Showing posts with label KAMIS MENULIS. Show all posts
Showing posts with label KAMIS MENULIS. Show all posts

Thursday, 11 January 2024

Sepuluh Hari Pertama di Tahun 2024



Sebuah joke muncul di wag sekolah. 

"Tak terasa saat ini kita sudah berada di hari ke-5 bulan Januari 2024, berarti 360 hari lagi kita akan memasuki tahun baru 2025.

Semoga Sukses Selalu."

Beragam senyuman dan stiker bermunculan menanggapi pernyataan dan ucapan yang menggelitik tersebut. Mengapa sudah bertanya tahun 2025 padahal baru 5 hari tahun 2024 kita lewati. Memang sepertinya hanya lelucon untuk menghibur di grup tetapi kalau dipikir-pikir, waktu memang terasa berlalu cepat. 

Tulisan itu sepertinya baru beberapa hari kemarin saya baca di postingan wa sekarang sudah 10 hari. Terasa amat cepat waktu berlalu. Sudah 10 hari waktu berlalu dari tahun yang kita sebut baru. 

Menjelang tahun baru biasanya kita banyak mencanangkan dan merencanakan resolusi untuk kita laksanakan di tahun berikutnya. Tentu saja pasti agar lebih baik daripada tahun sebelumnya. Apa resolusi Anda di tahun 2024. Silahkan bisa ditilik kembali di 10 hari waktu yang lalu. 

Beberapa pertanyaan yang muncul antara lain:

Sudah seberapa kita melaksanakan berbagai resolusi yang kita canangkan di tahun 2024?

Seberapa konsisten kita melangkah untuk mewujudkan resolusi kita di tahun 2024?

Sudah mulaikah kita mewujudkan resolusi kita?

Semoga kita tidak termasuk pada kelompok "entar" tapi masuk kelompok "enter". Langsung mulai beraksi tanpa menunggu dan menunda-nunda. Apa pun resolusi Anda di tahun 2024, semoga kita diberikan kesehatan, kemantapan, keyakinan dan kelancaran sehingga kita mampu selangkah demi selangkah mewujudkan resolusi tersebut, termasuk di sepuluh hari pertama di tahun 2024. Selamat berkarya. Semangat selalu. 

Sumber gambar: dokumen pribadi 


Tuesday, 26 December 2023

Warung Pengiuban

Mencari tempat yang nyaman untuk beristirahat pada saat perjalanan tentu bukan hal yang mudah. Demikian pula saat tadi siang kami menjemput anak kami ikut kegiatan pesantren liburan di MBS Zam-zam, kampus 1 .

Kami akhirnya ke salah satu lokasi tempat makan yang direkomendasikan Pak Su. Meskipun cukup jauh dari lokasi penjemputan. Tapi memang sudah kami niatkan untuk jalan-jalan setelah kegiatan selesai. 

Warung Pengiuban menjadi nama lokasi ini. Tempat ini membuat konsep warung tidak hanya sekedar tempat makan tetapi sebuah tempat beristirahat dengan nyaman meskipun mungkin sebentar. 

Konsep tempat makan ini menjadi bukan warung biasa, juga bukan restoran. Tempat makan dilakukan di gasebo-gasebo yang dibuat unik dengan bahan bangunannya dari bambu kuning. Terkesan kokoh, bersih dan ada privasi namun indah sebagai tempat untuk makan.





Warung Pengiuban terletak di jalan Baturraden Desa  Karangtengah RT 02 RW 05 kecamatan Baturraden kabupaten Banyumas. Tempat ini menyediakan menu yang nyaman dan lezat baik di mulut maupun di kantong. Artinya harga sangat terjangkau untuk semua kalangan dengan fasilitas dan kenyamanan yang tersedia. Mau menikmati indahnya Baturraden dan makan enak? Silahkan datang dan nikmati sajian di Warung Pengiuban. Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi no 028138666588. Selamat berwisata kuliner. 

Thursday, 31 August 2023

Selamat Datang Bulan September






Bulan September, bulan yang tidak biasa bagi saya pribadi. September Ceria, selalu menjadi salah satu harapan setiap tahunnya. Di bulan ini aku dilahirkan. Tetapi menyambut bulan September tahun ini ada yang berbeda. 

Bulan Agustus yang gegap gempita dengan semangat 45 memeriahkan HUT RI ke-78 sudah akan berlalu. Seperti ada yang yang tertinggal. Semoga terus semangat di bulan selanjutnya. 

Tanggal 31 Agustus 2023 ini saya merasakan kesedihan. Dua rekan guru tempat kami bekerja harus meninggalkan madrasah. Mereka adalah Bapak Soleman, S.Pd, yang meninggalkan madrasah karena purna tugas.

Sementara yang kedua adalah Ibu Fiatun Istikomah, S.Pd. Beliau pindah tugas ke MTs Negeri 3 Pemalang setelah lolos seleksi P3K dan ditempatkan di sana.

Meskipun sedih namun sekaligus gembira. Sedih karena kehilangan dua rekan guru yang baik dan penuh dedikasi kepada madrasah. Pak Soleman mengingatkan bahwa mutasi dan purna tugas adalah hal yang biasa terjadi. Tidak perlu didramatisir dan baper. 

Sebagai ASN, tidak heran kita diangkat tentu ada batasnya. Kita sudah tahu di SK kapan kita pensiun sejak kita diangkat. Maka sebenarnya hal tersebut tidak mengejutkan kita. Anggaplah sebagai proses yang memang harus dijalani. Rekan-rekan guru pun diminta untuk tidak terlalu sedih dan insya Allah beliau tidak termasuk dalam kategori yang mengalami post down syndrom.

Thursday, 13 July 2023

Serunya Kegiatan MPLS atau Matsama



Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan saat yang ditunggu bagi siswa baru baik di jenjang SD/MI maupun di tingkat lanjutan menengah, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA. Ada hal yang seringkali ditunggu atas berbagai hal dan kegiatan di masa ini. 

Di madrasah kami mengenalnya dengan istilah Matsama (Masa Ta'aruf Madrasah). Pada dasarnya kegiatan dan kegiatan yang dilakukan sama. Sama-sama untuk mengenalkan siswa baru di lingkungan sekolah. Matsama atau bisa disebut MPLS di madrasah untuk tahun pelajaran 2023/2024 dilaksanakan dengan rentang waktu tiga hari di minggu pertama kegiatan sekolah yakni tanggal 17- 20 Juli 2023.

Ada beberapa panduan pelaksanaan kegiatan Matsama. Semua tertuang di dalam juknis pelaksanaan kegiatan Matsama no. B-2875/DJ.I/Dy.I.I/HM 01/07/2023 Diantara adalah tentang pelaksanaan kegiatan Matsama tahun pelajaran 2023/2024.

Adapun tujuan pelaksanaan Matsama adalah:

1. Mengenalkan peserta didik baru pada lingkungan sekolah yang baru, mengenali diri dan sosialnya sehingga memiliki kesiapan mental yang nantinya digunakan dalam kegiatan belajar selanjutnya.

2. Menumbuhkan kebanggaan siswa terhadap madrasahnya, memahami nilai-nilai madrasah, mencintai dan menjaga nama baik almamater.

3. Mengenalkan nilai-nilai moderasi beragama, menumbuhkan budaya dan jiwa inklusif tidak eksklusif, ramah, anti kekerasan dan bullying, anti pelecehan seksual dan menghargai harkat dan martabat kemanusiaan.

4. Menumbuhkan pola hidup bersih, sehat dan halal di lingkungan madrasah,  menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab, serta mental mandiri berprestasi.

Adapun yang menjadi catatan pelaksanaan kegiatan Matsama antara lain:

Kegiatan harus menyenangkan tidak menegangkan.

Kegiatan harus menantang tidak membosankan

Kegiatan mendidik, jauh dari kekerasan dan pelecehan 

Berakhlakul karimah sesuai nilai-nilai madrasah.


