Sunday, 15 March 2026

Doa Minta Kesehatan

 

Doa yang Anda maksud biasanya merujuk pada potongan doa berikut:

Lafal Doa Kesehatan

Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ

Latin:

Allahumma inni as-aluka al-'afwa wal-'afiyah fid-dunya wal-akhirah.

Artinya:

> "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ampunan dan kesehatan (keselamatan) di dunia dan di akhirat."

Mengapa Doa Ini Penting?

Kata Al-'Afiyah dalam doa ini memiliki makna yang sangat luas, tidak hanya sekadar bebas dari penyakit fisik, tetapi juga:

 * Kesehatan jasmani: Terhindar dari penyakit.

 * Kesehatan rohani: Hati yang tenang dan jauh dari penyakit hati.

 * Perlindungan: Dijauhkan dari musibah dan fitnah.

Variasi Lain (Doa Pagi & Petang)

Ada juga versi yang lebih spesifik untuk anggota tubuh yang sering dibaca dalam dzikir pagi dan petang:

Lafal:

Allahumma 'afini fi badani, Allahumma 'afini fi sam'i, Allahumma 'afini fi bashari.

Artinya:

"Ya Allah, sehatkanlah badanku; Ya Allah, sehatkanlah pendengaranku; Ya Allah, sehatkanlah penglihatanku."

Doa ini sangat baik dibaca setiap hari, terutama setelah shalat atau saat memulai aktivitas di pagi hari agar hari Anda penuh berkah dan energi.


Friday, 13 March 2026

Cerdas Gunakan Obat Diabetes Melitus (DM)


*Apa itu Diabetes Melitus?

Diabetes adalah suatu kondisi kesehatan di mana tubuh tidak dapat mengatur kadar gula darah dengan baik. Hal ini terjadi karena tubuh tidak dapat memproduksi insulin yang cukup atau tidak dapat menggunakan insulin dengan efektif.


*Gejala Penyakit DM

- Sering buang air kecil

- Rasa lapar berlebih

- Rasa haus berlebih

- Penurunan berat badan drastis

- Badan terasa lemah

- Kesemutan

- Mata kabur

- Badan gatal


*Faktor Risiko Diabetes

- Riwayat keluarga

- Berat badan yang berlebihan

- Kurang aktivitas fisik

- Pola makan tidak sehat

- Usia di atas 45 tahun

- Riwayat penyakit kardio serebrovaskuler, hipertensi


*Cara Mencegah Diabetes

1. *Makan makanan seimbang*: Perbanyak konsumsi sayuran, buah, dan biji-bijian.

2. *Olahraga teratur: Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari.

3. *Jaga berat badan: Pertahankan berat badan ideal.

4. *Tidak merokok: Merokok dapat meningkatkan risiko diabetes.

5. *Periksa kesehatan: Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.


*Pengobatan Diabetes

1. *Insulin*: Untuk diabetes tipe 1 dan beberapa kasus diabetes tipe 2

2. *Obat-obatan*: Untuk mengontrol kadar gula darah.

3. *Perubahan gaya hidup*: Makan makanan seimbang, olahraga teratur, dan jaga berat badan.


*Komplikasi Diabetes

1. Kerusakan ginjal

2. Kerusakan saraf

3. Kerusakan mata

4. Penyakit jantung


*Apa yang harus dilakukan jika Anda memiliki diabetes?

1. *Konsultasikan dengan dokter: Untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

2. *Ikuti rencana pengobatan*: Lakukan pengobatan sesuai dengan anjuran dokter.

3. *Jaga kesehatan*: Makan makanan seimbang, olahraga teratur, dan jaga berat badan.

4. *Jaga stamina* direkomendasikan minum suplemen *British Propolis* untuk mendampingi pengobatan dan melindungi kesehatan hati dan jantung efek dari pengobatan DM jangka panjang.

Wednesday, 11 March 2026

Serba-Serbi Iktikaf

 ⬜️⬛️ *Serba Serbi i’tikaf (iktikaf)


_Ustadz Ammi Nur Baits_

Bismillahirrahmanirrahim  


☑️ I’tikaf adalah ‘tinggal di masjid dengan niat tertentu dan dengan tata cara tertentu’. Tempat i’tikaf: di masjid yang digunakan untuk shalat berjemaah, meskipun tidak digunakan untuk jumatan seperti mushalla.


Allah berfirman, yang artinya, “Janganlah kalian melakukan hubungan suami-istri ketika kalian sedang i’tikaf di masjid ….” (Q.s. Al-Baqarah:187)


Imam Al-Bukhari membuat judul bab “Bab (anjuran) i’tikaf di sepuluh hari terakhir dan (boleh) i’tikaf di semua masjid“. (Shahih Bukhari, 7:382)


✅ Kapan memulai i’tikaf (iktikaf)?

