Sunday, 13 December 2020

Rahasia Kedahsyatan Menulis

 #Resume kuliah ke 25 Belajar Menulis gelombang 16


Perkuliahan ke 25 bersama Mr Sugesti Indonesia Pak Aris Ahmad Jaya.

Beliau menekankan tentang pentingnya menulis dalam paparannya. Banyak sekali kata-kata motivasi yang beliau sampaikan dalam perkuliahan yang singkat ini.

  • Orang-orang gagal dikarenakan ingin mengerjakan semuanya tetapi tidak mengerjakan sesuatu pun. Kita seringkali ingin mengerjakan semuanya sehingga justru akhirnya tidak melakukan apapun. Kita hebat justru ketika kita fokus pada satu hal. Biarlah kekurangan kita dilengkapi oleh orang lain. Dan kelebihan kita melengkapi kekurangan orang lain.
  • Penulis tidak butuh terkenal yang penting adalah tulisannya menginspirasi orang lain. Apalah artinya terkenal tapi tidak menginspirasi. Menulislah tidak perlu menunggu terkenal baru menulis. Karena dengan menulis kita akan dikenal. Bukan oleh manusia tetapi oleh penduduk langit. Mengapa? Karena usia Anda akan jauh lebih panjang daripada umur Anda.
  • Saya dan Anda tidak pernah gagal. Yang gagal adalah peristiwanya. Seorang gadis yang menggoreng tempe dan gosong karena yang gosongnya adalah tempenya bukan gadisnya.
  • Ikan arwana akan bernilai tinggi jika seseorang mengetahui nilainya. Bagaimana penghargaan orang terhadap sesuatu.
  • Berbahagialah orang yang memberi tanpa mengingatnya dan orang yang menerima tanpa melupakannya.

Rahasia kedahsyatan menulis:

1.      Dengan menulis usiamu akan lebih panjang dari umurmu.

2.      Dengan menulis kita akan tetap hidup. Dengan menulis kita akan terkoneksi dengan masa lalu dan masa depan. Dengan  menulis kita akan tetap hadir meskipun kita telah tiada. Orang-orang  besar adalah orang-orang yan meninggalkan jejak.

3.      Sebuah cerita yang tertulis mampu mempertemukan otak kiri dan otak kanan dalam imajinasi yang nyata.

4.      Sebuah tulisan yang indah akan mempesona, menggugah, melahirkan senyuman, tawa, tangis, emosi, sedih, gembira bahkan dapat menggerakkan pembacanya.

5.      Menulis adalah mengikat ide dan gagasan.

6.      Menulis itu untuk mencurahkan rasa.

7.      Menulis itu berbagi dan menginspirasi.

8.      Berjalanlah, di tengah jalan Anda akan bertemu jalan. Kalau Anda tidak ketemu jalan maka buatlah jalan maka orang lain akan mengikuti  jalanmu.

9.      Kita dikenang bukan karena menerima. Kita dikenang karena kita memberi.

10.  Nilai Anda bukanlah karena Anda bernilai tapi karena Anda telah memberikan sentuhan Anda MIDAS touch (sentuhan emas). 

Kegagalan penulis pemula seringkali disebabkan oleh hal-hal berikut:

1.      Penulis seringkali merangkap sebagai editor. Tulislah saja semuanya dulu dan jangan dihapus. Jika ada ide baru tulis di tempat yang berbeda.

2.      Jangan bercita-cita jadi penulis tapi jadilah penulis.

3.      Tulislah di mana pun dan kapanpun. Tidak usah menunggu mood atau ide. Buatlah catatan ide di buku kecil setiap kali ide muncul, bisa berupa judul terlebih dahulu. Namun upayakan ketika mengetik berikan waktu tertentu.tulsilah dulu tema pokok.

4.      Kita merasa tidak pantas untuk menulis.karena kita bukan siapa-siapa(menurut kita sendiri), kurang jaringan, kurang mampu. Dan lain sebagainya.

Tips menulis menjadi sebuah buku:

  1.  Tulislah sesuatu yang Anda sukai, yang membuat Anda nyaman dan tertarik.
  2. Segeralah bagikan tulisan Anda di sosial media yang Anda miliki. Jangan biasakan copypaste. Lebih baik tulis dengan bahasa sendiri dan kepahaman sendiri.
  3. Gunakan prinsip BOTOL (Berani, Optimis, Tiru, Orang Lain), BOBOL (Berani, Optimis, Bersama, Orang Lain dan BODOL (Berani, Optimis, Duit, Orang Lain)


Saturday, 12 December 2020

Menjadi Guru Sugestif di Era New Normal

# Resume kuliah ke-24 Belajar Menulis Gelombang 16

 Pada pertemuan ini di Gelombang 16 Belajar Menulis kali inikembali disampaikan secara live dengan mengunakn fasilitas zoom. 


Pada perkuliahan kali ini dilaksanakan dengan live lewatzoom

Afif Hidayatullah menjadi Guru Sugestif di Era New Normal

Prinsip hidup kita adalah:

Guru berkah karena berkah itu selalu banyak tetapi banyak tidak selalu berkah. Guru yang senantiasabanga dengan prosees karena Allah tidak menilai hasilnya tetapi yan Allah nilai adalah prosesnya.

Menjadi gelas kosong agar kita dapat menerima ilmu darimanapun.

Menurut Pak Afif ada 3 tipe guru dalam masa new normal ini,yaitu:

1.      Guru santai : guru yang menganggap masa new normal sebagai liburan.

: Tidak mencintai profesinya

: Tidak mencintai anak didiknya

: Hanya sekedar mengajar kemudian pulang.

