Wednesday, 7 May 2025

Menghindari Hidup Boros


“DAN janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.”(Q.S. Al Israa’: 26-27).


PESAN ayat di atas adalah bahwa menghidari  hidup boros adalah keharusan. Sebab, kita diajarkan untuk bersikap hemat (israf) dan menghindari perilaku boros (tabzir) dalam penggunaan harta.


BOROS merupakan  salah satu sifat tidak terpuji dan sangat dibenci Allah. Sebab, pada dasarnya, suka menghambur-hamburkan harta (boros) untuk hal yang tidak berguna adalah sifat dari setan.


DARIPADA membelanjakan harta secara boros,  harta yang kita miliki  bisa kita gunakan untuk membantu mereka yang membutuhkan, dimulai dari keluarga terdekat terlebih dahulu. Selanjutnya, harta juga bisa disumbangkan kepada mereka yang miskin atau benar-benar membutuhkan. 


SALAH satu  yang perlu diperhatikan  untuk menghindari hidup secara  boros adalah membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Yakni dengan memprioritaskan kebutuhan utama dan menghindari membeli barang yang hanya memenuhi keinginan atau selera.


SEORANG yang  hidupnya boros biasanya  berlaku zalim. Meski pendapatan besar, karena boros, dia akan selalu merasa kurang. Dia akan berani mencuri, korupsi, dan sebagainya untuk membiayai gaya hidupnya yang boros  tersebut.


KEBALIKAN hidup boros adalah hidup sederhana. Kini, hidup sederhana seolah menjadi hal  aneh dan asing di tengah kehidupan masyarakat  kita yang didominasi gaya hidup yang hedonistik, materialistik,  dan konsumeristik. 


MAKA, seyogianya kita hidup sederhana. Kita belajar bersikap zuhud (tidak tamak pada dunia) dan kanaah (merasa cukup atas apa yang ada yang kita miliki). Inilah kesederhanaan Nabi Muhammad SAW. Jika mau, beliau bisa hidup mewah seperti Kaisar Romawi dan Kisra Persia. 


BELIAU merupakan pribadi yang memiliki kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun  menjadi seorang pemimpin umat  dan kedudukannya melebihi seorang raja, tetapi kehidupan Nabi Muhammad (Rasulullah) SAW sangat sederhana. "Sesungguhnya, Rasulullah dalam sarapan dan makan malamnya tidak pernah memadukan roti dengan daging, kecuali jika sedang menjamu tamu." (H..R Tirmidzi).

Empati yang Menguatkan


Periksa istri Anda...

Tidak hanya apakah dia baik² saja, tetapi benar² baik² saja


Apakah dia makan hari ini?

Apakah dia beristirahat, atau apakah dia menghabiskan hari dengan mengejar kaki² kecil dan membersihkan kekacauan kecil?


Apakah dia terdiam sejenak, atau apakah kepalanya dipenuhi tangisan, panggilan, dan kekacauan?


Periksa hatinya

Apakah hatinya berat? Apakah dia kewalahan tetapi tidak ingin mengganggu siapa pun dengan perasaannya?

Apakah dia lelah karena selalu kuat?


Periksa matanya

Apakah matanya lelah karena semua hal yang dia coba pertahankan?

Apakah matanya mendambakan sedikit kasih sayang, penghargaan, atau sekadar ucapan sederhana, "Terima kasih, sayang" ❤️


Periksa istri Anda

Dia bukan hanya ibu dari anak² Anda

Dia tetap wanita yang pernah memimpikan hidupnya sendiri juga

Dan terkadang, yang dia butuhkan hanyalah seseorang untuk berkata,

"Sayang, aku melihatmu. Aku bangga padamu. Bagaimana aku bisa membantumu hari ini?"


Periksa istri Anda

Tuesday, 6 May 2025

Uji Kompetensi Kosakata Bahasa Inggris

 


Sebagai bahan persiapan menghadapi ujian mapel Bahasa Inggris, silahkan untuk mencoba mengerjakan latihan pada link berikut. Good luck. 

Latihan kosakata

Persiapan Mengikuti AKGTK

Bagi GTK yang akan mengikuti AKGTK, persiapan sebaiknya tidak hanya berupa belajar materi, tetapi juga memastikan administrasi, teknis, dan ...