Demikian informasi tentang pelaksanaan kegiatan masa ta'aruf siswa madrasah (Matsama), semoga bermanfaat. Salam literasi.

Friday, 23 June 2023

Wisata untuk Healing

 Kata wisata, jalan-jalan atau piknik mungkin kata yang paling dirindukan saat ini oleh saya pribadi. Padatnya kegiatan yang beruntun di madrasah baik dari kelas 9 maupun dari kelas 7 -8 hingga penerimaan rapor semester 2. Tidak dipungkiri kegiatan tersebut cukup menyita tenaga dan pikiran. Maka ketika disodori tema Kalis "Wisata" rasanya senang sekali meskipun baru menuliskannya. Mudah-mudahan dapat terwujud melaksanakannya setelah usai rangkaian kegiatan sekolah dengan pembagian rapor akhir semester ini. 

Kemana tujuan wisata yang paling diinginkan? Saya termasuk orang yang suka pantai dan suasana hutan. Ada beberapa tempat yang ingin saya kunjungi terkait tempat tersebut. Pertimbangan jarak dan medan tujuan wisata tentu perlu dipikirkan matang-matang agar kegiatan wisata yang kita lakukan dapat menjadi kegiatan refreshing dan healing bagi kita.

Sumber gambar: Lagerunal.blogspot.com

Jangan sampai kegiatan yang kita gadang-gadang menjadi proses pelepasan beban kerja dan kepenatan raga malah menjadi berakhir tidak menyenangkan karena kelelahan atau tidak sesuai ekspektasi. 

Maka untuk dapat mencapai tujuan wisata sebagai sarana healing dan pelepasan segala penat, ada beberapa tips yang bisa kita lakukan:

1. Cari informasi lokasi dan fasilitas tempat wisata tersebut sebagai gambaran awal kegiatan liburan kita sehingga kita memperkirakan apa yang kita lakukan di sana dengan perencanaan keuangannya.

2. Pastikan kita dalam kondisi yang fit meskipun lelah. Jangan sampai liburan ke tempat wisata menambah kelelahan baik secara fisik maupun keuangan.

3. Pastikan kita nyaman dengan tempat wisata tersebut sehingga kita bisa menikmati kegiatan liburan dan tujuan liburan untuk healing tercapai. Hindari liburan di puncak musim liburan. Karena tempat wisata akan sangat ramai dan harga biasanya juga mengalami kenaikan.

4. Bawalah uang tunai agar bisa memperkirakan ketersediaan keuangan sehingga dapat mengerem kebebasan dan keinginan berbelanja di temaptwisata.

Friday, 16 June 2023

Wisuda yang Terlewat




Gambar: Dokumen pribadi 


Peristiwa ini saya alami ketika proses wisuda di Universitas Negeri Yogyakarta. Pada waktu itu kegiatan proses wisuda merupakan momen yang sangat dinantikan oleh seluruh anggota keluarga. Terlebih faktor saya berasal dari keluarga petani yang akhirnya mampu menyelesaikan bangku kuliah. Sebuah anugrah Allah SWT yang luar biasa. Bagaimana bisa? Kalau dirunut ke belakang banyak orang yang berjasa di dalamnya. Meskipun lebih banyak faktor kenekatan. Maka orang-orang di sekitarku dan terutama saudara ingin ikut gegap gempita proses wisuda sekaligus jalan-jalan ke kota pelajar, Yogyakarta.

Bulan November 2002 ketika itu Universitas Negeri Yogyakarta mengadakan dua hari pelaksanaan wisuda. Yakni hari Jumat dan Sabtu. Saya kebagian yang hari Jumat. Waktu itu hubungan komunikasi hanya melalui telpon umum. Saya menghubungi keluarga dan menginformasikan tentang acara wisuda tersebut. Keluarga di Purbalingga pun mempersiapkan dengan matang. Armada sebuah bus disiapkan untuk mengiringi aku wisuda sekaligus membawa barang-barang yang dapat segera dibawa pulang setelah wisuda. 

Hari Jumat datang prosesi wisuda. Mahasiswa yang lain sudah mulai ditemani oleh keluarganya. Keluarga inti,  Bapak dan Ibu dipersilahkan untuk mengikuti di sekitar gedung sementara kami wisudawan dan wisudawati berada di area gedung.  Hari semakin siang, rombongan keluarga belum nampak hadir di sekitar gedung auditorium, tempat pelaksanaan wisuda. Hati semakin gelisah. Tak ada daya untuk menanyakan. Untungnya ada saudara yang memang tinggal di Yogyakarta yang menemani dari pagi. 

Wisuda pun berlangsung dengan lancar. Kebahagiaan memuncak mengucapkan janji civitas UNY. Dan berakhir dengan pemindahan tali wisuda dan pemberian ijazah tanda berakhirnya proses pendidikan di UNY. Sampai berakhirnya wisuda aku terus mencari sosok Bapak dan Ibu di antara deretan tempat duduk yang dikhususkan untuk orang tua. Namun tidak juga saya temukan. Saya berdoa semoga tidak ada sesuatu yang terjadi dalam perjalanan keluarga dari Purbalingga ke Yogyakarta. 

Sampai akhirnya prosesi wisuda berakhir dan aku disambut oleh saudara yang tinggal di Yogyakarta dan teman-teman seangkatan. Sebenarnya aku menanyakan di mana keluarga kok belum terlihat. Saudara pun tidak tahu, sudah mencari seluruh daerah wisuda namun tidak ada. Rasa bahagia dan sedih itu silih berganti. Namun bersyukur saya tidak sampai berurai airmata di depan teman-temanku.

Pada sore hari setelah selesai prosesi wisuda baik di tingkat universitas maupun di tingkat fakultas selesai,saya mencoba menghubungi nomor telpon yang biasa saya menjadi media komunikasi antara saya dan orang tua. Saya tanyakan kenapa keluarga belum sampai di Yogyakarta? Betapa terkejutnya saya ketika si empunya telpon menyatakan bahwa keluarga akan datang di hari Sabtu. Saya tidak menyatakan bahwa wisuda sudah dilakukan. Biarlah besok seperti apa adanya.  Keluarga akan datang meskipun aku sudah wisuda. 



Bersama teman kos dan keluarga 


Hari Sabtu pagi, sekitar jam 09.00 keluarga sampai. Suasana wisuda untuk jadwal hari Sabtu sudah ramai. Auditorium dan sekitarnya penuh sesak dengan kendaraan dan keluarga penjemput dan pengantar wisudawan dan wisudawati. Saya sambut keluarga. Mereka agak terkejut mendapati saya tidak memakai toga dan berada di gedung auditorium. Saya ceritakan semuanya yang terjadi. Bahwa saya sudah diwisuda hari Jumat kemarin. Begitu mendengar cerita saya keluarga memeluk saya, membayangkan kemarin saya sendirian diwisuda, tanpa kehadiran keluarga. Tapi untuk menenangkan mereka, saya panggil teman-teman kos yang menemani saya kemarin. Bersyukur baju wisuda masih ada di tempat sehingga bisa saya gunakan kembali untuk berfoto dengan keluarga. Saudara yang di Yogyakarta pun hadir lagi hari Sabtu ini. 

Kadang, hingga saat ini saya masih berfikir dan menduga mengapa semua peristiwa itu terjadi. Kekeliruan dalam komunikasi. Apakah saya yang salah menyampaikan? Apakah penerima telpon yang salah memahami isi informasi atau keluarga yang salah menerima informasi. Rasa sedih dan menyalahkan diri sendiri maupun orang lain kadang muncul tetapi sampai pada detik ini saya bersyukur bahwa ketidakhadiran orang tua dan keluarga tidak karena sesuatu yang buruk terjadi. Aku pun malah lebih leluasa mengantarkan orang tua melihat kampus tempat kuliah ketika proses wisuda berlangsung di hari Sabtu. Suasana wisuda dan berbagai hal tentang kampus dapat saya sampaikan ke orang tua dan keluarga hingga sampai pada pamitan dengan ibu kos tempat selama ini aku tinggal di Yogyakarta.