Dianjurkan untuk memulai i’tikaf di malam tanggal 21 setelah magrib, kemudian mulai masuk ke tempat khusus (semacam tenda atau sekat) setelah subuh pagi harinya (tanggal 21 Ramadan).


Dari Aisyah radhiallahu ‘anha; beliau mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Aku membuatkan tenda untuk beliau. Lalu beliau shalat subuh kemudian masuk ke tenda i’tikafnya.” (H.r. Al-Bukhari dan Muslim)


✅ Rukun i’tikaf (iktikaf)

Niat. Letak niat itu di hati dan tidak boleh dilafalkan. Sebatas keinginan untuk itikaf itu sudah dianggap berniat untuk i’tikaf.

Dilakukan di masjid, baik masjid untuk jumatan mauapun yang tidak digunakan untuk jumatan.

Menetap di masjid.


✅ Pembatal i’tikaf (iktikaf)

- Hubungan biologis dan segala pengantarnya.

- Keluar masjid tanpa kebutuhan.

- Haid dan nifas.

- Gila atau mabuk.


✅ Yang diperbolehkan ketika i’tikaf (iktikaf)

- Keluar masjid karena kebutuhan mendesak, seperti: makan, buang hajat, dan hal lain yang tidak mungkin dilakukan di dalam masjid.

- Mengeluarkan sebagian anggota badan dari masjid.

- Makan, minum, tidur, dan 

berbicara.

- Wudhu di masjid.

- Bermuamalah dan melakukan perbuatan (selain ibadah) di masjid, kecuali jual beli.

- Menggunakan minyak rambut, parfum, dan semacamnya.


✅ Yang dimakruhkan ketika i’tikaf (iktikaf)

- Menyibukkan diri dengan kegiatan yang tidak bermanfaat, baik ucapan maupun perbuatan.

- Tidak mau berbicara ketika i’tikaf (iktikaf), dengan anggapan itu merupakan bentuk ibadah. Perbuatan ini termasuk perbuatan yang tidak ada tuntunannya.


✅ Mandi ketika i’tikaf (iktikaf)

Syekh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin mengatakan bahwa hukum mandi ketika i’tikaf dibagi menjadi tiga:

Wajib, yaitu mandi karena junub.

Boleh, yaitu mandi untuk menghilangkan bau badan dan kotoran yang melekat di badan.

Terlarang, yaitu mandi sebatas untuk mendinginkan badan. 

(Majmu’ fatawa wa Rasail Ibnu Utsaimin, 20:178)


✅ I’tikaf (iktikaf) bagi wanita

Diperbolehkan bagi wanita untuk melakukan i’tikaf bersama suaminya atau sendirian, dengan syarat: ada izin dari walinya (suami atau orang tuanya) serta aman dari fitnah atau berdua-duaan dengan laki-laki. ‘

Aisyah radhiallahu ‘anha mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan sampai Allah merwafatkan beliau. 

Kemudian para istri beliau beri’tikaf setelah beliau meninggal.” (H.r. Al-Bukhari dan Muslim)

Diperbolehkan bagi wanita mustahadhah untuk melakukan i’tikaf. 

Dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha; beliau mengatakan, “Salah seorang istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sedang istihadhah beri’tikaf bersama beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. 


Terkadang wanita ini melihat darah kekuningan dan darah kemerahan ….” (H.r. Al-Bukhari)


☑️ Batasan “dianggap telah keluar masjid”


Orang yang i’tikaf dianggap keluar masjid jika dia keluar dengan seluruh badannya. Jika 


orang i’tikaf hanya mengeluarkan sebagian badannya maka tidak disebut keluar masjid.


‘Aisyah radhiallahu ‘anha mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memasukkan kepala beliau ke ruanganku ketika aku berada di dalam, kemudian aku menyisir rambut beliau, sedangkan aku dalam kondisi haid.” (H.r. Al-Bukhari dan Muslim)


Catatan: Pintu ruangan Aisyah mepet dengan Masjid Nabawi.


Allahu a’lam.

 Materi ini di repost ulang oleh Group Kajian WA ISLAMADINA 

▶️ Click https://chat.whatsapp.com/L0qDTJ7ira2HrBnXIBW7o0

Doa Minta Kesehatan

  Doa yang Anda maksud biasanya merujuk pada potongan doa berikut: Lafal Doa Kesehatan Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَا...