ٱلسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Pejuang Subuh
بسم الله الرحمن الرحيم
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan amal yang diterima"
Bismillah,
Akan datang satu waktu dalam hidupmu, ketika semua tangis yang dulu kamu sembunyikan, semua lelah yang kamu telan sendirian, berubah menjadi satu kalimat penuh takzim: “Alhamdulillah, ternyata seindah itu rencana-Mu, ya Allah.”
Hari ini mungkin dadamu masih sesak. Doamu terasa berat naik ke langit. Usahamu seperti tidak dihargai. Kebaikanmu seolah tak berbalas. Tapi ketahuilah, Allah tidak pernah lalai. Dia hanya menunda, bukan menelantarkan.
Kita sering ingin hidup yang mudah, padahal surga tidak dibangun dengan keluhan. Kita ingin doa cepat terkabul, tapi lupa bahwa Allah sedang membersihkan hati kita lewat sabar. Allah berfirman:
وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu.”
(QS. Al-Baqarah: 216)
Rasulullah ﷺ bersabda:
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ
“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, seluruh urusannya adalah kebaikan.”
(HR. Muslim)
Jika diberi nikmat, ia bersyukur. Jika diuji, ia bersabar. Dua-duanya mengangkat derajat.
Maka jangan su’uzhan kepada Allah hanya karena hidup sedang berat. Bisa jadi air mata yang jatuh hari ini adalah harga dari keselamatanmu di akhirat. Bersabarlah. Terus taat. Terus jujur pada Allah.
Kelak, saat hikmah itu tersingkap, kamu akan malu pada dirimu sendiri dan bersujud sambil berkata:
“Alhamdulillah ya Allah… ternyata rencana-Mu tidak pernah salah.”
Semoga bermanfaat.
No comments:
Post a Comment