ONE DAY ONE HADITS
Ahad, 11 Januari 2026 / 22 Rajab 1447
عن سَهْلِ بنِ سَعْدٍ رضي الله عنه قال:
جاءَ جِبْرِيلُ إلى النبيِّ صل الله عليه وسلم فقال: "يَا مُحَمَّدُ، عِشْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَيِّتٌ، وَأَحْبِبْ مَنْ شِئْتَ فَإِنَّكَ مُفَارِقُهُ، وَاعْمَلْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَجْزِيٌّ بِهِ.
ثُمَّ قَالَ: يَا مُحَمَّدُ، شَرَفُ الْمُؤْمِنِ قِيَامُهُ بِاللَّيْلِ، وَعِزُّهُ اسْتِغْنَاؤُهُ عَنِ النَّاسِ."
Dari Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Jibril datang kepada Nabi shalallahu alaihi wa salam dan berkata: "Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, karena sesungguhnya kamu pasti akan mati.
Cintailah siapa pun yang kamu kehendaki, karena kamu pasti akan berpisah dengannya.
Dan berbuatlah apa saja yang kamu mau, karena kamu pasti akan diberi balasan atasnya."
Kemudian Jibril berkata:
"Wahai Muhammad, kemuliaan seorang mukmin adalah dalam shalat malamnya, dan kehormatannya adalah dalam sikap tidak bergantung kepada manusia."
(HR. Al-Bayhaqi dalam Syu'ab al-Iman, no. 3758 dan lainnya – hadis ini dinilai hasan oleh sebagian ulama)
Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:
1- "Hiduplah sesukamu, karena engkau pasti akan mati"
Ini adalah peringatan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara. Jangan terbuai oleh kenikmatan dunia, karena kematian itu pasti. Menumbuhkan kesadaran untuk mengisi hidup dengan amal yang bernilai akhirat.
2- "Cintailah siapa saja, karena engkau pasti akan berpisah dengannya"
Cinta di dunia bersifat terbatas: orang tua, pasangan, anak semua akan berpisah.
Maka jangan mencintai makhluk melebihi cinta kepada Allah Menjadikan cinta kepada Allah dan Rasul sebagai prioritas utama.
3- "Berbuatlah apa saja, karena engkau akan dibalas atasnya"
Ini adalah pengingat bahwa setiap amal, baik atau buruk, pasti dibalas.
Menumbuhkan semangat untuk beramal saleh dan meninggalkan dosa.
4- "Kemuliaan seorang mukmin adalah shalat malamnya"
Qiyamul lail adalah rahasia kedekatan dan kemuliaan di sisi Allah. Orang yang bangun malam untuk shalat menunjukkan keikhlasan dan kekhusyukan.
Membuka pintu rahmat, ketenangan, dan derajat yang tinggi di sisi Allah.
5- "Kehormatannya adalah tidak bergantung kepada manusia"
Ketergantungan hanya kepada Allah adalah sumber izzah (kemuliaan).
Seorang mukmin yang kuat adalah yang mandiri, tidak bergantung dan tidak mengemis kepada makhluk.
Membangun harga diri, kepercayaan kepada rezeki Allah, dan kemuliaan jiwa.
Tema hadits yang berkaitan dengan Al Qur'an:
1- Kefanaan hidup dan kepastian kematian. Menegaskan bahwa siapa pun pasti akan mati, sehingga hidup harus dijalani dengan kesadaran akhirat.
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu.(QS. Ali ‘Imran: 185)
2- Perpisahan dengan yang dicintai (sementaranya hubungan dunia)
Cinta dunia tidak abadi; yang kekal hanyalah hubungan karena Allah.
كُلُّ شَيْءٍ هَالِكٌ إِلَّا وَجْهَهُ
Segala sesuatu pasti binasa kecuali Allah.(QS. Al-Qashash: 88)
3- Pertanggungjawaban amal.
Menegaskan bahwa semua perbuatan akan dibalas, sekecil apa pun.
فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ
Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya). Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya).(QS. Az-Zalzalah: 7–8)
4. Kemuliaan mukmin dengan qiyamul lail (shalat malam)
Hadits menyebutkan bahwa kemuliaan seorang mukmin terletak pada shalat malamnya.
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
Dan pada sebagian malam, bertahajudlah sebagai ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.(QS. Al-Isra’: 79)
5- Kemuliaan dalam sikap tidak bergantung kepada manusia
Izzah (kehormatan) seorang mukmin terletak pada tawakal dan merasa cukup dengan Allah.
Mengajarkan zuhud terhadap dunia, kesadaran akan akhirat, keikhlasan amal, kemuliaan ibadah malam, dan izzah melalui ketergantungan hanya kepada Allah nilai-nilai yang seluruhnya
وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ
Barang siapa bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya.
oleh Al-Qur’an.QS. (At-Talaq: 3)
No comments:
Post a Comment