Selain itu saya berkesimpulan, wisuda tidak harus ditemani. Bukan proses wisudanya yang penting tetapi setelahnya. Begitu saya mendapatkan pekerjaan dengan diterima menjadi guru bantu di bulan Februari 2023 dan diangkat menjadi PNS satu setengah tahun berikutnya, perasaan menyalahkan peristiwa ini semakin berkurang. Banyak juga teman-temanku yang tidak didampingi keluarga pada saat wisuda,tetapi mereka tetap happy dan enjoy. Wisuda adalah proses biasa. Yang terpenting adalah setelahnya. Semoga diangkat menjadi PNS merupakan kebahagiaan yang dapat saya berikan kepada orang tua, guru dan keluarga. Saya sudah memaafkan diri sendiri dan orang lain atas peristiwa ini.  Pasti ada hikmah di sebaliknya, apapun itu. Alhamdulillah 'ala kullihal. Segala puji bagi Allah atas segala sesuatu. Terima kasih kepada teman -teman yang sudah menemani hari yang berat ketika itu. 

Bagaimana menurut Anda? Bagaimana jika Anda posisi ini? Silahkan tulis komentar Anda untuk berbagi rasa. Salam literasi.

Thursday, 8 June 2023

Puisi 2.0 Ujian


Gambar:istock


 Ujian 1

Oleh Suyati

Berat

Beban

Sarat pertanyaan 

Dijawab dengan lugas

Tegas

Ringkas 

Tidak bisa 

Aku menjawabnya

Aku mengerjakannya 

Aku menyelesaikannya 

Selesai


Purbalingga, 8 Juni 2023

Gambar: Eramuslim.com


Ujian 2

Oleh Suyati

Pahit terasa

Perih luka

Menyayat

Berurai airmata

Cobaan menghimpit

Hidup yang sulit

Berdaya berusaha bangkit

Tak mudah bukan tidak bisa 


Purbalingga, 8 Juni 2023



Ujian 3

Senyuman

Sambutan 

Kehangatan

Kelebihan

Kesempatan 

Kebahagiaan 

Kekayaan 

Nikmat terlewat

Lolos dari perhatian

Sebagai cobaan kehidupan 

Luluskah kita dari semuanya?


Purbalingga, 8 Juni 2023

Thursday, 25 May 2023

Bangkit Terus Berjuang


Gambar: Republika id


Di antara kita tentu pernah merasakan situasi dan kondisi yang menyebabkan kita hampir putus asa. Apakah karena kondisi sakit, kesulitan atau berbagai permasalahan yang ada dalam hidupnya.

Momen Sea Games yang sudah lewat beberapa pekan tersebut mengajarkan bagaimana mental bangkit dari keterpurukan bisa merubah kondisi menjadi sebuah kemenangan. Ada banyak cabang olahraga dan atlet yang memberikan kemenangan padahal awalnya mereka sudah berada di titik jelang kekalahan.


Mental yang jatuh dan tidak mampu bangkit melawan situasi sulit dan sepertinya tidak memungkinkan justru kadang menjadi sebuah kemenangan karena sebuah mental yang tidak mudah menyerah. Ia tidak menyerah begitu saja. Berbagai usaha untuk bangkit dari situasi kekalahan terus diupayakan. Ketenangan dan mental tidak menyerah membalikkan keadaan menjadi sebuah kemenangan.

 Memanfaatkan waktu dan kesempatan untuk kembali fokus dengan usaha yang optimal menghasilkan sesuatu yang positif bahkan meskipun kekalahan tetap di pihak kita. Tetapi perjuangan secara maksimal menunjukkan mereka adalah pejuang sejati. Lawan pun akan menghargai dan mengapresiasi.

Demikian pula dalam keadaan sulit. Bangkit dan mencoba mencari hikmah dari berbagai kesulitan yang sedang dialami seringkali membuat seseorang menjadi lebih kuat dan lebih berenergi untuk menghadapi kesulitan berikutnya. So jangan menyerah begitu saja. Bangkit dan tetap terus berjalan, kita akan menemukan kemudahan. Percayalah Allah tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan. Selamat berjuang dan terus semangat, bangkit dari permasalahan.  

Thursday, 18 May 2023

Hari Buku Nasional, Momentum Meningkatkan Minat Baca

Gambar: Indonews Today 


Baru tahu bahwa kemarin, 17 Mei 2023 merupakan hari Buku Nasional (Harbuknas). Jadi ingin tahu bagaimana sejarah hari buku nasional ini. Sepertinya Hari Buku Nasional ini belum menjadi peristiwa populer sehingga masih belum banyak agenda kegiatan untuk menyemarakkan hari tersebut. 

Hari Buku Nasional ditetapkan pada tanggal 17 Mei 2002 pada saat Menteri pendidikan saat itu Bapak Abdul Malik Fadjar. Tujuan diterbitkan Hari Buku Nasional ini adalah sebagai momentum untuk menyadarkan bangsa Indonesia akan pentingnya membaca buku, meningkatkan literasi.

Hal tersebut didasarkan pada keprihatinan akan rendahnya minat baca pada masyarakat Indonesia. Hal tersebut semakin diperparah dengan semakin menjamurnya berbagai laman yang menarik untuk ditonton oleh masyarakat. Durasi lebih singkat isi lebih menarik.

Dikutip dari situs Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), minat baca masyarakat Indonesia hanya sebesar 0,001 persen. Artinya, hanya ada 1 dari 1.000 orang Indonesia yang rajin membaca. UNESCO juga menempatkan Indonesia sebagai negara terendah kedua untuk tingkat minat baca. 

Sementara berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 disebutkan tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia secara keseluruhan berada di angka 59,52 dengan durasi membaca 4-5 jam per minggu dan 4-5 buku per triwulan.

Tentu saja ini menjadi pemikiran tersendiri karena dunia digital tidak bisa dihindari. Generasi masa kini semakin asing dengan buku fisik. Perlu segera dicari solusi terutama dari perpustakaan nasional Indonesia. Selain tetap menerbitkan buku secara fisik perlu juga untuk mengembangkan perpustakaan secara online. 



Dan salah satu terobosan yang sudah diambil adalah layanan perpustakaan melalui aplikasi perpusnas. Pembaca bisa meminjam buku-buku secara online tanpa harus hadir ke perpustakaan secara langsung. Beragam pilihan buku juga hendaknya diperbanyak agar menarik kaum milenial memanfaatkan gadget mereka sebagai buku-buku digital. 

Diharapkan hal tersebut dapat meningkatkan minat membaca. Karena disinyalir orang Indonesia lebih suka menggunakan gadget daripada membaca buku fisik. 

Meskipun tetap merindukan buku-buku fisik yang tersimpan di rak-rak buku berderet. Sayangnya sekarang semakin sedikit anak-anak yang duduk tenang di kursi membaca buku di meja. 

Selain cara-cara tersebut, kegiatan menyemarakkan Hari Buku Nasional kiranya juga perlu disosialisasikan kepada masyarakat lebih luas bisa lewat sekolah maupun lewat media sosial sehingga gaungnya bisa merambah lebih banyak orang.  Selamat Hari Buku Nasional. 

Friday, 12 May 2023

Media Sosial : Plus dan Minus


Gambar : Katabijakpedia.com

Istilah media sosial sekarang ini sudah menjadi istilah yang merambah hampir semua kalangan. Tidak hanya jurnalistik yang mengenalnya. Dari usia anak-anak hingga manula akrab dengan istilah tersebut. Medsos menjadi istilah keren dan viral.

Media sosial atau dikenal sebagai medsos merupakan  laman atau aplikasi yang memungkinkan pengguna dapat membuat atau berbagi isi atau terlibat dalam jaringan sosial.

