Saturday, 7 February 2026

Fatty Liver (Perlemakan Hati)


Fatty liver (perlemakan hati) adalah kondisi ketika lemak menumpuk di dalam sel hati. Jika dibiarkan, bisa menyebabkan peradangan, kerusakan hati, bahkan sirosis.


🧠 Penyebab utama fatty liver

Kelebihan berat badan / obesitas

Gula darah tinggi / diabetes

Kolesterol & trigliserida tinggi

Konsumsi alkohol berlebihan

Pola makan tinggi gula & lemak

Kurang olahraga

Ada 2 jenis:

Fatty liver non-alkohol (NAFLD) → paling sering terjadi.

Fatty liver akibat alkohol.


⚠️ Gejala yang sering muncul

Sering kali tanpa gejala, tapi bisa muncul:

Cepat lelah

Perut kanan atas terasa tidak nyaman

Perut buncit

Mual ringan

Berat badan naik


✅ Cara mengatasi fatty liver (alami & efektif)

1️⃣ Turunkan berat badan

Turun 5–10% berat badan sudah membantu mengurangi lemak hati.

2️⃣ Perbaiki pola makan

Kurangi gula, minuman manis, gorengan

Batasi nasi putih berlebihan

Perbanyak sayur, buah, ikan, kacang, dan protein sehat

3️⃣ Rutin olahraga

Jalan cepat 30 menit/hari

Senam, bersepeda, atau berenang

4️⃣ Kontrol gula darah & kolesterol

Jika ada diabetes atau kolesterol tinggi, harus dikontrol.

5️⃣ Hindari alkohol

Jika minum alkohol, sebaiknya dihentikan.

6️⃣ Tidur cukup & kelola stres

Stres bisa memperburuk metabolisme hati.

🌿 Suplemen yang sering membantu (dengan pengawasan dokter)

Vitamin E

Omega-3

Kurkumin (kunyit)

Milk thistle (silymarin)

✅ Kabar baiknya:

Fatty liver bisa diperbaiki bahkan sembuh jika pola hidup diubah sejak dini.


Salam sehat selalu

🍃🍃



Thursday, 5 February 2026

Manfaat Biji Kurma




Jangan pernah lagi membuang biji ini karena bisa mendukung kesehatan jantung dan mengatur kadar gula darah. #info #unik 


Biji kurma, yang sering dibuang setelah memakan daging buahnya, sebenarnya merupakan bagian berharga yang kaya nutrisi. Biji ini mengandung polifenol, flavonoid, serat tinggi (termasuk pektin), protein, lemak sehat, serta mineral seperti magnesium, kalsium, fosfor, dan zinc. Senyawa bioaktif ini menjadikannya sumber antioksidan kuat yang melawan radikal bebas, mengurangi stres oksidatif, serta mendukung kesehatan secara keseluruhan. Penelitian menunjukkan biji kurma memiliki potensi sebagai suplemen alami murah dan berkelanjutan.


Salah satu manfaat utama biji kurma adalah mendukung kesehatan jantung dan mengatur kadar gula darah. Kandungan flavonoid, asam galat, serta pektin membantu menurunkan kolesterol LDL (jahat), trigliserida, dan total kolesterol, sambil meningkatkan HDL (baik). Studi klinis pada manusia menunjukkan perbaikan kontrol glikemik pada penderita diabetes tipe 2, termasuk penurunan HbA1c, insulin puasa, dan resistensi insulin. Selain itu, biji kurma berfungsi sebagai prebiotik yang melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, serta mengurangi peradangan sistemik.


Manfaat lain mencakup efek anti-inflamasi dan peningkatan imunitas, perlindungan terhadap kerusakan oksidatif pada sperma (mendukung kesehatan reproduksi pria), serta potensi melindungi hati dan ginjal. Biji kurma juga meningkatkan performa olahraga dengan mengurangi kelelahan pasca-latihan intens, serta mendukung kesehatan tulang berkat mineral-mineralnya. Beberapa studi menyoroti peranannya dalam meningkatkan kapasitas antioksidan tubuh dan mengurangi penanda peradangan seperti hs-CRP.


Untuk mengonsumsinya, biji kurma biasanya diolah menjadi kopi biji kurma (jemur, sangrai, haluskan, lalu seduh bebas kafein dan ramah lambung), bubuk untuk ditambahkan ke makanan, atau ekstrak. Mulai dengan dosis kecil (5–10 g/hari) dan konsultasikan dokter jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, karena bukti klinis pada manusia masih berkembang meski umumnya aman. Secara keseluruhan, biji kurma adalah "limbah" bernilai tinggi yang bisa jadi tambahan sehat dalam pola makan sehari-hari.


Sumber: Info Kesehatan

Wednesday, 4 February 2026

Bekal Menyambut Ramadhan

 ٱلسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

*Pejuang Subuh*


بسم الله الرحمن الرحيم 

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً


"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan amal yang diterima"


Bismillah,

Tinggal menunggu hitungan hari kita akan memasuki bulan penuh barokah.


Kita akan melihat tiga bekal yang semestinya disiapkan sebelum memasuki bulan Ramadhan yang kami simpulkan dari wejangan para ulama. 


Tiga bekal tersebut adalah:

*Pertama: Bekal ilmu.

