Sunday, 29 March 2026

Jadwal Ta'lim Ahad Pagi PDM Purbalingga Bulan Maret 2026

 Jadwal Ketempatan Ta'lim Ahad Pagi  PDM Purbalingga Bulan MARET 2026 Jam 07.00-08.00 WIB:

 

1. Tgl, 01 Maret 2026

     Di Masjid At Takwa Kel. Mewek, Kec. Kalimanah

Ust. Fery Nuryadi, S.Pd.I


2. Tgl, 08 Maret 2026

     Di Masjid Bsiturrahman, Kel. Wirasana  Kec. Purbalingga.

Ust. Drs. H. Djubaidi Syarbini.


3. Tgl, 15 Maret 2026

Di Masjid Ash Shobari Kel. Kalikabong Kec. Kalimanah

Ust. Dari Lazismu PWM JATENG.


4. Tgl, 22 Maret 2026

     Libur masih dalam suasana Idul Fitri 1447 H


5. Tgl. 29 Maret 2026

Di Pendopo Kecamatan Kutasari

Ust. H. Sutaryo Al Kusman, S.Ag.

Kehidupan Dunia dan Rahmat Allah SWT

 ٱلسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

*Pejuang Subuh


بسم الله الرحمن الرحيم 

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً


"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan amal yang diterima"


Bismillah,

Pagi ini matahari terbit masih seperti kemarin.

Namun ada dua keadaan yang berbeda.


Di satu rumah, ia lalui dengan kebahagiaan.

Di rumah lain, ia lalui dengan kesedihan.


Di satu rumah, ia jalani dengan kemudahan.

Di rumah lain, ia jalani dengan kesusahan.


Begitulah sebuah takdir...

Hari ini kita bisa memasuki pagi dengan tawa.

Tapi esok hari kita mungkin memasuki pagi dengan air mata.

Hari ini kita menyambut dengan berbagai nikmatNya.

Tapi esok hari kita mungkin menyambut dengan musibahNya.


Inilah dunia, Kawan...

Hidup memang tak selamanya akan senantiasa membawa kita berada ditempat yang sama.

Ada tawa ada air mata, ada suka ada duka,

ada sakit ada sehat, ada mudah dan ada sulit..

Tak mengapa, biarlah itu terjadi dengan sendirinya..


Yang Terpenting..

Saat kemarin itu kau di atas ketakwaan.

Hari inipun kau tetap di atas ketakwaan.


Kemarin itu kau beramal shalih.

hari inipun kau tetap beramal shalih.

Ekonomi boleh sulit,

Namun ibadah tidak boleh sulit. 


Jangan sampai kita sulit di dunia,

Sulit pula di akhirat.

Ingatlah bahwa Allah ﷻ tidak menakut-nakuti kita dengan kefakiran, melainkan dengan ancaman api neraka.


Berkata Hatim al-Asham rahimahullah, : "Janganlah engkau sekali-kali merasa takut terhadap kefakiran, Sesungguhnya Allah tidaklah menakutimu dengan kefakiran, tetapi Allah menakutimu (mengancammu) dengan api neraka." (Al-Fawaid wal Akhbar: 152).

 

Maka jangan biarkan ketakutan terhadap dunia melalaikan kita dari akhirat. Neraka adalah ancaman yang nyata, sedangkan kefakiran hanyalah tipu daya yang ditiupkan oleh setan.

Karena itu lebih baik kita tetap fokus dan berusaha istiqomah mendekat sepenuhnya padaNya,

Dan selanjutnya kita berusaha dan tidak perlu bersedih atau putus asa.


Dengan demikian semoga Allah memberi kita kebaikan di dunia dan di akhirat.

Allah Ta’ala berfirman:

… ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِن رَّوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ 

“Sesungguhnya tidak berputus asa dari rahmat Allah kecuali orang yang kafir.” (QS. Yusuf[12]: 87)


Juga Allah berfirman:

 وَمَن يَقْنَطُ مِن رَّحْمَةِ رَبِّهِ إِلَّا الضَّالُّونَ

“Dan tidak berputus asa dari rahmat tuhannya kecuali orang yang tersesat.” (QS. Al-Hijr[15]: 56)


Barakallahu fiikum.



Saturday, 28 March 2026

Silaturahmi Keluarga Besar MTsN 1 Purbalingga













Silaturahmi Keluarga Besar MTsN 1 Purbalingga  dilaksanakan pada :

Hari, tanggal: Sabtu, 28 Maret 2026

Waktu: 08.00 WIB

Tempat: Indoor MTsN 1 Purbalingga 

Acara silaturahmi Keluarga Besar MTsN 1 Purbalingga :

1. Pembukaan 

2. Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Benazir Quds

3. Ikrar silaturahmi oleh Komite madrasah 

4. Ikrar silaturahmi guru dan pegawai oleh Pak Suchufam, S.H.I

5. Ikrar silaturahmi oleh kepala MTsN 1  Purbalingga oleh Bapak Syarif Hidayat,  S.Ag, M.Pd.I

5. Tauziyah Inti Silaturahmi oleh Kyai Mashudi dari pondok pesantren Al Musyafiyah, Karanganyar 

Pergantian kepemimpinan merupakan bentuk perubahan yang lebih  baik. Kuncinya adalah menjaga hubungan silaturahmi antar pimpinan 

Membentuk madrasah yang makmur,  berprestasi dan berakhlakul Karimah 

Yang ingin bahagia maka bahagiakanlah orang lain dimulai dari pasangan kita masing-masing, anak-anak kita, orang tua kita. Tali silaturahmi biasanya terbentuk karena adanya kesamaan:

Kesamaan nasab

Kesamaan profesi 

Kesamaan domisili 

Kesamaan kepentingan 

Silaturahmi akan rusak jika  hal-hal berikut kepada yang lain:

1. Berprasangka buruk/su'udzon 

2. Saling mendholimi

3. Saling  mencela/hasad 


Bumi ini akan diwariskan kepada orang-orang yang sholeh dan sholehah yang memiliki  modal ilmu agama yang kuat,  ilmu yang,  amalnya baik dan menjaga sifat malu

Akal ---hancur karena   

Agama---hancur karena hasut 

Amal sholeh --- hancur karena menggunjing 

Malu --- hancur karena tamak/rakus

Kebiasaan baginda Nabi Muhammad SAW:

1. Tiada hari tanpa istighfar. Minimal 1000x dalam sehari meskipun beliau maksum . Allah akan memberikan kesenangan dan kebahagiaan. 

2. Tiada hari tanpa tilawatil quran.  Istikomah membaca Al-Qur’an.  Minimal 1 katamu 6 bulan,  minimal 4 halaman perhari 

3. Tiada hari tanpa shalat malam.  

4. Tiada hari tanpa shalat dhuha. 

5. Tiada hari tanpa shalat jamaah. 

6. Tiada hari tanpa sedekah. Kedermawanan adalah kunci kebahagiaan 

7. Tiada hari tanpa dzikir kepada Allah swt.  Yang terbaik adalah dzikir Laaillaha illallah. 

Mengapa Hati Mudah Lelah Padahal Ilmu Bertambah?

 ٱلسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

*Pejuang Subuh


بسم الله الرحمن الرحيم 

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً


"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan amal yang diterima"


Bismillah,

Ada satu fase yang—entah disadari atau tidak—sering dialami oleh penuntut ilmu. Ilmu bertambah, kajian rutin, catatan makin rapi, kitab mulai berganti dari yang tipis ke yang tebal dan audio kajian tak pernah sepi di perjalanan. Namun anehnya, di saat yang sama, hati justru mudah lelah, ibadah terasa berat. 

Semangat yang dulu menyala, kini sering redup tanpa sebab yang jelas. Kesalahan kecil orang lain terasa mengganggu. Nasihat yang dulu menenangkan, kini malah membuat dada sesak. Padahal secara lahir, kita “maju”. Secara data, kita “naik level”. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi?


Allah ﷻ berfirman,

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah para ulama.” 

(QS. Fāṭir: 28)


Ayat ini sederhana, tapi dalam maknanya. Ilmu yang benar seharusnya melahirkan khashyah (rasa takut). Jika ilmu bertambah, namun rasa takut kepada Allah justru menipis, berarti ada yang perlu dikoreksi.

Bisa jadi, ilmunya memang bertambah, tapi keikhlasan tidak ikut dirawat. Pemahaman meningkat, tapi adab tertinggal di belakang. Dan amal masih ada, namun penyakit hati dibiarkan tumbuh.


Allah ﷻ  mengingatkan,

فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا

“Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakit itu.” 

(QS. Al-Baqarah: 10)


Bertambah sesuatu—termasuk ilmu—tidak selalu menyehatkan, jika penyakit hati tidak diobati. 

Rasulullah ﷺ bahkan mengajarkan doa,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat.” 

