: Siswa dapat belajar sesuai dengan jadwal dan ritme mereka sendiri. Mereka tidak terbatas pada waktu dan lokasi tertentu, sehingga dapat mengatur waktu belajar yang sesuai dengan kegiatan lain yang mereka miliki.

Diversitas materi pembelajaran: Dalam kelas digital, materi pembelajaran dapat disajikan dalam berbagai bentuk, termasuk teks, video, animasi, dan simulasi interaktif. Pendekatan multimedia ini dapat meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam belajar.

Pembelajaran mandiri: Siswa dapat belajar secara mandiri dan proaktif dalam kelas digital. Mereka dapat mengakses sumber daya tambahan, mencari materi pembelajaran lebih lanjut, dan mengulang kembali materi yang sulit dipahami.

Keterlibatan dan motivasi: Penggunaan teknologi dalam pembelajaran dapat meningkatkan keterlibatan siswa karena pendekatan yang lebih interaktif dan menarik. Video, gamifikasi, dan elemen-elemen interaktif lainnya dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar.

Pengukuran dan analisis: Dengan adanya platform pembelajaran daring, guru dan institusi pendidikan dapat melacak kemajuan siswa secara lebih terperinci. Data ini dapat digunakan untuk menganalisis kelemahan dan kekuatan siswa serta mempersonalisasi pendekatan pembelajaran.

Kolaborasi dan pembelajaran sosial: Melalui kelas digital, siswa dapat berinteraksi dengan rekan sekelas dan guru melalui forum online, grup diskusi, dan proyek kolaboratif. Ini dapat meningkatkan keterampilan sosial dan kolaboratif mereka.

Pembelajaran sepanjang hayat: Dengan kelas digital, pembelajaran tidak terbatas pada usia sekolah saja. Seseorang dari segala usia dapat mengakses sumber daya pembelajaran online untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan dalam berbagai bidang.

Pengembangan keterampilan teknologi: Siswa akan menjadi lebih terbiasa dan terampil dalam menggunakan teknologi, yang merupakan keterampilan yang sangat berharga dalam dunia yang semakin terdigitalisasi.

Penghematan biaya: Bagi institusi pendidikan, penggunaan kelas digital dapat mengurangi biaya yang terkait dengan buku cetak, pengadaan ruang kelas fisik, dan sebagainya.

Semua manfaat di atas membuat kelas digital menjadi pilihan yang menarik dalam memajukan sistem pendidikan dan meningkatkan hasil pembelajaran siswa. Namun, penting untuk mengintegrasikan teknologi dengan bijaksana dan memperhatikan tantangan yang mungkin muncul, seperti aksesibilitas teknologi dan perlindungan privasi.

Beberapa ciri kelas digital:

Penggunaan Teknologi Digital: Ciri utama dari kelas digital adalah penggunaan teknologi digital, seperti komputer, tablet, smartphone, dan akses internet untuk mendukung proses pembelajaran. Siswa dan guru menggunakan perangkat ini untuk mengakses materi pembelajaran, tugas, dan berinteraksi secara online.

Penggunaan Platform Pembelajaran Daring: Kelas digital sering kali menggunakan platform pembelajaran daring atau Learning Management System (LMS) yang menyediakan tempat untuk menyajikan materi pembelajaran, mengumpulkan tugas, berkomunikasi, dan melacak kemajuan siswa.

Aksesibilitas Fleksibel: Siswa dapat mengakses materi pembelajaran dari mana saja dan kapan saja dengan perangkat yang terhubung ke internet. Ini memberikan fleksibilitas waktu dan tempat untuk belajar.

Materi Pembelajaran Multimedial: Materi pembelajaran dalam kelas digital dapat disajikan dalam berbagai bentuk, termasuk teks, gambar, video, animasi, dan simulasi interaktif. Pendekatan multimedia ini meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.

Interaksi Online: Siswa dapat berinteraksi dengan guru dan rekan sekelas melalui forum, pesan, atau video konferensi. Interaksi ini mendukung pembelajaran kolaboratif dan diskusi.

