Tuesday, 30 March 2021

Belajar dari Kesalahan


Bekerja dengan komputer kuncinya adalah kecermatan. Banyak hal yang kita anggap sepele tidak menjadi sepele di depan layar komputer. Ia membaca dengan sebuah sistem yang tidak bisa membawa perasaan. Perbedaan karakter satu saja yang kita ketikkan ketika kita berkomunikasi dengan komputer tidak bisa dilakukan dan abai. Betul-betul harus cermat sesuai dengan apa yang ditunjukkan. Tidak bisa mengubah sidikit pun. Jika kita ambil pilihan abai maka resiko kegagalan akan semakin besar.

Berkenalan dengan e-learning dimulai dengan membuat RPP dan perangkatnya ke dalam e-learning. Membuat kelas dan pengiriman materi pelajaran. Namun hal tersebut belum dilakukan secara intens dan maksimal. Masih sering menggunakan platform whatapps sebagai penyampai materi dan pesan-pesan pembelajaran.

Mendapat tugas membuat soal dan menguploadnya lewat platform e-learning sekolah menjadi tantangan tersendiri. Kita baru beberapa kali memanfaatkan dan masuk ke platform tersebut. Kita belum terlalu faham akan banyak hal yang mungkin harus dilakukan. 

Sebelumnya kita lebih banyak menggunakan platform google formulir untuk proses penilaian peserta didik. Pada PAT dan UM ini kita akan berusaha memaksimalkan e-learning madrasah untuk berbagai kegiatan madrasah. Salah satunya adalah untuk kegiatan penilaian. Dilakukan dengan CBT (Computer Based Test)

Menggunakan hal baru pasti tidak selancar yang biasa digunakan. Perlu pengenalan lebih jauh aplikasi ini. Karena baru dalam taraf penggunaan RPP dan materi. Beberapa permasalahan yang muncul antara lain adalah

1. Proses login yang gagal dilakukan oleh peserta didik. Ini terjadi karena kesalahan memasukkan username, password, dan token pada saat login. Biasanya terjadi karena salah membedakan antara huruf O dengan nol sehingga gagal login. Kecermatan ini yang diperlukan dalam berinteraksi dan bekerja dengan komputer.

Sumber gambar : koleksi pribadi

2. Salah klik masuk ke dalam kelas bukan ke dalam login ujian CBT. Sehingga mereka menuju ke kelas masing-masing bukan ke ruang ujian. Ini juga banyak menjadi kendala saat memasuki ruang ujian CBT.

Gambar : koleksi Pribadi

3.  Beberapa gambar yang terpotong saat diupload ke dalam CBT. Ini diatasi dengan memperkecil ukuran gambar aslinya dengan menggunakan aplikasi paint di microsoft word bagi peng-upload soal. Selain itu juga bisa diatasi dengan menampilkan tampilan HP dengan stampilan situs desktop bagi siswa.


Gambar koleksi pribadi


4. Tidak munculnya beberapa pernyataan karena tidak di screeshot karena pernyataan yang tidak di-ss maka akan muncul sebagai pernyataan yang tidak terpotong sebagai alinea. Tidak terpisah-pisah


 Demikian beberapa kendala yang dihadapi selama menggunakan CBT sebagai sarana penilaian dan pembelajaran siswa. Tidak ada hal yang bisa dilakukan kecuai melakukan proses ke CBT dengan cermat dan membiasakan berinteraksi dengan CBT dalam kegiatan pembelajaran. Baik sebagai siswa maupun sebagai guru. Meskipun demikian saya lihat peserta didik sudah mulai terbiasa dengan proses ini sehingga kepanikan yang muncul pada saat awal-awal penggunaan CBT sudah mulai terkurangi. Tetap semangat belajar hal baru. 

Friday, 26 March 2021

Materi: Preposition/Kata Depan

 Assalamu'alaikum wr wb

Good morning. Selamat pagi semua. Hari ini kita akan belajar tentang preposition. Apa itu preposition? Preposition/kata depan adalah kata yang menempel pada kata benda (noun), kata tempat

Beberapa kata depan/preposition:

1. in = di dalam/di

2. on = di atas/menggantung

3. at = pada (spesifik)

4. beside = di samping

5. behind = di belakang

6. in front of = di depan

7. between = di antara (dua hal))

8. among (di antara (banyak))

9. below = di bawah

10. above = di atas

11. near = dekat

12. far = jauh

Look at the picture below. Lihat gambar berikut untuk memahami jenis preposition di atas ya?


Sumber: https://infopelaut.com/pengertian-contoh-preposition/

Bagaimana? Sudah lebih paham ya. Sekarang lihat contoh kalimat-kalimat yang menggunakan prepostion.

1. The clock is on the wall.

2. The books are in the bag.

3. Andi sits between  Tomi and Dina.

4. Tiara sits behind Doni.

5. The school is beside the mosque.

Now please make 5 sentences using preposition above. Submit your assignment to your teacher. thank you very much. Have a nice day.




Thursday, 25 March 2021

Keroyok Blog Pak D

 


Assalamu'alaikum wr wb sahabat blogger.

Meski terlambat untuk menulis dan mengulik blog Pak D, saya tetap tuliskan. Kesibukan mengikuti PJJ di BDK mau tidak mau menuntut pembagian waktu yang proporsional dalam kegiatan yang lain. Saya coba langsung ke blog Pak D. 

A. Identitas Blog 

Nama Blog : SUSANTO, Blognya Pendidik yang Mencintai Pendidikan dan Pembelajaran

Nama authornya : Pak D

Tahun dibuat: 2009 (Ragu). Masih bingung mencarinya di mana??

Niche atau tema utama blog Pak D adalah tentang pendidikan dan ruang lingkupnya Pak D sebagai seorang guru. Ada Artikel, Grup Menulis, Pembelajaran, Kepegawaian dan Sahabat Susanto sebagai tempat tulisan Pak D.


B. Tampilan Blog

Memasuki blog Pak D terlihat elegan dengan beragam tulisan. Penampilan tulisan dibuat secara ringkas sehingga kita harus masuk untuk membaca lebih detail. Saya pribadi suka kesederhanaan penampilan karena blog menjadi tidak penuh dengan tampilan tulisan kita. 

Template yang digunakan apa ya. Saya kurang faham dengan berbagai jenis template ini. 

Menu yang ditampilkan sudah terekam dalam menu yang jelas sperti yang saya sajikan dalam gambar di atas.

Prnampilan font membuat nyaman mata membaca. Baik dari ukuran, warna maupun jenisnya. tidak membuat lelah mata karena cukup pas ukurannya untuk dibaca.

Untuk loadingnya di PC tidak ada masalah tetapi jika membuka di HP membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan ketika masuk ke link blog yang lain. Kenapa ya? Apa ada kaitannya dengan memori di HP saya?

Saya suka artikel berikut ini  Karena artikel ini mengingatkan saya yang kadang abai terhadap hal yang disampaikan Pak D. Saya kadang mencantumkan gambar tanpa memberikan sumbernya. Barangkali sang pemilik tidak mengapa. Tetapi secara kode etik itu tidak layak untuk dilakukan. 

Ya karena di dalamnya terdapat hak milik dan hasil karya orang lain. Terima ksih Pak D lewat tulisan ini saya diingatkan untuk lebih aware terhadap karya orang lain. Hal seperti ini yang kadang dianggap sepele. 

Sarannya tidak ada. Sudah bagus blognya. Karena 'keeleganan' blog seperti ini yang saya inginkan. Mungkin sarannya Pak D untuk mebagiilmu blognya ini di Selasa Berbagi. Terutama tentang blog berbayar, kelebihan dan kekurangannnya dan penampilan blog.

Untuk rekomendasinya sering-sering mampir di blog Pak D. Tulisannya banyak tetapi keterbacaanya sanagat bagus. Nyaris tanpa kesalahan ketikan (typo). Penggunaan awalan yang tepat sesuai tempatnya menambah kenyamanan saat membaca artikel dan tulisan yang ada. Mungkin karena editor ya? Tulisan sangat banyak dan menarik untuk dijelajahi. Monggo berkunjung di rumah Pak D. 