(HR. Muslim no. 2722)


Ilmu yang tidak menenangkan hati, tidak melunakkan akhlak, dan tidak mendekatkan diri kepada Allah—itulah ilmu yang melelahkan. Imam Ahmad رحمه الله juga menegaskan,

“Ilmu tidak ada bandingannya bagi orang yang niatnya benar.” 

(Jāmi‘ Bayān al-‘Ilm wa Faḍlih, 1: 27; oleh Ibnu ‘Abdil Barr)


Dan Sufyan ats-Tsauri رحمه الله mengakui dengan jujur,

“Tidak ada yang lebih berat aku perbaiki selain niatku.” 

(Ḥilyatul Auliyā’, 7: 5; oleh al-Aṣbahānī)


Maka wajar jika hati menjadi penat, ketika ilmu tidak lagi dibarengi muhasabah dan pembenahan niat. Ilmu yang tidak dibarengi dengan muhasabah, perlahan berubah menjadi beban. Bukan lagi sarana mendekat kepada Allah, tapi alat untuk merasa lebih paham dari orang lain. Sesekali, mungkin yang perlu kita tanyakan bukan:


“Kenapa orang-orang kok begini?”


Tapi:

“Apakah ilmu yang aku pelajari masih membuatku takut kepada Allah… atau justru sibuk mengoreksi manusia?”

Karena ilmu yang berkah itu menenangkan, bukan melelahkan. Dan jika hari ini hati terasa berat, bisa jadi bukan ilmunya yang bermasalah, melainkan cara kita membawa ilmu itu di dalam dada. Semoga Allah memperbaiki niat kita, melembutkan hati kita, dan menjadikan ilmu sebagai jalan mendekat—bukan menjauh.


Semoga bermanfaat



Friday, 27 March 2026

Penyakit Hati

 

         BISMILLAH


🖤 *Penyakit Hati Lebih Berat Dari Penyakit Badan...* 🖤


🍃 *Penyakit badan dapat menggugurkan dosa bila ia bersabar...*

Bila meninggal, Allah akan masukkan ia ke syurga-Nya...


❤‍🩹 *Sedangkan penyakit hati.. Menambah dosa dan menjauhkan ia dari Allah Azza wajalla.


Bila ia meninggal dengan membawa penyakit hati...

Ia mendapat kemurkaan Allah dan adzab-Nya...


✍️Ustadz Badru Salam Lc hafidzahullah.

✰•*¨*•.¸¸★*・゚🌙゚・*☆¸¸.•*✬¨*•


🤲 Doa Memohon Ampun Untuk Diri Sendiri Dan Kaum Mukminin, Dan Agar Tidak Dengki Kepada Orang Beriman


رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ


*Robbanagh-fir lanaa wa li-ikhwaaninal-ladziina sabaquunaa bil-iimaan, wa laa taj'al fii quluubinaa ghillan lilladziina aamanuu, robbanaa innaka ro-uufun rohiim.*


Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang. 

📖(Al Hasyr (59) : 10)

Thursday, 26 March 2026

Mengenali Karakter Anak

 Pembagian watak atau karakter anak menurut Dr. Aisyah Dahlan didasarkan pada konsep empat temperamen dasar (Protokol Hippocrates-Galenus). Beliau sering menekankan bahwa memahami watak anak bukan untuk melabeli, melainkan untuk menyesuaikan cara komunikasi orang tua agar pesan "kasih sayang" sampai dengan tepat.

Berikut adalah penjelasan mengenai ciri-ciri dan cara memperlakukan anak berdasarkan empat jenis karakter tersebut:

1. Tipe Koleris (Si Kuat)

Anak tipe ini memiliki pembawaan lahir sebagai pemimpin yang berorientasi pada target dan hasil.

 * Ciri-ciri: Mandiri, tegas, suka mengatur (dominan), tidak suka dipaksa, dan sangat aktif. Mereka sering terlihat "keras kepala" karena tahu apa yang mereka inginkan.

 * Cara Memperlakukan:

   * Beri Pilihan: Hindari memberi perintah langsung. Alih-alih berkata "Cepat mandi!", katakan "Kamu mau mandi sekarang atau 5 menit lagi?".

   * Beri Tanggung Jawab: Libatkan mereka dalam mengambil keputusan atau memimpin tugas kecil di rumah.

   * Hargai Prestasinya: Mereka sangat haus akan pengakuan atas hasil kerja keras mereka.

2. Tipe Sanguinis (Si Populer)

Anak tipe ini sangat ceria dan merupakan "penghidup suasana" di manapun mereka berada.

 * Ciri-ciri: Suka bicara, ekspresif, mudah bergaul, dan sangat kreatif. Kelemahannya biasanya kurang terorganisir, pelupa, dan sulit fokus pada detail.

 * Cara Memperlakukan:

   * Jadilah Pendengar: Berikan perhatian penuh saat mereka bercerita. Mereka merasa dicintai jika didengarkan.

   * Bantu Organisasi: Ajarkan mereka membuat daftar tugas (check-list) dengan cara yang menyenangkan (misalnya menggunakan warna-warni).

   * Beri Pujian di Depan Umum: Mereka sangat senang jika keceriaan atau usahanya diakui orang lain.

3. Tipe Melankolis (Si Sempurna)

Anak tipe ini cenderung perfeksionis, analitis, dan sangat berperasaan halus.

 * Ciri-ciri: Rapi, teratur, pemikir mendalam, dan sangat peka (sensitif). Mereka sering merasa cemas jika segala sesuatunya tidak sesuai rencana.

 * Cara Memperlakukan:

   * Beri Ruang Pribadi: Mereka butuh waktu sendiri untuk berpikir atau mengerjakan hobinya.

   * Hargai Proses, Bukan Hanya Hasil: Karena mereka sering terlalu keras pada diri sendiri, yakinkan bahwa melakukan kesalahan itu manusiawi.

   * Berikan Penjelasan Logis: Jika ada perubahan rencana, jelaskan alasannya secara detail dan tenang.

4. Tipe Phlegmatis (Si Damai)

Anak tipe ini adalah sosok yang paling tenang, sabar, dan tidak suka konflik.

 * Ciri-ciri: Penurut, pendengar yang baik, santai, dan cenderung menghindari konfrontasi. Kelemahannya adalah sering menunda-nunda dan sulit mengambil keputusan (ragu-ragu).

 * Cara Memperlakukan:

   * Berikan Dorongan (Motivasi): Mereka butuh "dorongan" lembut untuk mulai bertindak atau menyelesaikan tugas.

   * Jangan Dipaksa Terburu-buru: Berikan waktu ekstra bagi mereka untuk memproses sesuatu atau mengambil keputusan.

   * Ciptakan Suasana Tenang: Mereka sangat tertekan jika berada di lingkungan yang penuh teriakan atau kemarahan.

Tips Tambahan dari Dr. Aisyah Dahlan:

Setiap anak biasanya memiliki campuran dua watak (satu dominan, satu pendamping). Kunci utamanya adalah mengetahui "bahasa kasih" mereka.

> Catatan: Memahami watak ini juga sangat membantu dalam menerapkan pendekatan Student-Centered Education, karena setiap anak memerlukan stimulasi yang berbeda untuk berkembang.

Setiap watak memiliki "tombol pemicu" yang berbeda, cara kita berbicara pun harus disesuaikan agar mereka tidak merasa dipojokkan atau diabaikan.

Berikut adalah strategi komunikasi praktis dan contoh kalimat untuk masing-masing tipe:

1. Strategi untuk Tipe Koleris (Si Kuat)

Kuncinya: Berikan kendali dan hargai otoritas mereka.

 * Hindari: Kalimat perintah yang kaku (misalnya: "Kerjakan PR sekarang!"). Ini akan memicu perlawanan.

 * Gunakan: Kalimat pilihan atau tantangan.

 * Contoh Kalimat:

   > "Kak, Ibu lihat tugas matematikanya ada 10 soal. Kamu mau selesaikan 5 soal dulu sebelum makan, atau mau selesaikan semuanya langsung supaya nanti malam bisa bebas main?"

   > 

2. Strategi untuk Tipe Sanguinis (Si Populer)

Kuncinya: Berikan perhatian dan jadikan aktivitas sebagai "panggung" kegembiraan.

 * Hindari: Mengabaikan cerita mereka atau memberikan instruksi yang terlalu teknis dan membosankan.

 * Gunakan: Kalimat yang penuh antusiasme dan apresiasi terhadap kehadiran mereka.

 * Contoh Kalimat:

   > "Wah, seru sekali cerita kamu tadi di sekolah! Ibu senang dengarnya. Nah, supaya besok ceritanya makin seru karena tidak ada buku yang tertinggal, yuk kita cek tasnya bareng-bareng sekarang!"

   > 

3. Strategi untuk Tipe Melankolis (Si Sempurna)

Kuncinya: Berikan detail, persiapan, dan validasi perasaan.

