Sunday, 26 December 2021

Bersahabat dengan Alam

Sambil menyimak dan memantau kondisi gunung berapi, yaitu gunung Semeru dan gunung Merapi aku mencoba tetap menyelesaikan tulisan untuk lomba yang deadline memang hari ini jam 23.59. 

Sejak peristiwa gunung Semeru aku banyak mengikuti berita tentang gunung berapi di Indonesia. Banyak yang sebelumnya tidak saya ketahui dapat saya ketahui. Terus terang aku mengkhawatirkan gunung Merapi di Yogyakarta. Kondisinya pun pada status siaga 3. Bukan karena tahu kondisinya tapi karena keterikatan batin, pernah belajar dan menetap di sana selama beberapa tahun. 

Jam 23.30 malam ini gunung Merapi terus mengeluarkan lava pijar. Menurut pengamatan saya selama beberapa hari mengikuti live streaming dari YouTube, malam ini lebih sering  turun lava pijar dengan intensitas lebih besar dibandingkan malam-malam sebelumnya. 

Kejadian awan panas wedus gembel menyisakan kesedihan yang mendalam. Meskipun beberapa keluarga di sana selamat, tetapi anggota keluarga teman-teman kuliah dulu banyak juga yang menjadi korban.

Maka sekarang dengan perkembangan teknologi, bersyukur bisa mengikuti perkembangan kondisi gunung Merapi. Selama 24 jam kita bisa memantau kondisi gunung berapi tersebut. 

Gunung Merapi dinyatakan siaga 3 sejak tanggal 5 November 2021 hingga sekarang. Perkembangan juga terus dipantau oleh sisi tv pengawas gunung Merapi. Saya biasanya lebih suka mengikuti pantauan pada malam hari sampai sekitar jam 11 sambil melakukan pekerjaan lain di depan laptop.

Dari banyak kegiatan mengikuti pemantauan ini saya banyak belajar tentang kaitannya manusia dengan alam dan Sang Pencipta., Allah SWT. Kita teramat kecil; di hadapan-Nya namun sering kali kita merasa lebih yang memunculkan kesombongan diri.

Friday, 24 December 2021

7 Persiapan Orang Tua Mendidik Anak Laki-Laki

 




Mendidik anak laki-laki dan perempuan tentu berbeda. Hal tersebut karena masing-masing mempunyai fitrah dan tugas yang berbeda pula.  Hal tersebut harus diketahui oleh orang tua agar tidak salah dalam mendidik anak sehingga dapat memenuhi pendidikan sesuai kebutuhan anak dif masa yang akan datang.

Pada kesempatan ini fokus pada pendidikan untuk anka laki-laki yang disampaikan oleh Bunda Erna dari ABCo. Dari 7 point yg tercantum di atas, itu semua adalah "urutan syarat" yg harus dipenuhi orang tua thd anak Laki-laki. Dan tiga point pertama, tidak boleh digeser atau dirolling. Karena itu menjadi acuan dasar dalam mengokohkan jiwa dan spiritual anak Laki-laki.

Bukan hanya itu, pendidikan 3 point pertama tsb wajib didapatkan di lingkungan keluarga. Orang tua terutama Ayah sebagai Role model bg anak. 

Standart kesholihan anak tidak akan jauh dari orang tua, karena ia belajar dr apa yg ayah lakukan termasuk ketaatannya kepada Allah SWT, sikap ayah ketika memperlakukan Ibu, serta bagaimana sosok/figur ayah dalam mengayomi anak di rumah dan bertanggung jawab dalam pemenuhan kebutuhan keluarga.

Itu semua direkam dan dipelajari anak dari usia mereka masih kecil, sebelum baligh.

Sayangnya, Orang tua seringkali terjebak dg point ke 4. Yakni berfokus pada optimalisasi pendidikan/ keterampilan kelak harus dikuasai anak. 

Sampai rela mengorbankan waktu, pikiran dan bahkan materi untuk mengejar skill tersebut. Misal, selain sekolah, anak diikutkan kursus/les ini itu, dll. 

Bpk/Ibu dan Shbt pembelajar, point ke 4 memang penting. Tapi 3 point sebelumnya jauh lebih penting, karena ia dasar. Dan akan menjadi pengalaman pembelajaran yg siap diamalkan ketika mereka masuk ke gerbang rumah  tangga. Itu semua di dapatkan di dalam rumah/keluarga.