Mungkin itu saja yang dapat saya ulik dari blog Pak D. Menutup kiriman tantangan hari ini. Semoga berkenan. Terima ksih. Salam literasi.

Sunday, 21 March 2021

Selamat Hari Puisi Sedunia

 




Assalamu'alaikum sobat blogger. Salam sehat selalu.

Dari grup WA yang saya ikuti saya mendapatkan informsi bahwa hari ini, tanggal 21 Maret merupakan Hari Puisi Sedunia. Wah baru tahu. Sebenarnya seperti apa sejarahnya sampai muncul hari Puisi Sedunia?Yuk kita simak tulisan berikut ini ya?

Ternyata Hari Puisi Sedunia ( World Poetry Day) ditetapkan berdasarkan resolusi UNESCO pada tanggal 21 Maret 1999. Tujuan pengukuhan hari Puisi Sedunia ini adalah untuk memberikan pengakuan dan dorongan baru bagi gerakan puisi nasional, regional, dan internasional. nah bagi kalian yang suka berpuisi mengapa tidak menjadikan moment ini sebagai hari untuk berkarya? Mari kita tulis paling tidak sebuah puisi pada hari Puisi Sedunia , hari ini.

Selamat Hari Puisi Sedunia, Happy World Poetry Day untuk kita semua.


Janji Bertemu

Oleh: Suyati



Kelu

Kataku membisu

Dalam gemuruh rindu

tuk bersua segera denganmu 

Biru

Jumantara mempesona

Mengiringi tapak langkahku

Menuju tempat rendevous kita

Bertemu

Kamu aku

Mencurahkan rasa terbelenggu

Putaran waktu tiada tentu




Purbalingga, 21 Maret 2021 02.00 p.m

Saturday, 20 March 2021

Puisi: Jumantara



 Jumantara

Purbalingga, 20 Maret 2021


Dihamparkan pandangan luas membentang

Pada cakrawala yang indah cerah

Menawarkan kelapangan harapan dan impian

Akan masa esok yang menjelang

Yang digantungkan pada awang-awang 


Jumantara kutitipkan asa yang kupendam

Pada bentangmu yang biru

Pada pekatnya malam bertabur bintang

Agar esok dapat kujelang impian yang datang

Friday, 19 March 2021

Fasilitas WA yang sering Terlupakan

Sumber: www.whatsapp.com

Whatapps sebagai aplikasi yang sekarang ini masih mendominasi aplikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara cepat lewat gawai. Masih banyak aplikasi yang lain tetapi kepopuleran whatapps belum bisa tergantikan begitu saja di hati para penggunanya.

Salah satu penyebabnya adalah kemudahan aplikasi ini yang diberikan oleh aplikasi whatapps. Meski sekarang agak tergeser dengan adanya telegram tetapi whatapps masih menduduki tingkat teratas sebagai media penyampai pesan lewat gawai.

Di antara fasilitas-fasilitas yang ada, ada beberapa fasilitas yang jarang digunakan dalam penggunaaan whatapps. Padahal fasilitas tersebut efektif untuk memberikan efek penekanan pada pesan yang disampaikan. Terutama pada saat sekarang ini WA digunakan sebagai salah satu media penyampai materi pelajaran dan tugas-tugas peserta didik.

Nah fasilitas itu akan sangat bermanfaat ketika menyampaikan berupa materi atau pesan lainnya. Fasilitas-fasilitas tersebut adalah sebagai berikut: 

1.  Tercetak tebal (bold):

Berilah tanda bintang pada awal dan akhir kata/kalimat yang akan ditebalkan, tanpa spasi.

*kata/ kalimat* 

contoh: *Informasi Penting*

2. Miring:

Berilah tanda tanda underscore pada kata atau kalimat yang ingin kita jadikan miring, tanpa spasi.

_kata/ kalimat_

contoh: _Jumantara nan Biru_

3. Coret:

Berilah tanda tak terhingga pada kata atau kalimat yang ingin kita coret tengah, tanpa memberi spasi.

~kata/ kalimat~ 

contoh: ~Mohon dikoreksi~

4. Tebal dan miring: 

Berilah tanda bintang dan underscore secara berurutan tanpa spasi di depan dan belakang kalta atau kalimat yang akan ditebalkan dan dimiringkan.

*_kata/ kalimat_*

contoh: *_Pengumuman Penting*_


Demikian beberapa hal yang bisa kita manfaatkan dalam menulis pesan di whatapps. Semoga bermanfaat. 


Thursday, 18 March 2021

Kamis Menulis: Jumantara

 


Tantangan hari ini adalah kata jumantara. Mendengar kata jumantara malah yang terpikir adalah kata jumanji, mantra dan belantara atau hutan. Saya kira ada keterkaitan dari kata-kata tersebut. Setelah melihat di kamus KBBI ternyata berbeda sekali. 

jumantara/ju·man·ta·ra/ kl n awang-awang; langit; udara.

Terus jadi mikir mau menulis apa ya tentang jumantara. Kata-kata klasik seperti ini mungkin lebih pas diuraikan dengan bahasa puisi tetapi saya mencoba mengungkapkan hal lain tentang jumantara ini.

Mendapat kiriman teman sebuah hadits yang terkait dengan kata langit. Tentu saja tidak ada kata jumantara di hadist tersebut. Tetapi mungkin persamaan kata yang ada yang membuat saya tertarik menuliskannya.


Rasulullah shallallāhu alaihi wasallam bersabda:
“Sayangilah makhluk yang ada di bumi, niscaya yang ada di langit akan menyayangimu”. HR at-Thabrani.

Penjelasan hadits ini ada dalam redaksi lain, di mana Rasulullãh shallallahu alaihi wasallam bersabda:”Orang-orang penyayang, pasti disayangi Allah. Maka sayangilah setiap penduduk bumi, niscaya engkau akan disayangi oleh penghuni langit -yakni para malaikat-. HR Abu Daud (Shahihul jami 3522).

Membaca hadits tersebut menimbulkan rasa optimis saya. Ada yang muncul menyeruak membaca hadits ini. Ada bahagia. Ada haru. Ada semangat dan motivasi. Selama ini saya berpandangan bahwa langit dan bumi terpisah. Kita bisa memandangnya tapi tidak menjangkaunya. Kita bisa naik pesawat terbang dan menjelajah jumantara yang membentang. Apakah langit yang kita jelajahi itukah langit yang dimaksud dalam hadits tersebut?

Disayangi makhluk di bumi sudah membuat kita bahagia. apalagi jika kita mendapat kasih sayang dari makhluk yang ada di langit. Betapa indahnya bahwa kita disayangi tidak hanya oleh makhluk di bumi tetapi juga makhluk-makhluk yang ada di langit. Dan syaratnya pun indah. Kita menyayangi makhluk di bumi. 

Saya sedang tidak menafsiri makna hadits tersebut karena itu di luar kemampuan saya. Tetapi hadits ini menyadarkan saya bahwa jumantara dan bumi bukanlah dua hal yang terpisah. Mereka bisa menjadi satu dengan syarat kasih sayang. Apa yang kita lakukan akan kembali kepada kita demikian hukum alam.

Ada kehidupan di sana dan bisa terhubung dengan kita. Kita bisa menjangkaunya bukan dengan terbang menuju ke sana. Bukan naik pesawat kemudian kita bisa menuju langit ini. Tapi dengan menebarkan sifat kasih sayang kepada makhluk-makhluk di bumi. Mari kita tebarkan sifat kasih sayang pada makhluk di bumi agar kesempatan disayangi makhluk-makhluk di langit dapat kita jangkau. 

Semoga tulisan ini dapat menjawab tantangan #Kamis menulis kesempatan 18 Maret 2021. Bagi yang berkompeten di bidang hadits yang saya sampaikan pada tulisan ini, mohon kiranya memberikan kritik jika yang saya tulis tidak sesuai dengan pemaknaan yang dimaksud. Salam literasi.