 * Hindari: Membuat rencana mendadak atau meremehkan kekhawatiran mereka.

 * Gunakan: Kalimat yang runut, logis, dan menunjukkan bahwa Anda menghargai standar mereka.

 * Contoh Kalimat:

   > "Ibu tahu kamu ingin gambar ini hasilnya sempurna, tapi tidak apa-apa kalau garisnya sedikit miring, itu bagian dari proses belajar. Kita coba lagi pelan-pelan ya, Ibu temani di sini."

   > 

4. Strategi untuk Tipe Phlegmatis (Si Damai)

Kuncinya: Berikan dorongan lembut dan kepastian.

 * Hindari: Membentak atau memaksa mereka mengambil keputusan cepat dalam tekanan.

 * Gunakan: Kalimat yang menenangkan dan membantu mereka menentukan langkah pertama.

 * Contoh Kalimat:

   > "Sepertinya kamu bingung mau pakai baju yang mana ya? Bagaimana kalau kita coba yang biru ini saja dulu? Tenang saja, Ibu bantu siapkan perlengkapan lainnya sementara kamu ganti baju."

   > 

Tips Penerapan di Lingkungan Belajar

Jika Anda ingin menerapkan ini dalam interaksi yang lebih luas (seperti di kelas atau kelompok belajar), Anda bisa menggunakan pendekatan diferensiasi:

 * Koleris: Beri peran sebagai ketua kelompok.

 * Sanguinis: Beri peran sebagai presentatur atau juru bicara.

 * Melankolis: Beri peran sebagai pengolah data atau penyusun laporan agar hasilnya rapi.

 * Phlegmatis: Beri peran sebagai penengah atau pengatur waktu agar diskusi berjalan damai.



NIKMAT SUJUD DAN TILAWAH AL QUR'AN

 ٱلسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

*Pejuang Subuh


بسم الله الرحمن الرحيم 

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً


"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan amal yang diterima"

_________________________

Sumber gambar: Muslimah.or.id


Bismillah,

Ada orang yang hartanya melimpah, tapi hatinya terasa berat untuk sujud.

Ada yang waktunya longgar, tapi lisannya jarang menyentuh ayat-ayat Al-Qur’an.

Sering kali kita mengira rezeki itu hanya tentang uang, jabatan, atau kemudahan hidup di dunia.

Padahal… bisa jadi rezeki paling mahal justru bukan itu semua.

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering mengukur keberuntungan dari apa yang terlihat: rumah besar, kendaraan mewah, pekerjaan bergengsi, atau penghasilan yang tinggi.


Namun ada satu hal yang nilainya jauh lebih besar, tetapi sering tidak disadari.

Kemampuan untuk bersujud kepada Allah.

Kesempatan untuk membuka Al-Qur’an dan membaca firman-Nya.


Tidak semua orang diberi nikmat itu.

Ada yang sehat, tapi tak pernah sujud.

Ada yang kaya, tapi tak pernah mengaji.

Ada yang punya banyak waktu, tapi hatinya tidak pernah terpanggil untuk mendekat kepada Allah.

Padahal bagi sebagian orang, sekadar mampu menundukkan kepala dalam sholat adalah nikmat yang sangat mahal.

Karena sejatinya, orang yang masih ingin beribadah bukan hanya karena punya waktu, tetapi karena Allah masih memanggil hatinya untuk kembali kepada-Nya.


Jika hari ini kita masih bisa sholat,

masih bisa membaca Al-Qur’an walau terbata-bata,

masih ada rasa ingin mendekat kepada Allah…

Itu bukan kebetulan.

Itu adalah tanda bahwa pintu rahmat Allah masih terbuka untuk kita.

Dan mungkin, itulah rezeki terbesar yang sering tidak kita sadari.


Sebab, diantara anugrah Allah kepada hambaNya adalah kelezatan dalam beribadah adalah apa yang dirasakan oleh seorang muslim dari ketenangan jiwa dan kebahagian kalbu, lapang dada dalam menjalankan beribadah, dan kelezatan yang dirasakan oleh seorang hamba akan berbeda-beda tergantung pada kekuatan dan kelemahan iman seseorang. 


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ

Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. 

(QS. Al-Nahl: 97)


Oleh karena itu mintalah pertolongan kepada Allah subhanahu wata'ala.

وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ

Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) salat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk. 

[Al-Baqarah/2: 45]



Wednesday, 25 March 2026

Silaturahmi Keluarga 1447 H Bani Mbah Arjamunadi

 


Kegiatan /acara halal bihalal idul fitri Bani mbah Arjamunadi (ki Dipawirya & ni Jariyah)sebagai berikut:
Hari, tanggal: Ahad,  2 syawal 1447 H/22 Maret 2026
Waktu: Jam 13.00 s.d selesai 
Tempat: rumah pak Gofur /ibu Rianti (ibu Yatin)
Pembicara:  Ustadz Prasetiyo    
         
NB: iuran yg telah di sepakati tahun lalu Rp 150000 per kepala keluarga. Mohon hadir tepat waktu.

Bilbirri wa syurur, Wajahnya berseri,  gembira,  bertaubat dan silaturahmi. 

Tanda-tanda orang yang masuk ahli surga:

1. Orang yang menyambung tali silaturahmi yang sudah terputus. Menyambubgkan iman kepada Allah.  Dan menyambung dan takut pada azab nya Allah swt

2. Orang yang memberi pada orang yang tidak memberi.

3. Orang yang memaafkan orang yang pernah mendhalimi mereka.  ziarah pada tetangga/ziarah kubur. 

Tanda-tanda ahli neraka:

Rebutan warisan 

Barangsiapa yang berziarah kuburnya dan dibacakan surat yasin maka ia mendapatkan pahala sejumlah huruf dalam surat tersebut.

Keseruan dan kebersamaan halal bihalal keluarga Bani Mbah Arjamunadi dapat dilihat secara lengkap di sini. 

https://vt.tiktok.com/ZSutcngKQ/

ISTIGFAR PENUTUP SEGALA AMAL

 ٱلسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

*Pejuang Subuh*


بسم الله الرحمن الرحيم 

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً


"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan amal yang diterima"

_________________________

Bismillah,

Istighfar (ejaan bahasa Indonesia= istigfar) berasal dari kata kerja (bahasa Arab) istighfara yastaghfiru yang artinya meminta ampunan.

 

Sedangkan akar kata istighfar adalah ghafara yang berarti menutupi. Ketika seseorang telah selesai dalam melakukan suatu amalan (salat, haji, membaca Al-Qur’an, suatu majelis pertemuan), maka Nabi shallallahu alaihi wasallam menganjurkan untuk menutupnya dengan istigfar. Bahkan, istigfar juga berfungsi sebagai zikir, doa, penambah pahala, serta penambal amalan ibadah yang telah dikerjakan.


*MENGAPA BERISTIGFAR?

Manusia tidaklah terjaga dari kesalahan dan dosa karena setan selalu mengintai dan menghembuskan nafsu ke dalam dirinya yang dihiasi dengan gemerlap keindahan dunia. Allah Ta’ala berfirman,

وَمَآ اُبَرِّئُ نَفْسِيْۚ اِنَّ النَّفْسَ لَاَمَّارَةٌ ۢ بِالسُّوْۤءِ اِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّيْۗ اِنَّ رَبِّيْ غَفُوْرٌ رَّحِيْم

Dan aku (istri Al-Aziz) tidak menyatakan diriku bebas (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.” (QS. Yusuf: 53)


Terlebih pula dalam hal ibadah, tentu ketika kita melakukan berbagai ibadah tersebut banyak kekurangan. Oleh karena itu, banyak perintah di dalam Al-Qur’an maupun hadis agar kita senantiasa beristigfar seusai melakukan suatu aktivitas ibadah.


*ISTIGFAR SETELAH SELESAI SALAM DALAM SHALAT FARDU*

Dari Tsauban radhiyallahu anhu, beliau menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ketika selesai salat, beliau membaca istigfar 3 kali.

Kemudian membaca,

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Allahumma antas salam wa minkas salam tabarakta yaa dzal jalali wal ikram.”(HR. Muslim no. 1362 dan Nasai no. 1345)


*ISTIGFAR SETELAH SHALAT DUHA

Dari ‘Aisyah radhiyallahu anha, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam selesai salat Duha, beliau mengucapkan,

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمِ

Allahummaghfir-lii wa tub alayya, innaka antat tawwabur rohiim.” (artinya: Ya Allah, ampunilah aku dan terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang) sampai beliau membacanya seratus kali.” 

(HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad no. 619. Syekh Al-Albani mengatakan bahwa hadis ini sanadnya sahih."