Sedangkan point ke 4 :

Memaksimalkan keterampilan/skill anak, ini tidak bisa kita lakukan sendiri. Artinya orang tua perlu melibatkan pihak luar yakni bekerja sama dg sekolah/lembaga kursus/lingkungan untuk terus mengasah skill anak.

Dan ini akan menjadi bekal mereka untuk mampu survive menjalani hidup karena bagian dari ikhtiar menjemput rezeki Allah SWT. Niatkan semua lillah dan mendapat Ridhlo Allah. Seperti yg kita ketahui, ketika Allah SWT sdh ridhlo, maka tidak ada yg tidak mgkn bagi Allah azza wa jalla.

Tiga point berikutnya, menyiapkan anak menjadi Pendidik, Pengasuh dan Pendakwah.

Sahabat pembelajar yg disayangi krn Allah SWT.  Inilah yg membedakan pendidikan anak laki-laki dan perempuan menuju Aqil Baligh. Untuk anak perempuan, tidak dicantumkan 3 point terakhir ini. 

Mengapa?? Sebagaimana firman Allah SWT dalam Qs. An Nisa : 34, yg artinya :  

" Kaum Laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita. Oleh karenanya Allah SWT telah melebihkan sebahagian mereka (Laki-laki) atas sebahagian yg lain (wanita) dan karena mereka (Laki-laki) telah menafkahkan sebagian harta dari mereka".

Maka siapkan anak laki2 menjadi :

1. Pendidik bagi istri dan  anak-anaknya kelak diberbagai aspek kehidupan (Spiritual, wawasan/pengetahuan, ekonomi bahkan keterampilan bertahan dalam kondisi tidak nyaman (Adversity Quotion). 

Laki-laki bertanggung jawab dalam memberikan nafkah untuk keluarga. Untuk itu orang tua wajib mendidik anak laki-laki agar mampu berkarya, berdaya dan bisa berdiri di atas kakinya sendiri secara ekonomi/finansial sehingga kelak mampu bertanggung jawab menafkahi kebutuhan keluarga. 

Laki-laki harus punya power ekonomi agar harga dirinya tidak dianggap remeh oleh pasangannya hny gara-gara kurang/tidak mampu memenuhi kebutuhan keluarga. Salah satu ikhtiar orang tua yakni bisa melatih anak sedini mungkin untuk memiliki usaha/jiwa enterpreneur di bidang apapun sepanjang baik dan halal dr skrg.

2. Pengasuh dari anaknya 

3. Pendakwah, minimal  bagi keluarganya

Mengapa ini penting?? Karena kelak akan ada anak perempuan yg akan bersandar dibahu anak laki-laki sebagai istrinya.

Karena kelak akan ada perempuan yg akn minta perlindungan dan butuh bimbingan. Karena kelak akan ada perempuan yg akan meminta pertanggung jawaban atasnya lewat gerbang pernikahan.

Bismillah, 

Semoga Allah SWT mudahkan Orang tua dalam mendidik dan menyiapkan anak Laki-laki sebagai LAKI-LAKI SEJATI (Based on Fitrah)

Semoga bermanfaat.



Tanya Jawab tentang Edu Sex



Pendidikan seks masih dianggap tabu di beberapa kalangan. Padahal permasalahan ini menjadi hal yang krusial untuk dapat diberikan pada anak sesuai dengan perkembangan anak-anak kita. Seringkali muncul berbagai pertanyaan yang terkait dengan pendidikan seks pada anak ini kepada orang tua. Nah berikut adalah beberapa pertanyaan yang muncul di chat WA yang saya kumpulkan untuk menjadi referensi jawaban jika bertemu dengan permasalahan yang sama.

Pertanyaan dan jawaban ini berasal dari grup WA ABCo yang memberikan perhatian khusus pada masalah pendidikan seks bagi anak. Pendampingan dilakukan oleh Bunda Erna Yuliati sekaligus sebagai narasumber. Berikut beberapa pertayaan yang sudah terjawab.

Pertanyaan 1

Mau bertanya..bagaimana menjelaskan anak yg bertnya...

Apa itu diperkosa bun..? Perkosa artiny apa bunn..? Perkosa itu diapain bun...?