Tuesday, 16 March 2021

pOEM

 Purbalingga, 16 Maet 2021

Memahami


Tak ada yang perlu dikata

Kau tahu apa adanya

Bersama

Dalam suka dan duka

Damai

Rukun 

Bahagia


Lelah

Purbalingga, 16 Maret 2021


Ada hela napas tertahan

Mata nanar menghidupkan perih

Letih raga menyisakan luka jiwa

ku butuh bernapas

Sebentar saja

Sunday, 14 March 2021

Puisi 14032021

 Berderu


Memburu kalbu

Menggulung waktu


Gapai angan semu

Dari langkah kuyu

Menjadi semangat baru


Setapak setapak dilalui pasti

Rintang halang mewarnai kaki

Tak surutkan mimpi diri

Menjadi nyata lingkupi hari






pENTIGRAF: Gara-Gara HPku Dilem Biru.


Pemakaian gawai yang terus-menerus untuk kegiatan pembelajaran dari memang membuat gawai menjadi lemot. Memori yang ada terkuras untuk menyimpan tugas-tugas siswa dan mengaktifkan berbagai aplikasi terkait pembelajaran. Kerjanya menjadi lamban. Belum lagi baterai yang menjadi lebih cepat panas daripada biasanya. Sehingga sering mati tiba-tiba saat sedang digunakan. Mungkin memang sudah saatnya harus dilembiru, dilempar ganti yang baru. Karena mempertahankannya juga menghambat kerja dan tukar informasi.

Mengingat kondisi tersebut bergantilah menjadi HP yang baru. Mencoba dengan RAM dan memori yang lebih tinggi. Ternyata saya lupa mencadangkan data-data di HP dan nomor lama ke dalam memori HP baru sehingga banyak data yang hilang, termasuk nomor-nomor pribadi. Bingung rasanya karena sebagian besar data tersimpan di HP lama. Karena baterai yang aus HP benar-benar mati tanpa bisa dicharge lagi. Ya sudahlah sedikit demi sedikit data mulai masuk. saatnya menyimpan kembali nomor-nomor siswa yang sudah hilang tanpa bertanya nama dan kelas tetapi mempelajari dari kelas mana yang sedang saya ajar. Dan sepanjang pengalaman masih OK saja karena biasanya mereka menyebut nama dulu sebelum menyetorkan tugas. Itu memudahkan saya menyimpan nomor mereka kembali tanpa perlu menanyakannya.

Pada suatu saat ada siswa yang bertanya tentang proses masuk ulangan harian dengan CBT yang sudah dilakukan. Ia mengalami kesulitan proses pelaksanaannya "Assalamu'alaikum Miss. Mohon maaf mengganggu waktunya sebentar. Saya mau tanya soal ujian CBT, kalau ...bla bla bla karena apa ya Miss?" Tak tertera nama dan gambar siswa di nomor teleponnya. Saya mencoba menjelaskan sambil menebak siapa siswa yang sedang chat dengan saya. Dari bahasa yang digunakan saya menebaknya seorang anak siswi. Karena kelihatan dia semakin bingung saya katakan "Mba tolong discreenshotkan ya dan kirim ke Mrs. Suyati biar jelas. Saya menunggu beberapa saat siswa memproses ss mungkin. Sebuah pesan terkirim ke nomorku lagi. Isinya, "Miss saya kan cowok.". Waduh. Sesaat kemudian ss terkirim ternyata siswa tersebut bernama Edi Saputro (bukan nama sebenarnya). Aku segera meminta maaf dan buru-buru saya simpan dan beri nama nomor tersebut lengkap dengan kelasnya. So sorry for the trouble.


Saturday, 13 March 2021

Berani Mencoba Tahu Lebih Dulu

 Perubahan karena pandemi covid memang terasa di berbagai bidang kehidupan. Apalagi keadaan ini menjadi lebih panjang dari yang diperkirakan. Dan itu pasti mempengaruhi semua orang, termasuk kita yang bergerak di bidang pendidikan.

Salah satu yang sangat berubah dalam dunia pendidikan adalah diberlakukan BDR (Belajar dari Rumah). Sementara guru pun tidak luput dari akibat kondisi ini. Guru bekerja dari Rumah  50%-50%. Bahkan di Februari awal sempat diberlakukan WFH 25%. Hal ini karena terjadi lonjakan pasien covid 19 di wilayah Jawa Tengah dan khususnya kabupaten Purbalingga.

Tentu hal ini mempengaruhi proses kegiatan belajar mengajar yang selama ini dilakukan secara tatap muka. Perlu penyesuaian diri terhadap kondisi ini. Baik siswa, guru, orang tua dsn pihak sekolah seperti mengalami shock teraphy menghadapi kenyataan ini.

Ada yang harus segera diubah. Bagi guru harus segera mengubah cara mengajarnya, media yang digunakan untuk menyampaikan materi pada siswa sampai pada teknik menyampaikan nya lewat media online. Siswa harus mulai belajar mandiri dengan pengawasan yang minim dari guru karena jarak yang jauh.

Friday, 12 March 2021

Materi Lagu Kelas 7




Assalamu'aikum wr wb

Good morning students. how 's your life? Apa kabarnya hari ini. Semoga senantiasa dalam keadaan sehat dan semangat ya? Ok hari ini kita kan belaar tentang lagu ya? Lagu yang kita pelajari dan simak adalah lagu Sherina dengan Westlife dengan "I Have a Dream" dan Bruno Mars dengan "Count on Me"

Kita simak dulu lagunya lewat video berikut ya?



I Have a Dream
Westlife feature Sherina


I have a dream
A song to sing
To help me cope
With anything
If you see the wonder (wonder)
Of a fairy tale
You can take the future
Even if you fail
I believe in angels
Something good in everything I see
I believe in angels
When I know the time is right for me
I'll cross the stream
I have a dream, oh yeah
I have a dream (have a dream)
A fantasy (fantasy)
To help me through (help me through)
Reality (reality)
And my destination (destination)
Makes it worth the while
Pushing through the darkness (through the darkness, baby)
Still another mile
I believe in angels
Something good in everything I see
I believe in angels
When I know the time is right for me
I'll cross the stream (cross the stream)
I have a dream
I have a dream (oh yeah)
A song to sing (a song to sing)
To help me cope
With anything
If you see the wonder (if you see the wonder )
Of a fairy tale (of a fairy tale)
You can take the future
Even if you fail (yeah, yeah, yeah, yeah)
I believe in angels
Something good in everything I see (everything)
I believe in angels (angels)
When I know the time is right for me (right for me)
I'll cross the stream (cross the stream)
I have a dream (have a dream)
I'll cross the stream (cross the stream)
I have a dream
Oh, oh

Source: LyricFind
Songwriters: Benny Goran Bror Andersson / Bjoern K. Ulvaeus
I Have a Dream lyrics © Universal Music Publishing Group


Dan berikut lagu Bruno Mars "Count on Me"



Count on Me
Bruno Mars
Oh-oh
If you ever find yourself stuck in the middle of the sea
I'll sail the world to find you
If you ever find yourself lost in the dark and you can't see
I'll be the light to guide you
We'll find out what we're made of
When we are called to help our friends in need
You can count on me like one, two, three
I'll be there
And I know when I need it, I can count on you like four, three, two
And you'll be there
'Cause that's what friends are supposed to do, oh, yeah
Ooh-ooh-ooh-ooh
Ooh-ooh-ooh-ooh, ooh, yeah, yeah
If you tossin' and you're turnin' and you just can't fall asleep
I'll sing a song beside you
And if you ever forget how much you really mean to me
Every day I will remind you, oh
We'll find out what we're made of
When we are called to help our friends in need
You can count on me like one, two, three
I'll be there
And I know when I need it, I can count on you like four, three, two
And you'll be there
'Cause that's what friends are supposed to do, oh, yeah
Ooh-ooh-ooh-ooh
Ooh-ooh-ooh-ooh, ooh, yeah, yeah
You'll always have my shoulder when you cry
I'll never let go, never say goodbye
You know...
You can count on me like one, two, three
I'll be there
And I know when I need it I can count on you like four, three, two
And you'll be there
'Cause that's what friends are supposed to do, oh, yeah
Ooh-ooh-ooh-ooh
Ooh-ooh-ooh-ooh, ooh
You can count on me 'cause I can count on you

Source: Musixmatch
Songwriters: Peter Gene Hernandez / Ari Levine / Philip Martin Ii Lawrence
Count on Me lyrics © Wb Music Corp., Universal Music Corp., Bughouse, Round Hill Songs, Thou Art The Hunger, Roc Nation Music, Music Famamanem Lp, Mars Force Music, Music Famamanem, Art For Art's Sake Music, Toy Plane Music, Northside Independent Music Publishing, Llc

Tugas (The assigment)

Tugas kalian hari ini adalah memberi komentar terhadap salah satu lagu tersebut. Menurut kalian lagunya bagimana dan apa yang ingin disampaikan lewat lagu tersebut? Ok selamat menyimak lagunya dan ditunggu komentar dan isi lagunya. Good luck.

