Saturday, 27 June 2026

Tabligh Akbar Bersama Menteri Pendidikan RI





Kegiatan Tabligh Akbar di Desa Limbangan, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga telah sukses dilaksanakan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Acara syiar Islam yang dihadiri oleh ribuan jamaah ini diselenggarakan sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan wawasan keagamaan masyarakat. Kehadiran tokoh-tokoh penting dari tingkat daerah hingga nasional menjadikan momentum ini sangat berharga bagi warga Desa Limbangan dan sekitarnya.

Rangkaian acara diawali dengan sesi pra-acara yang memanjakan mata para hadirin melalui penampilan berbagai kesenian daerah khas dari Desa Limbangan. Suguhan seni budaya lokal ini berhasil menciptakan atmosfer yang hangat, ceria, sekaligus menjadi media unjuk kreativitas bagi warga setempat dalam menyambut kedatangan para tamu undangan. Setelah penampilan seni selesai, acara secara resmi dibuka dan dilanjutkan dengan sesi sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia yang memaparkan laporan kesiapan serta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya acara. Sambutan berikutnya disampaikan oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Purbalingga yang menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan sinergi umat. Menutup sesi sambutan, Bupati Purbalingga, Bapak H.Fahmi Muhamad Hanif, memberikan arahannya yang mengapresiasi kerukunan warga serta menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis keagamaan.

Memasuki acara inti, para jamaah disuguhkan kajian rohani dan ilmiah yang disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan RI, Bapak Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed yang sekaligus mengemban amanah sebagai Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam ceramahnya, beliau memaparkan materi mengenai pentingnya integrasi nilai-nilai moral keagamaan ke dalam sistem pendidikan demi mencetak generasi bangsa yang unggul dan berkarakter. Penyampaian materi yang lugas, berbobot, namun diselingi humor segar khas beliau membuat seluruh jamaah yang hadir menyimak dengan penuh antusias dari awal hingga akhir.

Pesan Kepemimpinan Rasulullah SAW (Pilar Kedamaian & Persatuan)

​Saat mengutus Muadz bin Jabal dan Abu Musa Al-Asy’ari ke Yaman, Rasulullah SAW memberikan tiga pesan emas yang menjadi kompas utama dalam memimpin dan berinteraksi dengan sesama:

​Mudahkan, Jangan Mempersulit (Yassiruu walaa tu’assiruu) 

Seorang pemimpin hadir untuk membawa solusi, bukan birokrasi yang berbelit-belit. Kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang mempermudah urusan orang banyak, memberikan pelayanan terbaik, dan tidak membebani rakyat atau anggotanya di luar batas kemampuan mereka.

​Gembirakan, Jangan Menakut-nakuti (Bassyiruu walaa tunaffiruu)

Dekatilah manusia dengan optimisme, senyuman, dan kabar gembira. Pemimpin yang dicintai adalah mereka yang mampu membangkitkan harapan, bukan yang membangun kepatuhan di atas rasa takut, ancaman, atau intimidasi.

​Patuh pada Pimpinan & Jangan Berselisih (Tathaawa'aa walaa takhtalifaa)

Sebuah organisasi, masyarakat, atau negara hanya akan kuat jika ada kesolidan. Kepatuhan kepada pemimpin (selama dalam kebaikan) adalah kunci ketertiban. Pesan ini mengingatkan kita untuk menekan ego, mencari titik temu, dan menjauhi perpecahan demi maslahat bersama.

Suasana di lokasi kegiatan menjadi semakin seru dan penuh gemuruh kegembiraan saat panitia memasuki agenda tambahan, yaitu pengundian umrah gratis. Ketegangan dan rasa haru mewarnai momen ini hingga akhirnya terpilih 3 peserta yang beruntung untuk berangkat ke tanah suci tanpa dipungut biaya. Hadiah utama ini menambah rasa syukur yang mendalam di tengah-tengah jamaah. Seluruh rangkaian kegiatan Tabligh Akbar ini kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan, kemakmuran, dan keselamatan warga Desa Limbangan pada khususnya, serta bangsa Indonesia pada umumnya.


No comments:

Post a Comment

Memanfaatkan Sisa Buku Tulis

Buku tulis yang tersisa di akhir tahun pelajaran sayang sekali jika dibuang atau dibiarkan menumpuk. Masih banyak lembar bersih yang bisa di...