Jenis -jenis media sosial yang saat ini sedang populer dimanfaatkan oleh penggunanya. Laman tersebut antara lain adalah WhatsApp, Blog, Facebook, Twitter,Youtube, Instagram, dan Tik tok. 

Menjamurnya laman tersebut secara positif memang memperluas jaringan informasi yang beredar. Masyarakat lebih mudah untuk mendapatkan informasi dengan hanya mengklik kata kunci yang dibutuhkan.

Fungsi media sosial antara lain adalah:

1. Untuk komunikasi

2. Sebagai branding

3. Untuk tempat usaha

4. Marketing

Dengan fungsi media sosial di atas tentu saja diharapkan sosial media bisa menjadi satu alternatif untuk dapat memperluas jaringan informasi dan usaha. Bagi yang mampu memanfaatkan dengan maksimal tentu akan sangat memudahkan. 

Sayangnya sebagian besar media sosial yabg yang ada justru tidak hanya berisi informasi yang benar dan akurat. Beberapa di antara malah digunakan untuk menebar hoaks, berita yang tidak benar dan berdasar, ujaran kebencian, bullying, dan sebagainya.

Akibatnya tentu saja akan menyebabkan kekacauan, ketidaknyamanan dan ketakutan di masyarakat. Kebebasan berpendapat dan berekspresi dalam media sosial pun dimanfaatkan secara kebablasan, berdalih hak berpendapat dan berekspresi, seringkali memberikan ungkapan dan pendapat yang menimbulkan keresahan dan kekacauan di masyarakat.

Sebagai pengguna media sosial kita tentu harus menyadari nilai tambah dan kurang dari adanya media sosial media ini. Laksana pisau bermata dua begitulah media sosial ada. Maka diperlukan adanya aturan-aturan yang mampu membatasi pemanfaatan sosial media ini.

Adanya Undang-undang ITE paling tidak dapat mengerem kebebasan tersebut sehingga tidak kebablasan. Meskipun demikian, itu belumlah cukup tanpa diikuti oleh kesadaran dari masing-masing pengguna sosial media itu sendiri. 

Beberapa etika yang harus pengguna sosial media terapkan antara lain:

1. Menggunakan sosial media sesuai dengan kebutuhan.

2. Menjaga sikap dan etika dalam berinteraksi dengan pengguna lain.

3. Menyaring informasi yang didapat.

4. Menghindari akun-akun provokatif.

5. Memaksimalkan manfaat penggunaan sosial media.

6.  Hati-hati menyebarkan data pribadi.

7.  Saring sebelum sharing.

8. Jangan lupa hak cipta.

9. Bijak dalam mengatur waktu online. 

10. Jangan asal posting konten.

11. Tak perlu detail mencantumkan informasi. Lindungi privasi Anda.

12. Selalu waspada dan jangan langsung percaya 

Friday, 5 May 2023

Guru, Menjadi Ladang Pengabdianku


Meskipun guru bukanlah cita-cita masa kecil, sekarang saya menikmatinya sebagai pengajar. Berkuliah di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dulu dikenal sebagai IKIP Yogyakarta adalah notabene adalah bangku kuliah pencetak pendidik.  

Kenapa kuliah di kampus pencetak guru kok tidak mau menjadi guru? Ya mengambil kuliah di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris membuat gambaran lebih luas untuk aplikasi ilmunya. Kami memang tidak diharapkan hanya bergulat untuk menjadi guru,  tapi bisa bergulat di bidang komunikasi, penerbit buku dan lainnya yang memanfaatkan bahasa Inggris sebagai sumber informasi. Ketika itu saya cenderung ingin menjadi seorang penerjemah daripada bidang pendidikan.

Namun, ketika sudah berada di masyarakat dan diharapkan segera memiliki pekerjaan, orang tua tetap meminta bekerja di bidang pendidikan. Maka beralihlah fokus saya terlebih bidang yang lebih luas untuk mengabdi adalah di sekolah. Maka mulailah melamar ke berbagai sekolah. Alhamdulillah saat itu, tidak lama berselang dari wisuda, ada kesempatan pengangkatan guru lewat bank Dunia. Kami kenal istilah guru bantu. 


Alhamdulillah melewati beberapa proses seleksi diterima sebagai guru bantu di SMPN 2 Bobotsari, Purbalingga. Mengabdi di sana baru satu setengah tahun, ada kesempatan tes CPNS secara besar-besaran dan serempak di departemen pendidikan dan departemen agama.

Meskipun demikian waktu satu setengah tahun itu menjadi sebuah dasar bagi saya untuk kembali fokus dengan pendidikan. Keseriusan menjadi guru tumbuh seiring perjalanan mengajar. 

Kini setelah menjadi seorang PNS di Kementerian Agama, hal itu terus tumbuh. Terus belajar dan menyesuaikan pendidikan sesuai dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan inti pendidikan. Terus berinovasi mendidik generasi. Semoga ini menjadi bentuk pengabdian saya sebagai seorang manusia yang bermanfaat bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain, terutama generasi penerus bangsa. Semoga.

Thursday, 27 April 2023

Menghargai Prestasi Anak




Suara gemuruh tepuk tangan menggema di ruangan luas aula sekolah. Tiga orang berjejer dengan memegang piala yang barusan diterimanya. Kegembiraan nampak di wajah ketiganya. Sumringah. 

Itulah gambaran prestasi yang umum kita dapatkan di lingkungan kita. Prestasi sama dengan berjejernya piala perlombaan dan kompetisi. Apakah salah demikian? Tidak. Itu juga sebuah prestasi yang luar biasa. Mereka pun pasti memperolehnya tanpa cuma-cuma. Ada perjuangan di balik itu semua. Ada latihan rutin, ada waktu bermain yang dikurangi dan ada target yang harus dipenuhi.

Berdasarkan kamus Besar Bahasa Indonesia V (KBBI V), prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dari apa yang dilakukan, dilaksanakan dan dikerjakan dan sebagainya). 

Berdasarkan pengertian tersebut prestasi tidak hanya terkait dengan akademik dan kemampuan berpikir. Tidak terkait dengan perlombaan dan kompetisi. Namun sebagian besar dari kita lebih menghargai prestasi akademik daripada prestasi yang lain. 



Pernahkah Anda mengucapkan terima kasih kepada anak yang sudah membantu mencuci piring? Pernahkah kita memuji anak-anak yang sudah berupaya belajar puasa setengah hari bulan kemarin? Sudahkah kita memberikan penghargaan atas upaya anak untuk menghilangkan lelah orangtuanya?

Banyak kebaikan-kebaikan anak yang kita abaikan dan kita anggap sebagai sebuah kewajaran. Lewat begitu saja tanpa apresiasi dari orangtuanya. Padahal hal itu merupakan prestasi luar biasa dari mereka. Nah, sudahkah kita apresiasi prestasi anak- anak kita hari ini?

Thursday, 13 April 2023

Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu

Kamis Menulis pekan ini mengambil tema partisipasi. Entah kebetulan atau tidak membaca tema ini di grup Lagerunal saya langsung kepikiran pemilihan umum (pemilu) yang akan dilaksanakan pada tahun 2024.

Pemilihan adalah proses formal pengambilan keputusan kelompok di mana anggota masyarakat yang memenuhi persyaratan memilih seseorang untuk memegang jabatan Administrasi publik.

Sementara Pemilihan umum (disingkat Pemilu) adalah proses memilih seseorang untuk mengisi jabatan politik tertentu di Indonesia. Jabatan tersebut beraneka ragam, mulai dari jabatan presiden/eksekutif, legislatif di berbagai tingkat pemerintahan, sampai kepala desa.

Berbagai rangkaian kegiatan untuk pelaksanaan pemilihan umum sudah dilakukan oleh panitia pemilihan umum dari masing-masing wilayah. Tentu yang diharapkan adalah keterlibatan dan partisipasi masyarakat yang tinggi dalam pemilihan umum.



