Tuesday, 21 April 2026

Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 MTsN 1 Purbalingga

 Peringatan Hari Kartini tahun 2026 di MTsN 1 Purbalingga berlangsung dengan semarak dan khidmat. Seluruh civitas akademika turut serta merayakan semangat perjuangan pahlawan emansipasi wanita tersebut dengan berbagai rangkaian kegiatan yang menarik.

1. Apel Pagi: Memaknai "Habis Gelap Terbitlah Terang"

Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan karyawan di lapangan madrasah. Pemandangan terlihat berbeda karena seluruh siswa mengenakan baju adat dari berbagai daerah di Nusantara, menciptakan nuansa warna-warni budaya yang kental.


Kepala MTsN 1 Purbalingga, Bapak Syarif Hidayat, S.Ag., bertindak langsung sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, beliau menekankan beberapa poin penting:

  • Bukan Sekadar Fisik: Beliau mengingatkan bahwa peringatan Hari Kartini jangan hanya dimaknai sebatas perayaan fisik seperti mengenakan baju adat semata.

  • Filosofi Perjuangan: Makna terdalam dari perjuangan R.A. Kartini tertuang dalam kalimat ikonik "Habis Gelap Terbitlah Terang".

  • Korelasi Religi: Beliau menjelaskan bahwa kalimat tersebut sejatinya bersumber dari nilai spiritual Minadz-dzulumati ilan-nuur (dari kegelapan menuju cahaya). Perjuangan ini adalah upaya membebaskan diri dari kegelapan kebodohan menuju terangnya ilmu pengetahuan dan kemuliaan adab.

  • Dalam kegiatan apel ini juga diberikan penghargaan kepada Kartini-Kartini MTsN 1 Purbalingga yang telah berprestasi dalam bidang masing-masing. Kartini-Kartini tersebut adalah: 1) Ibu Laily Fatimah,S.Ag 2) Ibu Kingkin Widiasih,S.Pd 3) Ibu Kholifah, S.Pd.I 4) Ibu Tsalis Suwaebah,S.Ag 5) Ibu Suyati,S.Pd 6) Ibu Sri Maulidah Isrofiyatun,S.Pd 7) Ibu Dian Sri Yuli Astutin, S.Pd 8) Ibu Eliyaningsih, S.E


2. Kemeriahan Lomba Antarkelas

Setelah apel selesai, suasana madrasah berubah menjadi panggung kreativitas. Sebanyak 27 kelas di MTsN 1 Purbalingga berpartisipasi aktif dalam berbagai perlombaan yang telah disiapkan panitia. Lomba yang diselenggarakan adalah Fashion Show dan Menyanyi

3. Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperingati sejarah, tetapi juga sebagai sarana:

  1. Menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta budaya melalui pakaian adat.

  2. Mengasah bakat dan keberanian siswa dalam bidang seni dan performa.

  3. Menanamkan nilai kegigihan agar siswa-siswi MTsN 1 Purbalingga terus belajar demi mencapai masa depan yang cerah (menuju cahaya ilmu).

Peringatan Hari Kartini 2026 di MTsN 1 Purbalingga ini berlangsungmeriah dan dilaksanakan dengan antusias oleh seluruh siswa. Semangat Kartini benar-benar terasa hidup di lingkungan madrasah.

Sunday, 19 April 2026

Signs and Notices at School

 

1. Definisi (Definition)

Notice atau Sign adalah pesan singkat berupa tulisan atau simbol di tempat umum yang bertujuan untuk memberikan informasi, instruksi, peringatan, atau larangan kepada orang lain.

2. Jenis-jenis Notice (Types of Notices)

Di sekolah, kita biasanya menemukan empat jenis utama:

  • Command (Perintah): Memberitahu apa yang harus dilakukan.

    • Contoh: "Keep the room clean" (Jagalah kebersihan ruangan).

  • Prohibition (Larangan): Memberitahu apa yang tidak boleh dilakukan. Biasanya menggunakan kata "No" atau "Do Not".

    • Contoh: "No smoking", "Do not litter" (Jangan buang sampah sembarangan).

  • Caution/Warning (Peringatan): Mengingatkan akan adanya bahaya atau sesuatu yang perlu diwaspadai.

    • Contoh: "Caution: Wet Floor" (Awas: Lantai basah).

  • Information (Informasi): Memberikan keterangan tentang suatu tempat atau benda.

    • Contoh: "Library" (Perpustakaan), "Staff Only" (Hanya untuk staf).

3. Kosakata Penting (Key Vocabulary)

  • Litter: Sampah / membuang sampah.

  • Quiet: Tenang / diam.

  • Queue: Antre.

  • Prohibited/Forbidden: Dilarang.

  • Required/Must: Wajib / harus.

  • rubbish bin : tempat sampah

  • allowed : diizinkan

  • must not : jangan

  • don't/do not/No... : dilarang/tidak boleh

Saturday, 18 April 2026

Memasak Labu

 Memasak labu menjadi sayur sangatlah fleksibel karena teksturnya yang lembut dan rasa manis alaminya cocok dengan berbagai bumbu. Di Indonesia, labu siam atau labu kuning biasanya diolah menjadi hidangan berkuah yang segar atau gurih.

Berikut adalah tiga cara populer untuk mengolah labu:

# 1. Sayur Bening Labu (Segar & Cepat)

Cocok untuk menu makan siang yang ringan.

 * Bahan: Labu siam (potong korek api) atau labu kuning (potong dadu), jagung manis, dan bayam.

 * Bumbu: Bawang merah iris, temu kunci (geprek), garam, dan sedikit gula.

 * Cara: Rebus air bersama bawang merah dan temu kunci hingga mendidih. Masukkan labu dan jagung, masak hingga empuk, lalu tambahkan bayam. Beri garam dan gula, aduk sebentar, lalu angkat.

# 2. Sayur Lodeh atau Gulai (Gurih Bersantan)

Tekstur labu kuning yang lembut sangat menyatu dengan gurihnya santan.

 * Bahan: Labu kuning atau labu siam, kacang panjang, dan tempe.

 * Bumbu Halus: Bawang putih, bawang merah, kemiri, kunyit, dan ketumbar.

 * Cara: Tumis bumbu halus bersama lengkuas dan daun salam. Tuangkan santan encer, masukkan potongan labu. Setelah labu agak lunak, tambahkan santan kental, garam, dan kaldu bubuk. Masak hingga bumbu meresap.

# 3. Tumis Labu Siam (Praktis)

Jika Anda lebih suka hidangan tanpa kuah banyak.

 * Bahan: Labu siam (iris tipis memanjang).

 * Bumbu: Bawang putih, bawang merah, dan cabai (iris semua).

 * Cara: Tumis bumbu iris hingga harum. Masukkan labu siam, tambahkan sedikit air agar tidak gosong. Beri saus tiram, garam, dan merica. Masak cepat dengan api besar agar labu tetap renyah.

# Tips Mengolah Labu:

 * Menghilangkan Getah: Untuk labu siam, potong bagian pangkalnya lalu gosokkan kedua permukaannya hingga keluar buih putih (getah). Cuci bersih sebelum dipotong.

 * Waktu Memasak: Labu kuning lebih cepat lunak dibanding labu siam. Masukkan labu kuning paling terakhir jika dicampur dengan bahan keras lain agar tidak hancur menjadi bubur.



Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 MTsN 1 Purbalingga

  Peringatan Hari Kartini tahun 2026 di MTsN 1 Purbalingga berlangsung dengan semarak dan khidmat. Seluruh civitas akademika turut serta me...