Showing posts with label JALAN-JALAN. Show all posts
Showing posts with label JALAN-JALAN. Show all posts

Sunday, 15 February 2026

Tadabur Alam PCA–PRA Mrebet

 


Batang dan Pekalongan, Ahad 8 Februari 2026

Bismillahirrahmanirrahim.

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman, Islam, kesehatan, dan kesempatan sehingga kita dapat melaksanakan kegiatan tadabur alam pada hari ini. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, teladan terbaik dalam menjaga alam dan mensyukuri ciptaan Allah.

Kegiatan tadabur alam PCA–PRA Mrebet ke wilayah dan ini merupakan sarana untuk mempererat ukhuwah, menumbuhkan rasa syukur, serta meningkatkan keimanan melalui perenungan terhadap kebesaran Allah SWT yang tercermin dalam keindahan alam.

Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an, bahwa pada penciptaan langit dan bumi terdapat tanda-tanda kebesaran-Nya bagi orang-orang yang berpikir. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengambil hikmah, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai amanah yang harus kita jaga.

Selain sebagai sarana rekreasi yang menyehatkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi antar anggota, membangun semangat kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai keislaman dalam setiap aktivitas.

Semoga kegiatan tadabur alam ini berjalan dengan lancar, penuh keberkahan, dan memberikan manfaat bagi kita semua.


Dalam kegiatan ini sebagai salah satu peserta merasa luar biasa.  Semangat mengikuti luar biasa ditunjukkan oleh ibu-ibu yang tidak lagi muda. Mereka antusias berperan aktif dalam kegiatan tadabur alam ini. 

Kesan yang muncul adalah kuatnya kedekatan dan kelekatan antar anggota.  Secara sukarela masing-masing PRA membawa makanan yang dibagi-bagi selama perjalanan.  Saya yang suka perjalanan praktis tidak merasa khawatir akan kelaparan karena silih berganti makanan kecil dan camilan dibagi dalam bus.

Selain itu ibu-ibu ini banyak yang memiliki suara yang bagus dan merdu. Bergantian mereka menyanyi lagu dengan gender  keroncong, dangdut dan pop lawas.










Sunday, 26 October 2025

Yuk Ke Owabong

 Bulan Oktober menjadi bulan istimewa. Beberapa peristiwa yang luar biasa terjadi di bulan Oktober ini. Salah satunya adalah mendapatkan kenaikan pangkat di bulan Oktover ini. Sebagai salah satu self-reward  peristiwa tersebut adalah menikmati refreshing bersama keluarga.

Sumber gambar : Tiktok Owabong


Sumber gambar: Dokumen pribadi


Owabong sebagai salah satu destinasi wisata andalan Purbalingga sedang memberikan promosi bertajuk  OMG, Oktober Membawa Gembira. Tentu sebagai warga Purbalingga ingin menikmati momen ini sekaligus sebagai self reward. Lumayan dari harga 25.000 dan 35.000 menjadi 10.000. Alhamdulillah lumayan u tuk bisa refreshing bareng keluarga murah meriah.

Sumber gambar: Tiktok Owabong Water Park

Sementara dengan adanya promosi di Owabong ini juga berlaku bagi Pendatang dari  luar kabupaten misalnya Cilacap, Banyumas Banjarnegara mendapatkan promosi hanya membayar tike masuk Rp 10.000 rupiah per orang. Hanya waktunya yang berbeda. 

Untuk kabupaten lain promosi hanya berlaku hingga 31 Oktober 2025 sedangkan peomo OMG bagi warga Purbalingga berlaku hingga 2 November mendatang. Jadi masih ada sekitar 1 minggu untuk menikmati promo OMG. Ayo kita nikmati sejuknya air di Purbalingga dengan keseruan-keseruan baru di Owabong. 

Friday, 27 September 2024

Teknologi yang Memudahkan

Hari Kamis, 26 September 2024 penulis mendapatkan tugas untuk mengikuti sebuah pelatihan penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka di Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini dilaksanakan 26-28 September 2024 di MTs Negeri 1 Kebumen untuk acara pembukaannya dan dilanjutkan di Hotel Trio Azana Kebumen untuk kegiatan inti pelatihannya. 

