HARI ini, Senin, 1 Syawal 1446 Hijriah, setelah sebulan berpuasa Ramadan, kita merayakan Hari Raya Idulfitri yang juga kita kenal dengan sebutan Hari Kemenangan. Kemenangan apa yang dimaksud? Dari mana kita dapat kemenangan tersebut? Yuk…. kita simak yang berikut in!
🌺 HARI raya Idulfitri bukanlah kemenangan akhir, melainkan kemenangan dalam satu pertempuran menuju kemenangan-kemenangan selanjutnya. Kemenangan harus selalu kita raih, mengingat peperangan melawan hawa nafsu dan godaan setan tidak pernah berhenti di Hari Raya Idulfitri saja.
🌺 PERLAWANAN tersebut harus terus berlanjut selama hayat masih di kandung badan. Sebab, nafsu dan setan menyertai manusia selama hidupnya.
🌺 BAHKAN, setan telah bersumpah di hadapan Allah untuk menyesatkan manusia dari arah kiri, kanan, atas dan bawah, terus-menerus menyesatkan sampai dengan detik terakhir dari hayat manusia. Hal itu berdasarkan firman Allah di bawah ini.
ثُمَّ لَاٰتِيَنَّهُمْ مِّنْۢ بَيْنِ اَيْدِيْهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ اَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَاۤىِٕلِهِمْۗ وَلَا تَجِدُ اَكْثَرَهُمْ شٰكِرِيْنَ
_Summa la`aatiyannahum mim baini aidiihim wa min khalfihim wa 'an aimaanihim wa 'an syamaa`ilihim, wa laa tajidu aksarahum syaakiriin_
"Kemudian, saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat)." (Q.S. Al-A’raf: 17).
🌺 KEMENANGAN tersebut dijabarkan bahwa pemenang tidaklah dinilai menang kalau kemenangannya hanya dinikmati oleh pendukungnya. Akan tetapi, kemenangan tersebut adalah kemenangan hakiki.
🌺 KEMENANGAN hakiki mengantarkan seseorang pada diraihnya nilai-nilai spiritual. Kemenangan tersebut tidak bisa dipisahkan dari fitrah dalam arti kesucian. Kemenangan hakiki tidak bisa diperoleh tanpa bantuan dari Allah dalam hal apa pun. Allah tegaskan, "Kemenangan tidak bersumber, kecuali dari sisi Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.'(Q.S. Ali ‘Imran: 126).
🌺 PADA akhirnya, kemenangan adalah bagaimana seseorang mampu menguasai dirinya sendiri setelah diuji selama bulan Ramadan yang setiap muslim harus menahan diri dari rasa lapar, haus, dan hawa nafsu sejak fajar sampai magrib sehingga ia berhasil melaluinya.
🌺MAKA, seseorang telah meraih kemenangan, baik dari sisi jasmani maupun spiritual. Semoga Idulfitri menjadi jembatan bagi kita untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, tidak hanya karena tuntutan puasa.
No comments:
Post a Comment