Mohon pencerahann....πŸ˜πŸ™πŸ»*bunda mulai bingung jwb yg baik dan benar..jd masih dijadikan PR nihπŸ˜¬πŸ˜πŸ™πŸ»πŸ€­Anak sy yg nanya usia 9 tahun

Jawaban:

Subhanallah, Pertanyaannya kritis sekali ya.. Anak cerdas πŸ‘☺️

Bunda bisa sampaikan ke ananda, diperkosa itu adalah menerima perlakuan secara paksa terhadap tubuh terutama di sekitar organ vital. 

Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua.


Pertanyaan 2

Kebetulan klo anak sy usia 7 thn dan 5thn belum terkontaminasi kata/perilaku yg kearah kesana. Saya jaga tv hanya kartun, sinetron/korea pun tidak dan sy kawal klo nonton tv. Klo berita blm sy kasih full nonton kecuali spt berita gunung meletus, kecelakaan lalu lintas, pencurian.. nah pertanyaan saya:

1. “Kapan” sy harus memperkenalkan sex edu dan menunggu anak sy tanya dulu atau saya duluan yg kasitau?

2. Klo sy duluan yg kasitau “Kata/Kalimat pertama saya apa? Dan topik apa yg “pertama kali” sy bahas?

Jawaban:

Masyaa Allah..Smg sll terjaga kebiasaan baiknya ya πŸ˜ŠπŸ™

Baik, saran sy pas golden moment. Yakni ketika anak bertanya. 

Karena di saat itulah anak merasa butuh, ia sedang mengosongkan pikirannya dan siap menerima banyak informasi.

Manfaatkan moment tersebut semaksimal mgkn utk memberikan Informasi yang Benar.

Ajak anak berdiskusi terkait dengan apa yg ign diketahui. Karena ini secara tidak langsung kita sedang menggali data, sejauhmana pengetahuan seputar itu (cek pemahaman).

Selanjutnya, kembangkan dg thinking skill. Misalnya, film kartun yg menampakkan aurat. Menurut adek itu bagaimana?

Klo kita keluar pakai baju/kaos yg kelihatan ketiaknya, kira2 apa perasaan adek?

"Malu..."

Good answer, nak..

Malu itu sebagian dari iman ( Al Hayaa u minnal iman)

Dan Allah Swt suka hamba-NYA yg beriman, Apalagi masih kecil. Semoga Allah SWT sll menjagamu ya, nak..🀲🏼❤️Pesan sy, kunci selalu dengan nilai agama πŸ˜ŠπŸ™


Pertanyaan 3

Maaf mau izin bertanya anak saya usia 10 tahun perempuan, sering bertanya kapan saya haidnya bunda ? Pertanyaan itu selalu terlontar saat melihat bundanya tidak sholat. Bertanya soal  haid alasannya supaya istirahat sholatnya.

Jawaban:

Subhanallah..Ananda sudah ga sabar ya menanti tamu spesial utk kaum perempuan ☺️

Baik, di jaman skrg justru yg merasa khawatir adalah anak2 yg belum haid meski ia masih duduk di bangku SD. 

Karena saat ini rata-rata temannya sudah byk yg haid/menstruasi di kelas 4 - 6. Bahkan pernah juga kasus kami temui, kelas 2 juga sdh Haid.

Peran kita di sini, benar2 menjaga asupan gizi internal (makanan & minuman), eksternal (tontonan dan pergaulan) ya..Karena ini berpengaruh pd sistem kerja hormon pd tubuh ananda. 

Saran sy, Ibu bisa sampaikan ke ananda untuk bersabar. Sepanjang tdk ada masalah kesehatan, Insyaa Allah akan haid. 

Tinggal masalah waktu saja, karena saat ini tubuh sedang mempersiapkan. Termasuk perubahan-perubaha sekunder. Nanti puncaknya (perubahan primer) adalah dg menstruasi. Berarti rahim sdh sempurna dg segala perangkat softwarenya dan hormon yg ada di dalamnya (estrogen-progesteron) siap menghasilkan sel telur. Ketika matang dan tdk dibuahi, keluarlah ia bersama darah dan kelenjar2 sel dalam rahim yg tidak terpakai.

