Sunday, 2 February 2025

Keutamaan Bulan Syaban

 

    BERSEMILAH SYA'BAN


AlҺɑmdϋlillɑҺ...

Kita telah memasuki bulan Sya'ban, bulan persiapan menuju Ramadhan.


Abu Bakar Al-Balkhi yang mengatakan :

"Bulan Rajab adalah bulan untuk menanam dan Sya'ban adalah bulan untuk menyiram tanaman, sementara bulan Ramadhan adalah bulan untuk memetik hasil panen." 

(Lathaif Al-Maarif)


Bulan Sya'ban adalah bulan Nabi Muhammad shallahu alaihi wa sallam sebagaimana disebutkan dlm hadits, "Rajab adalah bln Allah, Sya'ban adalan bulanku, dan Ramadhan adalah bulan ummatku."


Maka perbanyaklah shalawat setiap waktu, khususnya di bln Nabi Muhammad ini.


Bulan Sya'ban yg mulia adalah termasuk bulan yang diagungkan dan bulan Sya'ban penuh berkah dan kebaikan.


Keberuntungan besar bagi orang yang bertobat dan taat didalamnya.

Bulan pacuan untuk menuju kebaikan, bulan pengabulan bagi yang bertaubat.

Barangsiapa yang bersungguh-sungguh di dalamnya, maka ia akan membawa kesuksesannya di bulan Ramadhan.


Diantara hikmahnya pd bln Sya'ban banyak orang lalai pdhal pd bulan itu dimana amalan2 makhluk diangkat kehadirat Rabb.

(HR. Ahmad & Nasa-i)


Amalan yg dianjurkan utk dilakukan pd bln Sya'ban selain memperbanyak shalawat adalah memperbanyak puasa sebagaimana yg dilakukan Rasulullah shallahu alaihi wa sallam


Ummul mukmini Aisyah radhiallahu anha mengabarkan:

"Dahulu Rasulullah shallahu alaihi wa sallam berpuasa sampai2 kami mengatakan bahwa beliau tidak berbuka, dan berbuka sampai2 kami mengatakan bahwa beliau tidak berpuasa. Dan saya tidak pernah melihat Rasulullah shallahu alaihi wa sallam menyempurnakan puasa selama sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan. Dan saya tidak pernah melihat beliau banyak melakukan puasa melebihi puasanya di bkn Sya'ban."

(HR.Bukhari Muslim)


Seperti halnya shalat fardhu yang memiliki rowatib (qabliyah dan ba'diyah) maka puasa Ramadhan juga demikian. Dimana puasa pada bulan Sya'ban menjadi qabliyahnya sementara puasa enam hari di bulan Syawal menjadi ba'diyahnya. Dengan melakukan rowatib ini dapat menutupi kekurangan yg ada pada bukan Ramadhan nanti.


Catatan : Puasa Sya'ban bisa dilakukan kapan saja (mutlak) selama bln Sya'ban, terkecuali pada hari yang diragukan yaitu satu atau dua hari menjelang Ramadhan.


Allahumma baariklanaa fii Rojaba wa Sya'bana wa ballighnaa Romadhoona waghfirlanaa dzunuubanaa...


Ăaмiίη Yά Robbάl'άlάмίη

Saturday, 1 February 2025

Keutamaan Menyantuni Kaum Duafa

 ONE DAY ONE HADITS

Sabtu, 1 Februari  2025 / 2 Sya'ban 1446


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: السَّاعِي عَلَى الْأَرْمَلَةِ وَالْمِسْكِينِ كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ -وَأَحْسِبُهُ قَالَ يَشُكُّ الْقَعْنَبِيُّ -كَالْقَائِمِ لَا يَفْتُرُ وَكَالصَّائِمِ لَا يُفْطِرُ


Dari Abu Hurairah raḍiyallāhu ‘anhu, dia berkata, “Rasulullah ṣallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Orang yang membantu dan menyantuni para janda dan orang-orang miskin seperti orang yang berjihad di jalan Allah’, (salah seorang perawi yaitu al-Qa’nabi agak ragu dan menduga beliau ṣallallāhu ‘alayhi wa sallam menambah dalam sabdanya) ‘Dan seperti orang yang salat malam tidak pernah istirahat dan juga seperti orang puasa tidak berbuka’.”(Muttafaqun alaihi) 


Pelajaran yang terdapat di dalam hadist :


1- Armalah dalam hadis ini bermakna wanita yang tidak memiliki suami, baik ditinggal pergi oleh suaminya (janda) maupun wanita yang tidak pernah menikah sebelumnya, baik dia miskin maupun berkecukupan.

