Wednesday, 22 April 2026

Penuntut Ilmu dan Pemburu Harta

 ONE DAY ONE HADITS

Senin, 20 April 2026 / 2 Dzulkaidah 1447


عن ابن مسعود رضي الله عنه قال, قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : " مَنْهُومَانِ لا يَشْبَعَانِ طَالِبُ عِلْمٍ وَطَالِبُ دُنْيَا " ، الطبراني في الكبير

Dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda:

Ada dua macam orang yang rakus selalu tidak merasa kenyang, yaitu penuntut ilmu dan pemburu duniawi.

[ Hr At- Tabroni]


Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:

1- Bahwa Abdullah ibnu Mas'ud pernah mengatakan bahwa ada dua orang yang haus dan tidak pernah merasa kenyang, yaitu orang yang berilmu dan orang yang memiliki harta; tetapi keduanya tidak sama. 

2- Adapun orang yang berilmu, maka bertambahlah ridha Tuhan Yang Maha Pemurah kepadanya. Adapun orang yang berharta, maka dia makin tenggelam di dalam kesesatannya (sikap melampaui batasnya).

3- Semoga kita bisa menyikapi dan mewaspadai keadaan yang ada dengan benar dan baik untuk keselamatan dunia akhirat.


Tema hadist yang berkaitan dengan Al Qur'an: 

1-  Orang yang berilmu, maka bertambahlah ridha Tuhan Yang Maha Pemurah kepadanya bila mau mengamalkan ilmunya dengan benar dan baik

َ إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ 

Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Maha Pengampun.[Fâthir: 28]


2- Adapun orang yang berharta, bila tidak bisa mewaspadai dirinya maka dia makin tenggelam di dalam kesesatannya (sikap melampaui batasnya).

كَلَّا إِنَّ الْإِنْسَانَ لَيَطْغَى  أَنْ رَآهُ اسْتَغْنَى 

Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup. [Al-'Alaq: 6-7].Lr

Tuesday, 21 April 2026

Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 MTsN 1 Purbalingga

 Peringatan Hari Kartini tahun 2026 di MTsN 1 Purbalingga berlangsung dengan semarak dan khidmat. Seluruh civitas akademika turut serta merayakan semangat perjuangan pahlawan emansipasi wanita tersebut dengan berbagai rangkaian kegiatan yang menarik.

1. Apel Pagi: Memaknai "Habis Gelap Terbitlah Terang"

Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan karyawan di lapangan madrasah. Pemandangan terlihat berbeda karena seluruh siswa mengenakan baju adat dari berbagai daerah di Nusantara, menciptakan nuansa warna-warni budaya yang kental.


Kepala MTsN 1 Purbalingga, Bapak Syarif Hidayat, S.Ag., bertindak langsung sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, beliau menekankan beberapa poin penting:

  • Bukan Sekadar Fisik: Beliau mengingatkan bahwa peringatan Hari Kartini jangan hanya dimaknai sebatas perayaan fisik seperti mengenakan baju adat semata.

  • Filosofi Perjuangan: Makna terdalam dari perjuangan R.A. Kartini tertuang dalam kalimat ikonik "Habis Gelap Terbitlah Terang".

  • Korelasi Religi: Beliau menjelaskan bahwa kalimat tersebut sejatinya bersumber dari nilai spiritual Minadz-dzulumati ilan-nuur (dari kegelapan menuju cahaya). Perjuangan ini adalah upaya membebaskan diri dari kegelapan kebodohan menuju terangnya ilmu pengetahuan dan kemuliaan adab.

  • Dalam kegiatan apel ini juga diberikan penghargaan kepada Kartini-Kartini MTsN 1 Purbalingga yang telah berprestasi dalam bidang masing-masing. Kartini-Kartini tersebut adalah: 1) Ibu Laily Fatimah,S.Ag 2) Ibu Kingkin Widiasih,S.Pd 3) Ibu Kholifah, S.Pd.I 4) Ibu Tsalis Suwaebah,S.Ag 5) Ibu Suyati,S.Pd 6) Ibu Sri Maulidah Isrofiyatun,S.Pd 7) Ibu Dian Sri Yuli Astutin, S.Pd 8) Ibu Eliyaningsih, S.E


2. Kemeriahan Lomba Antarkelas

Setelah apel selesai, suasana madrasah berubah menjadi panggung kreativitas. Sebanyak 27 kelas di MTsN 1 Purbalingga berpartisipasi aktif dalam berbagai perlombaan yang telah disiapkan panitia. Lomba yang diselenggarakan adalah Fashion Show dan Menyanyi

3. Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperingati sejarah, tetapi juga sebagai sarana:

  1. Menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta budaya melalui pakaian adat.

  2. Mengasah bakat dan keberanian siswa dalam bidang seni dan performa.

  3. Menanamkan nilai kegigihan agar siswa-siswi MTsN 1 Purbalingga terus belajar demi mencapai masa depan yang cerah (menuju cahaya ilmu).