Thursday, 11 March 2021

Kamis Menulis: aku kamu dan Dia


Menikah tanpa pacaran adalah yang kami lakukan. Kami disatukan oleh takdir. Perkenalan, mungkin lebih akrab sekarang dengan ta'aruf untuk zaman now. Masih jadul ya? Tapi saya menikmati proses pernikahan semacam ini. Pacaran dilakukan setelah menikah. 

Tak ada yang mendasari hal ini kecuali untuk menjadikan semua proses ini sebagai bagian dari ibadah. Kata Ustadz menikah adalah menyempurnakan agama kita. Betapa tingginya kedudukan pernikahan ini. Langsung melengkapi separoh dari keagamaan seseorang. Ana uhibbuka lillah. Aku mencintaimu karena Allah. Menjadi penguat setiap perjalanan yang membutuhkan penyesuaian setiap langkahnya.


Antara aku dan kamu selalu ada Dia

Dia yang menyatukan kita dalam bahtera

Tak berujung tujuan ini tanpa ridho-Nya

Bersama kita mencari kasihNya


Berjalan dengan panduan

Semoga bisa menjadi pegangan

Cinta aku kamu berpusar pada Dia


Menyatukan visi misi keluarga

Dalam bingkai sakinah mawadah dan rohmah

Terbina alunan harmoni nan indah


Erat dalam ikatan

Terjal dan rintang dalam samudra

Menjadi pengokoh sauh-sauh bahtera kita

Dalam  gelombang dan hempasan


Antara aku kamu harus selalu ada Dia

yang menjadi tujuan akhir bahtera kita

Tanpa Dia bagaimana kita mengarungi badai gelombang

Yang keras menerjang menghempas lambung kapal

Sampai selamat bersandar di pantai tujuan 









Wednesday, 10 March 2021

Read First Before Talk More

Mendapatkan tulisan ini saya sangat terkesan. Read First Before Talk More. Baca dulu sebelum banyak membicarakannya. Tulisan ini saya dapatkan di sebuah akun perpustakaan digital milik Pak Mutadi, M.Ed.

Beliau adalah seorang narasumber dari kegiatan pelatihan jarak jauh (PJJ) yang diadakan oleh Balai Diklat Keagamaan Semarang. Tidak heran memang, wawasan beliau tentang materi yang dibahas begitu mendalam.

Salah satu sebab menurut saya adalah kemampuan dan kemauan beliau membaca. Ketika kita berpendapat tentang sesuatu maka harus berdasarkan pada fakta. Pada sebuah data yang jelas, akurat dan tepercaya.

Salah satu contohnya adalah ketika beliau bertanya tentang kabar peserta pelatihan. Kami menjawab kami dalam keadaan sehat. Beliau melanjutkan bertanya sehat menurut apa? Sehat persepsi atau sehat berdasarkan data keterangan dari yang kompeten di bidang kesehatan?

Hal tersebut seperti hal yang sepele. Tetapi dari sinilah ketika kita bicara, beropini, mengungkapkan pendapat, tidak asal-asalan. Kita tahu dasar dan referensi yang menjadi rujukan kita. Tidak asal mengklaim benar atau salah hanya karena berbeda.

Kembali satu pelajaran penting untuk meng-upgrade proses berfikir kita. Kembali membaca. Membaca akan membuat apa yang kita sampaikan bukan sekedar isapan jempol semata.

Tetapi kasih ilmunya Pak Mutadi. Mencoba mencintai kembali membaca untuk membuka pintu pengetahuan. Tidak berhenti pada membaca. Tapi dapat menyampaikannya dengan bahasa yang mudah difahami dengan menggunakan mind mapping. Luar biasa.

Materi Songs/Lagu Kelas 9 MTs/SMP

 Assalamu'alaikum wr wb

Pada kesempatan kali ini kita akan melanjutkan materi "Songs/Lagu". Lagu digunakan untuk mengungkapkan apa yang dirasakan oleh penulisnya. Banyak lagu-lagu Bahasa Inggris yang ada di sekitar kita. Kadang kita lebih akrab dengan lagu tersebut. 

Berikut adalah contoh lagu-lagu yang ada di sekitar kita

# Count on Me


Oh-oh
If you ever find yourself stuck in the middle of the sea
I'll sail the world to find you
If you ever find yourself lost in the dark and you can't see
I'll be the light to guide you
We'll find out what we're made of
When we are called to help our friends in need
You can count on me like one, two, three
I'll be there
And I know when I need it, I can count on you like four, three, two
And you'll be there
'Cause that's what friends are supposed to do, oh, yeah
Ooh-ooh-ooh-ooh
Ooh-ooh-ooh-ooh, ooh, yeah, yeah
If you tossin' and you're turnin' and you just can't fall asleep
I'll sing a song beside you
And if you ever forget how much you really mean to me
Every day I will remind you, oh
We'll find out what we're made of
When we are called to help our friends…

# Mother, How are you Today?

Mother, how are you today?
Here is a note from your daughter
With me everything is OK
Mother, how are you today?
Mother, don't worry, I'm fine
Promise to see you this summer
This time there will be no delay
Mother, how are you today?
I found the man of my dreams
Next time you will get to know him
Many things happened while I was away
Mother, how are you today?
Source: LyricFind
Songwriters: Alice May
Mother, How Are You Today lyrics © Sony/ATV Music Publishing LLC, Universal Music Publishing Group

Sebagai tugas silahkan carilah satu buah lagu bahasa Inggris, kalian kirimkan teksnya atau videonya. Kemudian ceritkan isinya menurut pemahaman dan menggunakan kata-katamu sendiri.


Tugas kalian adalah mencari satu buah lagu Bahsa Inggris yang mungkin sering kamu dengarkan. Kirimkan judul lagunya dan video jika ada/atau linknya saja tidak apa-apa. Kirim ke email bu guru.

Address: suyati.sueing@gmail.com

Subject : Tugas Bahasa Inggris lagu (+ Namamu)

Isi email : Isi dari lagu yang kamu setorkan

Selamat mengerjakan tugasnya. good luck.


Tuesday, 9 March 2021

Puisi

 Sibuk

Purbalingga, 9 Maret 2021


Berada di deretan rencana-rencana

Program-program tersusun dalam lembaran-lembaran

Menghela napas dalam hentakan

Berjalan dalam cepat dan melesat


Sunday, 7 March 2021

Jadilah Berbeda!


Acara blogging yang diadakan dadakan oleh Pak Brian hari Minggu, 7 Maret 2021 ini memang istimewa. Menampilkan seorang anak siswa kelas 6 yang sudah aktif dalam dunia blogging. Namanya Hanif Muchtar. Dia siswa Ibu Rince Wiki Utami, salah satu rekan kami di komunitas Lagerunal.  

Mengapa Hanif diundang sebagai nara sumber dalam bincang blogger kali ini adalah karena ia anak yang luar biasa. Menurut Pak Brian sebagai host penyelenggara bincang blogger ini awalnya tidak menduga bahwa Hanif ini memiliki kemampuan luar biasa. Salah satu yang menarik adalah Hanif sudah memiliki akun blog yang sudah berdomain. 