Hingga kita kenal dg darah haid/menstruasi..Nikmati sj dl prosesnya ya, nak..😊

Tak usah iri dg bunda yg sdg diberi dispensasi oleh Allah SWT dlm hal sholat πŸ˜‰

Karena jika nanti kamu sudah haid, maka sejak saat itulah segala amal perbuatan kita dicatat oleh malaikat dan diminta pertanggung jawabannya kelak di hadapan Allah SWT (dikenakan hukumnya secara syar'i, karena sudah masuk fase mukallaf/menjadi manusia dewasa).

Bukan hny itu saja, mulai saat ini sdh hrs belajar dan membiasakan diri utk mandiri, bijak, pandai mengatur waktu dan smgt trs belajar serta ibadah. Semangat ya Sholihah.


Pertanyaan 4

Anak saya cowok. Usia 7 th nanti 30 Desember. Yg mau saya tanyakan bunda

Saya pernah lihat anak saya jari tengahnya ngacung, sedangkan jari lain nya dilipat. Saya kaget dan saya tanya itu kenapa jari tengahnya de?Jawabnya itu pakiyu, sedang saya gak tau itu artinya apa . Karena anak ny juga gak tau arti nya. Cuma ikut ikutan teman. Nah yg ingin saya tanyakan 

Apakah itu ada hubungan dengan sex atau gimana bunda agar saya bisa menjelaskan ke anak 

Terimakasih bunda...

Jawaban:

Maaf bu bantu jawab dikit ya jari tengah itu “fuck you” (baca:fakiyu)biasa digunakan orang bule di luar negri untuk ungkapan rasa kesal yang artinya jorok (memasukan jari tengah tersebut ke dalam vagina).

Tambahan lg, bhw tidak semua anak menjurus ke sana. Tkdg mereka melakukan gerakan tsb krn ikut2an teman, krn kesal. 

Tugas kita memberi tahu dan mengarahkan mereka, hal tsb tidak baik dan tdk boleh diteruskan.

Sblm mereka tahu maksudnya spt org2 barat lakukan. Sebisa mungkin kita lakukan tindakan preventif


Pertanyaan 5

Bagaimana menanggapi Permendikbud 30/2021 yang di keluarkan menteri nadiem Makarim, yang dinilai melegalkan seks bebas?

Jawaban:

Doa yg tak pernah putus utk meminta perlindungan Terbaik Allah SWT, agar anak-anak kita dijauhkan dari tindakan seksual baik secara paksa maupun atas dasar suka sama suka sebelum menikah. Karena itu  semua adalah perbuatan melanggar norma agama.

Jadi yg bisa kita lakukan antara lain :

✅ Terus menguatkan pondasi agama buah hati. Karena itu kelak  akan menjadi benteng iman sklgs berfungsi sbg Self control dlm diri anak ketika berinteraksi dg org lain terlebih yg menjurus ke perbuatan seksual.

✅ Menjaga pergaulan

 ✅ Menjauhi khalwat (berduaan dg lawan jenis di tempat sepi atau sembunyi2)

✅ Menjaga/filter tontonan, terutama yg mengajarkan lifestyle ala budaya barat spt bebas berpelukan, cipika-cipiki, kissing, dll. Krn kelak berpengaruh pd perilaku anak yg melazimkan gaya hidup spt akibat srg mlht tontonan/tayangan demikian.

✅ Banyak melakukan kegiatan positif dan terus diasah dan berpotensi prestasi.

Intinya peran keluarga sangat penting dalam membangun konsep diri anak. Sehingga kelak mereka tak mudah terpengaruh oleh bujuk rayu/kata2 manis dr orang lain. 

Karena jika merujuk pd permendikbud tsb, rasanya miris. Mudah2an sgr direvisi/dikaji ulang oleh pemerintah terutama Kemendikbudristek dan stakeholdernya, serta byk perspektif yg diambil shg tdk merugikan satu pihak atau bhkn melegalkan seks bebas. Nauzubillah..

Demikian beberapa pertanyaan yang muncul dari kegiatan webinar tentang pendidikan seks untuk anak.  Pertanyaan-pertanyaan yang lain akan disusulkan pada postingan yang lain. Semoga bermanfaat. Terima kasih Bunda Erna untuk ilmu dan izinnya sharing di bLOG.

Perbedaan Above/On and Below/Under

Meskipun sekilas tampak mirip karena sama-sama menunjukkan posisi, above vs on serta under vs below memiliki aturan penggunaan yang berb...