Peringatan Hari Kartini 2026 di MTsN 1 Purbalingga ini berlangsungmeriah dan dilaksanakan dengan antusias oleh seluruh siswa. Semangat Kartini benar-benar terasa hidup di lingkungan madrasah.

Sunday, 19 April 2026

Signs and Notices at School

 

1. Definisi (Definition)

Notice atau Sign adalah pesan singkat berupa tulisan atau simbol di tempat umum yang bertujuan untuk memberikan informasi, instruksi, peringatan, atau larangan kepada orang lain.

2. Jenis-jenis Notice (Types of Notices)

Di sekolah, kita biasanya menemukan empat jenis utama:

  • Command (Perintah): Memberitahu apa yang harus dilakukan.

    • Contoh: "Keep the room clean" (Jagalah kebersihan ruangan).

  • Prohibition (Larangan): Memberitahu apa yang tidak boleh dilakukan. Biasanya menggunakan kata "No" atau "Do Not".

    • Contoh: "No smoking", "Do not litter" (Jangan buang sampah sembarangan).

  • Caution/Warning (Peringatan): Mengingatkan akan adanya bahaya atau sesuatu yang perlu diwaspadai.

    • Contoh: "Caution: Wet Floor" (Awas: Lantai basah).

  • Information (Informasi): Memberikan keterangan tentang suatu tempat atau benda.

    • Contoh: "Library" (Perpustakaan), "Staff Only" (Hanya untuk staf).

3. Kosakata Penting (Key Vocabulary)

  • Litter: Sampah / membuang sampah.

  • Quiet: Tenang / diam.

  • Queue: Antre.

  • Prohibited/Forbidden: Dilarang.

  • Required/Must: Wajib / harus.

  • rubbish bin : tempat sampah

  • allowed : diizinkan

  • must not : jangan

  • don't/do not/No... : dilarang/tidak boleh

Saturday, 18 April 2026

Memasak Labu

 Memasak labu menjadi sayur sangatlah fleksibel karena teksturnya yang lembut dan rasa manis alaminya cocok dengan berbagai bumbu. Di Indonesia, labu siam atau labu kuning biasanya diolah menjadi hidangan berkuah yang segar atau gurih.

Berikut adalah tiga cara populer untuk mengolah labu:

# 1. Sayur Bening Labu (Segar & Cepat)

Cocok untuk menu makan siang yang ringan.

 * Bahan: Labu siam (potong korek api) atau labu kuning (potong dadu), jagung manis, dan bayam.

 * Bumbu: Bawang merah iris, temu kunci (geprek), garam, dan sedikit gula.

 * Cara: Rebus air bersama bawang merah dan temu kunci hingga mendidih. Masukkan labu dan jagung, masak hingga empuk, lalu tambahkan bayam. Beri garam dan gula, aduk sebentar, lalu angkat.

# 2. Sayur Lodeh atau Gulai (Gurih Bersantan)

Tekstur labu kuning yang lembut sangat menyatu dengan gurihnya santan.

 * Bahan: Labu kuning atau labu siam, kacang panjang, dan tempe.

 * Bumbu Halus: Bawang putih, bawang merah, kemiri, kunyit, dan ketumbar.

 * Cara: Tumis bumbu halus bersama lengkuas dan daun salam. Tuangkan santan encer, masukkan potongan labu. Setelah labu agak lunak, tambahkan santan kental, garam, dan kaldu bubuk. Masak hingga bumbu meresap.

# 3. Tumis Labu Siam (Praktis)

Jika Anda lebih suka hidangan tanpa kuah banyak.

 * Bahan: Labu siam (iris tipis memanjang).

 * Bumbu: Bawang putih, bawang merah, dan cabai (iris semua).

 * Cara: Tumis bumbu iris hingga harum. Masukkan labu siam, tambahkan sedikit air agar tidak gosong. Beri saus tiram, garam, dan merica. Masak cepat dengan api besar agar labu tetap renyah.

# Tips Mengolah Labu:

 * Menghilangkan Getah: Untuk labu siam, potong bagian pangkalnya lalu gosokkan kedua permukaannya hingga keluar buih putih (getah). Cuci bersih sebelum dipotong.

