SEBUAH RENUNGAN NASIHAT
๐Seorang hamba muslim, tidak mengapa untuk memiliki dunia ini sesuai dengan kebutuhan & keinginan yang tidak sampai mengganggu atau melupakan kehidupan akhiratnya.
๐Yang terlarang itu apabila dunia menjadi tujuan utama yang selalu dipikirkan, dan diusahakan secara maksimal, sedangkan untuk kehidupan akhirat yang merupakan kehidupan yang sebenar-benarnya tidak, atau kurang diperhatikan, ataupun kurang maksimal dalam mempersiapkan bekal yang lebih baik dan lebih banyak.
๐Allah 'Azza wa Jalla berfirman :
"Dan carilah (pahala) negeri akhirat dgn apa yg dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia".
(QS. Al-Qashash [28]: 77)
๐Syaikh As-Sa'di berkata :
"Nikmatilah dunia yang engkau miliki, tetapi tanpa merusak agamamu, dan juga tanpa merugikan akhiratmu"
(Tafsir As-Sa'di hal 623)
๐Imam al-'Utsaimin berkata :
"Ambil dari dunia apa yang halal bagimu. Janganlah engkau melupakan bagianmu dari dunia. Akan tetapi jadikanlah dunia berada di tanganmu, & janganlah engkau jadikan dunia itu berada di hatimu. Dan ini penting”
(Syarah Riyadhush Shalihin III/369)
๐"Dan apabila seseorang itu cinta kepada harta karena ingin mengembangkannya, sehingga dengan itu bisa digunakan utk beramal shalih, maka yang demikian itu baik"
(Fatawa Nuur 'alad Darb, kaset no. 330)
Sumber: telegram.me/najmiumar
No comments:
Post a Comment