Bekal ini amat utama sekali agar ibadah kita menuai manfaat, berfaedah, dan tidak asal-asalan. ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz berkata,


مَنْ عَبَدَ اللهَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِحُ


“Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka dia akan membuat banyak kerusakan daripada mendatangkan kebaikan.”  (Al Amru bil Ma’ruf, hal. 15). Tidak tahu akan hukum puasa, bisa jadi puasa kita rusak. Tidak tahu apa saja hal-hal yang disunnahkan saat puasa, kita bisa kehilangan pahala yang banyak. Tidak tahu jika maksiat bisa mengurangi pahala puasa, kita bisa jadi hanya dapat lapar dan dahaga saja saat puasa. Tidak tahu jika dzikir bareng-bareng entah sehabis shalat lima waktu atau di antara tarawih atau sehabis witir, itu tidak ada dalilnya, akhirnya yang didapat hanya rasa capek karena tidak menuai pahala. Ingatlah syarat diterimanya ibadah bukan hanya ikhlas. Ibadah bisa diterima jika mengikuti tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, alias ada dalilnya. Namun demikianlah masyarakat kita kadang beribadah asal-asalan, asal ‘ngikut’, yang penting ikhlas katanya, padahal ibadah yang dilakukan tidak ada dalil dan tuntunannya. Apa saja kata pak Kyai, pokoknya ‘manut’? Wallahul musta’an.

Semoga dengan ilmu tersebut, ibadah kita menjadi lebih baik dan diterima oleh Allah.


*Kedua: Perbanyak taubat.

Inilah yang dianjurkan oleh para ulama kita. Sebelum memasuki bulan Ramadhan, perbanyaklah taubat dan istighfar. Semoga di bulan Ramadhan kita bisa menjadi lebih baik. Kejelekan dahulu hendaklah kita tinggalkan dan ganti dengan kebaikan di bulan Ramadhan. Ingatlah bahwa syarat taubat yang dijelaskan oleh para ulama sebagaimana dinukil oleh Ibnu Katsir rahimahullah, “Menghindari dosa untuk saat ini. Menyesali dosa yang telah lalu. Bertekad tidak melakukannya lagi di masa akan datang. Lalu jika dosa tersebut berkaitan dengan hak sesama manusia, maka ia harus menyelesaikannya/ mengembalikannya.” 

(Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14:61). 


Inilah yang disebut dengan taubat nashuha, taubat yang tulus dan murni. Moga Allah menerima taubat-taubat kita sebelum memasuki waktu barokah di bulan Ramadhan sehingga kita pun akan mudah melaksanakan kebaikan.

Di antara do’a untuk meminta segala ampunan dari Allah adalah do’a berikut ini:


اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى خَطِيئَتِى وَجَهْلِى وَإِسْرَافِى فِى أَمْرِى وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى جِدِّى وَهَزْلِى وَخَطَئِى وَعَمْدِى وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِى

“Allahummagh-firlii khothii-atii, wa jahlii, wa isrofii fii amrii, wa maa anta a’lamu bihi minni. Allahummagh-firlii jiddi wa hazlii, wa khotho-i wa ‘amdii, wa kullu dzalika ‘indii” 


(Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kejahilanku, sikapku yang melampaui batas dalam urusanku dan segala hal yang Engkau lebih mengetahui hal itu dari diriku. Ya Allah, ampunilah aku, kesalahan yang kuperbuat tatkala serius maupun saat bercanda dan ampunilah pula kesalahanku saat aku tidak sengaja maupn sengaja, ampunilah segala kesalahan yang kulakukan) 

(HR. Bukhari no. 6398 dan Muslim no. 2719).


Mungkin selama ini tersebar disosial media maaf-maafkan di tengah-tengah kaum muslimin menjelang Ramadhan. Ingat bahwa meminta maaf itu memang disyariatkan  terhadap sesama apalagi ketika berbuat salah, betul memang bentuk taubatnya adalah minta dimaafkan. Namun bukan jadi kelaziman setiap orang harus minta maaf, padahal tidak ada salah apa-apa. Apalagi kelirunya lagi jika hal ini dianggap kurang afdhol jika tidak dijalani menjelang Ramadhan. Hanya Allah yang beri taufik.


*Ketiga: Banyak memohon kemudahan dari Allah

Selain dua hal di atas, kita juga harus pahami bahwa untuk mudah melakukan kebaikan di bulan Ramadhan, itu semua atas kemudahan dari Allah. Jika kita terus pasrahkan pada diri sendiri, maka ibadah akan menjadi sulit untuk dijalani. Karena diri ini sebenarnya begitu lemah. Oleh karena itu, hendaklah kita banyak bergantung dan tawakkal pada Allah dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan. Terus memohon do’a pada Allah agar kita mudah menjalankan berbagai bentuk ibadah baik shalat malam, ibadah puasa itu sendiri, banyak berderma, mengkhatamkan atau mengulang hafalan Qur’an dan kebaikan lainnya.


Do’a yang bisa kita panjatkan untuk memohon kemudahan dari Allah adalah sebagai berikut.


اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

“Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa” 

[Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah]. 

(Hadits ini dikeluarkan oleh Ibnu Hibban dalam Shahihnya 3:255. Dikeluarkan pula oleh Ibnu Abi ‘Umar, Ibnus Suni dalam ‘Amal Yaum wal Lailah).


اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ

“Allahumma inni as-aluka fi’lal khoiroot wa tarkal munkaroot.” 

(Ya Allah, aku memohon pada-Mu agar mudah melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran). 

(HR. Tirmidzi no. 3233, shahih menurut Syaikh Al Albani).


Semoga Allah menjadikan Ramadhan kita lebih baik dari sebelumnya. Marilah kita menyambut Ramadhan mubarok dengan suka cita, diiringi ilmu, taubat dan perbanyak do’a kemudahan.



Fatty Liver (Perlemakan Hati)

Fatty liver (perlemakan hati) adalah kondisi ketika lemak menumpuk di dalam sel hati. Jika dibiarkan, bisa menyebabkan peradangan, kerusakan...