*ISTIGFAR SEUSAI HAJI

Setelah selesai melakukan rangkaian ibadah haji, kita pun disyariatkan untuk beristigfar. Allah Ta’ala berfirman,

فَاِذَآ اَفَضْتُمْ مِّنْ عَرَفَاتٍ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ عِنْدَ الْمَشْعَرِ الْحَرَامِ ۖ وَاذْكُرُوْهُ كَمَا هَدٰىكُمْ ۚ وَاِنْ كُنْتُمْ مِّنْ قَبْلِهٖ لَمِنَ الضَّاۤلِّيْنَ

ثُمَّ اَفِيْضُوْا مِنْ حَيْثُ اَفَاضَ النَّاسُ وَاسْتَغْفِرُوا اللّٰهَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Maka, apabila kamu telah bertolak dari Arafat, berzikirlah kepada Allah di Masy’aril Haram (di Muzdalifah), dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah sebagaimana yang ditunjukkan-Nya kepadamu. Dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang-orang yang sesat. Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang-orang banyak (yaitu dari ‘Arafah) dan mohonlah ampun kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(QS. Al-Baqarah: 198-199)


*ISTIGFAR SETELAH MEMBACA AL-QUR'AN

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,

 عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ: مَا جَلَسَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَجْلِسًا قَطُّ ، وَلَا تَلَا قُرْآنًا، وَلَا صَلَّى صَلَاةً ، إِلَّا خَتَمَ ذَلِكَ بِكَلِمَاتٍ ، قَالَتْ: فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ، أَرَاكَ مَا تَجْلِسُ مَجْلِسًا ، وَلَا تَتْلُو قُرْآنًا، وَلَا تُصَلِّي صَلَاةً إِلَّا خَتَمْتَ بِهَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ ؟

Tidaklah Nabi duduk di majelis, tidak pula membaca Al-Qur’an (redaksi dari Khollaad bin Sulaiman), dan tidak pula salat, kecuali menutupnya dengan kalimat-kalimat tersebut. Aku berkata, Wahai Rasulullah, aku melihatmu tidaklah duduk di suatu majelis, tidak juga membaca Al-Qur’an, dan tidak juga salat, kecuali engkau tutup dengan kalimat tersebut?


قَالَ: نَعَمْ، مَنْ قَالَ خَيْرًا خُتِمَ لَهُ طَابَعٌ عَلَى ذَلِكَ الْخَيْرِ، وَمَنْ قَالَ شَرًّا كُنَّ لَهُ كَفَّارَةً: سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ،  أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Beliau bersabda, Iya, siapa yang berkata baik, akan ditutup dengan stempel kebaikan. Dan siapa yang berkata buruk, akan menjadi penghapus dosanya. Yaitu, subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaika.” (HR. Nasa’i dalam As-Sunan Al-Kubra 10.067, Thabrani dalam Ad-Du’a 1912, dan lain-lain dengan sedikit perbedaan redaksi)


Status hadis:

Al-Hafizh rahimahullah dalam An-Nukat (II: 733) berkata, Sanadnya sahih. Al-Albani rahimahullah dalam As-Shahihah (93164) berkata, Sanadnya sahih atas syarat Muslim. Syekh Muqbil rahimahullah dalam Al-Jaami’ As-Shahiiih Mimaa Laysa fis Shahihaini (II: 128) berkata, Hadis ini sahih.


Sebagian ulama berpendapat, jika setelah membaca Al-Qur’an langsung pergi meninggalkan majelis, maka disunahkan membaca doa kafarat (penutup majelis) tersebut. Adapun jika setelah membaca Al-Qur’an kita masih duduk di majelis, maka tidak disyariatkan sebagaimana hadis dari Ibnu Mas’ud dalam riwayat Bukhari dan Muslim.


*ISTIGFAR SETELAH SELESAI MENUNAIKAN MAJELIS DAN SEMUA AMALAN*

Dari Abu Barzah Al-Aslami, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkata di akhir majelis jika beliau hendak berdiri meninggalkan majelis,

 سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Subhanakallahumma wa bihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik.” (artinya: Mahasuci Engkau Ya Allah. Segala pujian untuk-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah, selain Engkau. Dan aku meminta ampunan dan bertobat pada-Mu.)


فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ لَتَقُولُ قَوْلاً مَا كُنْتَ تَقُولُهُ فِيمَا مَضَى. قَالَ « كَفَّارَةٌ لِمَا يَكُونُ فِى الْمَجْلِسِ

Ada seseorang yang berkata pada Rasul shallallahu alaihi wasallam, Wahai Rasulullah, engkau mengucapkan suatu perkataan yang belum pernah engkau ucapkan sebelumnya. Beliau bersabda, Doa itu sebagai penambal kesalahan yang dilakukan dalam majelis.” (HR. Abu Daud, no. 4857;  Ahmad, 4: 425. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadis ini hasan)


Maksud sebagai penambal kesalahan adalah perkataan yang sia-sia.


*JANGAN BOSAN BERISTIGFAR

Tiada manusia yang tidak berdosa. Allah Ta’ala telah menjanjikan ampunan bagi siapa saja yang bertobat dan beristigfar kepada-Nya.


Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَوْ لَمْ تُذْنِبُوا لَذَهَبَ اللَّهُ بِكُمْ، وَلَجَاءَ بِقَوْمٍ يُذْنِبُونَ ، فَيَسْتَغْفِرُونَ اللَّهَ فَيَغْفِرُ لَهُمْ

Demi Zat yang diriku berada di tangan-Nya, jika kalian tidak berbuat dosa Allah akan hilangkan kalian dan Allah akan datangkan kaum lain yang berdosa, lalu mereka pun minta ampun kepada Allah, Allah pun ampuni dosa mereka.” (HR. Muslim)


Dari hadis di atas, Nabi shallallahu alaihi wasallam menginginkan agar kita senantiasa memohon ampunan kepada Allah, senantiasa istigfar kepada Allah. Karena Nabi shallallahu alaihi wasallam juga bersabda dalam hadis lain,

كُلُّ بَنِى آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ

Setiap anak Adam pasti berbuat salah dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah yang bertobat.” (HR. Tirmizi no. 2499, dalam Shahih Al-Targib)


Bahkan, Rasul kita tercinta shallallahu alaihi wasallam adalah manusia yang paling banyak beristigfar dan bertobat. Padahal beliau shallallahu alaihi wasallam merupakan orang yang ma’sum (terjaga dari dosa) dan dijamin diampuni dosanya baik yang telah lalu maupun yang akan datang. Nabi kita tidak pernah bosan dalam bertobat dan beristigfar.


Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,

وَاللَّهِ إِنِّى لأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِى الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً

Demi Allah. Sungguh aku selalu beristigfar dan bertobat kepada Allah dalam sehari lebih dari 70 kali.” (HR. Bukhari)


Dalam riwayat lain beliau juga bersabda,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللَّهِ فَإِنِّى أَتُوبُ فِى الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ مَرَّةٍ

Wahai sekalian manusia. Tobatlah (beristigfar) kepada Allah karena aku selalu bertobat kepada-Nya dalam sehari sebanyak 100 kali.” (HR. Muslim)


Jika Rasulullah shallallahu alaihi wasallam saja bertobat dan beristigfar sebanyak 70 hingga 100 kali dalam sehari, apalagi kita sebagai manusia biasa yang banyak dosa, lebih pantas lagi untuk beristigfar setiap saat.


Semoga Allah Ta’ala memberikan kemudahan bagi kita untuk mengikuti Nabi shallallahu alaihi wasallam dalam memperbanyak beristigfar kepada Allah Ta’ala setiap hari dan setiap saat.



Wednesday, 18 March 2026

Opor Ayam yang Yummy

Sumber gambar: Brilio Food

Sumber gambar: Radar Madura-Jawa Pos




Opor ayam adalah pasangan "sejati" dari ketupat dan rendang saat Lebaran. Untuk sajian hari raya, Opor Ayam Putih biasanya menjadi pilihan favorit karena rasanya yang gurih lembut, sangat pas untuk menyeimbangkan rasa rendang yang kuat dan pedas.

Berikut adalah resep Opor Ayam Putih yang kental dan gurih:

Bahan Utama

 * 1 ekor ayam kampung atau ayam pejantan (potong menjadi 10-12 bagian).

 * 1,5 liter santan (campuran dari santan encer dan kental dari 1 butir kelapa tua).

 * 3 batang serai, memarkan.

 * 4 lembar daun salam.

 * 5 lembar daun jeruk.

 * 3 cm lengkuas, memarkan.

 * Garam, gula pasir, dan kaldu jamur secukupnya.

Bumbu Halus

 * 10 butir bawang merah.

 * 6 siung bawang putih.

 * 5 butir kemiri, sangrai (kunci agar kuah kental dan gurih).

 * 2 cm jahe.

 * 1 sdm ketumbar bubuk.

 * 1/2 sdt jintan, sangrai.