Ada beberapa hal menarik yang saya lalui saat menuju ke Kebumen yang membuat saya banyak belajar dari pengalaman. Yang pertama kejadian saat berada di rumah makan. Kami berdua membawa makan siang yang kami bawa dari sekolah. Karena langsung berangkat dari kegiatan harlah madrasah. Pada kegiatan tersebut ada ransum makan siang yang disediakan madrasah. Karena memburu waktu agar tidak datang terlambat maka kami bawa saja snack dan makan siang tersebut untuk perjalanan. 

Ternyata sampai di rumah makan, makan siang yang kami bawa belum dinikmati. Sementara berdasarkan informasi yang masuk di tempat tujuan juga disediakan makan siang dan snack.

Maka kami berusaha menanyakan apakah boleh menikmati makanan sendiri di rumah makan tersebut. Kami agak khawatir karena biasanya tidak diizinkan membawa makanan/minuman ke rumah makan. Bahkan tulisan tersebut juga tertera di salah satu dinding rumah makan tersebut. 

Tetapi karena ragu kami mencoba menanyakan ke penjual. Apakah boleh kami makanan sendiri dengan memesan minuman saja? Alhamdulillah, ternyata diizinkan untuk menikmati makanan tersebut di sini. Kami memesan minuman saja. Pelajaran dari peristiwa tersebut, kalau ada sesuatu yang meragukan, untuk konfirmasi terlebih dahulu. Kadang di lingkungan Indonesia masih memberikan toleransi tertentu meskipun sudah tertulis di sana aturan tersebut.

Peristiwa kedua adalah di kamar mandi rumah makan tersebut. Kamar mandi di sini mengunakan pintu sebagai alat menghidupkan dan mematikan lampu di kamar mandi. Nampaknya ini lebih efektif karena seringkali orang lupa untuk mematikan lampu setelah keluar kamar mandi. Sebuah terobosan yang inovatif menurut saya pribadi. Bagaimana menghemat energi listrik secara elegan.

Sunday, 8 September 2024

Menikmati Gua di Golaga Purbalingga

 Rentetan kegiatan memang belum usai. Masih ada kegiatan dan agenda sekolah yang segera menyusul untuk dilaksanakan. Hari Ahad ini saya dan keluarga mencoba mengambil rehat di hari libur ini sebelum besok Senin mulai berjibaku kembali dengan beragam aktivitas.

Beberapa bulan tidak berkunjung ke Golaga Purbalingga banyak hal yang berubah. Terakhir memang ke sini dalam proses pengembangan dan perbaikan. Sekarang sepertinya sudah semakin baik dan nyaman untuk dikunjungi.







Sunday, 23 June 2024

Piknik Bareng PKK RT 02 RW 02 Selaganggeng




Kegiatan piknik ini sudah lama diajukan seluruh anggota PKK RT 02 RW 02 Selaganggeng. Anggota PKK yang rata-rata sudah berkecimpung di rumah, tentu saja ingin merasakan refreshing atau healing.

Tetapi keinginan tersebut baru terlaksana pada tahun 2024. Dua tahun dari kegiatan serupa di tahun 2022. Ketika itu dilaksanakan bareng dengan agenda RT. Jadi para bapak ikut terlibat. Untuk tahun ini murni dari ibu- ibu PKK .


_Bismillah.._

 📍 *Informasi Piknik* 📍 

Buk ibuk sholehah...

Berikut informasi yg akan kami sampaikan terkait piknik besok :


✅ Pukul 07.00 sudah kumpul didepan masjid At taqwa (sudah star jalan bersama ke pertigaan kuburan karena bus tidak bisa masuk ) jika jam 7 belum kumpul maka menyusul langsung ke pertigaan kuburan karena bus tdk lama-lama parkir di pinggir jalan besar.

✅ Krudung dress code ( kerudung warna moca/coksu ) pakaian bebas.