Gambar:daftar calon pemilih 

Kegiatan pemilu  sangat berpengaruh terhadap perkembangan politik di Indonesia. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap pelaksanaan pemilihan umum ada saja warga yang menolak berpartisipasi di dalamnya. Mereka biasanya disebut sebagai golput (golongan putih). Melangsir dari sentolo.kulonprogokab go.id golput merupakan istilah yang digunakan bagi para pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya. 

Menurut  Eep Saefulloh fatah menyebutkan ada empat faktor yang menyebabkan seseorang menjadi golput. empat klasifikasi tersebut adalah:

1) golput teknis, bagi mereka yang golput krena sebab-sebab teknis tertentu berhalangan hadir ke tempat pemungutan suara, atau mereka yang keliru mencoblos sehingga suaranya dinyatakan tidak sah.

2) golput teknis politis, adalah golput yang tidak terdaftar sebagai pemilih karena kesalahan dirinya atau pihak laian (lembaga statistik, penyelenggara pemilu)

3) golput politis, yaitu bagi mereka yang mereasa tidak memiliki pilihan dari kandidat yang tersedia atau tidak percaya bahwa pileg/pilkada akan membawa perubahan dan perbaikan.

4) golput ideologis, yakni mereka yang tidak percaya pada mekanisme demokrasi (liberal) dan tidak mau terlibat di dalamnya entah karena alasan fundamentalisme agama atau alasan politik ideologi lain.

Pada tahun 2024 ini akan kembali dilaksanakan pesta demokrasi, pemilihan umum. Pemilu kali ini adalah memilih Presiden dan wakil Presiden, memilih anggota legislatif dan eksekutif. Partisipasi masyarakt sangat penting dalam pemilu. Dikatakan pemilu sehat jika angka golput tidak melebihi dari 30 persen. 

Peran masyarakat sanga penting karena masyarakat memiliki andil yang cukup besar karena sebagai pemilih, mereka yang menentukan dalam pemenangan proses pemilihan umum tersebut. Peran penyelenggara KPU yang profesional dan kompatible dalam tugasnya dan partai politik sendiri menjadi amat besar karena dari merekalah ujung tombak kepecayaan masyarakat akan muncul. Permasalahan-permasalahan yang muncul pada pemilu-pemilu sebelumnya hendaknya tidak terulang kembali sehingga opini masyarakat terhadap jalannya demokrasi dapat meningkat. Selamat memilih. Jadilah pemilih cerdas.



Thursday, 6 April 2023

Emansipasi


Gambar: Pejuang emansipasi wanita 


Setiap bulan April hadir kata ini menjadi topik hangat dan menarik. Maka tidak heran jika pada Kamis Menulis pekan 6 April 2023 ini menjadikannya sebagai tema tulisan. Ya emansipasi. Tentu kita semua sudah tidak asing lagi dengan istilah ini.

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI) dinyatakan bahwa emansipasi memiliki 2 makna yakni:

1) pembebasan dari perbudakan

2) persamaan hak dalam berbagai aspek kehidupan  seperti persamaan hak antara kaum wanita dan kaum laki-laki)

Emansipasi memang muncul dari kondisi dan perlakuan yang berbeda yang timbul di masyarakat terhadap kaum perempuan terutama dalam bidang pendidikan dan ekonomi. 

Pengekangan dan perbedaan perlakuan disebabkan nilai budaya dan adat-istiadat yang berlaku pada saat itu.

Kondisi tersebut mengilhami seorang perempuan bernama Raden Ajeng Kartini untuk mendobraknya. Meskipun tidak mudah bagi beliau karena kondisi lingkungan. Namun dengan berkesempatan belajar di sebuah sekolah, beliau mencoba banyak bertanya dari perempuan di luar dirinya. Salah satunya adalah dengan teman sekolahnya yang akhirnya dibukukan dalam sebuah kumpulan surat-surat Kartini menjadi buku "Habis Gelap Terbitlah Terang".

Kini, sudah berpuluh tahun dari perjuangan beliau Ibu R.A. Kartini. Perjuangan beliau sudah menunjukkan terwujudnya emansipasi wanita. Peran perempuan sudah semakin luas dalam berbagai aspek kehidupan. Kesempatan mendapatkan pendidikan dan ekonomi pun tidak luput ikut berkembang dan maju. Berbagai profesi perempuan hampir ada di seluruh bidang. Kartini -Kartini masa kini tumbuh berkembang dengan cepat.

Namun, perlu diingat bahwa perjuangan emansipasi wanita yang diperjuangkan oleh ibu R.A Kartini dan pejuang-pejuang emansipasi wanita lainnya bukanlah untuk melawan laki-laki atau melupakan kodratnya sebagai perempuan. Wanita modern zaman sekarang tetap menjadi seorang perempuan, yang memiliki fungsi dan peran yang berbeda dengan laki-laki. Emansipasi bukanlah mengambil peran laki-laki menjadi menjadi peran perempuan tapi emansipasi adalah adanya kerjasama yang serasi dan harmonis antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai bidang. Termasuk dalam rumah tangga. 



Jadi jika hal tersebut terjadi maka kita sebenarnya sudah berada di luar jalur tujuan perjuangan emansipasi wanita yang dilakukan oleh Ibu Kartini. Kita sudah kebablasan. Bagaimana menurut Anda? Masih di jalur manakah kita dalam emansipasi?

Thursday, 30 March 2023

Upaya Menggapai Cinta Al Quran

Bulan Ramadan merupakan bulan yang istimewa dengan turunnya Al-Qur'an. Keutamaan dan kemuliaan membaca Al Qur'an di bulan ini menjadi luar biasa. Maka tidak heran sepanjang bulan Ramadan. Yuk, kita belajar tentang AL-QUR'AN lewat pertanyaan dan jawaban berikut.


T : Berapa jumlah Surah dalam Al-Qur'an?

J : 114 Surah.


T : Berapa jumlah Juz dalam Al-Qur'an?

J : 30 Juz.


T : Berapa jumlah Hizb dalam Al-Qur'an?

J: 60 Hizb.


T: Berapa jumlah Ayat dalam Al-Qur'an?

J: 6666 Ayat.


T : Berapa jumlah Kata dalam Al-Qur'an?, dan Berapa Jumlah Hurufnya?

J: 77437 Kata, atau 77439 Kata dan 320670 Huruf.


T : Siapa Malaikat yang disebut dalam Al-Qur'an?

J : Jibril, Mikail, Malik, Raqib, Atiid, Malakulmaut, Harut, Marut, Al-Hafazah, Al-Kiramulkatibun HamalatulArsy.


T : Berapa Jumlah Sajdah (ayat Sujud) dalam Al-Qur'an?

J : 15 Sajdah.


T : Berapa Jumlah para Nabi yang disebut dalam Al-Qur'an?

J : 25 Nabi


T : Berapa Jumlah Surah Madaniyah dalam Al-Qur'an? Sebutkan

J : 28 Surah, Al-Baqarah, Al-Imran, Al-Nisa', Al-Maidah, Al-Anfal, Al-Tawbah, Al-Ra'd, Al-Haj, Al-Nur, Al-Ahzab, Muhammad, Al-Fath, Al-Hujurat, Al-Rahman, Al-Hadid, Al-Mujadilah, Al-Hasyr, Al-Mumtahanah, Al-Shaf, Al-Jum'ah, Al-Munafiqun, Al-Taghabun, Al-Thalaq, Al-Tahrim, Al-Insan, Al-Bayinah, Al-Zalzalah, Al-Nashr.


T : Berapa Jumlah Surah Makiyah dalam Al-Qur'an? Sebutkan.

J : 86 Surat, selain surah tersebut di atas.


T : Berapa Jumlah Surah yang dimulai dengan huruf dalam Al-Qur'an?

J : 29 Surah.


T : Apakah yang dimaksud dengan Surah Makiyyah?Ssebutkan 10 saja.

