Kamis, 15 Januari 2026 seperti Kamis sebelumnya sudah menjadi kegiatan rutin MTsN 1 Purbalingga mengadakan Kamis Apel Pagi. Pagi ini menurut saya menarik karena KeoalaMadrasah menguraikantentnag pentingnya membaca.
Diawali dari ayat 1-5 surat Al 'Alaq disadarkan tentang membaca. Iqra. Mengapa membaca menjadi begitu penting? Pertanyaan bagus banget 🌱 Ini memang sering jadi bahan refleksi juga, bukan cuma pelajaran agama.
Makna “Iqra” dalam QS. Al-‘Alaq ayat 1–5
Kata “Iqra” (اقْرَأْ) secara harfiah berarti “bacalah”.
Tapi maknanya jauh lebih luas dari sekadar membaca tulisan.
Makna Iqra secara mendalam:
1. Membaca dengan kesadaran → membaca sambil memahami, merenungkan, dan mengambil hikmah
2. Menelaah dan mengkaji → membaca alam, peristiwa, diri sendiri, dan ilmu pengetahuan.
3. Belajar dan mencari ilmu → perintah pertama Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ adalah belajar.
4. Membaca atas nama Allah → “Bismi rabbik” artinya ilmu harus membawa manusia lebih dekat kepada Allah, bukan sekadar pintar.
5. Proses belajar sepanjang hayat → dari “tidak tahu” menjadi “tahu”, lalu mengajarkan kembali (ayat 4–5: pena dan pengajaran).
📌 Intinya:
Iqra = perintah untuk berpikir, belajar, dan mencerdaskan diri dengan landasan iman.
Manfaat Banyak Membaca
🧠 Manfaat Intelektual
1. Menambah pengetahuan dan wawasan
2. Melatih daya pikir kritis
3. Memperkaya kosakata dan kemampuan bahasa
4. Membantu memahami pelajaran lebih cepat
❤️ Manfaat Psikologis & Karakter
5. Melatih kesabaran dan fokus
6. Mengurangi stres
7. Menumbuhkan empati dan kebijaksanaan
8. Membentuk kepribadian yang terbuka
🌍 Manfaat Sosial & Kehidupan
9. Membantu mengambil keputusan yang lebih bijak
10. Meningkatkan kualitas komunikasi
11. Membuka peluang masa depan (pendidikan & pekerjaan)
12. Menghindarkan dari hoaks dan kebodohan
✨ Manfaat Spiritual (sesuai makna Iqra)
13. Menyadari kebesaran Allah melalui ilmu
14. Mengamalkan ilmu untuk kebaikan
15. Menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama
✍️ Kesimpulan Singkat
Iqra bukan hanya membaca teks, tapi membaca kehidupan. Orang yang gemar membaca akan lebih bijak, lebih sadar, dan lebih siap menghadapi masa depan.
Selain itu juga saya jadi penasaran dan ingin tahu tentang Film Finding Forester karena dikaitkan dengan kebiasaan membaca. Berikut adalah ringkasan garis besar cerita film dari AI.
Garis Besar Isi Film Finding Forrester (2000)
1. Tokoh Utama
Jamal Wallace
Remaja Afrika-Amerika yang cerdas, berbakat menulis, dan tinggal di Bronx, New York.
William Forrester
Penulis legendaris yang menyendiri (recluse), pemenang Pulitzer Prize, dan hidup terisolasi.
2. Awal Cerita
Jamal adalah siswa pintar dengan bakat menulis luar biasa, tetapi ia menyembunyikannya.
Suatu hari, Jamal tidak sengaja masuk ke apartemen William Forrester, seorang penulis tua yang misterius.
3. Pertemuan & Hubungan
Awalnya Forrester bersikap dingin dan kasar.
Setelah membaca tulisan Jamal, Forrester menyadari bakat besar Jamal.
Terjalin hubungan mentor–murid yang unik.
Forrester mengajarkan Jamal menulis dengan prinsip:
“First you write, then you edit.”
4. Konflik
Jamal mendapat beasiswa ke sekolah elit.
Ia menghadapi diskriminasi dan tekanan sosial.
Gurunya, Professor Crawford, menuduh Jamal melakukan plagiarisme karena tulisannya dianggap terlalu bagus.
Jamal dilema antara membuktikan dirinya atau menjaga rahasia Forrester.
5. Klimaks
Jamal akhirnya membacakan esainya di depan umum.
Tulisannya membuktikan keaslian bakatnya.
Professor Crawford dipermalukan secara intelektual.
Forrester keluar dari persembunyiannya untuk mendukung Jamal secara moral.
6. Akhir Cerita
Jamal diterima sebagai penulis berbakat sejati.
Forrester berdamai dengan masa lalunya.
Hubungan guru dan murid berubah menjadi persahabatan yang saling menguatkan.
Jamal melanjutkan masa depan dengan percaya diri.
Pesan Moral Film
Bakat bisa datang dari siapa saja
Pendidikan sejati membutuhkan kepercayaan dan empati
Membaca dan menulis membuka jalan menuju kebebasan berpikir
Jangan menilai seseorang dari latar belakangnya
Ilmu harus dibagikan agar bermakna

No comments:
Post a Comment