✅ Tempat duduk sudah diatur pengurus. jadi masuk kedalam bus nunggu dipanggil.

✅ Membawa bekal makanan sendiri. (Pengurus hanya menyediakan air mineral dan roti)

✅ Membawa bekal obat yg dibutuhkan sesuai kebutuhan ( panitia hanya menyediakan antimo dan minyak kayu putih )

✅ Membawa tikar lipat kecil untuk istirahat dilokasi.


Silahkan dipersiapkan yg perlu dipersiapkan..Semoga besok diberikan kelancaran, keselamatan, kembali lagi ke rumah masing masing. Aamiin🤲

Terima kasih atas perhatiannya.


C. Informasi Laporan Kegiatan Piknik Bareng RT 02 RW 02 Selaganggeng 

Assalamualaikum wr.wb.

Buk ibuk yg kami hormati..

Alhamdulillah.. untuk rencana piknik bareng sudah terlaksana dengan lancar, sehat dan selamat nggih.. semoga menambah kebahagiaan dan kebersamaan kita semua PKK RT 02/02.. aamiin🤲


Mohon maaf ada beberapa hal yg akan kami sampaikan terkait piknik kemarin yg rencana awal adalah mengutamakan warga dan anggota beserta keluarga PKK RT 02/02 yg berjumlah kuota 50 orang akan tetapi qodarullah seiring waktu ada yg sudah mendaftar dan membayar dan ternyata mundur tidak jadi ikut piknik. Sehingga kami dari pengurus langsung membuat keputusan bersama untuk bisa mengambil dari luar/RT lain untuk mencukupi kuota.. karena kalau kuota kurang maka iuran juga berubah dan otomatis nantinya ibu ibu semua menambahi iuran. Maka dari itu untuk bisa memenuhi kami ambil dari RT lain sebanyak 6 orang. Dan itupun biaya piknik nya beda nominalnya karena tidak dapat subsidi dari uang kas dawis maka iuran 90.000 ribu/orang. Jadi barangkali buk ibuk kemarin kaget karena belum diberitahu maka ini sekedar informasi sja nggih.. 🙏

Untuk informasi lebih jelasnya dan laporan keuangan akan kami sampaikan pada pertemuan dawis yg akan datang. 


Kami pengurus jg mengucapkan terima kasih atas semangatnya mengikuti piknik kemarin.. semoga bisa berencana piknik bersama selanjutnya.


Mohon maaf jika ada salah kata, salah sikap dan memfasilitasi buk ibuk semua masih banyak kekurangannya. Terima kasih 

Tuesday, 26 December 2023

Warung Pengiuban

Mencari tempat yang nyaman untuk beristirahat pada saat perjalanan tentu bukan hal yang mudah. Demikian pula saat tadi siang kami menjemput anak kami ikut kegiatan pesantren liburan di MBS Zam-zam, kampus 1 .

Kami akhirnya ke salah satu lokasi tempat makan yang direkomendasikan Pak Su. Meskipun cukup jauh dari lokasi penjemputan. Tapi memang sudah kami niatkan untuk jalan-jalan setelah kegiatan selesai. 

Warung Pengiuban menjadi nama lokasi ini. Tempat ini membuat konsep warung tidak hanya sekedar tempat makan tetapi sebuah tempat beristirahat dengan nyaman meskipun mungkin sebentar. 

Konsep tempat makan ini menjadi bukan warung biasa, juga bukan restoran. Tempat makan dilakukan di gasebo-gasebo yang dibuat unik dengan bahan bangunannya dari bambu kuning. Terkesan kokoh, bersih dan ada privasi namun indah sebagai tempat untuk makan.





Warung Pengiuban terletak di jalan Baturraden Desa  Karangtengah RT 02 RW 05 kecamatan Baturraden kabupaten Banyumas. Tempat ini menyediakan menu yang nyaman dan lezat baik di mulut maupun di kantong. Artinya harga sangat terjangkau untuk semua kalangan dengan fasilitas dan kenyamanan yang tersedia. Mau menikmati indahnya Baturraden dan makan enak? Silahkan datang dan nikmati sajian di Warung Pengiuban. Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi no 028138666588. Selamat berwisata kuliner. 