 * 1 sdt merica butiran.

Langkah Memasak

 * Tumis Bumbu: Panaskan sedikit minyak. Tumis bumbu halus bersama serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas hingga harum dan benar-benar matang (tidak langu).

 * Masukkan Ayam: Masukkan potongan ayam ke dalam tumisan bumbu. Aduk-aduk hingga ayam berubah warna dan bumbu meresap ke kulitnya.

 * Masak dengan Santan Encer: Tuangkan santan encer terlebih dahulu. Masak dengan api sedang hingga ayam empuk dan air sedikit menyusut.

 * Tambahkan Santan Kental: Kecilkan api, lalu tuangkan santan kental. Aduk terus perlahan agar santan tidak pecah.

 * Bumbui: Masukkan garam, gula, dan kaldu jamur. Koreksi rasa hingga menemukan keseimbangan gurih dan sedikit manis.

 * Penyajian: Masak sebentar lagi hingga kuah sedikit berminyak. Matikan api dan sajikan dengan taburan bawang merah goreng yang melimpah.

Tips Opor Lebaran yang Sempurna

 * Pilihan Ayam: Ayam kampung memberikan kaldu yang lebih gurih dan tekstur yang tidak mudah hancur saat dipanaskan berulang kali selama hari Lebaran.

 * Warna Kuah: Jika Anda lebih menyukai Opor Kuning, cukup tambahkan 2 cm kunyit yang sudah dibakar ke dalam bumbu halus.

 * Tekstur Santan: Masaklah dengan api kecil (simmering) setelah santan kental masuk agar minyak alami kelapa keluar sedikit, yang membuat opor lebih awet dan tidak cepat basi.

Menu Pelengkap Lebaran

Untuk melengkapi rendang dan opor Anda, jangan lupa siapkan:

 * Ketupat yang sudah dipotong-potong.

 * Sambal Goreng Ati dengan kapri atau petai.

 * Kerupuk Udang untuk tekstur renyah.


Resep Rendang yang Nendang


Sumber gambar : Mitra10



Sumbergambar : Orami


 Membuat rendang yang pas untuk Lebaran membutuhkan kesabaran dalam proses "karamelisasi" santan agar bumbunya meresap hingga ke serat daging dan berwarna cokelat gelap alami.

Berikut adalah resep rendang daging sapi yang autentik beserta ide kombinasi hidangan pendampingnya agar sajian hari raya Anda semakin lengkap.

1. Resep Rendang Daging Sapi (Khas Minang)

Bahan Utama

 * 1 kg daging sapi (pilih bagian paha/sengkel agar tidak mudah hancur).

 * 2,5 liter santan kental (dari 3-4 butir kelapa tua).

 * 3 batang serai, memarkan.

 * 5 lembar daun jeruk.

 * 2 lembar daun kunyit, ikat simpul.

 * 1 keping asam kandis.

Bumbu Halus

 * 150g cabai merah keriting (sesuaikan level pedas).

 * 100g bawang merah.

 * 50g bawang putih.

 * 3 cm jahe.

 * 5 cm lengkuas muda.

 * 2 cm kunyit, bakar.

 * 1 sdm ketumbar bubuk.

 * Garam secukupnya.

Cara Membuat

 * Masak Santan & Bumbu: Campurkan santan, bumbu halus, serai, daun jeruk, daun kunyit, dan asam kandis dalam wajan besar (kuali). Masak dengan api sedang sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.

 * Masukkan Daging: Setelah santan mendidih dan mulai mengeluarkan minyak, masukkan potongan daging sapi.

 * Proses Menjadi Kalio: Kecilkan api. Masak terus sambil sesekali diaduk agar bagian bawah tidak gosong. Tahap ini akan menghasilkan kuah kental berwarna oranye kecokelatan (Kalio).

 * Proses Menjadi Rendang: Terus masak dengan api kecil hingga santan mengering, berminyak, dan bumbu meresap sempurna serta berwarna cokelat tua. Proses ini biasanya memakan waktu 4-5 jam.

2. Kombinasi Pasangan Sajian Lebaran

Agar hidangan tidak terasa terlalu berat ("eneg") karena santan yang pekat, rendang sangat cocok disandingkan dengan menu berikut:

Karbohidrat

 * Ketupat atau Lontong: Teksturnya yang padat sangat pas untuk menyerap bumbu rendang yang kental.

Sayur Pendamping (Penyeimbang Rasa)

 * Sayur Labu Siam/Pepaya Muda: Kuah kuningnya yang encer memberikan kesegaran di antara bumbu rendang yang pekat.

 * Urap Sayuran: Memberikan tekstur renyah dan rasa segar dari kelapa parut berbumbu.

Lauk Tambahan

 * Opor Ayam Putih: Rasa gurih lembut dari opor melengkapi rasa pedas rempah dari rendang.

 * Sambal Goreng Ati Kentang: Memberikan variasi rasa manis-pedas yang khas.

Tips Agar Rendang Awet

 * Jangan pelit bumbu: Rempah yang melimpah bertindak sebagai pengawet alami.

 * Gunakan kelapa tua: Santan dari kelapa tua menghasilkan minyak yang lebih banyak, yang membuat rendang lebih gurih dan tahan lama.


Tuesday, 17 March 2026

Tiga M untuk Mengatasi Kolesterol

 *TIPS 3M UNTUK MENGATASI KOLESTEROL


M yang pertama adalah Menjaga pola pikir. Hindari stress dan kecemasan berlebih. Atasi stress dengan cara sehat bukan dengan melampiaskan pada makanan. Apalagi makannya yang gak sehat seperti gorengan.


M yang kedua adalah Menggerakan tubuh. Ya maksudnya jangan malas gerak. Segera bangun kebiasaan baru untuk olahraga. Minimal 2x seminggu, 30 menit sehari. Yuk gerakan tubuh!!!


M yang ketiga adalah Menjaga pola makan. Hindari makanan yang mengandung lemak jahat seperti gorengan dan jeroan . Konsumsi makanan yang membantu menurunkan kolesterol seperti alpukat, bawang putih, kacang almond, minya zaitun. 

Monday, 16 March 2026

Sel Kanker dan Pemicunya

 📣Info kesehatan💭🩺


Sel kanker cenderung "menyukai" atau tumbuh lebih cepat ketika seseorang sering mengonsumsi jenis makanan tertentu yang menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhannya, seperti inflamasi kronis, kadar gula tinggi, atau kekurangan nutrisi pelindung. Berikut adalah jenis makanan yang dapat mendukung pertumbuhan sel kanker jika dikonsumsi secara berlebihan atau terus-menerus:


🍭 1. Gula dan Karbohidrat Olahan

Contoh: Gula putih, roti putih, nasi putih, kue, minuman manis

Mengapa?: Gula memberi energi cepat pada sel, termasuk sel kanker. Gula juga memicu peningkatan insulin dan IGF-1 yang bisa mempercepat pertumbuhan tumor.


🧂 2. Makanan Olahan dan Tinggi Lemak Trans

Contoh: Sosis, nugget, daging asap, keripik, makanan cepat saji

Mengapa?: Mengandung nitrat, pengawet, dan lemak trans yang memicu inflamasi dan stres oksidatif, kondisi ideal untuk kanker tumbuh.


🥩 3. Daging Merah dan Daging Olahan Berlebihan

Contoh: Daging sapi, daging kambing, bacon, hot dog

Mengapa?: Daging merah mengandung zat yang saat diproses/dimasak suhu tinggi bisa menghasilkan karsinogen (seperti HCA dan PAH).


🍞 4. Makanan Rendah Serat

Contoh: Makanan ultra-proses, fast food, makanan instan

Mengapa?: Serat membantu detoksifikasi tubuh dan menjaga kesehatan usus. Kekurangan serat dapat mengganggu mikrobioma usus dan meningkatkan risiko kanker usus.


🥤 5. Minuman Bersoda dan Alkohol

Soda: Penuh gula dan zat aditif.

Alkohol: Dikonversi menjadi asetaldehida, zat yang bersifat karsinogenik.

Kaitan: Meningkatkan risiko kanker hati, mulut, tenggorokan, payudara, dll.


🧀 6. Produk Susu Tinggi Lemak (Berlebihan)

Contoh: Keju penuh lemak, es krim, susu full cream

Mengapa?: Lemak jenuh tinggi dan kadang mengandung hormon atau zat tambahan. Beberapa studi menunjukkan potensi kaitan dengan kanker prostat dan ovarium.


🔥 7. Makanan yang Dimasak dengan Metode Pembakaran Langsung

Contoh: Daging dibakar, panggangan gosong

Mengapa?: Dapat menghasilkan senyawa karsinogenik seperti HCA (heterocyclic amines) dan PAH (polycyclic aromatic hydrocarbons).