2- Namun demikian, sebagian ulama mengkhususkan istilah untuk janda yang miskin, adapun jika janda tersebut kaya maka tidak dikatakan armalah, wallāhu a’lam.

3- Makna dari al-sā’ī adalah yang bekerja untuk kepentingan mereka dan berusaha memenuhi nafkah atau kebutuhan mereka.

4- Keutamaan orang yang membantu dan menyantuni janda dan orang miskin.

5- Islam senantiasa memotivasi pemeluknya untuk memberikan perhatian kepada kaum duafa.

6- Nabi Muhammad ṣallallāhu ‘alayhi wa sallam memotivasi umatnya untuk memberikan perhatian kepada ibadah yang bersifat horizontal yaitu  berbuat baik kepada sesama manusia dan makhluk lainnya, disamping memberikan perhatian yang besar terhadap ibadah yang bersifat vertikal yaitu dalam rangka takarub kepada Allah ‘azza wa jalla.                7- Sebagian amal saleh memiliki kedudukan pahala yang sama dengan jihad, salat lail dan puasa sunah.

8- Hanya Allah ‘azza wa jalla yang mengetahui kadar pahala dari amal-amal saleh; kadang suatu amalan kelihatan mudah atau diremehkan oleh sebagian orang akan tetapi pahalanya sama dengan amalan yang berat dan juga sebaliknya.


Tema hadist yang berkaitan dengan al quran :


- Ibnu Baṭṭāl raḥimahullāh berkata, “Barang siapa yang tidak mampu berjihad dan qiamulail serta puasa sunah maka hendaknya dia mengamalkan hadis ini dan membantu janda serta orang miskin agar dia dikumpulkan bersama golongan mujāhidīn fī sabīlillāh walaupun dia tidak melakukannya atau tidak berinfak dengan dirham, atau ketemu musuh lalu musuh takut kepadaya. Begitu juga, agar dia dikumpulkan bersama golongan orang yang rajin berpuasa sunah dan salat malam serta mendapatkan derajat mereka padahal dia makan di siang harinya dan tidur di malam harinya selama hidupnya. Oleh karenanya, sepatutnya setiap mukmin antusias terhadap perniagaan yang tidak merugi ini dengan cara memberikan bantuan dan santunan kepada janda dan orang miskin demi wajah Allah ta’āla agar dia kembali dalam perdagangannya dengan mencapai derajat mujāhidīn, orang-orang yang rajin berpuasa dan salat malam tanpa harus letih dan lelah. Itulah keutamaan yang Allah berikan kepada siapa yang dikehendaki-Nya.”

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ، تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ 


Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (Yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya

(Shof : 10-11)

Menganjurkan Kepada Orang Lain untuk Memberikan Bantuan

 ONE DAY ONE HADITS

Jum'at, 31 Januari  2025 / 1 Sya'ban 1446


Menganjurkan Kepada Orang Lain untuk Memberikan Bantuan 


,عن أَبي موسى الأشعري رضي الله عنه قَالَ: كَانَ النَّبيّ صلى الله عليه وسلم إِذَا أتاهُ طَالِبُ حَاجَةٍ أقبَلَ عَلَى جُلَسَائِهِ، فَقَالَ: ((اشْفَعُوا تُؤْجَرُوا، وَيَقْضِي الله عَلَى لِسَانِ نَبِيِّهِ مَا أحبَّ)). مُتَّفَقٌ عَلَيهِ. 