Lebih jauh lagi Pak Brian meanmbahkan ketika Pak Brian masuk ke dalam blog yang dikelola Hanif. Isinya luar biasa. Bukan seperti anak SD seumurnya. Kalau anak SD yang lain mungkin menulis di blog adalah cerita sehari-harinya. Atau bagi yang senang menulis fiksi mungkin tulisan imajinasinya. 

Isi dari beberapa postingan Hanif sebagian besar justru tentang mengulik blog. Yang notabenennya itu adalah sesuatu yang rumit dilakukan. Karena memang harus menggunakan bahasa coding/ pemrograman. Kita lihat salah satu isi postingan blognya Hanif ya? Terlebih salah satunya adalah tentang istilah meta dan deskripsi yang baru saja dibahas pada pertemuan sebelumnya bersama Pak Agung Tazka. Yang pada waktu itu cukup membuat para peserta kelimpungan mencari si'meta' ini. Ternyata di tangan Hanif itu sudah menjadi bahan postingan. Wah keren ya?


Hal yang menarik lainnya dari bincang blogger ini adalah hadirnya orang tua Hanif yang memberikan penjelasan latar belakang Hanif bisa terjun ke dunia ngeblog. Menurut Pak Arif Muchtar, ayah Hanif tujuannya adalah mengenalkan Hanif pada dunia menulis yang disukainya. Beliau berharap Hanif dapat menuangkan uneg-uneg yang dirasakannya dalam bentuk tulisan di blog. 

Memang diakui Hanif sendiri. Ia tertarik pada blog awalnya karena ia ingin menjadi penulis. Ayahnya yang memberikan jalan untuk menulis di blog. Melihat potensi anaknya ini maka sebagai orang tua, Pak Arif memberikan peluang untuk mengembangkannya lewat blog. Ternyata di balik itu hanif tetarik untuk mengubah dan mengotak-atik template yang ada. barangkali awalnya dari rasa penasaran seorang anak ya? Akhirnya belajar otodidiak lewat beberapa blog dan dari youtube, Hanif mampu mengubah beberapa template dengan mengubah HTML nya. 

Menyadari hal ini Pak Arif  pun akhirnya memberikan tantangan kepada Hanif untuk mengembangkan diri lebih di bidang coding. Barangkali bisa berlanjut dengan memberikan tantangan untuk masuk ke salah satu site pengcodingan. Diakui Hanif pengubahan template membuatnya penasaran. Terlebih jika mengalami kegagalan pada template yang diubah HTML nya. Nah inilah yang membuatnya kadang harusberlama-lama di depan laptop yang membuatnya Bundanya khawatir.

Arif Muchtar, Ayah Hanif

Ada hal yang menarik dari Ananda Hanif adalah mengapa ia tidak tertarik pada game. Ternyata peran orang tua menjadi sangat berpengaruh. Hanif bercita-cita jadi penulis ini memang dari sejak awal menyukai membaca. Dari membaca inilah muncul ketertarikan menulis. Bacaannya sudah cukup banyak, termasuk karya-karya Tere Liye. Luar biasa. Ia lebih suka menuliskan cerita cerpen pada tulisannya.

Hal penting lainnya adalah motif orang tua untuk memotivasi Hanif menulis di blog. Orang tuanya tidak mentargetkan akademik untuk Hanif. Yang penting adalah menjadi berbeda. Tidak harus sama dengan yang lain. Dengan berbeda dengan yang lain maka kesempatan akan banyak diperoleh. Dan itu bisa menjadi 'branding diri' pada suatu saat nanti.

Terima kasih kepada Pak Brian, Bu Rince dan Ananda Hanif beserta orang tua, yang telah memberikan pandangan akan potensi anak-anak gen alpha. Menjadi pelajaran tersendiri buat saya sebagai orang tua sekaligus sebagai seorang guru. Teknologi bukan hal yang perlu dihindari, tapi justru dapat digunakan untuk menggali potensi. Salam literasi.






Saturday, 6 March 2021

Parenting: Pengaruh Emosi Orang tua terhadap Pola Belajar Anak



Mendapat undangan parenting secara luring dengan tema "Pengaruh Emosi Orang tua Terhadap Pola Belajar Anak" Jumat, 26 Februari 2021, menjadi tersenyum sendiri. Wah pasti tidak jauh dari proses pendampingan pembelajaran dari rumah yang dilaksanakan selama ini. Terbayang bagaimana saya menghadapi tantangan untuk mengelola emosi selama mendampingi belajar anak di rumah. 

Mood anak yang tidak selalu stabil, kelelahan pulang dari beraktivitas di sekolah, dan beragam kegiatan lain yang cukup menyita waktu sangat mempengaruhi pola pembelajaran dan pendampingan anak yang belajar di rumah. Meskipun terbiasa mengajar siswa di sekolah, ternyata situasinya berbeda ketika menghadapi anak belajar dan menjadi guru untuk anak kita sendiri. 

Parenting pada kesempatan ini disampaikan oleh beliau Ibu Uswatun Hasanah, S.Pd.I. Beliau rela melepas berbagai kegiatan di luar rumah untuk fokus pada kegiatan di rumah dan mendidik putra-putri beliau. Berbagai jabatan yang dise  matkan kepada beliau, dilepaskan ketika melihat dan merasakan ketidakmaksimalan dalam menduakan kegiatan luar dengan kegiatan di rumah sebagai ibu rumah tangga.

Mengawali uraian beliau, beliau menekankan tentang niat mendidik anak. Pada saat sekarang,sebagai orang tua harus memastikan anak memiliki kecerdasan religi melebihi kecerdasan akademik. Mengapa demikian? Karena hanya anak-anak yang sholeh/sholeha yang akan berbakti di saat kita membutuhkan anak. Hanya anak-anak sholeh dan sholeha lah yang akan mendoakan kita dari dunia hingga akherat kelak.

A. Siapakah Anak Kita?

Sering kita mendengar anak-anak adalah bukan orang dewasa berbentuk mini. Mereka mempunyai kemampuan dan potensi masing-msing yang tentu saja juga dipengaruhi dari orang tuanya. Dalam agama Islam anak adalah sebuah amanah. Yang satu saa t ananti pasti akan dimintai pertanggungjawabannya. (QS ath-Thur: 21)

Bahwa setiap orang tua pasti mempunyai harapan ideal kepada putra-putri mereka. Harapan mendidik anak menjadi sempurna, cerdas komprehensif, cerdas secara akal, sholih berakhlak mulia dan hafal Al Quran. 

Harapan idealis itu tentunya tidaklah salah dan wajar saja muncul pada setiap orang tua. Namun sayangnya menurut Ibu dengan 2 orang putra-putri ini kurang diimbangi dengan kesiapan orang tua untuk menjadi orang tua seutuhnya. Di antaranya adalah penguasaan ilmu parenting yang masih minim, modeling orang tua dan pola asuh yang kurang tepat. 

Inilah yang menjadi sebab anak-anak kita nanti tidak sesuai dengan visi misi yang diharapkan oleh orang tua. Padahal pengaruh lingkungan dan keluarga mencapai 80 persen dalam kehidupan anak sementara sekolah hanya memberikan kontribusi 20 persen.


B. Pola Asuh Orang tua dalam Kehidupan Anak

Menurut Ibu Uswatun Hasanah ada tiga pola asuh orang tua terhadap perilaku anak:

1. Pola asuh otoriter : pola asuh yang bercirikan orang tua memaksakan anak untuk selalu memenuhi apa yang selalu orang tua harapkan dan inginkan. Misalnya, anak harus mendapat juara atau prestasi yang membanggakan orang tua.

Apa akibat dari pola suh otoriter ini? Ada beberapa akibat yaitu:

a. anak memiliki kecendrungan untuk mengungkapkan agresifitasnya dalam bentuk tindakan merugikan 

b. menghasilkan anak yang penakut.

c. anak kurang beranggungjawab.