Penggunaan Alat Evaluasi Daring: Ujian, kuis, dan tugas sering dilakukan secara daring melalui platform pembelajaran. Hasilnya dapat secara otomatis dinilai oleh sistem.

Pengukuran dan Pelacakan Kemajuan: Platform pembelajaran digital memungkinkan guru dan siswa untuk melacak kemajuan belajar, memantau hasil tes, dan menganalisis data untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.

Pembelajaran Mandiri: Siswa memiliki akses ke berbagai sumber daya pembelajaran online, memungkinkan mereka untuk belajar secara mandiri dan memperdalam pemahaman mereka tentang topik tertentu.

Kolaborasi dan Pembelajaran Sosial: Siswa dapat berkolaborasi dengan rekan sekelas melalui proyek bersama, grup diskusi, dan kegiatan pembelajaran sosial lainnya, yang mendorong interaksi dan komunikasi.

Pengembangan Keterampilan Teknologi: Melalui kelas digital, siswa juga mengembangkan keterampilan teknologi yang berguna di era digital, seperti pemahaman tentang perangkat lunak, aplikasi, dan navigasi internet.

Personalisasi Pembelajaran: Dengan data yang diperoleh dari platform pembelajaran, guru dapat lebih memahami kebutuhan individu siswa dan memberikan pembelajaran yang lebih dipersonalisasi sesuai dengan tingkat kemampuan dan minat siswa.

Penggunaan teknologi dalam pendidikan memberikan peluang baru bagi siswa dan guru untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran.

Pemanfaatan kelas digital menjadi penting karena adanya sejumlah alasan yang membuktikan betapa teknologi digital berkontribusi positif dalam bidang pendidikan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kelas digital sangat penting:

Aksesibilitas dan Fleksibilitas: Kelas digital memungkinkan siswa untuk mengakses materi pembelajaran dari mana saja dan kapan saja. Ini sangat bermanfaat bagi siswa yang tinggal di daerah terpencil, memiliki keterbatasan mobilitas, atau menghadapi tantangan lain yang menghalangi akses ke pendidikan.

Meningkatkan Kualitas Pembelajaran: Penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran membuka pintu bagi beragam sumber daya dan materi pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan pemahaman siswa.

Keterlibatan Siswa yang Lebih Tinggi: Pendekatan multimedia dan interaktif dalam kelas digital membuat pembelajaran menjadi lebih menarik bagi siswa. Hal ini dapat meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran dan mendorong partisipasi aktif.

Personalisasi Pembelajaran: Dengan data yang diperoleh dari platform pembelajaran, guru dapat memahami kebutuhan individual siswa dan memberikan pembelajaran yang lebih dipersonalisasi sesuai dengan kecepatan belajar dan minat siswa.

Pengembangan Keterampilan Teknologi: Memanfaatkan kelas digital membantu siswa dan guru mengembangkan keterampilan teknologi yang krusial dalam dunia yang semakin terdigitalisasi.

Efisiensi dan Penghematan Biaya: Penggunaan kelas digital dapat mengurangi biaya terkait dengan buku cetak dan bahan pembelajaran fisik, mengurangi kebutuhan ruang fisik, serta meminimalisir biaya perjalanan siswa.

Pembelajaran Sepanjang Hayat: Dengan kelas digital, seseorang dapat belajar sepanjang hayat tanpa terbatas oleh usia atau lokasi geografis. Ini memberi kesempatan bagi orang dewasa untuk terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuan dalam berbagai bidang.

Kemajuan Teknologi dalam Pendidikan: Pemanfaatan kelas digital membantu menghadapi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Menerapkan teknologi menjadi penting untuk terus memajukan sistem pendidikan secara keseluruhan.

Pembelajaran Jarak Jauh: Kelas digital memungkinkan pembelajaran jarak jauh yang relevan, misalnya ketika siswa tidak dapat hadir fisik di kelas karena alasan tertentu.

Penyebaran Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan: Dengan menggunakan teknologi digital, ilmu pengetahuan dan pendidikan dapat dengan mudah didistribusikan secara luas dan merata ke berbagai wilayah, bahkan ke daerah-daerah yang terpencil.