Sunday, 8 October 2023

Mengunjungi Dua Tempat Legendaris di Purbalingga

Ahad ini selain mengikuti pengajian Ahad Pagi di desa Pengadegan kecamatan Pengadegan juga berkesempatan untuk mendatangi dua tempat legendaris bagi kami. Meski sudah berubah dan pindah tempat namun bersyukur masih bisa melanjutkan kenangan di dua tempat legendaris yang sudah lama tidak dikunjungi.

Tempat yang pertama adalah Toko dan Reparasi sepatu, namanya "Toko Sepatu Setuju" Terletak tidak jauh beda dengan dengan beberapa tahun yang lalu. Tapi ketika kami menuju ke alamat tersebut ternyata pindah ke alamat baru. Di jalan Lawet kemudian masuk gang. Kami mencoba memahami petunjuk alamat yang baru. Ternyata masuk ke sebuah gang.

Wah, amat disayangkan tempat pembuatan dan reparasi sepatu itu masuk ke gang. Padahal posisi semula di pinggir jalan besar persis. Agak ragu juga awalnya. Kalau tidak ada banner tempat tersebut maka bisa jadi kami salah alamat. 

Selain mau memperbaiki sepatu rusak saya, sebenarnya saya ingin membeli sepatu sekalian. Sayangnya, tidak ada nomor sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki. Ya sudahlah, mungkin di lain waktu. Meski hanya bisa mereparasi sepatu, sudah senang bahwa toko sepatu yang legendaris bagi kami masih eksis bertahan di tengah perkembangan zaman dan teknologi. 

Tempat yang kedua adalah Tempat es dawet. Namanya Es kombinasi Pak Jono, Kembaran Kulon. Bertempat di lokasi yang sama bertahun-tahun sudah menjadi tempat es dawet yang melegenda. Ketika ke Purbalingga pada siang hari, seperti siang ini, tempat ini menjadi salah satu alternatif terbaik. 

Sudah dilakukan oleh keturunan kedua sepertinya. Meski demikian rasa dan keaslian es kombinasi masih ajeg dan terjaga. Barangkali itu yang menjadikan tempat ini ramai dikunjungi oleh konsumennya dari berbagai tempat. 







Sunday, 10 September 2023

Menikmati Adventure di D' Las

Suasana dingin semakin terasa dingin begitu kami turun dari mobil yang membawa kami ke area wisata D'Las. Karena lokasi yang berada di daerah pegunungan, tepatnya di kaki gunung Slamet memang tidak dipungkiri memberikan hawa dingin yang semakin menggigit. 

Dengan tiket seharga 10.000 rupiah per orangnya, memang cukup terjangkau oleh masyarakat. Terlebih wahana yang ada di dalamnya cukup banyak. Di antaranya adalah:

Dinoland

Rumah Kelinci

Rumah Salju

Taman Strawberry

Wahana Flying Fox

ATV

Rainbow Slide











Sunday, 11 June 2023

Moda Transportasi Bus Trans Jateng

 Bus menjadi moda transportasi yang dianggap asing oleh anak. Tetapi demikian ia menjadi menarik ketika sekolah memperkenalkan moda transportasi ini dalam kegiatan pembelajaran langsung (PPL). Karena penasaran dengan moda bus ini maka pada hari Ahad,11 Juni 2023.

Halte-halte yang kami lewati antara lain:

Halte SMP 1 

Halte YPT 91 Purbalingga 

Halte pancamas 

Halte SMA N 1 Sokaraja 

Halte klenteng 

Sunday, 1 January 2023

Lembah Asri Lambur: Pesona Petik Kelengkeng

Alhamdulillah berkesempatan memenuhi undangan Pak Jaelani untuk mengadakan kunjungan ke kebun kelengkeng beliau. Kebun kelengkeng tersebut beliau beri nama Lembah Asri Lambur. 