2. Pola asuh permisif : Yaitu pola suh yang bercirikan pengasuhan orang tua memberikan kebebasan pada anaknya sebanyak mungkin untuk mengatur dirinya.  Dalam bahasa Jawa kita kenal dengan jor-joran. 

Akibat pengasuhan pola permisif antara lain:

  • anak akan agresif dan tidak patuh pada orang tua
  • anak bersikap sok berkuasa
  • anak kurang mampu mengontrol dirinya.

3. Pola asuh demokratis yaitu Pola pengasuhan yang memprioritaskan anaak namun orang tua masih mengendalikan dan mengontrol anak. 

Akibat dari pola pengasuhan demokratis adalah :

  • dapat menghasilkan anak yang mandiri
  • anak dapat mengontrol dirinya
  • anak bersikap kooperatif
  • anak mampu menghadapi segala sesuatu ,
  • anak memilii minat pada hal yang baru

Pola asuh sangat berpengaruh dan berdampak pada anak dari kecil hingga dewasa. Dari tiga pola pengasuhan tersebut yang paling baik adalah pola asuh demokratis tetapi sebaiknya orang tua mengkombinasikan dari 3 pola asuh tersebbut sesuai kondisi. Misalnya ketika anak melanggar perintah Allah atau melakukan kesalahan yang prinsip maka gunakan pola asuh otoriter tetapi orang tua memberi alsan yang bisa diterima  anak mengapa orang tua melakukan  hal tersebut.

Kita tentu ingin terhindar dari pola asuh yang tidak baik ya Ayah Bunda? Lalu, sebenarnya apa sih ciri-ciri pola asuh yang tidak baik? Berikut saya kutipkan dari uraian parenting hari ini. Ciri-ciri pola asuh yang tidak baik adalah:

1. Tidak bisa memberikan kasih sayang dan rasa aman pada anak.

2. Melarang mengungkapkan emosi negatif.

3. Ucapan orang tua harus diikuti.

4. Beban bahagia orang tua terhadap anak.

5. Membandingkan anak.

C. Pengaruh Emosi negatif Orant Tua terhadap Belajar Anak

Ketika emosi negatif orang tua diungkapkan pada anak dengan kemarahan, membentak, memaki dan seterusnya maka dampak yang ditimbulkan antara lain:

1. Dampak secara fisik : akan mempengaruhi cara kerja otak

Ketika ketakutan dimarahi maka akan keluar hormon kortisol. Apa itu hormon kortisol Ayah Bunda? Hormon kortisol adalh jeis hormon yang kerjanya adalah memutus sel-sel neuron. Berbahayalah. Sangat berbahaya. Karena neuron anak jumlahnya bermilyaran dan akan tumbuh ketika belajar. Ketika hormon kortisol keluar maka sel-sel tersebut mempercepat kematian sel-sel otak.

Jadi ketika orang tua marah sebenarnya sedang memunculkan hormon-hormon tersebut pada anak. Akibatnya anak akan susah konsentrasi. Karena sel-sel yang digunakan untuk belajar semakin sedikit, mati karena keluarnya hormon kortisol, yang disebabkan oleh ungkapan negatif orang tua.

2. Dampak secara psikis : Akan menciptakan anak-anak yang peragu, penakut atau jika anak beda tipe akan menjadi anak yang agresif, pembangkang dan pembohong. Anak selalu ragu-ragu, takut tidak diterima teman dan kurang percaya diri.

D. Solusi Mengatasinya

Tentu kita menyesal bahwa ternyata hal-hal negatif yang kita lakukan sangat berpengaruh pada anak kita. Apabila sudah terlanjur kita melakukan perilaku-perilaku emosi negatif pada anak, apa yang harus kita lakukan Ayah Bunda?  Ada beberapa langkah yang diungkapkan oleh Ibu Uswatun untuk mengatasi hal tersebut, meskipun tidak dapat mengembalikan ke dalam kondisi 100%. 

1. Hendaknya orang tua banyak ngobrol, sentuh secara fisik dan jelaskan pada anak alasan marah serta sampaikan meskipun marah Ayah Bunda tetap sayang dan selalu peduli.

2. Jika marah sebaiknya fokus pada satu kesalahan anak saat itu. Jangan mengungkit berbagai kesalahan anak yang lain di waktu yang berbeda. Dan berikan hukuman sesuai kesalahannya dan sesuai umurnya.

3. Orang tua tetap tegas dalam mendisiplinkan anak. Ada aturan jels di keluarga kalau tidak melanggar aturan maka orang tua tidak akan marah.

Untuk mengelola emosi  ada yang perlu dilkukan ayah dan Bunda, di angtaranya:

a. Orang tua harus belajar "bermain drama". Jangan tampakkan kemarahan dan kelelahan saat di depan anak. Istirahatkan dulu fisik dan mental ayah bunda setelah beraktivitas. 

b. Berdiskusi dengan anggota keluarga inti lainnya untuk berbagi peran dalam pengasuhan anak.

c. Manfaatkan quality time anatar orang tua dengan anak dengan membuat kenangan-kenangan yang tak terlupakan. Bagaimana caranya? Tuliskan kenangan-kenangan itu dalam sebuah tulisan. Berikan pada anak di saat tertentu. Itu akan sangat membekas di pikiran dan hati anak. Dan menjadi cara jitu untuk menyadarkan anak.



Friday, 5 March 2021

Senja yang Indah

 Sudah beberapa hari dalam sepekan ini hari terlewatkan dengan hujan di sore hari. Begitu setelah dhuhur tiba, mendung sudah menggantung di langit. 

Banyak acara yang ditunda karena hujan ini. Biasanya harus diundurkan malam atau malah esok harinya. Sore ini berbeda. Semenjak siang matahari terik menyinari alam. Bahkan hingga sore ini masih menyisakan terangnya. Suasana menjadi terang.

Sore tanpa hujan ini digunakan untuk menikmati sunset di balkon rumah. Bercengkrama dengan anak sambil menyelesaikan tugas sekolah. Angin semilir bertiup semakin menambah kenyamanan sore ini. Ditambah lagi dengan iringan lagu ilir-ilir bersama Kyai Kanjeng dari pengeras suara tetangga. Menambah suasana menjadi bertambah sahdu tenang.

Berikut beberapa gambar yang saya ambil dari suasana sore ini. Ternyata ini menjadi inspirasi bagi saya untuk menuliskan sesuatu. Terima kasih atas suasana yang nyaman dan tenang. 






Thursday, 4 March 2021

Menangis Bersama Al Quran



Tulisan ini dikirimkan oleh Bunda Kanjeng di Grup WA. Saya sangat tersentuh dengan uraian dari Didi Junaedi ini. Untuk itulah saya menyimpannya agar suatu saat saya bisa membukanya kapan pun. Sebagai pengingat diri untuk selalu dekat dengan Al Quran.

Menangis Bersama Al-Qur'an

Oleh : Didi Junaedi 


“Sesungguhnya Dialah yang menjadikan manusia tertawa dan menangis.” (Q.S. An-Najm: 43)

Dalam hidup ini, selalu ada saat di mana kita merasakan kesedihan dan kekecewaan. Pada saat seperti itu, tidak jarang air mata menetes membasahi pipi. Bahkan, jika kesedihan dan kekecewaan itu sangat dalam, tanpa terasa kita akan menangis.

Menangis karena sakit, sedih serta kecewa adalah hal yang wajar dan manusiawi belaka. Menjadi tidak wajar, ketika kita terus-menerus menangisi peristiwa yang membuat kita sakit, sedih dan kecewa itu. Lebih tidak wajar lagi, ketika kesedihan serta kekecewaan itu membuat kita kehilangan semangat hidup, pesimis serta putus asa.

Al-Qur’an mengajarkan kepada kita tentang bagaimana cara yang tepat dalam menghadapi kekecewaan serta menyikapi kesedihan. “...Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” (Q.S. At-Taubah: 40). Ayat ini menegaskan bahwa jika kita menyadari sepenuh hati tentang kebersamaan Allah dalam setiap gerak dan langkah kehidupan yang kita jalani, maka tidak ada alasan bagi kita untuk bersedih hati, khawatir atau takut dalam menjalani hidup ini. Karena kita yakin, Allah pasti akan selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-hamba-Nya.