Memanfaatkan kelas digital adalah langkah yang penting untuk meningkatkan aksesibilitas, kualitas, dan efisiensi dalam pendidikan. Dalam dunia yang semakin terhubung dan terdigitalisasi, integrasi teknologi dalam pembelajaran menjadi suatu keharusan agar siswa dan pendidik siap menghadapi tantangan dan kesempatan di masa depan.

Wednesday, 28 June 2023

Kegiatan Latihan Fisik dan Refreshing Karateka Akarbozz di Owabong

 Salam Karate Oss.

Informasi Kegiatan *Latihan Fisik & Refresing Bersama di OWABONG*

(Hanya Untuk Karateka Yg tergabung di dojo Akarbozz)


Seluruh karateka dari Dojo Akarbozz yg Akan mengikuti ujian Kenaikan Sabuk di wajibkan mengikuti kegiatan *Latihan Fisik & Refresing Bersama di OWABONG*


Kegiatan tersebut akan di laksanakan pada hari Selasa, 27 Juni 2023

di OWABONG pada pukul 08.00 WIB.


🔴Jadwal Keberangkatan: 

Bagi yang Rombongan Angkot 07.00-07.30 sdh di GK, jam 07.40 OTW ke owabong.

Bagi Yang Berangkat Sendiri Jam 07.50-08.00 Harus sudah di pintu masuk /depan tiket Owabong.

Demi Kebersamaan, seluruh Karateka Masuk bersama karna ada sesi Foto Bersama


🔴 Jadwal Kegiatan Inti

08.00-09.00

Foto Bersama, Sesi Ganti & Pemanasan


09.00-10.30 sesi TK dan SD

pada sesi Ini Yg SMP dan SMA/K bebas bermain sendiri.


10.30-12.00 sesi SMP dan SMA/K

Bagi yg sesi Ini Anak TK dan SD akan di awasi oleh mba amel dan dilarang masuk ke kolam olympic yg sangat dalam. harapan saya ortu ada yang ikut dan ada yang mengawasi...

12.00-13.15

Istirahat,Ganti Pakaian dan Sholat Dzuhur Berjamaah


KEPULANGAN

13.15-14.00 persiapan pulang, Foto bersama dan menuju depan


14.00-14.15 Penjemputan atau Sudah Naik Angkot dan OTW Pulang

14.30-15.00 Angkot Sudah Sampai di GK


🟡🟡🟡🟡🟡

1. Iuran Latian dan Tiket *35.000*

2. Transpot PP (Angkot) *15.000*

Total Rp. 50.000*

3. Bagi yang memiliki tiket Potongan harga iuran Tetap normal 🙏🏻


🟣🟣🟣🟣🟣🟣🟣

_Keterangan Lainnya :_

*1).*

Bagi Yang membawa kendaraan atau di Antar, *Tidak iuran transpot,* Namun di kenakan iuran Kas Ranting Sebesar *5.000*, Jadi total *Rp.40.000*


2) Bagi Orang Tua di perbolehkan ikut, jika ikut tiket rombongan di kenakan biaya tiket 25.000, dan jika naik angkot dikenakan 15.000🙏🏻,


Bagi Ortu yg mau menyusul kedalam pada siang hari, bisa membeli tiket secara mandiri


3) Bagi karateka yg masih duduk di Paud/TK, SD kls 1,2,3 agar didampingi orang tua / wali. jika tidak bisa, di amanahkan ke salah satu ortu / wali karateka yg ikut ke owabong.


Bagi Yang mau mengikuti Ujian Karate, *WAJIB* mengikuti kegiatan ini, jika tidak Mengikuti akan dikenakan sangsi administrasi Berupa Kas ranting sebesar iuran kegiatan, yaitu sebesar Rp. 35.000 pada saat pendaftaran Ujian.

oss 🙏🏻

ECA (Extra Curricula Activities)

  Sumber gambar: Labbaikudidadu Wisdom Matric School Sumber gambar: The Catalyst Ekstrakurikuler (atau sering disebut ECA — Extra-Curricula...