Kesimpulan:

> Sel kanker tidak “memilih makanan” secara sadar, tapi kondisi tubuh yang sering diberi makanan tinggi gula, rendah nutrisi, dan pro-inflamasi akan lebih rentan menjadi lingkungan tempat kanker berkembang.


🌿 Tips Pencegahan:

Konsumsi lebih banyak sayur, buah, biji utuh

Hindari makanan ultra-proses

Aktif secara fisik

Batasi gula dan daging olahan

Jaga berat badan sehat



Sunday, 15 March 2026

Doa Minta Kesehatan

 

Doa yang Anda maksud biasanya merujuk pada potongan doa berikut:

Lafal Doa Kesehatan

Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ

Latin:

Allahumma inni as-aluka al-'afwa wal-'afiyah fid-dunya wal-akhirah.

Artinya:

> "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ampunan dan kesehatan (keselamatan) di dunia dan di akhirat."

Mengapa Doa Ini Penting?

Kata Al-'Afiyah dalam doa ini memiliki makna yang sangat luas, tidak hanya sekadar bebas dari penyakit fisik, tetapi juga:

 * Kesehatan jasmani: Terhindar dari penyakit.

 * Kesehatan rohani: Hati yang tenang dan jauh dari penyakit hati.

 * Perlindungan: Dijauhkan dari musibah dan fitnah.

Variasi Lain (Doa Pagi & Petang)

Ada juga versi yang lebih spesifik untuk anggota tubuh yang sering dibaca dalam dzikir pagi dan petang:

Lafal:

Allahumma 'afini fi badani, Allahumma 'afini fi sam'i, Allahumma 'afini fi bashari.

Artinya:

"Ya Allah, sehatkanlah badanku; Ya Allah, sehatkanlah pendengaranku; Ya Allah, sehatkanlah penglihatanku."

Doa ini sangat baik dibaca setiap hari, terutama setelah shalat atau saat memulai aktivitas di pagi hari agar hari Anda penuh berkah dan energi.


Friday, 13 March 2026

Cerdas Gunakan Obat Diabetes Melitus (DM)


*Apa itu Diabetes Melitus?

Diabetes adalah suatu kondisi kesehatan di mana tubuh tidak dapat mengatur kadar gula darah dengan baik. Hal ini terjadi karena tubuh tidak dapat memproduksi insulin yang cukup atau tidak dapat menggunakan insulin dengan efektif.


*Gejala Penyakit DM

- Sering buang air kecil

- Rasa lapar berlebih

- Rasa haus berlebih

- Penurunan berat badan drastis

- Badan terasa lemah

- Kesemutan

- Mata kabur

- Badan gatal


*Faktor Risiko Diabetes

- Riwayat keluarga

- Berat badan yang berlebihan

- Kurang aktivitas fisik

- Pola makan tidak sehat

- Usia di atas 45 tahun

- Riwayat penyakit kardio serebrovaskuler, hipertensi


*Cara Mencegah Diabetes

1. *Makan makanan seimbang*: Perbanyak konsumsi sayuran, buah, dan biji-bijian.

2. *Olahraga teratur: Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari.

3. *Jaga berat badan: Pertahankan berat badan ideal.

4. *Tidak merokok: Merokok dapat meningkatkan risiko diabetes.

5. *Periksa kesehatan: Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.


*Pengobatan Diabetes

1. *Insulin*: Untuk diabetes tipe 1 dan beberapa kasus diabetes tipe 2

2. *Obat-obatan*: Untuk mengontrol kadar gula darah.

3. *Perubahan gaya hidup*: Makan makanan seimbang, olahraga teratur, dan jaga berat badan.


*Komplikasi Diabetes

1. Kerusakan ginjal

2. Kerusakan saraf

3. Kerusakan mata

4. Penyakit jantung


*Apa yang harus dilakukan jika Anda memiliki diabetes?

1. *Konsultasikan dengan dokter: Untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

2. *Ikuti rencana pengobatan*: Lakukan pengobatan sesuai dengan anjuran dokter.

3. *Jaga kesehatan*: Makan makanan seimbang, olahraga teratur, dan jaga berat badan.

4. *Jaga stamina* direkomendasikan minum suplemen *British Propolis* untuk mendampingi pengobatan dan melindungi kesehatan hati dan jantung efek dari pengobatan DM jangka panjang.

Wednesday, 11 March 2026

Serba-Serbi Iktikaf

 ⬜️⬛️ *Serba Serbi i’tikaf (iktikaf)


_Ustadz Ammi Nur Baits_

Bismillahirrahmanirrahim  


☑️ I’tikaf adalah ‘tinggal di masjid dengan niat tertentu dan dengan tata cara tertentu’. Tempat i’tikaf: di masjid yang digunakan untuk shalat berjemaah, meskipun tidak digunakan untuk jumatan seperti mushalla.


Allah berfirman, yang artinya, “Janganlah kalian melakukan hubungan suami-istri ketika kalian sedang i’tikaf di masjid ….” (Q.s. Al-Baqarah:187)


Imam Al-Bukhari membuat judul bab “Bab (anjuran) i’tikaf di sepuluh hari terakhir dan (boleh) i’tikaf di semua masjid“. (Shahih Bukhari, 7:382)


✅ Kapan memulai i’tikaf (iktikaf)?

Dianjurkan untuk memulai i’tikaf di malam tanggal 21 setelah magrib, kemudian mulai masuk ke tempat khusus (semacam tenda atau sekat) setelah subuh pagi harinya (tanggal 21 Ramadan).


Dari Aisyah radhiallahu ‘anha; beliau mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Aku membuatkan tenda untuk beliau. Lalu beliau shalat subuh kemudian masuk ke tenda i’tikafnya.” (H.r. Al-Bukhari dan Muslim)


✅ Rukun i’tikaf (iktikaf)

Niat. Letak niat itu di hati dan tidak boleh dilafalkan. Sebatas keinginan untuk itikaf itu sudah dianggap berniat untuk i’tikaf.

Dilakukan di masjid, baik masjid untuk jumatan mauapun yang tidak digunakan untuk jumatan.

Menetap di masjid.


✅ Pembatal i’tikaf (iktikaf)

- Hubungan biologis dan segala pengantarnya.

- Keluar masjid tanpa kebutuhan.

- Haid dan nifas.

- Gila atau mabuk.


✅ Yang diperbolehkan ketika i’tikaf (iktikaf)

- Keluar masjid karena kebutuhan mendesak, seperti: makan, buang hajat, dan hal lain yang tidak mungkin dilakukan di dalam masjid.

- Mengeluarkan sebagian anggota badan dari masjid.

- Makan, minum, tidur, dan 

berbicara.

- Wudhu di masjid.

- Bermuamalah dan melakukan perbuatan (selain ibadah) di masjid, kecuali jual beli.

- Menggunakan minyak rambut, parfum, dan semacamnya.


✅ Yang dimakruhkan ketika i’tikaf (iktikaf)

- Menyibukkan diri dengan kegiatan yang tidak bermanfaat, baik ucapan maupun perbuatan.

- Tidak mau berbicara ketika i’tikaf (iktikaf), dengan anggapan itu merupakan bentuk ibadah. Perbuatan ini termasuk perbuatan yang tidak ada tuntunannya.


✅ Mandi ketika i’tikaf (iktikaf)

Syekh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin mengatakan bahwa hukum mandi ketika i’tikaf dibagi menjadi tiga:

Wajib, yaitu mandi karena junub.

Boleh, yaitu mandi untuk menghilangkan bau badan dan kotoran yang melekat di badan.

Terlarang, yaitu mandi sebatas untuk mendinginkan badan. 

(Majmu’ fatawa wa Rasail Ibnu Utsaimin, 20:178)


✅ I’tikaf (iktikaf) bagi wanita

Diperbolehkan bagi wanita untuk melakukan i’tikaf bersama suaminya atau sendirian, dengan syarat: ada izin dari walinya (suami atau orang tuanya) serta aman dari fitnah atau berdua-duaan dengan laki-laki. ‘

Aisyah radhiallahu ‘anha mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan sampai Allah merwafatkan beliau. 

Kemudian para istri beliau beri’tikaf setelah beliau meninggal.” (H.r. Al-Bukhari dan Muslim)

Diperbolehkan bagi wanita mustahadhah untuk melakukan i’tikaf. 

Dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha; beliau mengatakan, “Salah seorang istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sedang istihadhah beri’tikaf bersama beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. 


Terkadang wanita ini melihat darah kekuningan dan darah kemerahan ….” (H.r. Al-Bukhari)


☑️ Batasan “dianggap telah keluar masjid”


Orang yang i’tikaf dianggap keluar masjid jika dia keluar dengan seluruh badannya. Jika 


orang i’tikaf hanya mengeluarkan sebagian badannya maka tidak disebut keluar masjid.