Dalam ayat lain dinyatakan, "Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (darjatnya), jika kamu orang beriman." (QS. Ali Imran:139)

Ayat ini menggugah kesadaran kita tentang hakekat keimanan kita kepada Allah. Jika kita memang orang yang benar-benar beriman, yakin dan percaya kepada Allah Swt., maka tidak ada alasan bagi kita untuk merasa lemah atau bersedih hati. Karena sesungguhnya kita adalah bagian dari kelompok hamba Allah yang paling tinggi derajat serta kedudukannya di antara makhluk-makhluk ciptaan Allah lainnya.

Keimanan seseorang akan menjadi kunci utama kedewasaan sikapnya dalam menghadapi beragam ujian dan cobaan hidup. Semakin tinggi iman seseorang, maka semakin siap dan dewasa dalam menghadapi pelbagai persoalan kehidupan yang menimpanya. Karena, dia yakin sepenuh hati bahwa Allah Swt. pasti akan memberikan solusi atas setiap persoalan yang dihadapinya.

Semakin rendah keimanan seseorang, maka semakin sulit untuk menerima kenyataan hidup yang dialaminya. Bahkan, pada titik tertentu, ketika dia tidak mampu lagi bersabar, dia akan putus asa serta frustrasi menghadapi hidup ini. Mereka itu, disebut oleh al-Qur’an sebagai orang-orang kafir, yang mengingkari nikmat serta keberadaan Allah Swt. “….Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah hanyalah orang-orang yg kafir.” (Q.S. Yusuf: 87)

Padahal kesedihan, kekecewaan, serta kesulitan yang menimpa seseorang, adalah salah satu cara Allah untuk menghapus dosa-dosanya. Nabi Saw. pernah menyatakan, “Tidaklah seorang mulim ditimpa penyakit, kepayahan, kesedihan, bahkan kerisauan yang membuatnya galau, kecuali dengan itu Allah hapus dosanya.” (HR. Muslim)

* Ruang Inspirasi, Rabu, 24 Februari 2021

Doa-Doa Harian




Assalamu'alaikum wr wb

Hari ini saya ingin menuliskan kembali doa-doa yang selalu dikirimkan kawan lewat aplikasi whatapps. Mengapa saya simpan di sini? Karena pengalaman beberapa waktu lalu. HP mengalami error dan hampir seluruh data yang ada di dalamnya hilang. Termasuk doa-doa yang menurut saya sangat bermanfaat.

Selain sebagai hafalan doa pribadi, ini menjadi pengingat diri sendiri. Untuk terus memperbaiki diri sendiri setiap saat. Terima kasih Pak Inta atas kiriman doanya setiap pagi. Semoga ini menjadi kebaikan yang tercatat di sisi Allah dan menjadi amal baik. Aamiin.

اللَّهُمَّ إِنِّي َأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ رواه احمد، الترمذي، النساءي

Ya Allah, sesungguhnya hamba memohon ampunan-Mu atas (dosa-dosa hamba) yang Engkau mengetahuinya, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui yang ghoib!. (HR Ahmad, at-Tirmidzi, An-Nasa’i)



اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الْأَمْرِ وَالْعَزِيمَةَ عَلَى الرُّشْدِ وَأَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ وَأَسْأَلُكَ حُسْنَ عِبَادَتِكَ وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيمًا وَأَسْأَلُكَ لِسَانًا صَادِقًا وَأَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ رواه احمد، الترمذي، النساءي

Ya Allah, sesungguhnya hamba memohon kepada-Mu keteguhan dalam segala perkara, dan kemauan kuat untuk berbuat sesuatu yang benar, hamba memohon kepada-Mu rasa syukur atas nikmat-Mu dan ibadah dengan baik kepada-Mu, hamba memohon kepada-Mu hati yang bersih dan lisan yang jujur. Hamba memohon kepada-Mu dari kebaikan yang Engkau mengetahuinya dan hamba berlindung kepada-Mu dari keburukan yang Engkau mengetahuinya. Dan hamba memohon ampunan-Mu atas (dosa-dosa hamba) yang Engkau mengetahuinya, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui yang ghoib’. (HR Ahmad, at-Tirmidzi, An-Nasa’i)




رَبِّ هَبۡ لِي مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةٗ طَيِّبَةًۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ

Ya Allah, berilah hamba dari pihak Engkau, anak/keturunan yang baik, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa! (QS Al-Furqon : 38)


رَبِّ هَبۡ لِي مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةٗ طَيِّبَةًۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ

Ya Allah, berilah hamba dari pihak Engkau, anak/keturunan yang baik, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa! (QS Ali Imron: 38)


رَبِّ ٱجۡعَلۡنِي مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِيۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلۡ دُعَآءِ

Ya Allah, jadikan hamba dan anak turunan hamba ahli ibadah salat! Ya Allah, kabulkan doa kami!” (QS.Ibrahim : 40)


رَبَّنَا هَبۡ لَنَا مِنۡ أَزۡوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعۡيُنٖ وَٱجۡعَلۡنَا لِلۡمُتَّقِينَ إِمَامًا

Ya Allah, berilah kami istri dan keturunan yang menyenangkan mata, (hati gembira) serta jadikan kami imam bagi orang2 yang bertakwa! (QS.Al-Furqon : 74)


اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْلَادَنَا أَوْلَادًا صَالِحِيْنَ...!

Ya Allah, jadikanlah anak kami anak yang saleh (salehah)!....


اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْلَادَنَا حَافِظِيْنَ لِلْقُرْآن...!ِ

Ya Allah, jadikan anak-anak kami hafal Qur'an!...


اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْلَادَنَا حَافِظِيْنَ لِلسُّنَّةِ...!ِ

Ya Allah, jadikan anak kami hafal pada Hadits!....


اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْلَادَنَا فُقَهَاءَ فِى الدِّيْنِ...!

Ya Allah, jadikan anak kami faham dalam agama (bisa mengamalkan Qur'an dan Hadits)!...!


اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْلَادَنَا مُبَارَكًا حَيَاتُهُمْ فِى الدُّنْيَا...!ِ

Ya Allah, jadikan anak kami berkah kehidupannya di dunia...!

Menulis di Blog, Hambatan dan Solusinya



Pada kesempatan tantangan #kamis menulis hari ini adalah menuliskan cerita tentang hambatan yang pernah dialami dan upaya mengatasinya. Pada kesempatan ini ingin menceritakan proses menulis di blog.

Menulis di blog sebenarnya sama seperti kita menulis di media yang lain. Sebagai media digital yang tanpa batas, tentu blog menjadi sarana untuk berpendapat dan tempat menuangkan inspirasi kita. Semangat berbagi dengan yang lain. Berbagi dengan tulisan dari apa yang kita kuasai dan kita sukai.

Ini kesempatan saya untuk mencurahkan apa yang saya rasakan selama belajar menjadi blogger. Pengalaman membuat blog kemudian terbengkalai menjadi satu pengalaman yang tidak ingin terulang. Mudah-mudahan ada solusi dari pembaca yang bisa mengatasi permasalahan yang dialami.



Setidaknya ada 5 hambatan yang saya alami ketika belajar menulis di blog. Apa saja itu? Simak tulisan berikut ya?Anda bisa menambahkan jika memang dirasa perlu lewat kolom komentar.

Permasalahan pertama adalah sulit mencari ide tulisan. Sebagai penulis pemula seperti saya, banyak hal yang ditakutkan ketika menulis. Kita bingung mau menulis apa. Memulai dari mana ketika akan menulis. Idenya dari mana? Dan pertanyaan sejenis lainnya.