J : Surah Makiyyah adalah Surah yang diturunkan di Makkah sebelum Hijrah, seperti: Al-An'am, Al-Araf, Al-Shaffat, Al-Isra', Al-Naml, Al-Waqi'ah, Al-Haqqah, Al-Jin, Al-Muzammil, Al-Falaq.


T : Apakah yang dimaksud dengan Surah Madaniyyah? sebutkan lima saja?

J : Surah Madaniyah adalah Surah yang diturunkan di Madinah setelah Hijrah, seperti: Al-Baqarah, Al-Imran, Al-Anfal, Al-Tawbah, Al-Hajj.


T : Siapakah nama para Nabi yang disebut dalam Al-Qur'an?

J : Adam a.s , Nuh a.s , Ibrahim a.s, Isma'il a.s, Ishaqa a.s, Ya'qub a.s, Musa a.s, Isa a.s, Ayub a.s, Yunus a.s, Harun a.s, Dawud a.s, Sulaiman a.s, Yusuf a.s, Zakaria a.s, Yahya a.s, Ilyas a.s, Alyasa a.s', Luth a.s, Hud a.s, Saleh a.s, ZulKifli a.s, Syuaib a.s, Idris a.s, Muhammad Shalallahu'alaihi wa sallam.


T : Siapakah satu-satunya nama wanita shalehah yang disebut namanya dalam Al-Qur'an?

J : Maryam binti Imran.


T : Siapakah satu-satunya nama Sahabat yang disebut namanya dalam Al-Qur'an?

J : Zaid bin Haritsah. Rujuk dalam surah Al-Ahzab ayat 37


T : Apakah ayat dalam Al-Qur'an yang pertama kalil turun?

J : surah Al-alaq ayat: 1-5 ( إقرأ باسم ربك الذي خلق)


T : Apakah ayat terakhir yang turun dalam Al-Qur'an?

J : Ayat 3 surah Al-maidah أليوم أكملت لكم دينكم وأ تممت عليكم نعمتي و رضيت لكم الإسلام دينا)


T : Apakah nama Surah yang tanpa Basmalah?

J : Surah At-Tawbah (bara'ah).


T : Apakah nama Surah yang memiliki dua Basmalah?

J : Surah Al-Naml.


T : Apakah yang disebut surah Al-mu'awidzatain (2 surah penjagaan)?

J : Surah Al-Falaq dan An-Naas.


T : Apakah nama Surah yang bernilai seperempat Al-Qur'an?

J : Surah Al-Kafirun.


T : Apakah nama Surah yang bernilai sepertiga Al-Qur'an?

J : Surah Al-Ikhlas.


T : Apakah nama Surah yang menyelamatkan dari siksa Qubur?

J : Surah Al-Mulk.


T : Apakah nama Surah yang apabila dibaca pada hari Jum'at akan menerangi sepanjang pekan?

J : Surah Al-Kahfi.


T : Apakah ayat yang paling Agung dan dalam Surah apa?

J : Ayat Kursi, dalam Surah Al-Baqarah ayat No.255.


T : Apakah nama Surah yang paling Agung dan berapa jumlah ayatnya?

J : Surah Al-Fatihah, 7 ayat.


T : Apakah ayat yang paling bijak dan dalam surah apa?

J : Firman Allah Ta'ala: Barang siapa yang melakukan kebaikan sebesar biji sawi ia akan lihat. Barang siapa melakukan kejahatan sebesar biji sawi ia akan lihat..(Surah Al-Zalzalah ayat: 7-8).


T : Apakah nama Surah yang ada dua sajdahnya?

J : Surah Al-Haj ayat: 18 dan ayat: 77.


T : Pada Kata apakah pertengahan Al-Qur'an itu di Surah apa? ayat no Berapa?

J : وليتلطف Surah Al-Kahfi ayat No: 19.


T : Ayat apakah bila dibaca setiap habis Shalat Fardhu dapat mengantarkannya masuk ke dalam Syurga?

J : Ayat Kursi.


T : Ayat apakah yang diulang-ulang sbyk 31 kali dalam satu Surah dan di Surah apa?

J: Ayat فبأي آلاء ربكما تكذبانِ ) pada Surah Al-Rahman.


T : Ayat apakah yang di ulang-ulang sebanyak 10 kali dalam satu Surah dan di surah apa? Apakah ayat ini ada juga disebut dalam surah lainnya? Di Surah apa?

J : Ayat (ويل يومئذ للمكذبين) pada Surah Al-Mursalat, juga ada dalam Surah Al-Muthaffifiin ayat No: 10.


T : Apakah Ayat terpanjang dalam Al-Qur'an? pada Surah apa? Ayat berapa? Dan apa yang dibahas?

J: Ayat No: 282 Surah Al-Baqarah, membahas muamalah dengan sesama manusia dalam keuangan dan hutang piutang.

--------------------------------------------

Bermesraan lah dengan Al-Qur'an sebagaimana mesranya kita dengan dompet gadget kita selama ini,..


Berdekatan lah dengan Al-Qur'an sedekat kita dengan pasangan, anak-anak dan teman-teman kita hari ini...


Bersahabat lah dengan-Nya...karena Al-Qur'an tidak akan meninggalkan kita sebagai sahabat ketika yang lain berpaling, dia akan datang sebagai syafa'at bagi sahabat-sahabatnya di akhirat kelak..


Semoga bermanfaat.

Thursday, 23 March 2023

Selamat Menunaikan Puasa Ramadan 1444H

Haru biru selama dua pekan jelang Ramadan sudah amat terasakan. Kegembiraan menyeruak di dada dengan penuh harapan agar disampaikan kepada bulan Ramadan tahun ini. 

Ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan pun mengalir dari berbagai penjuru. Dari saudara, teman, keluarga dan komunitas yang saya ikuti.

 _Assalamualaikum wr.wb._


_*MARHABAN YA RAMADHAN*_


_Kami beserta Keluarga mengucapkan : *SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN - 1444 H.*_


_*Mohon Maaf Lahir dan Bathin* atas segala Kekilafan & Kesalahan kami selama kita bersama. *Semoga Allah SWT* selalu memberikan Kesehatan, Bimbingan, Petunjuk & Perlindungan NYA serta menerima semua Amal Ibadah Ramadhan & menijabah semua doa2 kita. *Aamiin Allahumma Aamiin.

_Wassalam._

_*Desi Jayanti & Keluarga*_🙏🙏


Assalammualaikum wr wb 

Dengan segala kerendahan hati izinkan Kami sekeluarga memohon maaf lahir dan bathin atas segala kesalahan dan khilaf yang kami perbuat selama ini. 

MARHABAN YA RAMADHAN

Selamat menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H, semoga amal ibadah kita dibulan penuh berkah ini diterima oleh Allah SWT, Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin...

Mayor Nani dan Galaxy 🙏❤️


Gambar: Dokpri twibon Ramadan 

Kebahagiaan tak terkira masih diberikan umur panjang untuk bisa menikmati bulan yang penuh berkah, ampunan dan kasih sayang Allah SWT yang tiada terkira. Semua umat muslim pasti merindukannya. Bulan ini selain untuk meningkatkan hubungan seorang muslim dengan Allah SWT juga bermakna meningkatkan hubungan antara manusia satu dengan manusia lainnya. 

Meskipun tahun ini belum dapat menikmati ibadah puasa Ramadan dari hari pertama namun bersyukur anak sudah mampu memahami sebabnya. Dia sudah tidak protes kenapa tidak shalat tarawih. Malah mengingatkan untuk jangan lupa makan, jangan tidak makan sama sekali meskipun tujuannya untuk menjaga agar dia tidak tergoda. Alhamdulillah sudah semakin paham ya nak? 

Semangat menyambut bulan Ramadan juga dia tunjukkan dengan mengubah posisi tempat tidur. Seharian jelang malam tarawih, dia setting kamar tidurnya kembali. Dibersihkan dan dirapikan semuanya. Katanya agar semangat bangun tidur buat sahur. Berkali-kali saya mengucapkan syukur atas anugerah ini. 