Dari Abu Musa al-Asy'ari r.a., katanya: "Nabi s.a.w. itu apabila didatangi oleh seseorang yang meminta hajat, maka beliau menghadapi semua kawan-kawan duduknya, kemudian bersabda: "Berilah pertolongan padanya, nescayalah engkau semua mendapatkan pahala dan Allah akan memutuskan apa-apa yang disenanginya atas lisan nabiNya." (Muttafaq 'alaih)


Pelajaran yang terdapat di dalam hadist :


1- Hadits ini mengandung sebuah prinsip dan faedah yang besar serta agung, yaitu bahwa sepatutnya seorang hamba berusaha melakukan perkara-perkara kebaikan; entah itu akan membuahkan hasil sepenuhnya, atau hanya membuahkan sebagiannya, atau bahkan tidak membuahkan sama sekali.

2-  Memberikan syafaat kepada orang-orang yang membutuhkannya di hadapan para penguasa dan pembesar, serta pihak-pihak yang hajat mereka berkaitan dengan pihak tersebut; karena banyak orang yang menolak mengupayakan hal itu jika ia belum tahu apakah syafaatnya diterima atau tidak. Akibatnya, ia telah melewatkan dirinya dari kebaikan yang berlimpah dari Allah, serta kebajikan pada saudara muslimnya. 3- Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memerintahkan para sahabatnya untuk membantu orang-orang yang butuh dengan memberikan syafaat kepada mereka di sisi beliau, agar mereka segera mendapatkan pahala di sisi Allah, berdasarkan sabda beliau: “Berilah syafaat, niscaya kalian akan diberi pahala.” 4- Syafaat yang baik dicintai dan diridhai oleh Allah. Allah -Ta‘ala- berfirman, “Barang siapa yang memberi syafa’at yang baik, niscaya akan ada bagian untuknya dari (syafa’at) itu.” Di samping mendapatkan pahala di masa sekarang, ia juga berarti menyegerakan kebaikan dan kebajikan untuk saudaranya, dan dengan begitu ia memiliki satu sumbangsih/jasa padanya. Juga, bisa jadi syafaatnya itu dapat menjadi jalan saudaranya mendapatkan apa yang diinginkannya atau sebagiannya.

5- Maka mengupayakan perkara-perkara kebaikan dan kebajikan yang mungkin terpenuhi dan mungkin pula tidak terpenuhi adalah suatu kebaikan yang disegerakan, serta upaya pembiasaan diri untuk menolong dalam kebaikan, serta membuka jalan untuk memberikan syafaat dalam hal-hal yang dipastikan atau diduga akan diterima. Sabda beliau: “Dan Allah pasti akan menetapkan melalui lisan Nabi-Nya apa yang dikehendaki-Nya” maksudnya: apa yang dikehendakiNya dari ilmu-Nya yang terdahulu tentang terjadi atau tidaknya sesuatu. Jadi yang diminta adalah memberikan syafaat, dan pahala akan dibalaskan untuknya; baik syafaat yang diberikan terpenuhi atau terhalangi hingga tak terwujud.  


Tema hadist yang berkaitan dengan al quran :


1-  Barang siapa yang berupaya dalam suatu urusan, lalu ia menghasilkan hal yang baik darinya, maka dia memperoleh bagian darinya.


مَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً حَسَنَةً يَكُنْ لَهُ نَصِيبٌ مِنْهَا


Barang siapa yang memberikan syafaat yang baik, niscaya ia akan memperoleh bagian (pahala) darinya.(An-Nisa: 85)


2- Pada dasarnya kita dilarang untuk meminta minta meskipun dalam kondisi yang amat membutuhkan. 


لِلْفُقَرَاءِ الَّذِينَ أُحْصِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَا يَسْتَطِيعُونَ ضَرْبًا فِي الْأَرْضِ يَحْسَبُهُمُ الْجَاهِلُ أَغْنِيَاءَ مِنَ التَّعَفُّفِ تَعْرِفُهُمْ بِسِيمَاهُمْ لَا يَسْأَلُونَ النَّاسَ إِلْحَافًا وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ


“(Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang Kaya Karena memelihara diri dari minta-minta. kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), Maka Sesungguhnya Allah Maha Mengatahui”.(QS. Al Baqoroh : 273).

Membuat Prompt Aktivitas di Kelas

  KALAU KAMU PENGEN CARI IDE AKTIVITAS DI KELAS Prompt: Bertindaklah sebagai guru kreatif dan fasilitator pembelajaran. Berikan 10 ide aktiv...