Lembah Asri Lambur merupakan kegiatan agrowisata perintis yang dilaksanakan di Desa Lambur kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Di tempat ini pengunjung bisa memetik langsung kelengkeng yang mulai matang.

Sebenarnya Lembah Asri Lambur ini tidak mengkhususkan pada kelengkeng tetapi saat ini yang sudah menunjukkan buahnya adalah kelengkeng. Ada beberapa buah yang lain seperti alpukat, jeruk dan durian. 

Saya berkesempatan ke sana dengan anak. Kebetulan anak memang sangat suka kelengkeng. Cocoklah kegiatan petik langsung kelengkeng ini untuknya. Dia nampak sangat gembira dan menikmati liburannya di kebun tersebut. 

Lokasi kebun yang tidak jauh dari jalan raya memudahkan pengunjung untuk mendatanginya. Meski masuk ke jalan desa namun kondisi jalan cukup bagus untuk dilewati. Letak pastinya berada di sebelah SD Negeri 1 Lambur, kecamatan Mrebet kabupaten Purbalingga. Sekitar 1 jam dari kota Purbalingga.


Agro wisata Petik Kelengkeng



Kini, sudah semakin banyak pengunjung yang mendatangi agro wisata ini. Bahkan beberapa instansi sudah memesan buah kelengkeng yang nantinya dapat dipetik bersama. Mereka dapat memilih pohon mana yang kiranya cukup untuk kegiatan petik bersama. Tetapi jangan khawatir, pembelian tetap berdasarkan buah yang nantinya dipetik. Jadi bukan pembelian di awal atau sistem ijon.

Silahkan bagi yang berwisata tujuan kota Purbalingga, dapat menjadikan tempat ini sebagai salah satu destinasi yang dapat dinikmati bersama seluruh keluarga. 


Monday, 7 November 2022

Matsabangga Goes to Van Java

Suasana madrasah sore hari ini, Senin 7 November 2022 terasa berbeda. Biasanya jam 14.30 suasana MTs Negeri 1 Purbalingga yang biasanya mulai sepi oleh siswa, hari ini berbeda. 

Banyak siswa datang dengan pakaian muslim bebas dan membawa tas yang cukup besar. Terlihat agak berat berisi muatan di dalamnya. Mereka nampak ditemani oleh saudara atau orang tua. Wajah mereka menunjukkan kebahagiaan.

Hari ini adalah kegiatan Wisata Religi MTs Negeri 1 Purbalingga ke Bandung. Kegiatan ditujukan untuk kelas 9. Hal ini dilakukan karena mengingat selama dua tahun siswa tidak ada kegiatan ke luar dikarenakan pandemi.


Saturday, 29 October 2022

Tandan Pisang di Hajatan Pernikahan

Hari Kamis kemarin kami Keluarga besar MTs Negeri 1 Purbalingga memenuhi undangan hajatan pernikahan salah satu rekan guru, Pak Kapti Amin Muhammad Yusuf, S.Pd. Beliau akan menikah dengan Mba Rossy Anggi.




Kami menuju ke sana secara berombongan dengan armada mobil 5 buah. Beliau berdomisili di Banyumas tepatnya Desa Kejawar kabupaten Banyumas.

Alhamdulillah sempat salat dhuhur berjamaah dulu di masjid legendaris kota Banyumas. Masjid Nur Soleman. Masjid ini termasuk masjid yang menjadi cagar budaya kota Banyumas. Arsitektur masjid ini masih menggunakan arsitektur Jawa murni sehingga bentuk masjid masih berbentuk joglo.  Jika tidak teliti barangkali beberapa orang yang melihatku tidak mengira bahwa ia no ini adalah sebuah bangunan masjid tapi lebih terkesan sebagai rumah. 

Sebagai masjid yang bernilai sejarah maka masjid ini sering digunakan sebagai kegiatan pendidikan. Seperti pas ketika kami salat dhuhur di sana, ada siswa yang memang sedang mengadakan kegiatan P5. Mereka berasal dari SMA Kesatrian Purwokerto.