Gambar: Dokpri kamar anak jelang Ramadan


Kesedihan tidak dapat menikmati awal-awal bulan Ramadan terobati dengan semuanya itu. Semoga semakin membuat saya pribadi juga meningkatkan berbagai kegiatan untuk mengisinya. Tidak kalah semangat dengan anak yang baru dalam taraf belajar.  Terima kasih atas pembelajaran yang diberikan secara tidak langsung lewat semangatmu menyambut bulan Ramadan. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan dan keimanan selama bulan Ramadan ini. Aamiin. 

Gambar: flyer Kamis menulis

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan kepada seluruh sahabat blogger yang beragama Islam. Mari kita isi kesempatan yang diberikan dengan kebaikan dan aktivitas positif yang menambah nilai puasa kita. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, keimanan dan keselamatan selama Ramadan ini hingga penghujung bulan. Aamiin.

Thursday, 16 March 2023

Menjaga Semangat Menulis

Setelah satu Kamis kemarin absen tidak mengirimkan tulisan di Kamis Menulis rasanya ada rasa tidak nyaman. Bersyukur karena munculnya ketidaknyamanan tersebut membuat saya terus menulis. Meskipun terlambat dan tidak mengirimkan link tulisan untuk episode Kamis Menulis, 9 Maret 2023.

Hari ini Kamis Menulis, 16 Maret 2023 mengambil tema semangat. Menjadikan kegagalan Kamis Menulis pekan kemarin sebagai lecutan semangat. Saya lebih ingin mengaitkan kegiatan menulis ini dengan berbagai aktivitas yang mau tidak mau menuntut untuk dapat membagi waktu secara proporsional. 

Semangat yang menggebu-gebu namun tidak diikuti dengan kondisi fisik yang sehat dan mendukung barangkali akan mengurangi terlebih jika kondisi tidak fit atau sakit. 

Demikian pula berbagai kegiatan yang dilakukan, tidak hanya di sekolah sebagai pendidik tetapi juga kegiatan di luar sekolah seperti di masyarakat dan organisasi yang kita aktif di dalamnya. Tentu akan sulit dilakukan dengan seimbang jika dilakukan tanpa perencanaan. 

Memang benar yang dikatakan orang perencanaan adalah separoh keberhasilan. Jika kita melakukan kegiatan tanpa perencanaan maka seperti orang berjalan tetapi tidak tahu tujuan hendak ke mana. Berjalan memang tetapi apakah efektif dan efisien?

Untuk mengantisipasi berbagai kegiatan yang beragam dalam waktu yang bersamaan, yang tentu menyita perhatian kita sehingga semangat menulis yang kita gelorakan untuk menyebarkan literasi tidak redup apalagi hilang, tentu diperlukan beberapa upaya mengatasinya.

Beberapa cara yang dapat kita lakukan antara lain:

1. Kembalikan niat kita pada tujuan awal menulis. Niat menjadi motivasi sekaligus evaluasi dari apa yang kita lakukan.

2. Yakini bahwa semua orang memiliki kesibukan. Tidak hanya kita yang memiliki kegiatan yang bejibun. Jika orang lain yang sama-sama sibuk dan memiliki waktu yang sama tetapi tetap mampu menulis, berarti ada yang belum kita lakukan. Bertanya dan belajarlah dari mereka yang sibuk dan tetap punya waktu untuk menulis.

3. Jadikan beragam kesibukan dan kegiatan yang dilakukan sebagai bahan dan ide tulisan sehingga kita tidak akan kehabisan ide saat menulis. Kehilangan ide menulis seringkali menjadi penyebab menurunnya semangat kita untuk menulis.

4. Ambil akibat positif dari seringnya kita menulis. Jika yang sering kita munculkan adalah hal-hal positif semangat menulis pun kembali muncul. Pengalaman orang lain dapat dijadikan motivasi misalnya pengalaman Omjay, yang bisa keliling Indonesia, karena menulis. Atau Pak Padil yang langganan juara lomba blog karena terbiasa menuliskan ide-ide dengan rapi dalam tulisan di blog.

5. Jadikan menulis sebagai kegiatan yang menyenangkan bukan malah menjadi beban. Menikmati menulis sebagai terapi dan refreshing. Jalan-jalan lewat tulisan.

6. Jadilah diri sendiri. Be yourself, orang Barat biasanya menyatakannya. Silahkan ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) tetapi jangan sampai kehilangan karakter kita yang sebenarnya. Tulisan yang kita hasilkan adalah pancaran dari karakter kita sehingga bisa menjadi branding.


Selamat berkarya. Tulisan ini adalah lebih ditujukan kepada diri sendiri untuk terus menjaga semangat menulis. Jika ada manfaat semoga bisa dipetik. Salam literasi.

Friday, 10 March 2023

Orang Kuat yang Sebenarnya

Berbicara tentang topik kuat di Kamis menulis ini tentu membawa pikiran kita pada fisik yang sehat.

Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi Saw. yang telah bersabda: Orang yang kuat itu bukanlah karena jago gulat, tetapi orang kuat ialah orang yang dapat menahan dirinya di kala sedang marah." (HR Bukhari dan Muslim)

Orang yang kuat itu bukanlah karena jago gulat, tetapi orang kuat adalah orang yang dapat menahan dirinya di kala sedang marah, "(H.R. Abu Hurairah R.A)

Hadist tersebut mengingatkan kita akan bahaya akibat marah. Maka dalam Islam rasa marah harus dikendalikan. Karena banyak akibat yang ditimbulkan akibat marah ini.

Jadi ternyata orang yang paling kuat adalah bukan karena kekuatan tubuhnya. Orang yang kuat adalah orang yang mampu menahan amarahnya.

Ada beberapa cara untuk menahan amarah: 

1. Diam

2. Berwudlu

3. Duduklah ketika marah dengan berdiri, jika belum berhenti juga maka berbaringlah.

Thursday, 2 March 2023

Nikmat Sehat



Kamis Menulis 2 Maret 2023 memiliki tema "Sehat" . Sehat merupakan nikmat yang  luar biasa yang diberikan Allah SWT. Ia menjadi modal pertama bagi manusia untuk menjalani kehidupan di waktu-waktu setelah ia terbangun. Tidak semua orang dapat menikmatinya setelah bangun. Ada yang berlanjut di rumah sakit, ada yang lanjut terbaring di tempat tidur, bahkan ada pula yang berlanjut di pemakaman.

Kesehatan menjadi hal yang menjadi hal luar biasa. Kata orang sehat itu mahal. Tentu jika kita terlambat mensyukuri. Kita terlena dengan kondisi sehat kita. Namun sayangnya sehat menjadi hal yang sering terlupakan sebagai nikmat yang luar biasa manakala kita dalam kondisi sehat. Ia baru terasakan maknanya manakala sakit mendera. Baru terasakan betapa berartinya dan pentingnya keberadaannya. 

Bahkan dalam agama Islam disampaikan ada dua nikmat yang sering dilupakan oleh manusia yakni nikmat sehat dan waktu luang. Ini menyiratkan bahwa sehat dan waktu luang adalah menjadi nikmat yang sering tidak terasakan keberadaan pada saat sehat. 

Sehat meliputi dua hal, sehat jiwa juga sehat raga. Orang Yunani menyatakan men sano incorporosano, di dalam raga yang sehat terdapat jiwa yang sehat.  Meskipun tidak sepenuhnya benar. Karena ada orang yang sangat sehat tetapi ada jiwanya yang tidak sehat. Maling, koruptor, penjahat, dan masih banyak lainnya.

Malah menurut WHO istilah sehat tidak hanya menyangkut fisik dan rohani saja. Sehat menurut WHO adalah kondisi atau keadaan yang sempurna baik fisik, mental maupun sosial, tidak hanya terbebas dari penyakit atau kelemahan/cacat.