 * Waktu Memasak: Labu kuning lebih cepat lunak dibanding labu siam. Masukkan labu kuning paling terakhir jika dicampur dengan bahan keras lain agar tidak hancur menjadi bubur.



Thursday, 16 April 2026

Mengatur Keuangan secara Sederhana

 Mengatur keuangan dengan pendapatan Rp2.500.000 memerlukan kedisiplinan tinggi, namun sangat mungkin dilakukan dengan metode yang tepat. Salah satu pendekatan yang paling efektif dan sederhana adalah menggunakan rumus 50/30/20 yang dimodifikasi sesuai prioritas kebutuhan pokok.

Berikut adalah panduan simulasi alokasi anggarannya:

# 1. Alokasi Anggaran (Metode Persentase)

1. Kebutuhan Pokok---> 60% --->Rp1.500.000 (Makan, transportasi, listrik/air, pulsa/internet.)

2. Tabungan & Dana Darurat--->20% --->Rp500.000---> Tabungan masa depan dan cadangan biaya tak terduga. 

3. Kebutuhan Pribadi/Hiburan---->10% --->Rp250.000---> Jajan santai, hobi, atau belanja ringan. 

4. Sosial & Sedekah--->10% --->Rp250.000--->Zakat, sedekah, atau bantuan keluarga.

# 2. Strategi Pelaksanaan

 * Prioritaskan "Membayar Diri Sendiri": Begitu gaji diterima, segera sisihkan Rp500.000 ke rekening terpisah yang tidak memiliki akses kartu ATM (atau simpan secara digital). Jangan menunggu sisa uang di akhir bulan untuk menabung.

 * Gunakan Sistem Amplop: Bagi uang tunai untuk kategori Kebutuhan Pokok ke dalam amplop fisik atau dompet pintar di aplikasi bank. Jika jatah makan minggu ini sudah habis, Anda dipaksa untuk lebih hemat di minggu berikutnya.

 * Audit Pengeluaran Kecil: Seringkali kebocoran keuangan terjadi pada "pengeluaran tidak terasa" seperti biaya admin bank, biaya parkir berlebih, atau berlangganan aplikasi yang jarang digunakan.

 * Masak di Rumah: Dengan budget makan di kisaran Rp1.000.000 per bulan (setelah dipotong transportasi/listrik), memasak sendiri dan membawa bekal adalah kunci utama agar nutrisi tetap terjaga tanpa menguras kantong.

# 3. Tips Tambahan agar Tetap Konsisten

 * Dana Darurat adalah Prioritas: Sebelum mulai berinvestasi di instrumen berisiko, pastikan Anda memiliki dana darurat minimal 3x pengeluaran bulanan.

 * Hindari Cicilan Konsumtif: Sebisa mungkin hindari penggunaan fitur paylater untuk barang-barang yang sifatnya keinginan belaka. Jika tidak bisa membeli tunai, berarti barang tersebut belum sesuai dengan kapasitas anggaran saat ini.

Dengan struktur ini, keuangan Anda akan jauh lebih terukur dan Anda tetap memiliki ruang untuk menabung meskipun dengan pendapatan yang terbatas.


Sunnah Nabi Itu Memang Super!

 *MERINDING!!! SUNNAH NABI ITU EMANG SUPER*


1. B.A.B duduk, beresiko tinggi terkena wasir/ambeien. BAB jongkok lebih bersih dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

 

2. Kencing berdiri beresiko prostat dan batu ginjal. Kencing jongkok lebih bersih dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

 

3. Enzim di tangan membantu makanan lebih mudah dicerna. Dibanding dengan besi, kayu, atau plastik, makan dengan tangan lebih bersih, fitrah dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

 

4. Makan dan minum berdiri dpt mengganggu perncernaan. Dengan duduk lebih santun dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

 

5. Makan di kursi, masih kurang menyehatkan. Dengan duduk di lantai, tubuh akan membagi perut menjadi 3 ruang: udara, makanan dan air, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

 

6. Makan buah setelah makan (cuci mulut) kurang bagus bagi lambung, karena ada reaksi asam. Yang sehat adalah makan buah sebelum makan, membantu melicinkan saluran pencernaan dan membuatnya lebih siap, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

 

7. Tidur tengkurep tidak bagus untuk kesehatan, bahkan itu tidurnya syetan. Tidur menghadap kanan lebih menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

 

8. Banyak Rahasia Sunnah yg telah diteliti para pakar, dari segi hikmah, manfaat, dan kesehatan. Benarlah yg dikatakan: di balik sunnah ada kejayaan. Bagi kita, jika misalnya belum tahu manfaatnya, terus saja semangat mengikuti adab dan tuntunan Rasul. Manfaat itu efek samping, motivasi utamanya adalah mengikuti adab dan tuntunan Rasul.