Permasalahan kedua adalah bagaimana kita menuliskannya di dalam blog. Kecenderungan kita menulis seperti menulis di file word. Panjang dan tidak terpotong-potong dalam kalimat singkat dan padat. Hal ini mungkin karena biasanya yang dituliskan adalah ungkapan cerita sehari –hari. Jadi mengalir begitu panjang seperti bercerita. Jadi seperti orang ngobrol, lupa koma dan titiknya.

Hambatan ketiga adalah menjaga motivasi menulis agar tetap konsisten. Karena biasanya kita menulis adalah karena tuntutan dan kewajiban. Akhirnya sering keluar jurus “the power of kepepet” . Kita ‘dipaksa’ untuk menulis. Jika ini tidak segera diantisipasi maka akan timbul rasa tertekan dan bosan. Nah perlu memanfaatkan agar the power of kepepet itu tidak selalu menjadi sumber kekuatan menulis.

Hambatan keempat adalah membagi waktu antara berbagai kegiatan yang kita lakukan. Sebagai seorang ibu rumah tangga, guru, dan anggota masyarakat, tentu kita banyak disibukkan dengan berbagai kegiatan yang tidak sebentar. Jika tidak disiasati dengan cara-cara tertentu maka akan menimbulkan kewalahan pada beberapa sisi kegiatan. Tentu kita tidak ingin demikian terjadi bukan?

Masalah kelima adalah ketidakpercayaan diri pada kita. Ketidakpercayaan diri pada apa? Ketidakpercayaan diri menyangkut tulisan kita juga tentang penampilan blog kita. Apakah tulisan kita bagus? Apakah tulisan kita menarik? Apakah tulisan kita enak dibaca dan sebagainya.

Lebih dari itu kita juga tidak percaya diri dengan tampilan blog kita. Apakah blog kita sudah nyaman untuk dikunuungi? Apakah blog kita menarik? Apakah font yang digunakan cukup nyaman untuk dibaca dan beragam pertanyaan lainnya.

Apalagi jika kita menulis di blog kemudian tidak banyak yang memberikan komentar. Seperti lewat begitu saja. Nah ini menjadi masalah tersendiri bagi blogger pemula seperti saya. Jadi semakin tidak percaya diri. Jangan-jangan tulisan kita jelek, monoton dan membosankan sehingga tidak banyak yang tertarik membacanya. Jangan-jangan blognya tidak update dengan perkembangan teknlogi yang ada,

Nah sudah ada 5 hambatan yang saya tulisankan tentang menulis di blog? Nomor berapa yang sama Anda rasakan dengan saya? Silahkan bisa dijawab masing-masing (di dalam hati saja boleh). Nah apa yang saya lakukan untuk mengatasi hal tersebut. Tentu tergantung masing-masing orang dan kasus ya? Mungkin satu orang dengan orang yang lain akan berbeda penyelesaianya dan solusinya.

(1) Permasalahan kesulitan ide menulis di blog saya pribadi atasi dengan menulis apa yang saya rasakan, sukai dan kuasai. Nekad menulis apa pun. Apa yang ada di sekitar kita menjadi ide.

Foto-foto yang sering kita ambil dari gawai kita menjadi salah satu inspirasi juga. Meskipun mungkin hal yang sepele dan hanya beberapa kalimat. Teruskan saja. Kita dapat mengedit dan menambahkan kalimat lain jika ada tambahan ide di waktu yang lain. Jangan menjadi editor untuk diri kita sendiri. Karena akhirnya kita tidak jadi menulis.

Kita sekarang sudah tidak bisa dipisahkan dengan gadget/HP. Kita lebih kebingungan tidak membawa HP daripada ketika kita ketinggalan dompet. Sudah tidak bisa dipisahkan. Beberapa menit ditinggal ratusan chat sudah menanti untuk dibaca.

Nah karena situasinya demikian, mengapa tidak kita gunakan untuk menulis? Kita bisa menulis apa saja dan kapan saja. Tugas kita sebagai ayah/ibu di rumah, sebagai guru dengan muridnya, anggota masyarakat dengan masyarakat lainnya bisa menjadi ide tulisan yang tidak akan berakhir. Nah sudahkah kita menggalinya den menuliskannya?



(2) Hambatan kedua adalah berkaitan dengan cara kita mengungkapkan tulisan kita di blog. Ketika kita bergabung dengan komunitas blogger maka akan banyak dibahas tentang ini. Bahwa menulis di blog itu berbeda dengan menulis di word. Karena ini berkaitan dengan situasi dan lewat apa tulisan ini dibaca. Nah ini saya sendiri masih sulit untuk membuat potongan-potongan kalimat sehingga satu paragraf cukup memuat 2—3 kalimat saja.

Selanjutnya tentu kita harus banyak belajar kata baku dan kata tidak baku. Sebagai acuan tentu kita bisa memasang aplikasi KBBI dalam gawai kita sehingga kata-kata yang kita gunakan tepat dan pas sesuai penggunaannya.

(3) Berkaitan dengan hambatan ketiga tentang konsistensi dalam menulis. Motivasi memang harus terus dijaga dan dinyalakan. Bukan semangat yang sementara. Setelah lewat kita kembali ke keadaaan semula. Seperti lagu “ku masih seperti yang dulu”.

Motivasi kuat sebenarnya adalah dari diri sendiri. Mengapa kita menulis di blog ini? Untuk apa? Apa tujuannya? Masing-masing memiliki motivasi tersendiri ketika menulis di blog. Motivasi saya sendiri menulis di blog adalah blog sebagai sumber ekspresi diri. Selain juga berharap apa yang saya tulis dapat memberi manfaat dan menginspirasi orang lain yang membacanya.

Nah jika motivasi tidak terlalu kuat dari diri sendiri maka segeralah bergabung dengan komunitas blogger. Salah satunya adalah Komunitas Lagerunal yang saya ikuti. Bergabung dengan komunitas ini memicu kita untuk terus menulis. Karena biasanya komunitas blogger memiliki banyak agenda dan kegiatan untuk mengaktifkan anggotanya untuk menulis dan berkarya.

The power of kepepet akan semakin berkembang, sehingga ide bisa sering muncul dan beragam. Membaca dari postingan anggota komunitas yang lain juga akan membuat kita banyak belajar tentang berbagai genre tulisan sekaligus gaya bahasa yang digunakan.

Setelah mengikuti lomba blog memang menjadi inspirasi sendiri untuk menulis. Sebagai pemula maka harus banyak belajar. Belajar tentang ide tulisan dalam blog sekaligus bagaimana menampilkan dalam blog itu sendiri sehingga menjadi tulisan yang renyah dan enak dibaca.

(4) Terkait dengan hambatan keempat yaitu waktu. Aktivitas kita di rumah sebagai anggota keluarga, aktivitas kita sebagai guru di sekolah dan aktivitas kita sebagai anggota masyarakat memang cukup beragam dan banyak. Jika kita tidak menyempatkan diri untuk menulis maka kita tidak akan pernah menulis. Kita selalu belrindung di balik kata “sibuk” dan “:tidak ada waktu”. 

Tentu kita harus bisa membuat skala prioritas untuk semua kegiatan tersebut. Sehingga semua kegiatan bisa berjalan seiring sejalan. Selalu terngiang kalimat "Orang yang senggang menulis itu biasa. Tetapi orang yang meluangkan waktu untuk menulis di antara kesibukan itu luar biasa."

(5) Hambatan yang kelima adalah ketidakpercayaan diri pada tulisan yang dihasilkan dan penampilan blog. Ini bisa teratasi dengan bergabung di komunitas blogger. Di mana di dalamnya kita memperoleh pengetahuan bagaimana mengelola blog yang kita miliki sehingga tampilan blog kita menjadi menarik dan eye-catching. Dengan belajar bersama kita menjadi tahu banyak hal. Saling mengomentari dan memberi saran anta anggota blog menumbuhkan kepercayaan diri dan memotivasi.

Demikian beberapa hambatan yang saya pribadi alami dan solusi yang coba saya lakukan untuk mengatasinya. Bagaimana dengan Anda? Teruslah menulis dan berkarya sebagai blogger. Salam sehat selalu. Teruslah menginspirasi. Salam literasi.