: Prinsipnya adalah sudah memberikan waktu untuk mengajar.

2.      Guru tugas : Selalu mmberikan tugas tnampamemotivvasi

     :Pokoknya  sudah memberikan tugas nilai selesai.

     : Tidak kreatif

3.      Guru motivator : Guru yang mampumengisnspirasi.

: Guruyang  mempu memotivasisiswa-siswanya

: Guru yang  mampu membuat bangga siswa-siswanya melakukan proses,meyakinkan bahaa Allah tidak menilai raport belajranya tetapi Allah menilai prosesnya. Tidak menilai ijazah tetapi Allah menilai kita dari proses mengajar kita.

Secara  umum menurut dosen di UPN guru-guru dibagi menjadi 3 yaitu :

1.      Guru nyasar: Guru yang hanya sekedar memiliki ijazah Spd tetapi tidak suka mengajar. Guru jenis ini tidak mempu menhipnotis siswa-siswanya.

2.      Guru bayar: Guru yang semangat jika mendapat sertifikasi,yang semangat mengikuti pelatihan karena akan mendapat sertifikat.

3.      Guru sadar : Guruyang selalu ingin membuat siswa-siswanya belajr karena Allah dan juga selalu mengajar karena Allah juga. Guruyang selalumengingkna perubahan karakterpada siswanya  dan selalumemotivasi.

Guru jenis nyasar dan bayar tidak akan mampu menghipnotis siswa-siswanya. Hanya guru sadarlah yang mampu melakukan hipnotis terhadap siswanya.

Cara menjadi guru yang sugestif :

1.      Mampu membentuk mental sinergi. Sehingga dapat bekerjasama dan kekompakan dalam mencapai tujuan. Sekolah seperti rumah.

2.      Mampu membentuk mental proses. Allah selalu melihat prosesnya. Guru yang  mampu membuat bangga siswa-siswanya melakukan proses,meyakinkan bahaa Allah tidak menilai raport belajranya tetapi Allah menilai prosesnya. Tidak menilai ijazah tetapi Allah menilai kita dari proses mengajar kita.

3.      Selalu  membentuk mental kreatif. Tidakselaluberada di zona nyaman. Berapapun usia kita,kita adalah gelas kosong.

4.      Menciptakan peluang. Membuat media sosialsebaai sarana untuk mencapai tujuannya. Membuatvideo di youtube. Mampumengunakan media zoomdan lain sebagainya.

5.      Menguasai building raport. Menjalin hubungan baik dengan orang lain terutama orang tua dan siswa bermasalah. Tahu hari ulang tahun anak-anak bermasalah, mengetahui karakter dan latar belakang orang tuanya.

6.      Mampu menyamakan gelombang pikiran sehingga muncul trust/kepercayaan dari siswa kepada kita. Sehingga mereka akan mengikuti kita. Jangan pernah bosan menasehati. Ubahlah menjadi “Wahai siswaku sayapunya Allah yang Maha Besar.”

Niat itu seperti surat. Jika salah tulis alamat maka tidak akan sampai surat kita. Sehingga kita harus mampu menembus critical area dari siswa kita. Ada beberapacara yang dapat dilakukan menurut Pak Afif :

1.      Lakukan repetisi/pengulangan.

2.      Bentuk mental proses. Jangan bangga dengan hasil.

3.      Ide dan figur yang dipandang  memiliki otoritas. Misalnya dari ayah yang bijaksana dan ibu yang baik.

4.      Emosi yang intens. Ketika mengajar meskipun hanya lewat fasilitas WA selalu melibatkan  hati, jiwa sekaligus raganya. Tidak timpang salah satunya. Hasilnya adalah sugesti akan semakin kuat.

 

Teknik framing dalam mendidik anak di masa new era normal:

a.       Pacing-leading:menyamakan posisierak,tubuh bahasa dan gelombang pikiran agar mau mengikuti gerak kita.

b.      Leading: yes-set conditioning

c.       Framing: bingkai pikiran

d.      Outcome – orientasi pada hasil

e.       Evidence – oreintasi pada kenyataan yang ada

f.        Backtrack

g.       Agreeement – orietnasi pada kesepakatan beberapa pihak

h.      Ecological frame

 

“Jatuh itu biasa. Bangkit itu luar biasa. Sukses itu biasa, sukses bersama itu luar biasa.

Mintalah siswa untuk berdoa semenjak dari rumah. Libatkan Allah dalam setiap pembelajaran.

Guru kreatif adalah guru yang mempunyai nilai. Karena kita mengajarkanya karena Allah SWT. Dan selalu menjadigelas kosong yang siap diisi kapanpun.

Guru sukses adalah guru yang mampu membuat siswanya sebagai sumber pahalanya dan surganya Allah SWT.


Ngoprek Blog (Ngopblog) bareng Pak Indrakeren

 # Sabtu Blogging

Gambar dari google.com


Pada kesempatan ini ilmutentang blog disampaikan oleh Bapak Indra. Beliau termasukbarudalam ngeblog tetapi kiprah beliau di Lagerunal sangat luar biasa. Beliau yang paling aktif memberikan oleh-oleh saat kegiatan blogwalking.

Pada kesempatan kali ini Bang IndraKeren begitu disapanya memaparkan tentang penubahan header di blog sehingga menjadi menarik.

Perbedaan Above/On and Below/Under

Meskipun sekilas tampak mirip karena sama-sama menunjukkan posisi, above vs on serta under vs below memiliki aturan penggunaan yang berb...