 

9. Seorang dokter Eropa berkata: jika semua manusia mengamalkan 3 sunnah saja (Sunnah Makan, Sunnah di Kamar Mandi, dan Sunnah Tidur), maka harusnya saya berhenti jadi dokter karena tidak ada pasien...

Subhanallah.

 

Cintailah Sunnah Nabi, tidak hanya adab2 sehari tapi seluruh apa yang telah Rasullah tetapkan dalam Dien Islam ... "Mau yg disukai atau tidak".


Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 


Adverb of Manner

 *Adverb of Manner adalah kata keterangan yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana suatu tindakan dilakukan. Sederhananya, kata ini memberikan rincian tentang cara atau gaya seseorang melakukan sesuatu.

Mengubah kata sifat (adjective) menjadi kata keterangan cara (adverb of manner) umumnya dilakukan dengan menambahkan akhiran -ly, namun ada beberapa aturan ejaan dan pengecualian yang perlu diperhatikan.

Berikut adalah daftar kata sifat beserta perubahannya:

1. Aturan Umum (Tambah -ly)

Ini adalah pola yang paling sering ditemukan.

  • Quick -----> Quickly (Dengan cepat)

  • Slow -----> Slowly (Dengan lambat)

  • Bad -----> Badly (Dengan buruk)

  • Soft -----> Softly (Dengan lembut)

  • Calm -----> Calmly (Dengan tenang)

2. Kata Berakhiran -y (Berubah menjadi -ily)

Jika kata sifat berakhiran huruf "y", ganti "y" dengan "i" lalu tambahkan "-ly".

  • Happy -----> Happily (Dengan bahagia)

  • Angry -----> Angrily (Dengan marah)

  • Lazy -----> Lazily (Dengan malas)

  • Easy -----> Easily (Dengan mudah)

  • Hungry -----> Hungrily (Dengan lapar)

3. Kata Berakhiran -le (Berubah menjadi -ly)

Cukup ganti huruf "e" terakhir dengan "y".

  • Gentle -----> Gently (Dengan lemah lembut)

  • Terrible ----->Terribly (Dengan sangat buruk/mengerikan)

  • Possible -----> Possibly (Mungkin saja)

  • Simple -----> Simply (Dengan sederhana)

4. Kata Berakhiran -ic (Tambah -ally)

  • Automatic -----> Automatically (Secara otomatis)

  • Tragic -----> Tragically (Secara tragis)

  • Dramatic -----> Dramatically (Secara dramatis)

  • Specific -----> Specifically (Secara khusus)

5. Bentuk Tidak Beraturan (Irregular)

Beberapa kata tidak mengikuti aturan di atas atau bentuknya tetap sama.

  • Good -----> Well (Dengan baik)

  • Fast   ------> Fast (Dengan cepat — tidak ada kata "fastly")

  • Hard  ------> Hard (Dengan keras/giat)

  • Late --------> Late (Terlambat)

  • Early --------> Early (Lebih awal)


Tips Cepat:

Ingatlah bahwa Adverb of Manner digunakan untuk menjelaskan bagaimana sebuah pekerjaan dilakukan.

Contoh: "He drives carefully." (Dia menyetir dengan hati-hati). Kata carefully menjelaskan cara dia menyetir.


> **Catatan Penting: Hati-hati dengan kata Hard. Jika kamu bilang "I work hard", artinya kamu bekerja keras. Tapi jika kamu bilang "I hardly work", artinya kamu hampir tidak pernah bekerja!

2. Letak Adverb of Manner dalam Kalimat

Biasanya, kata keterangan ini diletakkan setelah kata kerja utama atau setelah objek.

 * Setelah Kata Kerja:She sings beautifully. (Dia menyanyi dengan merdu).

 * Setelah Objek: He ate the chocolate greedily. (Dia memakan cokelat itu dengan rakus).


#Tips Cepat Membedakannya

Untuk memastikan sebuah kata adalah adverb of manner, coba tanyakan pertanyaan "How?" (Bagaimana?).

 * Contoh: "How did she dance?"

 * *Jawaban: "She danced gracefully." (Kata gracefully adalah adverb-nya).


Penuntut Ilmu dan Pemburu Harta

 ONE DAY ONE HADITS Senin, 20 April 2026 / 2 Dzulkaidah 1447 عن ابن مسعود رضي الله عنه قال, قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : " مَنْهُ...