‘Aisyah radhiallahu ‘anha mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memasukkan kepala beliau ke ruanganku ketika aku berada di dalam, kemudian aku menyisir rambut beliau, sedangkan aku dalam kondisi haid.” (H.r. Al-Bukhari dan Muslim)


Catatan: Pintu ruangan Aisyah mepet dengan Masjid Nabawi.


Allahu a’lam.

 Materi ini di repost ulang oleh Group Kajian WA ISLAMADINA 

▶️ Click https://chat.whatsapp.com/L0qDTJ7ira2HrBnXIBW7o0

Sunday, 8 March 2026

Diare dan Pencegahannya




Sumber gambar: Digital Okezone



Diare adalah kondisi ketika seseorang buang air besar (BAB) dengan konsistensi lembek atau cair, dengan frekuensi yang lebih sering dari biasanya (umumnya tiga kali atau lebih dalam sehari).

Berikut adalah penjelasan mengenai penyebab dan cara menanganinya:

Apa Itu Diare?

Diare terjadi ketika usus tidak dapat menyerap cairan dengan baik atau ketika lapisan usus mengeluarkan terlalu banyak cairan. Hal ini bisa disebabkan oleh:

 * Infeksi: Virus (paling sering), bakteri, atau parasit.

 * Makanan/Minuman: Konsumsi makanan yang terkontaminasi atau intoleransi laktosa.

 * Efek Samping Obat: Beberapa jenis antibiotik atau obat-obatan tertentu.

 * Faktor Psikologis: Kecemasan atau stres yang berlebihan.

Cara Mengatasi dan Mengobati

Tujuan utama pengobatan diare adalah mencegah dehidrasi dan memulihkan fungsi pencernaan.

1. Rehidrasi (Langkah Utama)

Cairan adalah kunci. Minumlah lebih banyak air putih, sup, atau jus buah yang tidak asam.

 * Oralit: Sangat disarankan karena mengandung keseimbangan garam dan gula yang tepat untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.

 * Larutan Gula Garam: Jika darurat dan tidak ada oralit, campurkan 1 sendok teh gula dan seperempat sendok teh garam ke dalam satu gelas air (200 ml).

2. Pola Makan yang Tepat

Pilihlah makanan yang lembut dan mudah dicerna agar usus tidak bekerja terlalu keras:

 * Diet BRAT: Bananas (pisang), Rice (nasi), Applesauce (saus apel/apel kupas), dan Toast (roti panggang).

 * Hindari: Makanan pedas, berlemak, bersantan, kafein, dan produk susu untuk sementara waktu.

3. Konsumsi Probiotik

Yoghurt dengan kultur bakteri aktif atau suplemen probiotik dapat membantu menyeimbangkan kembali bakteri baik di dalam usus.

4. Obat-obatan

 * Zinc (Zink): Sangat efektif terutama untuk anak-anak untuk mempercepat penyembuhan dan memperkuat imunitas saluran cerna.

 * Obat Anti-diare: (Seperti Loperamide) dapat membantu mengurangi frekuensi BAB, namun tidak disarankan jika diare disebabkan oleh infeksi bakteri berat atau disertai darah.

> Kapan harus ke dokter?

> Segera cari bantuan medis jika Anda mengalami:

>  * Tanda dehidrasi berat (mulut sangat kering, sangat lemas, atau jarang buang air kecil).

>  * BAB disertai darah atau lendir.

>  * Demam tinggi yang tidak kunjung turun.

>  * Diare yang berlangsung lebih dari 2-3 hari.


Pemilihan menu yang tepat sangat krusial agar usus Anda tidak bekerja terlalu keras saat meradang. Fokus utamanya adalah makanan yang rendah serat, rendah lemak, dan hambar (tidak merangsang).

Berikut adalah rekomendasi menu makanan aman selama masa pemulihan:

Menu Utama (Mudah Dicerna)

 * Bubur Ayam atau Nasi Lembek: Karbohidrat sederhana paling mudah diserap tubuh. Sajikan tanpa santan, tanpa sambal, dan tanpa gorengan (seperti kerupuk atau kacang).

 * Kentang Rebus atau Tumbuk (Mashed Potato): Kupas kulitnya karena serat kulit kentang sulit dicerna saat diare. Masak hingga benar-benar lembut.

 * Sup Bening: Gunakan kaldu ayam atau sayuran bening dengan potongan wortel rebus. Kuah sup sangat baik untuk menambah asupan cairan dan elektrolit.

 * Ayam atau Ikan Rebus/Kukus: Sumber protein yang aman selama tidak digoreng. Hindari bumbu yang tajam seperti merica berlebih, cabai, atau bawang putih yang terlalu banyak.

Camilan dan Buah-buahan

 * Pisang: Mengandung kalium yang tinggi untuk mengganti elektrolit yang hilang dan membantu memadatkan feses.

 * Roti Panggang (Toast): Gunakan roti putih biasa (bukan roti gandum) karena lebih rendah serat.

 * Apel Kupas: Sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk saus apel (applesauce) atau dikupas kulitnya, karena kulit apel mengandung serat yang bisa mempercepat gerak usus.

 * Biskuit Crackers: Pilih yang tawar atau asin sedikit untuk membantu mengikat cairan di usus.

Minuman Selain Air Putih

 * Air Kelapa: Cara alami terbaik untuk menghidrasi tubuh karena kaya akan elektrolit.

 * Teh Tawar Hangat: Membantu menenangkan perut, namun hindari penggunaan gula berlebih karena gula dapat menarik air ke usus dan memperparah diare.

⚠️ Hindari Dulu Makanan Berikut:

 * Sayuran Gas Tinggi: Kubis, kol, brokoli, dan kacang-kacangan.

 * Produk Susu: Susu sapi, keju, dan mentega (kecuali yoghurt tertentu yang mengandung probiotik rendah gula).

 * Pemanis Buatan: Permen atau minuman yang mengandung sorbitol karena bersifat laksatif (pencahar).


Pijat refleksi dapat membantu menenangkan sistem pencernaan dan mengurangi intensitas diare dengan menyeimbangkan aliran energi di organ terkait.

Berikut adalah beberapa titik refleksi dan akupresur yang umum digunakan untuk meredakan diare:

1. Titik ST36 (Zusanli)

Titik ini adalah salah satu titik paling penting untuk kesehatan pencernaan.

 * Lokasi: Terletak sekitar empat jari di bawah tempurung lutut, di bagian luar tulang kering.

 * Cara Pijat: Tekan dengan ibu jari secara stabil atau putar perlahan selama 1–2 menit. Titik ini membantu memperkuat sistem pencernaan dan menghentikan diare.

2. Titik CV12 (Zhongwan)

Titik ini berhubungan langsung dengan lambung dan usus.

 * Lokasi: Terletak di garis tengah perut, tepat di tengah-tengah antara ujung tulang dada (ulu hati) dan pusar.

 * Cara Pijat: Tekan dengan sangat lembut menggunakan ujung jari tengah selama 1 menit sambil menarik napas dalam. Peringatan: Jangan menekan terlalu keras jika perut sedang sangat melilit.

3. Titik ST25 (Tianshu)

Titik ini sangat efektif untuk mengatur fungsi usus besar.

 * Lokasi: Terletak sekitar tiga jari di sebelah kanan dan kiri pusar.

 * Cara Pijat: Tekan kedua titik ini secara bersamaan dengan tekanan sedang selama 1–2 menit. Ini membantu meredakan kram perut dan mengatur frekuensi buang air besar.

4. Titik LI4 (Hegu)

Meskipun berada di tangan, titik ini sangat berpengaruh pada usus besar dan pembuangan racun.

 * Lokasi: Terletak di punggung tangan, pada bagian berdaging antara ibu jari dan jari telunjuk.

 * Cara Pijat: Tekan dan pijat secara melingkar selama 1 menit di kedua tangan secara bergantian.

5. Titik Refleksi pada Telapak Kaki

Dalam ilmu refleksi kaki, area usus terletak di bagian tengah telapak kaki.

 * Lokasi: Area cekungan di tengah telapak kaki (antara tumit dan bagian depan kaki).

 * Cara Pijat: Gunakan jempol atau alat pijat tumpul untuk menekan area ini dengan gerakan searah jarum jam. Hal ini dipercaya dapat membantu menenangkan usus yang sedang terlalu aktif.

Tips Tambahan saat Melakukan Pijatan:

 * Pastikan tangan dalam keadaan hangat.

 * Gunakan minyak kayu putih atau minyak telon untuk memberikan efek hangat yang menenangkan pada area perut.

 * Lakukan pijatan sambil berbaring rileks agar otot perut tidak tegang.

Catatan Penting: Pijat refleksi adalah terapi pendukung. Jika diare disertai demam tinggi atau dehidrasi, tetap prioritaskan asupan cairan (oralit) dan konsultasi ke dokter.


