Oleh Suyati
Dengan pembenaran kesibukan aku mengabaikan senyum ceria yang kau berikan pada ceritamu.
Riang gembiranya harimu kau lewatkan dengan teman bermainmu. Maafkan kesibukan telah merenggut telinga pendengaran untuk menyimaknya.
Dalam perjalanan hidup, manusia sering merasa gelisah menghadapi masa depan. Hati sibuk menghitung kemungkinan buruk, takut kekurangan, taku...
No comments:
Post a Comment