#KontenKesehatan
> [Kasus kanker pada orang usia di bawah 50 tahun meningkat sebesar sekitar 79,1% antara tahun 1990 dan 2019 di 204 negara. — jurnal BMJ Oncology]
Kanker adalah penyakit yang terjadi ketika sel-sel tubuh tumbuh tidak terkendali dan menyerang jaringan sehat di sekitarnya. Dahulu kanker lebih sering dikaitkan dengan usia lanjut, namun kini kasus kanker pada usia muda (remaja hingga usia produktif) menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Mengapa Kanker Kini Banyak Menyerang Usia Muda?
1. Pola Hidup Modern. Konsumsi makanan ultra-proses, tinggi gula, lemak trans, dan rendah serat mempercepat kerusakan sel dan memicu peradangan kronis.
2. Paparan Radikal Bebas. Polusi udara, asap rokok (aktif maupun pasif), pestisida, dan zat kimia rumah tangga meningkatkan stres oksidatif yang merusak DNA sel.
3. Kurang Aktivitas Fisik. Gaya hidup sedentari membuat metabolisme melambat dan sistem imun melemah.
4. Gangguan Sistem Imun. Sistem imun yang lemah tidak optimal mengenali dan menghancurkan sel abnormal sejak dini.
5. Stres Kronis & Kurang Tidur. Stres berkepanjangan memicu hormon inflamasi dan menurunkan kemampuan regenerasi sel.
6. Faktor Genetik (Pemicu, Bukan Penentu Mutlak). Riwayat keluarga meningkatkan risiko, tetapi gaya hidup sangat menentukan apakah gen tersebut “aktif” atau tidak.
Jenis Kanker yang Mulai Banyak Ditemukan di Usia Muda:
* Kanker payudara usia muda
* Kanker serviks
* Kanker usus besar
* Leukemia
* Kanker tiroid
* Kanker testis
Banyak di antaranya datang tanpa gejala awal yang jelas, sehingga sering terlambat terdeteksi.
Tanda-Tanda Awal yang Sering Diabaikan:
* Berat badan turun tanpa sebab
* Mudah lelah berkepanjangan
* Nyeri atau benjolan yang tidak hilang
* Luka yang sulit sembuh
* Gangguan pencernaan berkepanjangan
* Perubahan pola BAB atau BAK
* Batuk lama atau suara serak berkepanjangan
Pada usia muda, gejala ini sering dianggap sepele karena merasa “masih sehat”.
Peran Penting Sistem Imun dalam Mencegah Kanker Sejak Dini:
Setiap hari tubuh sebenarnya membentuk sel abnormal. Sistem imun yang kuat berfungsi sebagai penjaga yang:
* Mengenali sel rusak
* Menghancurkan sel abnormal sebelum berkembang
* Menekan peradangan kronis
Jika sistem imun melemah, sel abnormal berpeluang tumbuh menjadi kanker.
Peran Propolis dalam Mendukung Perlindungan Sel Tubuh:
Propolis mengandung:
* Antioksidan tinggi (flavonoid & polifenol)
* Senyawa antiinflamasi alami
* Aktivitas imunomodulator
Manfaat propolis terkait pencegahan:
* Membantu melawan radikal bebas penyebab kerusakan DNA
* Mendukung keseimbangan sistem imun
* Membantu tubuh lebih cepat merespons sel abnormal
* Menekan peradangan kronis yang menjadi “lahan subur” kanker
Propolis bukan obat kanker, namun berperan sebagai perlindungan alami* untuk menjaga tubuh tetap kuat sejak dini.
Langkah Pencegahan yang Bisa Dimulai Sejak Usia Muda:
* Perbaiki pola makan: perbanyak sayur, buah, protein berkualitas
* Kurangi gula berlebih dan makanan ultra-proses
* Aktif bergerak minimal 30 menit/hari
* Tidur cukup dan kelola stres
* Hindari rokok dan paparan asap
* Rutin menjaga imunitas tubuh
* Lakukan pemeriksaan kesehatan bila ada keluhan yang tidak biasa
Semoga bermanfaat. Yuk bagikan, akan semakin banyak yang melek kesehatan, terutama terhadap masalah kanker.
Adapted by: Konten Islam & Kesehatan
No comments:
Post a Comment