Saturday, 7 March 2026

Mengisi Malam Lailatul Qadar

 بسم الله الرحمن الرحيم


✍️ *TIPS AGAR KITA DAPAT MERAIH FADHILAH MALAM LAILATUL QADAR 1 MALAM LEBIH DARI 1000 BULAN (84 TAHUN KIRA²)

1. Di 10 malam akhir, pastikan tiap malam kamu bersedekah, banyak atau sedikit semampumu

2. Di 10 malam terakhir ini pastikan kamu mengaji Al-Qur'an sebanyak yang kamu bisa.

3. Di 10 malam terakhir ini, pastikan kamu sholat Isya dan Tarawih bersama imam sampai selesai. Jika malamnya nanti mau ditambah lagi 2 rakaat 2 rakaat, boleh.


4. Pastikan di 10 malam terakhir ini kamu banyak² beristighfar dan minta ampun kepada Allah dengan banyak² mengatakan:

ALLAHUMMA INNAKA AFUWWUN TUHIBBUL AFWA FA'FU'ANNAA


5. Jika bisa, di 10 malam akhir ini kamu punya waktu beritikaf di masjid walaupun tak lama.


Karena Malam Lailatul Qadar pasti ada di salah satu dari 10 malam ini (yang dikatakan malam itu dari matahari tenggelam Maghrib sampai sebelum Subuh). #Ustadz Mufy Hanif Thalib Hafizhahullah


Sumber

📷 @ittiba.id

Thursday, 5 March 2026

Mengapa Ramadan Terasa Berat?

 ٱلسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

*Pejuang Subuh


بسم الله الرحمن الرحيم 

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً


"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan amal yang diterima"

_________________________

Bismillah,

Yang dimaksud di sini bukan berat karena pekerjaan fisik.

Bukan berat karena lelah bekerja di bawah terik matahari.

Bukan berat karena kurang tidur.

Karena itu wajar.

Itu ujian badan dan jasad.


Yang kita bicarakan di sini adalah berat di hati.

Berat untuk melaksanakan puasa dan mengeluhkannya.

Berat untuk shalat tarawih.

Berat membuka mushaf.

Berat menjaga lisan.

Berat meninggalkan kebiasaan buruk.


Padahal Allah ﷻ telah berfirman dalam Al-Qur’an:


*“Allah menghendaki kemudahan bagi kalian dan tidak menghendaki kesulitan.”*

 (QS. Al-Baqarah: 185)


*Lalu kenapa yang terasa justru berat?


Tentu bukan Ramadhannya yang berat.

Tapi mungkin ada sesuatu di dalam hati yang sedang diluruskan.


1️⃣ KARENA JIWA BELUM TERLATIH TUNDUK


Allah ﷻ berfirman:


*"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu AGAR KAMU BERTAKWA."*

(QS. Al-Baqarah: 183)


Dalam ayat ini di antara hikmah puasa adalah untuk meningkatkan ketakwaan.

Apabila jiwa belum terbiasa taat, maka akan merasa berat saat *“dipaksa”* untuk disiplin.


2️⃣ KARENA HATI MASIH TERIKAT DUNIA


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

*"Sejauh mana besarnya ambisi dan rasa cinta seorang hamba terhadap dunia, sejauh itu pula rasa beratnya dalam melakukan ketaatan kepada Allah dan mencari akhirat."*

(Kitab Al-Fawaid, hlm. 139)


3️⃣ KARENA DOSA BELUM DITINGGALKAN


Berkata sebagian salaf:

*"Aku melakukan dosa di siang hari, maka aku pun terhalangi dari shalat malam."*


*...Seperti itulah orang yang melakukan perbuatan maksiat; ia akan tercegah dari melakukan ketaatan kepada Allah.Di saat seseorang tenggelam dalam kelalaian, kemaksiatan, dan terus menuruti hawa nafsunya, ia akan mendapati dirinya sulit untuk membangun ketaatan kepada Allah.*

(Kitab Al-Jawabul Kafi Li Man Sa`ala ‘An Dawais Syafi karya Imam Ibnul Qayyim rahimahullah)


4️⃣ KARENA KURANGNYA PERSIAPAN SEBELUM RAMADHAN


Disebutkan dalam kitab Jami’ul ‘Ulum wal Hikam karya Ibnu Rajab bahwa para salaf mempersiapkan diri mereka menghadapi Ramadhan sejak empat bulan sebelum datangnya bulan tersebut.


Para salaf telah membiasakan diri dengan puasa, tilawah, shalat malam, dan amalan saleh lainnya. Sehingga ketika tiba bulan Ramadhan, amal-amal tersebut menjadi ringan untuk dilakukan.


5️⃣ KARENA ALLAH SEDANG MEMBERSIHKAN KITA


Rasulullah ﷺ bersabda:


*“Shalat lima waktu, dari Jum'at ke Jum'at, dan dari Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus dosa di antara keduanya, selama menjauhi dosa besar.”*

 (HR. Muslim no. 233)


Dzun Nun al-Mishri rahimahullah berkata:

*“Sebagaimana jasad tidak akan merasakan lezatnya makanan ketika sakit, demikian juga hati tidak akan merasakan manisnya ibadah ketika dosa-dosa MASIH ADA padanya.”*

 (Fathul Bari Ibnu Rajab, jilid 1, hlm. 51)


Abdullah bin Mas‘ud radiyallahu ‘anhu berkata:

*"Biasakanlah diri kalian dengan kebaikan, karena kebaikan itu perlu pembiasaan."*

(Az-Zuhd karya Waki‘, hlm. 265)


Maka teruslah melakukan ibadah dan amalan saleh sampai engkau merasakan nikmatnya beribadah kepada Allah.


Amalkan juga doa yang Rasulullah ﷺ ajarkan,


اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَىٰ ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ


*“Ya Allah, tolonglah aku untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.”* 

(HR. Abu Dawud no. 1522; Sunan an-Nasa'i no. 1303; dinyatakan shahih oleh Al-Albani).


Wallahu a'lam.



Schedule and Subjects

Berikut adalah daftar nama mata pelajaran yang umum di MTs (Madrasah Tsanawiyah) dalam bahasa Inggris, beserta kosakata penting terkait materi schedule (jadwal):

1. Mata Pelajaran (Subjects)

Pelajaran di MTs merupakan gabungan antara mata pelajaran umum dan agama (berbasis Islam).

Mata Pelajaran Umum:

  • Mathematics (Math): Matematika

  • Indonesian / Bahasa Indonesia: Bahasa Indonesia

  • English: Bahasa Inggris

  • Natural Sciences (Science): IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

    • Biology: Biologi

    • Physics: Fisika

  • Social Sciences: IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial)

    • History: Sejarah

    • Geography: Geografi

    • Economics: Ekonomi

  • Civics Education: PKn (Pendidikan Kewarganegaraan)

  • Physical Education (PE): PJOK / Olahraga

  • Art and Culture: Seni Budaya

  • Information and Communication Technology (ICT): TIK / Komputer

  • Culinary art : Tata Boga

  • Javanese : Bahasa Jawa

Mata Pelajaran Agama & Bahasa Arab:

  • Arabic: Bahasa Arab

  • Islamic Religious Education: Pendidikan Agama Islam (PAI)

    • Quran and Hadith: Al-Qur'an Hadits

    • Aqidah and Akhlaq (Moral Theology): Akidah Akhlak

    • Islamic Jurisprudence (Fiqh): Fikih

    • Islamic Cultural History: SKI (Sejarah Kebudayaan Islam)


2. Kosakata Terkait Schedule (Jadwal)

Untuk menyusun atau membicarakan jadwal pelajaran (school timetable), gunakan kata-kata berikut:

  • Schedule / Timetable: Jadwal

  • Subject: Mata pelajaran

  • Day: Hari (Monday, Tuesday, Wednesday, Thursday, Friday, Saturday)

  • Period: Jam pelajaran (misal: The first period)

  • Break / Recess: Istirahat

  • Time: Waktu

  • From... until...: Dari jam... sampai jam...

  • Flag Ceremony: Upacara bendera

  • Extracurricular: Ekstrakurikuler

  • Dismissal: Jam pulang sekolah


3. Contoh Kalimat Tanya (Asking about Schedule)

  • What subject do we have on Monday? (Pelajaran apa yang kita punya di hari Senin?)

  • When is the English class? (Kapan kelas Bahasa Inggris?)

  • What time is the first break? (Jam berapa istirahat pertama?)

  • Do we have Math today? (Apakah kita ada pelajaran Matematika hari ini?)

Jadwal Ta'lim Ahad Pagi PDM Purbalingga Bulan Maret 2026

 Jadwal Ketempatan Ta'lim Ahad Pagi  PDM Purbalingga Bulan MARET 2026 Jam 07.00-08.00 WIB:   1. Tgl, 01 Maret 2026      Di Masjid At Tak...