Belum selesai kekaguman kami terhadap Masjid Nur Soleman dan terinspirasi untuk dapat pula menggunakan tempat semacam ini untuk kegiatan P5R di madrasah kami. Ketika kami sampai di tempat hajatan ada lagi kejutan yang berbeda. Apakah itu?

Ada yang unik dalam hajatan pernikahan ini. Ada beberapa tandan pisang dengan batangnya yang diletakkan di beberapa sudut ruang hajatan. Di bagian depan ada dua tandan, terkesan seperti menjadi penyambutan tamu yang datang.




Di daerah Purbalingga hal itu tidak terjadi. Pisang biasanya disediakan pada saat pembangunan rumah dan diletakkan di atap rumah yang dibangun. Salah satu tujuannya adalah untuk mempermudah para pekerja makan jika lapar atau membutuhkan asupan tenaga saat berada di atas sehingga tidak perlu naik turun ketika membutuhkan makanan.

Ketika hal tersebut ditanyakan kepada calon pengantin, jawaban kurang lebih sama. Mempermudah tamu undangan untuk dapat menikmati pisang yang ada. Selain itu kondisi pisang juga menjadi tetap segar. Namun, jawaban tersebut masih kurang memuaskan kami. Kami masih penasaran dengan adat yang ada. Barangkali ada tujuan lain dengan pisang yang diletakkan pada beberapa tempat hajatan tersebut.

Penasaran dengan makna pisang yang dipasang di beberapa tempat saya mencoba browsing di berbagai sumber tentang adat Jawa dengan pemasangan beberapa tandan pisang.

Sesuai dengan informasi yang didapat, tandan pisang yang disajikan dengan batang dan pohonnya mengandung arti bahwa pernikahan yang dilangsungkan sekali seumur hidup sesuai sifat pohon pisang, yang berbuah hanya sekali selama hidupnya.

Selain itu pohon pisang, biasanya adalah jenis pisang raja, diartikan bahwa pengantin berdua akan seperti raja dan ratu, yang akan mampu memimpin sekaligus menjadi contoh dan teladan bagi generasi penerusnya.

Sementara buah pisang yang disajikan dalam kondisi sudah tua dan akan matang bersama proses berlangsung hajatan pernikahan, menyimbolkan bahwa kedua mempelai adalah pribadi yang benar-benar sudah dewasa, bukan pernikahan hasil karbitan. Dengan kondisi ini diharapkan mereka akan menjadi orang tua yang mampu melahirkan benih-benih yang utama, berkualitas, terpilih dan terpuji.

Sebuah makna yang luar biasa dari simbol yang kadang kita anggap biasa saja. Begitulah nenek moyang kita banyak menyiratkan pesan-pesan penting lewat simbol-simbol. Salah satunya tandan pisang yang ada pada hajatan. Kita harus bangga dan melestarikan budaya yang agung penuh pelajaran hidup. Meskipun diakui hal tersebut semakin menipis. Harus ada regenerasi budaya agar generasi muda mampu dan mau melestarikan pada waktu-waktu selanjutnya.

Selamat kepada Pak Kapti dan Mba Rossy, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah warahmah dan apa yang menjadi pesan dari orang tua lewat pesan-pesan tidak secara langsung, dapat terwujud pula. Terima kasih sudah memberi pelajaran luar biasa pada prosesi hajatan pernikahannya.

Referensi: Dari berbagai sumber 

Tuesday, 20 September 2022

Menikmati Pemandangan Waduk Sempor

 Hari Ahad ini tidak banyak kegiatan yang dilakukan tapi sudah berencana untuk bepergian ke Kebumen bersama dengan tetangga dan keluarga.

Selain dari kebumen, kita mampir ke bendungan Sempor yang letaknya di Kabupaten Banjarnegara. Letaknya yang berada di ketinggian membuat tempat ini menjadi unik untuk didatangi.








ECA (Extra Curricula Activities)

  Sumber gambar: Labbaikudidadu Wisdom Matric School Sumber gambar: The Catalyst Ekstrakurikuler (atau sering disebut ECA — Extra-Curricula...