Mana yang lebih utama, sehat jiwa dulu atau sehat rohaninya dulu. Keduanya harus beriringan dan sejalan. Salah satu bagian tidak sehat maka akan mempengaruhi kesehatan lainnya. Misalnya orang sehat secara fisik tapi di hatinya penuh curiga, mudah mengeluh, merasa apa-apa salah maka akan membuat kesehatan badan pun berkurang. 

Demikian pula sebaliknya, jika badannya sakit maka kesehatan jiwanya juga pasti terpengaruh. Ia menjadi lebih sensitif. Mudah marah. Merasa ingin lebih diperhatikan dan sikap lainnya. 



Sebagai bentuk rasa syukur terhadap nikmat sehat yang diberikan kepada kita tentu kita harus berusaha untuk menjaga keadaan tersebut. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

1. Menjaga pola makan yang sehat.

2. Memiliki pola pikir dan perilaku yang positif.

3. Senantiasa mensyukuri nikmat yang diberikan kepada kita. Bersabar ketika sedang diberikan sakit dan kelemahan.

4. Menghindari makanan/minuman yang membahayakan tubuh. 

5. Berolahraga secara teratur.

6. Menjaga silaturahmi dengan tetap berinteraksi secara positif dengan lingkungan sekitar.

7. Senantiasa memanfaatkan otak untuk kegiatan berpikir positif.

8. Istirahat yang cukup. Penuhi kebutuhan tidur berkualitas.

9. Memanfaatkan kesehatan kita untuk hal-hal positif dan bermanfaat bagi orang lain. 

10. Memaafkan diri sendiri dan orang lain.

Nah demikian beberapa cara kita mensyukuri nikmat sehat yang diberikan Allah SWT kepada kita. Mari nikmati dan syukuri sebelum nikmat sehat ini hilang dari kita semua sehingga tidak ada penyesalan pada saatnya tiba untuk mengembalikannya. Semoga bermanfaat.

Thursday, 23 February 2023

Dedikasi Diri sebagai Seorang Wanita





Kegiatan Kamis Menulis kembali hadir  dengan tema "Dedikasi". Sering mendengar kata ini pada perayaan hari guru nasional dan sejenisnya. 

"Sungguh luar biasa dedikasinya di dunia pendidikan." 

"Dedikasinya dalam kegiatan kemasyarakatan sudah tidak diragukan lagi."

Dedikasi menurut pengertian adalah pengorbanan tenaga, pikiran dan waktu demi keberhasilan suatu usaha atau tujuan mulia. Kata lain dari dedikasi adalah pengabdian. (KBBI V)

Menilik kata dedikasi atau pengabdian ini mencoba menengok ke belakang hingga sekarang. Ada beberapa peran yang semoga ini menjadi suatu dedikasi dari seorang wanita. Dedikasi sebagai seorang anak, seorang istri, seorang ibu, sebagai pendidik, seorang anggota masyarakat dan dedikasi sebagai seorang warga negara. 

A. Dedikasi sebagai seorang anak 

Meski sudah menjadi seorang istri dan ibu, menjadi seorang anak adalah sebuah proses pengabdian kepada kedua orang tua kita. Bahkan ketika sudah menjadi istri dan ibu makna pengabdian seorang anak kepada orang tua akan semakin besar. 

Pengalaman menjadi seorang ibu mengingatkan kita sebagai seorang anak. Demikian pula sebaliknya, apa yang kita rasakan sebagai seorang anak akan memperkaya pengalaman dan cara mendidik kita sebagai seorang ibu.



B. Dedikasi sebagai seorang istri 

Menjalani berbagai macam peran dalam kegiatan sehari-hari seorang wanita tentu banyak ragam variasi. Terlebih kedudukan kita sebagai isteri tentu harus seimbang dengan suami. Apalagi kami pasangan pekerja. Semuanya memiliki aktivitas masing-masing. Tentu dibutuhkan saling memahami, mengerti dan melayani dari pasangan. 

Beruntung pasangan tahu sejak awal tentang pekerjaan ini dan satu bidang di pendidikan sehingga penyesuaian satu dengan yang lain lebih mudah. Meski berbeda naungan tetapi inti berbagai kegiatan dan aturan tidak jauh berbeda.

Komunikasi yang intens sangat membantu menciptakan suasana yang nyaman. Permasalahan yang muncul dengan pasangan alhamdulilah sampai saat ini masih bisa diatasi di taraf keluarga inti. 


C. Dedikasi sebagai seorang Ibu

Menjadi seorang ibu dari seorang putri barangkali tidak banyak memunculkan masalah. Tapi menurut saya orang tua dengan satu anak atau lebih dari dari satu masing-masing memiliki permasalahan. Meskipun pasti berbeda jenis dan solusinya. 

Mendidik seorang anak saja justru menjadi sebuah tantangan tersendiri. Ketegasan dalam sikap mendidik diuji lebih dibandingkan yang memiliki lebih dari satu. Godaan memanjakan, memberikan proteksi yang berlebihan kadang sering kali datang menggoda dengan dalih kasihan anak satu-satunya. 




D. Dedikasi sebagai seorang pendidik 

 Sudah hampir 17 tahun pengabdian di bidang pendidikan. Mendedikasikan diri lewat mengajar dan mendidik anak-anak tunas bangsa. Berawal di tahun 2002-2003 sebagai guru bantu. Mulai mendidik dari anak tingkat sekolah dasar hingga sekarang di tingkat pendidikan menengah, yakni MTs.










Waktu yang tidak pendek untuk melewati perjalanan tersebut. Tentu beragam rasa manis pahit perjalanan di dunia pendidikan telah dirasakan. Meskipun semuanya berakhir dengan rasa syukur telah diberikan kesempatan untuk mengabdi di bidang ini. 



E. Dedikasi sebagai anggota masyarakat 

Menjadi anggota masyarakat tentu tidak bisa kita lepaskan dari diri kita karena kita hidup bersama dengan orang lain.  Kita tidak bisa hidup sendirian. Kita memerlukan orang lain untuk saling memahami, mengerti dan melengkapi satu sama lain.

Banyak kegiatan yang dilakukan di masyarakat sebagai bentuk dedikasi kita sebagai anggota masyarakat misalnya menjadi anggota majelis taklim, Paguyuban RT, Kegiatan PKK, kelompok senam dan masih banyak kegiatan lain yang semuanya tentu perlu pengaturan waktu bagi seorang wanita.

Perlu keseimbangan antara kepentingan masyarakat, rumah tangga dan pribadi sehingga satu dengan yang lain dapat berjalan seimbang dan sejalan. Jika tidak demikian bisa memunculkan permasalahan yang tidak bisa dianggap enteng.




F. Dedikasi sebagai warga negara

Menjadi warga negara Indonesia tentu hal yang sangat disyukuri. Orang bilang Indonesia adalah surga dunia. Banyak yang merindukan dan menginginkan bangsanya seperti suasana di Indonesia. Maka bersyukurlah kita berada di Indonesia dalam kondisi aman dan kondusif. Tentu hal ini tidak tercipta begitu saja. 

Salah satu dedikasi sebagai warga negara adalah menjadi warga negara yang baik. Penuh cinta untuk negara Indonesia. Tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang tidak selalu benar dan positif.  Memiliki kesadaran saring sebelum sharing menjadi salah satu dedikasi kita sebagai warga negara sehingga berperan memunculkan kenyamanan suasana.


Apapun dedikasi kita di bidang apa pun semoga menjadi sebuah pengadian yang ditujukan kepada Allah SWT semata. Semuanya ditujukan sebagai bentuk pengabdian seorang hamba kepada Tuhannya.  Sehingga dapat menjadi amal ibadah untuk kita semua dan menjadi bekal kita kembali kepada-Nya. Aamiin.  

ECA (Extra Curricula Activities)

  Sumber gambar: Labbaikudidadu Wisdom Matric School Sumber gambar: The Catalyst Ekstrakurikuler (atau sering disebut ECA — Extra-Curricula...