Friday, 9 January 2026

Mengatasi Noda Oli pada Barang

Mengatasi noda oli memerlukan penanganan yang cepat karena oli bersifat non-polar (tidak menyatu dengan air) dan cepat meresap ke dalam serat kain atau pori-pori permukaan.

Berikut adalah panduan praktis berdasarkan media yang terkena noda:

1. Noda Oli pada Pakaian (Kain)

Kunci utamanya adalah jangan langsung dibilas air, karena air akan mengunci oli di dalam serat.

  • Serap Oli Berlebih: Tempelkan tisu kering atau kain bersih pada noda untuk menyerap sisa oli yang masih basah. Jangan digosok agar noda tidak melebar.

  • Gunakan Bubuk Penyerap: Taburkan bedak bayi, tepung maizena, atau soda kue di atas noda. Biarkan selama 15-30 menit hingga bubuk menggumpal (tanda oli terserap), lalu sikat perlahan.

  • Oleskan Sabun Cuci Piring: Sabun cuci piring dirancang khusus untuk memecah lemak/minyak. Oleskan cairan sabun langsung ke noda, gosok perlahan dengan sikat gigi bekas, lalu diamkan 5 menit.

  • Cuci dengan Air Hangat: Cuci pakaian seperti biasa menggunakan air dengan suhu tertinggi yang diizinkan pada label pakaian.

2. Noda Oli pada Lantai (Beton atau Keramik)

Jika ada tetesan oli kendaraan di garasi:

  • Tutup dengan Pasir Kucing atau Semen: Taburkan pasir kucing (cat litter), serbuk gergaji, atau semen kering di atas noda oli yang masih basah. Diamkan semalaman agar oli terserap maksimal.

  • Sikat dengan Deterjen Berat: Setelah bubuk dibersihkan, tuangkan deterjen bubuk atau pembersih lantai konsentrat tinggi yang dicampur sedikit air hingga menjadi pasta.

  • Gosok Kuat: Gunakan sikat kawat atau sikat plastik keras untuk menyikat area tersebut, lalu bilas dengan air panas.

3. Noda Oli pada Karpet atau Sofa

  • Gunakan Pelarut Pembersih Kering (Dry Cleaning Solvent): Jika ada, gunakan cairan khusus dry cleaning.

  • Campuran Cuka dan Sabun: Jika tidak ada pelarut khusus, campurkan 1 sendok makan sabun cuci piring dan 1 sendok makan cuka putih ke dalam dua gelas air hangat. Totolkan (jangan gosok) larutan ini menggunakan kain putih bersih hingga noda terangkat.


Tabel Ringkasan Bahan Pembersih

Jenis BahanFungsi Utama
Sabun Cuci PiringMemecah molekul minyak pada kain.
Soda Kue / MaizenaMenyerap oli yang masih basah (sebelum dicuci).
Cuka PutihMembantu mengangkat sisa noda yang membandel.
Air Hangat/PanasMelarutkan sisa lemak agar lebih mudah dibilas.

Catatan Penting: Selalu cek label instruksi pencucian pada pakaian. Hindari menggunakan air panas pada bahan sensitif seperti sutra atau beberapa jenis sintetis.


No comments:

Post a Comment

Persiapan Saat Angin Besar Melanda

 Sudah dua hari ini beberapa wilayah di Purbalingga dilanda angin besar. Tidak hanya menerbangkan atap, tetapi juga menumbangkan pepohonan s...