—Bersyukur atas Rezeki Kecil yang Sering Terlupa
Sering kali kita mengaitkan syukur dengan hal-hal besar: keberhasilan, kelapangan rezeki, atau tercapainya harapan. Padahal, banyak nikmat hadir dalam bentuk yang sederhana, bahkan nyaris tak kita sadari. Nafas yang lancar, tubuh yang masih mampu bergerak, hati yang masih bisa berdoa—semuanya adalah rezeki.
Allah ﷻ berfirman: *“Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.”* (QS. Ibrahim: 7). Ayat ini mengajarkan bahwa syukur bukan menunggu cukup, tetapi cara agar kecukupan itu bertambah, baik terasa maupun tidak.
Ketika rezeki terasa sempit, hati mudah mengeluh. Kita sibuk menghitung apa yang belum ada, hingga lupa mensyukuri apa yang masih bertahan. Padahal, banyak orang kehilangan nikmat justru setelah ia pergi, bukan saat ia masih menemani.
Rasulullah ﷺ bersabda: *“Lihatlah kepada orang yang berada di bawahmu, dan jangan melihat kepada orang yang berada di atasmu. Itu lebih pantas agar kamu tidak meremehkan nikmat Allah kepadamu.”* (HR. Muslim). Hadis ini menjaga hati agar tidak buta oleh perbandingan.
Malam ini, cobalah berhenti sejenak dan hitung nikmat kecil yang masih ada. Ucapkan syukur, meski pelan. Karena hati yang terlatih bersyukur pada hal kecil akan lebih kuat saat diuji dengan hal besar.
✍️ by Komunitas QM
No comments:
Post a Comment